Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 11 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Nadia Maharani
"Skripsi ini membahas proses perencanaan dan penganggaran yang merupakan suatu bentuk akuntabilitas pengelolaan dana publik, yang dikelola oleh pemerintah. Oleh sebab itu dibutuhkan penyusunan anggaran yang baik agar sumber daya dapat dialokasikan secara efektif dan efisien untuk pelayanan masyarakat. Skripsi ini menjelaskan mengenai penerapan KPJM dalam proses perencanaan dan penganggaran yang terjadi pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta. KPJM merupakan kerangka berpikir dalam proses penyusunan anggaran yang mengaitkan kebijakan, perencanaan dan penganggaran dengan perspektif lebih dari satu tahun anggaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa KPJM belum diimplementasikan dengan baik oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta. Proses penganggaran seharusnya diawali dengan evaluasi sasaran, output, indikator kinerja, penyusunan dan persetujuan kegiatan yang akan dilaksanakan, penghitungan biaya dari program dan kegiatan disertai dengan biaya prakiraan maju untuk tiga tahun ke depan.

This thesis discusses the planning and budgeting process is a form of accountability in the management of public funds, managed by the government. Therefore it takes a budget so resources can be allocated effectively and efficiently to community service. This thesis describes the implementation of the MTEF in planning and budgeting processes that occur on Population and Civil Registration Depatrment of DKI Jakarta. MTEF is a frame of mind in the budgeting process that links policy, planning and budgeting with the perspective of more than one fiscal year. The results showed that the MTEF has not been well implemented by Population and Civil Registration Department of DKI Jakarta. The budgeting process should begin with the evaluation objectives, outputs, performance indicators, the preparation and approval of activities to be carried out, calculating the cost of programs and activities along with the cost forecast forward for the next three years."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Alyssa Noviera Dwiharti
"Skripsi ini membahas tentang pengaruh gender CEO terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan ROA dan tingkat risiko perusahaan yang diukur dengan imbal saham mingguan. Sampel diambil dari perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2010-2012. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa perusahaan dengan wanita yang menduduki posisi CEO memiliki kinerja keuangan yang lebih baik. Temuan lainnya yaitu perusahaan dengan wanita sebagai CEO mempunyai tingkat risiko yang lebih tinggi dari perusahaan dengan laki-laki sebagai CEO. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh perusahaan yang dipimpin wanita sedang mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi sehingga mempengaruhi tingkat risiko perusahaan.

This thesis evaluates whether firm managed by female CEOs exhibit the same finance performance and less riskier than firms managed by male CEOs. The sample are manufacture companies over the period of 2010-2012. The results show that firm managed by female CEOs have better financial performance but higher risk level, which probably is due to company growth."
Depok: Universitas Indonesia, 2015
S57741
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Adisura Immanuel
"Salah satu elemen esensial dalam laporan keuangan adalah keandalannya untuk memberi informasi relevan dalam pengambilan keputusan stakeholders. Penelitian ini menginvestigasi efek kualitas laba dan konvergensi PSAK dengan IFRS terhadap timeliness pelaporan keuangan sebagai salah satu aspek terpenting yang melandasi relevansi laporan keuangan pada perusahaan terbuka dalam sektor manufaktur di Indonesia berdasarkan data tahun 2008-2013, dengan mengontrol variabel kompleksitas, struktur modal, ukuran perusahaan, auditor, dan opini audit sebagai identitas intrinsik perusahaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingginya kualitas laba perusahaan berhubungan signifikan dengan timeliness pelaporan keuangan. Namun, konvergensi PSAK dengan IFRS terbukti tidak signifikan dalam menjelaskan timeliness pelaporan keuangan perusahaan terbuka sektor manufaktur di Indonesia.

One of the most essential elements of adequate financial reporting is the provision of financial information that is relevant to its users for the purpose of decision-making. This study investigates the effect of earnings quality and convergence of PSAK to IFRS on financial reporting timeliness, which is one of the most important aspect underlying the relevancy of adequate financial reporting, within listed companies in the manufacturing sector from 2008 to 2013 in Indonesia, controlling for firm complexity, debt to total asset, market value, audit firm, and audit opinion, as the companies? intrinsic identities. The study finds that earnings quality is significant and positively correlated to timeliness, while on the other hand, the convergence of PSAK to IFRS is not significant to explain the timeliness of financial reporting of the listed companies in the manufacturing sector."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S60482
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Indah Permata Sari
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kompetensi auditor eksternal terhadap manajemen laba dengan menggunakan struktur kepemilikan sebagai variabel pemoderasi. Sampel terdiri dari 68 perusahaan yang berasal dari industri manufaktur untuk tahun 2011-2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi auditor tidak berpengaruh terhadap manajemen laba, dan keberadaan investor institusional berpengaruh positif terhadap manajemen laba. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa konsentrasi kepemilikan tidak memperkuat hubungan antara kompetensi auditor dengan manajemen laba. Sedangkan adanya investor institusional membantu auditor memberikan kualitas audit yang lebih baik karena kontrol efektif yang dilakukan oleh investor institusional. Penelitian ini menunjukkan bahwa pengguna laporan keuangan harus jeli dalam menggunakan informasi dalam laporan keuangan, tidak hanya memperhatikan informasi keuangan perusahaan saja tetapi juga struktur kepemilikannya.

This research aims to examine the relationship between external auditor's competency and earnings management with ownership structure as moderating variable. Samples consist of 68 firms from manufacturing industry in the year of 2011-2013. The result showed that audit auditor's competency does not affect earnings management, and institutional investor have positive impact on earning management. These research provides empirical evidence that capital concentration does not strengthen the relationship between auditor's competency with earnings managements. At the same time, institutional investor helped auditor to give better audit quality because of effective control conducted by institutional investor. These results showed that financial statement's user have to be careful in using financial statement information, by not only concern about financial information, but also on firm's ownership structure."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2015
S60603
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Jauza Azaria Rachmawati
"Dampak buruk peristiwa serangan bom pada perusahaan sektor transportasi dan sektor hotel, restoran, dan pariwisata akan menambah tekanan bagi manajer untuk menyajikan laporan keuangan agar tetap terlihat baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah tekanan tersebut akan mendorong perusahaan untuk melakukan manajemen laba. Penelitian ini berfokus pada tiga serangan bom yaitu Bom Bali I, Bom Bali II, dan Bom Mega Kuningan. Dengan melihat manajemen laba akrual sebelum dan setelah penyerangan, penelitian ini menyimpulkan bahwa serangan bom tersebut akan mendorong manajer melakukan manajemen laba tetapi penelitian serangan secara terpisah terhadap Bom Mega Kuningan membuktikan pengaruh ini tidak signifikan.

The impacts of bomb attacks on transportation sector and hotel, restaurant, and tourism sector companies will give more pressure for the managers to present good financial statements. This study examines whether the pressure will encourage companies to manage their earnings. This study focuses on three bomb attacks: Bali Bombing I, Bali Bombing II, Mega Kuningan Bombing. By examining accrual earnings management before and after the attacks, this study finds that the bombings would encourage managers to manage earnings but separate study of Mega Kuningan Bombing shows that this effect wasn?t significant."
Depok: Universitas Indonesia, 2015
S59686
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Astri Ririn Ernawati
"Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian operasional dan perlakuan akuntansi akad-akad yang diterapkan pada asuransi kerugian syariah berdasarkan Fatwa DSN MUI No. 21/DSN-MUI/X/2001, No. 52/DSN-MUI/III/2006, No. 53/DSN-MUI/III/2006, dan PSAK 108. Penelitian ini melihat ketaatan perusahaan asuransi kerugian syariah terhadap peraturan yang ada serta bagaimana peran DPS dalam mengawasi dan menilai kesesuaian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengambil studi kasus pada Unit Usaha Syariah PT. Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa operasional dan perlakuan akuntansi akad-akad pada Unit Usaha Syariah PT. Z sudah sesuai dengan Fatwa-fatwa DSN MUI dan PSAK 108 namun masih ada hal yang masih belum tercantum pada polis. Selain itu, kualitas peran DPS pada Unit Usaha Syariah tersebut masih kurang.

The focus of this study is to analyze the suitability of operations and accounting treatment of contracts that are implemented in sharia general insurance based on Fatwa DSN MUI No. 21/DSN-MUI/X/2001, No. 52/DSN-MUI/III/2006, No. 53/DSN-MUI/III/2006, dan PSAK 108. This study aims to determine the compliance to the sharia general insurance regulations. Research method used in this study is conducted through case study on Sharia Business Unit PT. Z. The result of this study indicates that operations and accounting treatment of contracts essentially is in line with fatwa DSN MUI and PSAK 108 but there is some points that not written in insurance policy. Besides, the role of DPS in PT.Z is still lacking of quality.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2016
S62877
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Vembria Ferini
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tingkat akuntabilitas Lembaga Wakaf
di Indonesia dalam penerimaan dan penyaluran wakaf uang, dianalisis dengan
menggunakan Stewart‟s (1984) ladder of accountability. Selain itu penelitian juga
bertujuan untuk menjelaskan bentuk pelaporan akuntabilitas Lembaga Wakaf atas
penerimaan dan penyaluran wakaf uang. Penelitian ini menggunakan metode
kualitatif dan dilakukan dengan studi kasus pada salah satu Lembaga Wakaf di
Indonesia dan Nazhir Badan Wakaf Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa Lembaga Wakaf memenuhi keempat tingkat akuntabilitas namun kurang
akuntabel pada tingkat akuntabilitas proses dan ditemukan beberapa isu terkait
akuntabilitas, transparansi dan penyampaian wakaf uang oleh Lembaga Pengelola
Wakaf Uang.

ABSTRACT
This research aims to explain accountability of Waqf Institution in Indonesia in
the reception and disbursement of its cash waqf. It was analyzed using Stewart‟s
(1984) ladder of accountability. In addition, it also aims to explain the
accountability report of Waqf Institution on receipt and disbursement of its cash
waqf. This research uses qualitative methods and performed with a case study on
one of the Waqf Institution in Indonesia and Nazhir Indonesian Waqf Board. The
result shows that Waqf Institution meets most of all four ladder of accountability
but less accountable at the level of accountability of process and this research
found some issues related to accountability, transparency, and communication of
cash waqf by Waqf Institution."
2016
S62846
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nasution, Ryan Muhammad
"ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris apakah ketiga
praktik pelaporan CSR yang akhir-akhir ini banyak diimplementasikan oleh
perusahaan berpengaruh terhadap kualitas pengungkapan CSR perusahaan. Ketiga
praktik tersebut adalah penggunaan laporan CSR yang berdiri sendiri, kerangka
pelaporan GRI, dan jasa asurans eksternal atas laporan CSR. Kualitas
pengungkapan CSR dalam penelitian ini diukur berdasarkan konten dari informasi
yang diungkapkan, tipe informasi yang digunakan untuk mendeskripsikan
informasi CSR, dan orientasi manajerial dari informasi CSR. Penelitian ini
menggunakan sampel sebanyak 50 perusahaan terbuka non-keuangan yang
memiliki nilai kapitalisasi pasar di atas rata-rata seluruh perusahaan yang tercatat
di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011-2013. Teori legitimasi digunakan
sebagai dasar bagi penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
penggunaan laporan CSR yang berdiri sendiri berpengaruh negatif terhadap
kualitas pengungkapan CSR. Sementara itu, adopsi kerangka pelaporan GRI dan
penggunaan jasa asurans eksternal memiliki pengaruh positif terhadap kualitas
pengungkapan CSR suatu perusahaan.

ABSTRAK
The aim of this study is to examine empirically whether three CSR reporting
practices, which recently are frequently implemented by many firms, have any
effect on the quality of CSR disclosures. The three CSR reporting practices that
being examined in this study are the use of standalone reports, GRI reporting
framework, and external assurance. The quality of CSR disclosures on this study
is measured based on the content of the information disclosed, the type of
information that are being used to describe CSR informations, and the managerial
orientation of the CSR informations. This research is conducted based on 50
samples of nonfinancial listed companies with above average market
capitalization on the Indonesia Stock Exchange for the years 2011-2013.
Legitimacy theory is being used to conduct this research. The result shows that
the use of standalone CSR report has negative influence on the quality of CSR
disclosures. On the other hand, adoption of GRI reporting framework and the use
of external assurance have positive incluences on the quality of CSR disclosures."
2015
S60584
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Abraham Zulfikar
"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara karakteristik dewan komisaris dan karakteristik komite audit terhadap audit fee yang biasanya digunakan sebagai proxy kualitas audit. Karakteristik dewan komisaris yang diuji di dalam penelitian ini adalah keidependensian dewan komisaris, keahlian dewan komisairs, kerajinan dewan komisaris yang diukur melalui jumlah rapat, dan besar dewan komisaris. Sedangkan karakteristik komite audit yang diuji di penelitian ini adalah keahlian komite audit dan kerajinan komite audit yang diukur melalui jumlah rapat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keindependensian dewan, besar dewan, dan keahlian dewan secara signifikan mempengaruhi biaya audit. Penelitian ini juga menemukan bahwa hanya jumlah rapat komite audit yang menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap biaya audit. Ini berarti beberapa karakteristik dewan komisaris dan komite audit menjadi salah satu konsiderasi didalam perhitungan biaya audit.

The purpose of this research is to determine the relationship between the characteristics of the board of commissioners and audit committee characteristics on the audit fee which used as proxy for audit quality in previous literature. Characteristic of the board of commissioners that is tested in this research is the independence of the board of commissioners, board expertise, the dilligence of the commissioners as measured by the number of meetings, and the size of the board. Whereas the characteristic of the audit committee that is tested in this study is the expertise of the audit committee and the dilligence of the audit committee that is measured by the number of meetings. This study has shown that the board independence, board size, and board expertise significantly affecting the audit fee. This study also founds that only the audit committee meetings that show a significant relationship to the audit fee. This means that some of the board of commissioners and audit committee characteristics is one of the considerations in calculating the audit fee."
Depok: Universitas Indonesia, 2015
S59366
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rahmat Nugraha
"Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dampak dari status perusahaan sebagai perusahaan keluarga yang diukur dari kepemilikan saham oleh keluarga terhadap tingkat resiko audit dan jumlah biaya audit di perusahaan. Dengan menggunakan perusahaan non-finansial yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) dari 2012-2014 sebagai sampel dari penelitian, hasil penelitian menunjukkan bahwa status perusahaan sebagai perusahaan keluarga bukan merupakan faktor signifikan dalam menentukan jumlah biaya audit oleh auditor. Namun, hasil lainnya dari penelitian ini menemukan bahwa tingkat resiko audit dipengaruhi oleh status perusahaan sebagai perusahaan keluarga, yang mengindikasikan bahwa perusahaan keluarga memiliki tingkat resiko audit yang lebih tinggi dibanding perusahaan non keluarga. Hal ini sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan kultur antara negara di Asia dan Eropa serta Amerika, yang menyebabkan perbedaan kondisi pada perusahaan keluarga di kedua wilayah tersebut. Melalui analisis tambahan dengan memposisikan resiko audit pada model biaya audit, ditemukan bahwa resiko audit tidak memiliki implikasi sebagai faktor yang mempengaruhi penentuan biaya audit, hal ini kemudian mendukung hasil dimana kepemilikan keluarga tidak memiliki implikasi terhadap biaya audit terlepas dari kondisi dimana perusahaan keluarga memiliki resiko audit yang lebih tinggi.

The study aims to investigate the impact of family ownership on the amount of audit fee and audit risk level. Using non-financial companies listed in Indonesian Stock Exchange (IDX) during 2012-2014, this study found that family ownership is not a significant determinant for audit fees by auditor in audit pricing engagement. Moreover, the audit risk level is found to be significant, positively correlated with family entitlement, implying family firms tend to have a higher audit risk level, which is in line with the initial theoretical framework suggesting different characteristic on family firms in Western and Asian Countries. Through an additional analysis by plotting audit risk in audit fee model, it is shown that audit risk level does not have implication as the determinant of audit fee, supporting the result where family does not have implication as determinant of audit fee despite the fact that family firms have higher audit risk level than of non-family firms."
Depok: Universitas Indonesia, 2016
S63015
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>