Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 7 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Wildan Firdaus
"ABSTRAK
Pengembangan bahan solder bebas timbal menjadi hal penting, sejak penerapan RoHS. Namun, beberapa kandidat untuk solder bebas timbal memiliki beberapa kelemahan seperti banyak pertumbuhan intermetalik (IMC), dan titik lebur yang sedikit lebih tinggi. Salah satu metode yang digunakan untuk membuat solder bebas timbal adalah dengan menambahkan elemen paduan lainnya. Salah satu elemen paduan yang menjanjikan adalah dengan memvariasikan konten Bismuth (Bi). Differential Scanning Calorimetry, Difraksi sinar-X dan Potensiodinamik digunakan untuk karakterisasi. Hasilnya menunjukkan bahwa titik leleh berkurang. Struktur Sn yang di doping Bi menunjukkan fase tunggal tetragonal Sn dan parameter kristal yang berbeda. Dari uji potensiodinamik, sampel menunjukkan laju korosi yang berbeda. Kesimpulannya, solder bebas timbal Sn-Bi berpotensi sebagai kandidat untuk menggantikan bahan solder timah yang bebas timbal.

ABSTRACT
The development of lead free solder materials has become urgent, since the implementation of RoHS. However, some candidates for lead free solder have several weaknesses such as many of intermetallic growth (IMC), slightly higher of melting point. One of the methods used to make lead free solder is by the addition of other alloying element. One of the promising alloying elements is by varying Bismuth (Bi) content. Differential Scanning Calorimetry, X ray Difraction and Potensiodynamic were used for characterization. The results show the melting point reduced. The structure of Bi doped Sn show single phase tetragonal Sn and different crystal parameter have been obtained. From Potensiodynamic test, The samples show different corrosion rate. In conclusion, Sn-Bi lead free solder is potential candidat for replacing Lead-free solder materials.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dandung Sektian
"Pengendalian ketinggian atau biasa disebut Level Controller adalah hal yang penting di berbagai bidang industri, termasuk industri kimia, industri minyak bumi, industri pupuk, industri otomatif dan lain-lainnya. Pada penelitian ini, dirancang sebuah pengendali non-konvesional menggunakan Reinforcement Learning dengan Twin Delayed Deep Deterministic Polic Gradient (TD3). Agent ini diterapkan pada sebuah miniature plant yang berisi air sebagai fluidanya. Miniature plant ini disusun dengan berbagai komponen yaitu flow transmitter, level transmitter, ball-valve, control valve, PLC, dan pompa air. Kontroler agent TD3 dirancang menggunakan SIMULINK Matlab di computer. Data laju aliran dan ketinggian air diambil melalui flow transmitter dan level transmitter yang dikoneksikan dengan OPC sebagai penghubung antara Matlab ke SIMULINK. Penerapan agent TD3 pada sistem pengendalian ketinggian air digunakan pada dua kondisi yaitu secara riil plant dan simulasi. Dari penelitian ini didapatkan, bahwa kontroler agent TD3 dapat mengendalikan sistem dengan baik. overshoot yang didapatkan kecil yaitu 0,57 secara simulasi dan 0,97 secara riil plant.

In this study, the level controller is the most important in many industry fields, such as chemical industry, petroleum industry, automotive industry, etc., a non-conventional controller using Reinforcement Learning with Twin Delayed Deep Deterministic Policy Gradient (TD3) agent was designed. This agent was implemented in water contain the miniature plant. This miniature plant consists of many components: flow transmitter, level transmitter, ball-valve, control valve, PLC, and water pump. Agent controller was designed using SIMULINK Matlab on a computer, which obtained flow rate and height information comes from flow transmitter and level transmitter connected to OPC that link between Matlab to SIMULINK. Implementation of TD3 to control water level system used two conditions, in real plant and simulation. In this study, we obtain that the TD3 agent controller can control the designs with a slight overshoot value, namely 0,57 in the simulation and 0,97 in the real plant."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rizki Lazuardi
"ABSTRAK
Telah dibuat suatu alat untuk sistem keamanan dan kenyamanan mobil berupa miniatur dengan menggunakan Radio Frequency Identification (RFID). RFID ini berbasis pada mikrokontroller 89S51 sebagai pusat kontrolnya. Alat ini dapat membuka pintu hanya dengan mendekatkan RF tag pada pintu yang sudah terdapat RF reader. Selain itu RF tag juga dapat mengatur posisi tempat duduk, menyalakan mesin, dan menampilkan nama pemilik tag secara otomatis. Alat ini cukup aman karena hanya pemilik RF tag sajalah yang bisa membuka dan menjalankan mobil. Apabila RF reader menangkap data yang dikirimkan RF tag sesuai dengan data base maka mobil dapat dioperasikan. Dari 4 kartu tag yang telah diuji, semuanya dapat terdeteksi dan bekerja dengan baik."
2006
S29126
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Irpan SPS
"Telah dibuat suatu alat Sistem Aliran Cairan Infus Berbasis Microcontroller yang dapat dipantau secara Wireless. Pada alat ini proses yang akan diatur adalah kecepatan aliran, proses kecepatan aliran ini diatur dengan memasukkan nilai dari keypad. Alat ini dikendalikan oleh Mikroprosesor, dimana penulis memakai IC Microcontroller ATmega 128 sebagai pembaca data dan pengendalian mekanik pada sistem aliran cairan infus. Penulis juga menggunakan Wireless untuk memantau proses aliran cairan infus.

It had been made a tool of system infusion flow based on Microcontroller wireless monitored. In this tool, the process setting using keypad. This tool is controlled by Microcontroller. Writer used Microcontroller Integrated Circuit (IC) ATmega 128 as data processing and control the mechanic in the system control of infusion flow. Writer also used wireless to monitoring the process of infusion flow. "
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2011
S1538
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Theresiana Dwirina Novita
"ABSTRAK
Pada tesis ini dijelaskan struktur mikro dan laju korosi yang berasal dari
adanya proses cold work dan anodisasi pada paduan aluminium 5083 yang pada
proses tersebut terjadi deformasi plastis. Penelitian ini menggunakan variasi
derajat deformasi (% cold work) yaitu 0%, 25% dan 50%. Proses anodisasi
menggunakan larutan H2SO4 0,1 M dengan waktu pencelupan lima menit. Uji
mikroskop optik dan SEM dilakukan untuk menganalisis perubahan ukuran butir
dan jenis korosi. Pengaruh cold work dan anodisasi terhadap laju korosi diteliti
dengan pengujian Potensiostat. Hasil pengujian menunjukkan semakin
bertambahnya % cold work, ukuran butir partikel semakin kecil. Laju korosi
sebelum anodisasi lebih tinggi dibandingkan dengan laju korosi setelah anodisasi.
Korosi yang terbentuk setelah anodisasi merupakan korosi sumuran.

ABSTRACT
This thesis explained the microstructure and the corrosion rate resulting
from the process of cold work and anodizing on aluminum alloy 5083 which is in
the process of cold work occurs plastic deformation. This study uses a variation of
the degree of deformation (% cold work) of 0%, 25% and 50%. Anodizing
process using a 0.1 M H2SO4 solution with immersion time of 5 minutes. Test
optical microscopy and SEM for analysis of changes in grain size and type of
corrosion. The effect of cold work and anodizing on corrosion rate observed with
the testing potentiostat. The test results showed that the increasing % cold work,
the size of grain particles get smaller. The corrosion rate before anodizing higher
than the rate of corrosion after anodization. Corrosion happens after anodizing is
pitting corrosion.
"
2016
T52372
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Deni Syafril
"Sensor RH perlu dikalibrasi terlebih dahulu untuk memperoleh tingkat akurasi yang bagus. Mengkalibrasi instrumen kelembaban relatif secara akurat dan efisien tidak mudah, untuk itu dibuatlah sebuah instrumen berbasis PC yang diharapkan bisa melakukan pengukuran impedansi atau kalibrasi dengan lebih efektif. Instrumen ini dibangun dengan sebuah DAQ eksternal, sensor RH SHT11, heater, signal generator, dan signal conditioning. Proses kalibrasi dilakukan di dalam sebuah chamber yang tertutup rapat. Modul sensor RH yang akan dikalibrasi dan sensor RH SHT11 diletakkan di dalam chamber, di dalamnya dimasukkan larutan garam jenuh NaCl sebagai RH referensi. Chamber kemudian di masukkan ke dalam sebuah wadah tanpa tutup yang berisi air. Air berfungsi sebagai media untuk menaikkan temperatur di dalam chamber pada nilai tertentu dengan cara menghidupkan atau mematikan heater secara otomatis melalui relay yang dikontrol dengan program visual basic pada PC. Signal generator dikontrol melalui program pada PC untuk memberikan nilai tegangan dan frekuensi tertentu sebagi input bagi modul sensor RH. Data-data hasil pengukuran yang berupa nilai temperatur, %RH, dan nilai impedansi ditampilkan pada monitor PC dan langsung tersimpan ke dalam database. Setelah dilakukan pengujian pada instrumen ini, akhirnya berhasil didapatkan data hasil pengukuran berupa nilai temperatur, RH, impedansi (Z), dan tegangan. Data-data yang diperoleh tersebut menunjukkan pengaruh perubahan RH terhadap impedansi, yaitu berbanding terbalik. Ketika RH turun, nilai impedansi dari modul sensor RH ini naik. Pada frekuensi triger 1 KHz, kenaikan impedansi lebih terlihat dibandingkan dengan frekuensi yang lebih tinggi, yaitu 10 KHz. Instrumen ini diharapkan dapat digunakan untuk melakukan pengkalibrasian dan pengukuran impedansi modul sensor RH dengan lebih mudah dan efektif."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2006
S29125
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Asep Ahmad N. Jamil
"Mesin pendingin merupakan sebuah mesin refrigerasi kompresi uap yang digunakan untuk proses heat transfer pada peralatan medis seperti MRI, PET,CT Scan, Oncology Liniear Accelerator, Cardiology (Blood Cooling System). Mesin pendingin atau yang lebih dikenal dengan Water Chiller adalah mesin yang mampu menghilangkan panas dari cairan melalui kompresi-uap atau siklus refrigerasi absorpsi. Pembuatan miniatur mesin pendingin ini di desain dengan kemampuan menurunkan temperatur air dari 25°C menjadi 5°C dengan cooling capacity 470 W untuk mendinginkan air sebanyak 30 liter dan beroperasi selama 12 jam. Pengambilan data dilakukan dengan menguji performansi miniatur water chiller. Miniatur mesin pendingin ini mampu menurunkan temperatur maximum 5°C dengan koefisien performansi sistem aktual adalah 5,09 dan koefisien performansi carnot adalah 6,15 dengan efisiensi mesin didapatkan 80,56 % dan 84,06 %.

Cooling machine is vapor compression refrigeration machine wich used for heat transfer process in medical equipment such us MRI, PET, CT Scan, Oncology Linear Accelerator, Cardiology (Blood Cooling System). Cooling machine or water chiller is a machine wich removes heat from the liquid trough the vapor-compression or absorption refrigeration cycle. Manufacture of cooling machine are designed with the ability to lower the water temperature of 25°C to 5°C with use cooling capacity 470 W for cooling water system amount 30 litre and operation 12 hours. Taken data with testing of miniatur water chiller performance. This miniature water chiller can be reduce temperatur maximum 5°C with coefisien performance actual system is 5,09 and coefisien performance carnot is 6,15 and coefisient result of machine is 80,56% and 84,06%."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2012
S43011
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library