Ditemukan 124 dokumen yang sesuai dengan query
Al-Hasani, Sayyid Isma`il bin Mahdi bin Hamid Al-Ghurbaini
Jakarta: Pustaka Hidayah, 2004
297.4 ALH nt
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
Jakarta: Buku Kompas, 2006
297.5 Men
Buku Teks SO Universitas Indonesia Library
M. Wahyu Ashari
"Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) adalah sumber energi yang bisa menjadi sumber energi alternatif ketika dunia mengalami kelangkaan sumber energi fosil seperti minyak bumi, gas alam dan batu bara. Saat ini PLTB belum menjadi sumber energi yang menjanjikan di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah karena efisiensi daya yang sangat rendah. Hal ini diakibatkan oleh efisiensi yang berubah-ubah seiring dengan perubahan kecepatan angin. Untuk meningkatkan efisiensi PLTB, pada skripsi ini dirancang sebuah pengendali berbasiskan jaringan syaraf tiruan (JST) yang dapat mengendalikan sudut dari blade pada turbin angin. Dari hasil simulasi didapatakan efisiensi turbin angin yang sudut blade-nya dikendalikan menggunakan JST lebih besar dibandingkan turbin angin yang sudut blade-nya konstan.
Wind Energy Convertion System (WECS) can become as one of alternative energy resources in the future that replaces fosil energy resources like Oil and Gas. However, nowadays Wind Energy Convertion System is not properly applied to be the primary energy resource in Indonesia yet, because the energy efficiency of wind turbine is low due to high dependency on wind velocity. In this paper, we design a neural network based controller to control the pitch of blade on wind turbine. From the simulation result, we verified thatbetter wind turbin efficiency has been achieved by using proposed neural network based controller."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2011
S176
UI - Skripsi Open Universitas Indonesia Library
Jason Midian FD
"Human Machine Interface (HMI) sudah umum dipergunakan di dunia industri. Fasilitas-fasilitas yang ditampilkan oleh HMI dapat mempermudah pekerja dalam melakukan proses pekerjaannya seperti antara lain program data-entry, program permintaan keterangan, pembuatan laporan dan dokumen. Dalam skripsi ini, keunggulan yang disediakan oleh HMI dimanfaatkan untuk sistem antarmuka bagi aplikasi mesin etching PCB. Untuk membuat sistem antar muka berbasis HMI pada aplikasi mesin etching PCB, perlu dirancang alat-alat yang mendukung penuh sistem ini.
Sistem ini terdiri dari komponen hardware dan software. Komponen hardware utama meliputi PLC (Programmable Logic Controller), Microcontroller AT89s51, PC, prototipe mesin etching PCB. Sedangkan software meliputi program-program yang dibangun dengan software Ladder Syswin 3.4, Assembler51 dan Visual Basic 6. Sistem antar muka yang dirancang dapat menggerakkan 2 buah mesin etching PCB secara bersamaan.
Sistem yang dibangun ini dapat menekan biaya peralatan dengan signifikan karena dipergunakannya microcontroller yang menggantikan peran Device Converter (Penghubung PLC dan PC). Sistem yang dirancang dapat dikembangkan lagi agar memiliki fungsi komunikasi via jaringan internet dan untuk jumlah mesin yang lebih banyak.
Human Machine Interface (HMI) is commonly used in industry. Facilities presented by HMI can ease workers in their jobs such as data-entry program, program inquiries, preparing reports and documents. In this thesis, the benefits provided by the HMI interface systems has been used for the application PCB etching machine. To create a system based on HMI interface for the application PCB etching machine, some tools have been required to fully support this system. This system consists of hardware and software components. The main hardware components include the PLC (Programmable Logic Controller), Microcontroller AT89s51, PC, prototype PCB etching machine. While the software includes programs that are built with software Ladder Syswin 3.4, Assembler51 and Visual Basic 6. Interfacing system developed is used to move 2 pieces PCB etching machines simultaneously. The system can reduce significantly the cost of equipment because of the use of microcontroller that replaces the role of the Device Converter (PLC and PC Connector). The system can be developed to have a communication function via the Internet network and for more than 2 machines."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2009
S51133
UI - Skripsi Open Universitas Indonesia Library
Handy Hermawan
"Pemanasan Induksi adalah proses pemanasan non kontak. Menggunakan listrik berfrekuensi tinggi untuk memanaskan bahan yang konduktif secara elektrik. Karena non kontak proses ini memiliki keunggulan yaitu tidak mencemari lingkungan sekitarnya. Hal ini juga sangat efisien karena panas dihasilkan pada benda kerja. Dapat dibandingkan dengan metode pemanasan lain di mana panas yang dihasilkan pada nyala api atau elemen pemanas, yang kemudian memanaskan benda kerja. Karena alasan-alasan tersebut mempertegas pemanasan induksi unik untuk beberapa aplikasi dalam industri. Rancang bangun sistem kendali high frequency induction heating pada system pemanasan benda kerja konduktif adalah sistem yang secara khusus dirancang untuk pemanas induksi untuk setiap aplikasi yang bertujuan memanaskan bahan atau benda kerja konduktif secara bersih, efisien dan terkendali. Dengan harapan dengan pengontrolan temperatur ini dapat memberikan hasil yang opimal serta efisiensi yang baik dalam penggunaan energi listrik. Secara umum ada modul ini ada 4 bagian utama yaitu sumber tenaga listrik frekuensi tinggi yang telah dikontrol oleh satu unit mikrokontroler, sensor temperatur LM35 untuk memonitor panas yang terjadi pada benda kerja dan dapat memberikan feedback ke unit pengontrol, kumparan kerja (work coif untuk menghasilkan medan magnet bolak-balik, sebuah benda kerja (workpiece) konduktif listrik yang akan dipanaskan. Juga di lengkapi beberapa komponen pendukung seperti LCD untuk interfacing status kerja sistem secara visual, LED, serta asesoris seperti potensiometer, switch, tombol kerja untuk penyetelan sistem,dan buzzer untuk alarm.
Induction heating is a non-contact heating process. Using high-frequency electricity to heat the electrically conductive material. Because of this non-contactprocess has the advantage of not polluting the environment. It is also very efficient because the heat generated in the workpiece. Can be compared with other heating methods where heat is generated in the flame or heating element, which then heats the workpiece. Because of these reasons reinforce the unique induction heating for several applications in industry. Design of control system for high frequency induction heating on conductive workpiece heating systems are systems that are specifically designed for induction heating for every application that aims to heat the conductive material or workpiece in a clean, efficient and controlled manner. With expectations by controlling the temperature can give results that optimal and good efficiency in the use of electrical energy. In general there are modules have 4 main parts: a high frequency electric power source that has been controlled by a microcontroller unit, LM35 temperature sensor to monitor the heat that occurs in the workpiece and can give feedback to the controller unit, the coil of work (work coil) to produce alternating magnetic field, a workpiece to be heated electrically conductive. Also in complete several supporting components such as LCD for interfacing visual system working status, LED, and accessories such as potentiometers, switches, buttons work for adjusting the system, and buzzer for alarm."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S51339
UI - Skripsi Open Universitas Indonesia Library
Ihin Solihin
"PHE ONWJ memiliki wilayah daerah konsesi di lepas pantai Barat Laut Jawa (Offshore North West Java atau ONWJ). Terbentang dari utara Cirebon ke Pulau Seribu, berjarak 50 mil dari garis pantai. Fasilitas produksi meliputi 517 producing strings, 144 platform, dan 12 flowstations. Sebagai sebuah perusahaan Oil and Gas yang memiliki beberapa plant di lepas pantai maka PHE ONWJ telah berupaya agar setiap plant di PHE ONWJ selalu dalam kondisi safe. Salah satu yang diimplementasikan di PHE ONWJ adalah adanya Proteksi terhadap adanya Gas di area plant PHE ONWJ. Proteksi ini penting sekali untuk diinstall untuk menjaga kemungkinan terjadinya effek yang dapat membahayakan bagi manusia dan juga lingkungan. Berdasarkan hasil investigasi dari team safety engineer bahwa diperlukan adanya suatu sistem proteksi yang dapat memberikan peringatan dini terhadap area yang terindikasi berpotensi terhadap adanya bahaya gas release sebelum adanya perbaikan yang lebih lanjut, yaitu penggantian pipa dengan yang baru. Area tersebut adalah di Mike-Mike Flow station tepatnya antara Platform MMF ke Platform MMS yang merupakan pipa aliran gas untuk pembangkit generator.
Dari hasil investigasi tersebut diputuskan sistem proteksi yang dapat mensupport kebutuhan tersebut adalah Sistem Ultrasonik Gas Leak Detector. Ultrasonik Gas Leak Detector merupakan suatu sistem yang sederhana tetapi memiliki manfaat yang sangat besar, yaitu mampu memberikan peringatan dini terhadap adanya kebocoran gas sehingga bisa memberikan control action yang lebih cepat kepada Manusia, sehingga pada akhirnya Manusia dan lingkungan sekitar dapat terselamatkan dari bahaya kebocoran Gas. Terutama hal ini terjadi di industri ekplorasi Minyak & Gas. Detektor ini bekerja dengan mendeteksi adanya suara ultrasonik. Sistem ULD akan memberikan warning sistem berupa alarm, apabila ULD tersebut telah mendeteksi adanya suara Ultrasonik yang terdeteksi melebihi level treshold yang diberikan selama delay time tertentu. Kondisi ini mengindikasikan adanya kebocoran gas disekitar area dimana ULD tersebut dipasang. Adapun kontrol yang digunakan adalah PLC Allen Bradley 1100.
PHE ONWJ with territory in the concession area offshore West Java Sea (Offshore North West Java or ONWJ). Stretching from north of Cirebon to the Thousand Islands, located 50 miles from the coastline. Production facilities include 517 producing strings, 144 platforms and 12 flowstations. As an Oil and Gas company which owns several offshore plant in the PHE ONWJ has endeavored to every plant in PHE ONWJ always in safe conditions. One that is implemented in PHE ONWJ is the protection of the Gas Plant area PHE ONWJ. This protection is very important to be installed to maintain the possibility of effects that can be harmful to humans and the environment. Based on the investigation of the safety engineering team that needed a protection system that can provide early warning of areas that indicated the presence of potentially dangerous release of gas before the existence of further improvement, namely the replacement of pipes with new ones. The area is in the Mike-Mike Flow station precisely between the MMF Platform to the MMS Platform which is a pipe flow of gas for power generators. From the investigation it was decided that the protection system can support these needs is Ultrasonic Gas Leak Detector System. Ultrasonic Gas Leak Detector is a simple system but it has a huge benefit, that is able to provide early warning against gas leaks that could provide a faster control action to the Man, so Man and eventually the surrounding environment can be saved from danger of gas leaks. Mainly this occurs in the Oil & Gas exploration industry. This detector works by detecting the ultrasonic sound. ULD system will give warning of an alarm system, if the ULD has been detected Ultrasonic sound that exceeds the given threshold level during a certain time delay. This condition indicates a gas leak around the area where the ULD is installed. The controls used were Allen Bradley PLC 1100."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S51347
UI - Skripsi Open Universitas Indonesia Library
Indradana Ardian
"Dewasa ini, kebutuhan kondisi udara yang nyaman merupakan hal yang mutlak yang diinginkan mayoritas orang. Untuk mencapai itu diperlukan suatu peralatan yang berfungsi untuk mengkondisikan udara agar menjadi nyaman dengan menggunakan peralatan sistem Air Conditioner. Pada aplikasi di gedunggedung, memerlukan kapasitas Air Conditioner yang besar, sehingga dalam pendistribusian udara dingin perlu pengaturan yang lebih efisien. Penelitian ini bertujuan untuk merancang peralatan untuk mengatur pendistribusian udara dingin dengan volume damper. Parameter pengaturan adalah nilai suhu set point dan nilai suhu terukur oleh sensor SHT 11. Sensor SHT 11 merupakan sensor dengan output digital dan dilengkapi pengukuran kelembaban udara. Pembacaan sensor akan diolah oleh mikrokontroler, untuk dibandingkan dengan nilai set point. Selama nilai suhu set point belum dicapai oleh sistem, maka volume damper akan membuka, jika nilai set point suhu tercapai maka mikrokontroler akan memerintahkan volume damper menutup. Setelah proses ini, metode bukaan volume damper adalah secara prosentase untuk setiap kenaikan suhunya. Jika terjadi kenaikan suhu, setelah set point tercapai, maka volume damper akan membuka 25% untuk setiap kenaikan 1 derajat suhu, begitu seterusnya. Jika kenaikan suhu sudah melebihi 4 derajat, maka volume damper akan membuka full 100%. Hasil dari penelitian, menunjukkan bahwa prototipe peralatan dapat bekerja dengan baik, dan respon suhu dari sensor SHT11 dapat sesuai dengan suhu yang sesungguhnya.
Nowadays, most of people need good quality of air condition. In order to obtain this condition, equipment called Air Conditioner System is required. Large capacity of air conditioner system is built for building application. The system requires efficient control mechanism to distribute air flow. In this final project, a prototype of air distribution control system has been developed. Volume damper is used as actuator. Temperature of room has been utilized as control parameter. The temperature is measured by a type of temperature sensor SHT 11, and the result is compared to set point. SHT 11 has output digital and equipped with humidity measurement. The gap between sensed temperature and set point has been feed to microcontroller. If the sensed temperature above set point, volume damper will be open, and if the sensed temperature achieved set point, volume damper will be closed. The openness of volume damper is proportional to temperature gap. Each 1oC of temperature gap, volume damper will be opened 25 % of full-open. From test results, the developed prototype has worked well and the SHT11 has shown sufficient measurement."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S51348
UI - Skripsi Open Universitas Indonesia Library
Ungu Primadusi
"Sekarang ini, energi angin dapat dimanfaatkan sebagai alternatif sumber tenaga listrik melalui Pembangkit Listrik Tenaga Bayu. Kecepatan angin tergantung pada dimensi waktu dimana setiap saat mengalami perubahan. Untuk itu perlu desain sistem kendali agar input dan output di pembangkit menjadi stabil. Dalam hal ini kecepatan angin sebagai input dan daya listrik sebagai output.
Tugas akhir ini berfokus pada pengendali torsi turbin angin dan daya listrik sebagai output pembangkit. Model pembangkit yang dipakai adalah variable speed wind turbine (VSWT) dengan generator induksi doubly fed. Untuk membatasi torsi turbin angin yang digunakan untuk menggerakan poros generator dan daya turbin (sebagai daya referensi) pada P&Q Control akibat perubahan putaran turbin digunakan lookup table. Pengendali Proposional plus Integral (PI) mampu menstabilkan daya listrik dari generator. Pengendali PI tergantung oleh gain dan waktu integral. Untuk menunjukkan kinerja pengendali daya, simulasi dengan mempergunakan MATLAB/Simulink.
Nowdays, wind energy can used for alternative energy in power system with wind turbine. Wind speed depends of time whereas can be changed every seconds. For this case, needing design control system to made of stabilitize input and output in wind turbine system. This project focused in torque and output power control. This system categorize of variable speed wind turbine with doubly fed generator induction. Look up table use for minimize torque turbine which used for shaft generator and power (as reference power) in P&Q Control caused of rotational turbine. Propotional plus Integral (PI) can stability power in induction generator. PI controller depends of two parameters : gain and integral time. In this simulation, we use MATLAB/simulink to look performance of controller."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S51323
UI - Skripsi Open Universitas Indonesia Library
Robyn Frannando
"Tulisan ini membahas tentang perancangan, pembangunan perangkat keras, dan pembuatan program untuk aplikasi prototipe robot mobil wisata. Aplikasi prototipe robot mobil wisata ini dapat diaplikasikan di suatu taman wisata dimana dalam tulisan ini diaplikasikan untuk kebun binatang. Robot mobil wisata ini diharapkan dapat membantu petugas memperkenalkan koleksi taman wisatanya kepada pengunjung. Aplikasi Prototipe robot mobil wisata ini bergerak otomatis mengikuti garis, mendeteksi keberadaan objek didepanya, mendeteksi kandang, memberi pemberitahuan berupa suara dan karakter tulisan melalui LCD. Robot dilengkapi dengan beberapa sensor yaitu sensor pendeteksi jalur, sensor pendeteksi kandang, sensor pendeteksi objek didepan robot, dan dikendalikan dengan menggunakan mikrokontroler AVR ATMega 8535.
Untuk memperlihatkan kinerja dari prototipe ini, pengujian terhadap hasil rancangan telah dilakukan. Pengujian dilakukan terhadap masing-masing komponen penyusun robot dan terhadap robot secara keseluruhan. Dari hasil pengujian, prototipe ini memperlihatkan kinerja yang baik. Beberapa fungsi yang direncanakan dipastikan dapat tercapai. Tetapi untuk membuat dalam ukuran besar yang sesungguhnya perlu dilakukan analisa lebih mendalam lagi baik secara mekanik, elektrik dan piranti lunaknya.
This final project describes the robot design, hardware development, and program development for the Tour Car Robot Prototype. The Tour Car Robot Prototype can be applied in a theme park. In this final project, car robot is applied for zoo. Tour car robot is designed to help officers to introduce the visitors about their zoo collection. Tour Car Robot Prototype moves automatically to follow the line, detect the objects appearing in front of it, detect the cage, give notice in the form of the voice and character writing through LCD. Robot equipped with some sensor, lane detection sensor, cage detection sensor, object detection sensor in front of robot, and is controlled using AVR ATMega 8535 microcontroller. To demonstrate the performance of this prototype, performance test has been done. The tests are functional test for the performance of each robot component and running test for measure the whole robot performance. As shown from the test results, the prototype has run in good performance. Several planned functions have worked sufficiently. The robot designed in this final project is just prototype. To make in the large sizes, however, some advancement researches regarding mechanical system, electrical system and software is needed."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S51356
UI - Skripsi Open Universitas Indonesia Library
Manurung, Alfred Adventus
"Alat pengukur tekanan darah atau tensimeter merupakan salah satu alat yang umum dipakai oleh pelayanan kesehatan, karena alat ini sangat penting di dalam membantu dokter dalam mendiagnosa penyakit pasien. Skripsi ini berisi tentang perancangan alat yang dapat mengukur tekanan darah secara otomatis dan komputerisasi. Untuk merancang alat ini, perlu dirancang sistem-sistem yang mendukungnya baik dari segi hardware maupun dari segi software. Hardware utama dalam alat ini adalah PC, mikrokontroler ATmega16, rangkaian motor dan valve, dan rangkaian sensor beserta penguat sinyalnya. Sedangkan software yang digunakan adalah assembler dan Visual Basic 6. Alat pengukur tekanan darah yang dirancang ini dapat bekerja secara otomatis untuk mendapatkan pengukuran systolic dan diastolic. Alat ini juga dapat bekerja secara online, yaitu dengan cara dikontrol melalui PC. Dimana hasil yang diperoleh akan langsung ditampilkan di PC dan dapat di simpan ke dalam bentuk database.
Blood pressure meter is one of the common equipment which used in health service. This equipment is very important to help the doctor to check patient. In this final project, design of blood pressure measurement unit that can observe automaticaly is proposed. The design equipment can be connected directly to computer. The equipment consist of hardware and software component. The hardware contains PC, microcontroller ATMega16, motor, valve circuit and ensor circuit including signal amplifier.The software is developed using assembler and Visual Basic 6. This blood pressure measurement unit which is designed can be operated automatically to measure systolic and diastolic. This equipment is also can be operated using computer. By using computer, measurement data can be stored in data base."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S51345
UI - Skripsi Open Universitas Indonesia Library