Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 238 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Rizky Yanwar Ashari
"Praktik kerja profesi apoteker di Apotek Kimia Farma No. 352 Depok periode bulan Januari tahun 2018 bertujuan untuk memahami tugas serta tanggung jawab apoteker dalam mengelola apotek dan melakukan praktik pelayanan kefarmasian sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan etika yang berlaku, memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan dan pengalaman praktis untuk melakukan praktik kefarmassian di apotek, memiliki gambaran nyata tentang permasalahan praktik kefarmasian serta mempelajari strategi dan kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka pengembangan praktik kefarmasian di apotek. Praktik kerja profesi apoteker dilaksanakan selama empat minggu dengan tugas khusus “Analisis Resep Penyakit Tuberkulosis di Apotek Kimia Farma No. 352 Depok Periode Bulan September 2018”. Tujuan dari tugas khusus ini adalah supaya calon apoteker mengetahui penyakit tuberkulosis dan pengobatannya, mengetahui resep yang diberikan untuk pasien tuberkulosis, serta mengetahui permasalahan pada resep untuk pasien tuberkulosis dari segi administratif, farmasetik dan klinis.

Internship at Kimia Farma 352 Depok Pharmacy Period September 2018 was aimed to understand the duties and responsibilities of pharmacist in pharmacy management, as well as to practice pharmaceutical servicer in accordance with applicable laws and law ethics in Indonesia, have the insight, knowledge, skills and practical experience to undertake pharmaceutical practice issues. The internship was conducted for four weeks with special assignment “Analysis of Prescription Related to Tuberculosis at Kimia Farma 352 Depok Pharmacy”. The purpose of this special assignment were that the pharmacist candidate might knor the tuberculosis disease and its treatment, understood the issues of the prescribing requirements in the treatment of tuberculosis from administrative, pharmaceutical and clinical aspect.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2020
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Triana Novita Salim
"Praktik Kerja Profesi di Apotek Kimia Farma No 352 Periode Bulan September Tahun 2018 bertujuan untuk memahami tugas dan tanggung jawab apoteker dalam pengelolaan apotek, serta melakukan praktik pelayanan kefarmasian sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan etika yang berlaku; memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan dan pengalaman praktis untuk melakukan praktek kefarmasian di apotek, memiliki gambaran nyata tentang permasalahan praktek kefarmasian serta mempelajari strategi dan kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka pengembangan praktik kefarmasian. Praktek kerja profesi ini dilaksanakan selama empat minggu dengan tugas khusus yaitu "Skrining Resep dan Analisis Drug Related Problems dari Resep Pasien Diabetes Melitus di Apotek Kimia Farma No. 352 Periode September 2018".
Tujuan dari tugas khusus ini adalah agar calon apoteker mampu mengevaluasi kelengkapan administratif, farmasetik, dan klinis resep pasien diabetes melitus dengan drug related problems (DRPs), serta mampu menganalisa permasalahan terkait obat yang ada pada resep pasien dengan diabetes melitus.

The internship at Kimia Farma No. 352 Pharmacy on September 2018 aims to understand the duties and responsibilities of pharmacists in pharmacy management, as well as to practise pharmaceutical services in accordance with applicable laws and ethics; to have the insight, knowledge, skills and practical experiences to undertake pharmaceutical practices in pharmacies, and also to have pharmaceutical practice issues insights and learn strategies and activities that can be undertaken in the course of pharmaceutical practice development. This internship was conducted for four weeks with special assignment titled "Prescription Screening and Drug Related Problems Analysis on Diabetes Mellitus Patient's Prescription at Kimia Farma No. 352 Pharmacy Period September 2018".
The purpose of this special assignment is to alllow future pharmacist to evaluate the rationality of diabetes melitus patient's prescription in Kimia Farma Pharmacy based on the administrative, pharmacological, and clinical aspects; as well as to analyze drug related problems in diabetes melitus patient's prescription.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2018
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Dedi Kurniawan
"Kitosan telah banyak diteliti sebagai polimer untuk nanopartikel karena memiliki sifat-sifat biokompatibel, biodegradable, tidak toksik, dan dapat berinteraksi dengan senyawa anionik membentuk ikatan taut silang. Pada penelitian ini digunakan natrium tripolifosfat sebagai agen penaut silang untuk membentuk nanopartikel melalui metode gelasi ionik. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat dan mengkarakterisasi nanopartikel untuk kemudian dibuat sediaan gel. Nanopartikel dibuat dengan mencampur larutan kitosan 0,2% b/v dan natrium tripolifosfat 0,1% b/v dengan perbadingan 2,5:1.
Pada penelitian ini untuk mendapatkan metode pembuatan nanopartikel yang optimal maka penambahan larutan natrium tripolifosfat dilakukan dengan 3 cara. Nanopartikel yang dihasilkan pada cara yang ketiga memiliki ukuran partikel terkecil sebesar 62,2 ± 0,6 nm dengan indeks polidispersitas sebesar 0,2930 ± 0,041, potensial zeta 26,05 ± 0,59 mV, dan efisiensi penjerapan 16,46 ± 0,04%. Nanopartikel pada cara ketiga kemudian diformulasikan dalam bentuk sediaan gel. Uji penetrasi dengan menggunakan sel difusi franz selama 8 jam menunjukkan sediaan gel dengan nanopartikel dan peningkat penetrasi memiliki daya penetrasi tertinggi sebesar 2845.43±8.49 μg/cm2.

Chitosan has been extensively investigated as polymeric carriers for nanoparticle because possesses some ideal properties such as biocompatible, biodegradable, nontoxic, and can interact with anionic compund to form crosslink bond. In this research, sodium tripolyphosphate used as an crosslinked agent to form nanopartikel by ionic gelation method. The aim of this research is to create and characterize nanoparticle and then used for gel dossage form. Nanoparticle was obtained by mixed 0,2% chitosan solution and 0,1% sodium tripolifosfat with ratio 2,5:1.
In this research tripolyphosphate solution was adding to chitosan by three different way to get an optimal method for obatined nanoparticle. Nanoparticle that obtained from third methods give the best result which produced 62,2 ± 0,6 nm particle size with 0,2930 ± 0,041 polydispersity index, 26,05 ± 0,59 mV potensial zeta, and 16,46 ± 0,04% entrapment efficiency. Nanoparticle from the third method was then formulated into gel dossage form with and without enhancer. The penetration test using franz diffusion cell for 8 hour, showed gel formulation using nanoparticle and enhancer has the highest penetration which was 2845.43±8.49 μg/cm2.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2012
S43104
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Wisnu Ajeng Rakhmaningtyas
"Kitosan merupakan polimer alam yang bersifat kationik. Sifat kationik tersebut membuat kitosan dapat berinteraksi dengan senyawa anionik melalui ikatan taut silang dan membentuk partikel dalam ukuran nano. Dalam penelitian ini, natrium tripolifosfat digunakan sebagai agen penaut silang. Tujuan penelitian ini adalah membuat dan mengkarakterisasi nanopartikel kitosan-tripolifosfat dalam sediaan film yang mengandung verapamil HCl. Nanopartikel dibuat dengan menggunakan metode gelasi ionik. Untuk mendapatkan metode preparasi nanopartikel yang optimal maka penambahan larutan tripolifosfat dilakukan dengan 3 metode. Dari ketiga metode tersebut, metode ketiga dipilih dan memberikan hasil ukuran partikel sebesar 62,2 nm, indeks polidispersitas sebesar 0,293, potensial zeta sebesar +26,05 mV, efisiensi penjerapan sebesar 16,42 % dan berbentuk sferis. Nanopartikel yang dihasilkan kemudian dibuat dalam bentuk sediaan film dengan menggunakan eksipien kitosan-tripolifosfat kemudian dibandingkan dengan film yang mengandung verapamil HCl standar dan dilihat profil pelepasannya. Film yang mengandung nanopartikel verapamil HCl memiliki pelepasan yang lebih cepat dibandingkan film standar. Selain itu, film yang mengandung nanopartikel memiliki sifat mekanis yang lebih baik dibandingkan film standar.

Chitosan is a cationic natural polymers. Cationic properties make chitosan can interact with anionic compounds via cross-linked bond and form particles in nano size. In this research, sodium tripolyphosphate is used as a crosslinked agent. The purpose of this research is to create and characterize chitosan-tripolyphosphate nanoparticles in the preparation of buccal films containing verapamil hydrochloride. Nanoparticles prepared by using ionic gelation method. To obtain the optimal preparation method of nanoparticles, the addition of tripolyphosphate solution made by 3 methods. The third method chosen and nanoparticles obtained has a particle size of 62,2 nm, polydispersity index of 0,293, zeta potensial of +25,27 mV, entrapment efficiency of 16,42 % and spherical. The resulting nanoparticles are then made in the dosage form film using excipient chitosantripolyphosphate then compared with film containing verapamil HCl standard and view the profile of released. Film containing nanoparticles verapamil HCl has a faster release than the standard film. In addition, the film containing nanoparticle has better mechanical properties than standard film"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2012
S43835
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Nina Rustiana
"ABSTRAK
Film cepat hancur merupakan suatu bentuk sediaan padat yang larut atau
hancur dalam 1 menit dalam rongga mulut dengan adanya air liur tanpa minum
atau dikunyah. Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan mengkarakterisasi
sediaan film cepat hancur salbutamol menggunakan maltodekstrin suksinat
sebagai eksipien. Maltodekstrin suksinat yang diperoleh dari suksinilasi
maltodekstrin menggunakan anhidrida suksinat memiliki derajat substitusi 0,18
± 0,01; pH (5% larutan dalam akuades) 6,76 ± 0,03; kadar air 7,33 ± 0,21 %;
ukuran partikel 355 – 710 µm; laju alir 4,51 ± 0,301 g/detik; indeks
mengembang selama 4 menit 17,99%; viskositas (25%) 29,14 cps. Film cepat
hancur yang menggunakan maltodekstrin suksinat 5% memberikan bobot 24,16 ±
2,1 mg; ketebalan 101,5 ± 5,025 µm; waktu hancur 41,5 ± 5,5 detik; kadar air
50,66 ± 0,09 %; kadar salbutamol sulfat 2,10 ± 0,03 mg/film; pH 5,87 ± 0,03;
pelepasan obat selama 1 menit 105,43 ± 0,68%; tensile strength 7,097 ± 0,582
kg/cm2; elongasi 1,5 ± 0,1 %; fluks penetrasi rata-rata 1,314 µg/cm2.menit;
sesuai uji kesukaan 66,67% responden menyukai penampilan film; 13,33%
responden menyukai rasa film serta waktu hancur rata-rata sebesar 13,47 ± 3,23
detik. Dapat disimpulkan bahwa eksipien maltodekstrin suksinat dapat digunakan
sebagai eksipien pembentuk film cepat hancur.
ABSTRACT
Fast disintegration film was the solid dosage form which dissolve or
disintegrate in 1 minute with saliva without water or chewing. The purposes of
this research were to prepare and characterize of salbutamol fast disintegration
film containing maltodextrin succinate as an excipient. Maltodextrine succinate
was obtained from succinilation of maltodextrine using succinat anhidride. The
maltodextrine succinate had the characterized as follows : degree of substitution
(DS), 0.18 ± 0.01; pH (5% in aquadest), 6.76 ± 0.03; moisture content, 7.33 ±
0.21%; particle size, 355-710 µm; flow rate, 4.51 ± 0.31 g/secon; swelling index
17.99% and viscosity (25%) 29.14 cps. The fast disintegration film that
containing maltodextrine succinate 5% had weight 24.16 ± 2.1 mg; thickness,
101.5 ± 5.025 µm; disintegration time, 41.5 ± 5.5 secon; moisture content, 50.66 ±
0.09%; assay, 2.10 ± 0,03 mg/film; pH, 5.87 ± 0.03; in vitro drug release, 1
minute, 105.43 ± 0.68 %; tensile strength, 7.007 ± 0.582 kg/cm²; elongation, 1.5
± 0.1%; penetration flux 1.314 µg/cm2.minute. According to hedonic test,
66.67% like the film appearence , 13.33% like the flavour, and disintegration time
were 13.47 ± 3.23%. The result of this study showed that maltodextrine succinate
can be used as excipient for fast disintegration film ."
2013
T35158
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Grace Natalia
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati bertujuan untuk memahami peran dan tanggung jawab apoteker di Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS), Satuan Farmasi Fungsional (SFF) dan Tim Farmasi dan Terapi (TFT). Tugas khusus yang diberikan berjudul Pemantauan Terapi Obat Pasien Rawat Inap di Paviliun Anggrek dan Lantai VI Teratai RSUP Fatmawati Periode April-Mei 2013. Tujuan dari tugas khusus ini adalah untuk menganalisis masalah terkait obat dan memberikan rekomendasi intervensi untuk masalah tersebut.

Pharmacists Professional Practice in General Hospital Center of Fatmawati (RSUP Fatmawati) aims to know functions and duties of apotechary in Hospital Pharmacy Installation (IFRS), Functional Pharmacy Unit (SFF), and Therapy and Pharmacy Team (TFT). Special task given is Drug Therapy Monitoring Inpatient in Paviliun Anggrek and 6th floor Teratai. The purpose of this task are to analysis drug related problem and to give intervention recommendation for that problem."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Haviani Rizka Nurcahyaningtyas
"Kegiatan Praktek Kerja Profesi Apoteker di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati bertujuan untuk memahami peran dan tanggung jawab apoteker di Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS), memahami peran dan tanggung jawab apoteker di Satuan Farmasi Fungsional (SFF), dan memahami peran dan tanggung jawab apoteker di dalam Tim Farmasi dan Terapi (TFT). Tugas khusus ini bertujuan untuk mengetahui biaya dan persentase obat dan alat kesehatan yang dikeluarkan Instalasi Farmasi RSUP Fatmawati yang merupakan bagian dari tarif tindakan medis operatif bedah orthopedi PT Askes dan mengetahui rata - rata total biaya obat dan alat kesehatan per pasien pada tindakan bedah orthopedi.

Pharmacists Professional Practice in General Hospital Center of Fatmawati aims to understand the roles and responsibilities of pharmacists in Hospital Pharmacy Installation (IFRS), to understand the roles and responsibilities of pharmacists in Pharmacy Functional Unit (SFF), and understand the roles and responsibilities of pharmacists in in Pharmacy and Therapeutic Team (TFT). This particular assignment aims to determine the cost and the percentage of drugs and medical devices issued Pharmacy Installation of Fatmawati which is part of the medical treatment rates operative orthopedic surgery and knowing Askes average - average total cost of drugs and medical devices per patient in orthopedic surgery."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Qothrunnada
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati bertujuan untuk memahami peran dan tanggung jawab apoteker di Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS), Satuan Farmasi Fungsional (SFF) dan Tim Farmasi Fungsional (TFT). Tugas khusus yang diberikan berjudul analisa kuantitatif penggunaan antibiotik dengan metode defined daily dose (DDD) di ruang ICU RSUP Fatmawati. Tujuan dari tugas khusus ini adalah untuk mengetahui penggunaan antibiotika tertinggi secara kuantitatif di ruang ICU RSUP Fatmawati pada bulan Mei 2013 dan mampu menilai kesesuaian antibiotik yang digunakan dengan hasil kultur bakteri pasien.

Pharmacists Professional Practice at Fatmawati General Hospital aims to understand the roles and responsibilities of pharmacists in Hospital Pharmacy Installation (IFRS), Pharmaceutical Functional Unit (SFF) and the Pharmaceutical Functional Team (TFT). Special assignment given titled quantitative analysis of antibiotic use with methods defined daily dose (DDD) in the ICU Fatmawati. The purpose of this special task is to determine quantitatively the highest antibiotic use in the ICU Fatmawati in May 2013 and is able to assess the suitability of an antibiotic that is used with the results of bacterial culture of the patient."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Margaretha S.M.U.
"Praktek Kerja Profesi Apoteker dilaksanakan di Rumah Sakit Atma Jaya Jl. Pluit Raya No. 2 Jakarta Utara. Kegiatan PKPA ini bertujuan agar mahasiswa profesi apoteker mengetahui dan memahami kegiatan Farmasi Rumah Sakit Atma Jaya, mengamati dan memahami secara langsung tugas, peran, dan tanggung jawab apoteker dalam pelayanan Farmasi Rumah Sakit Atma Jaya. Tugas khusus yang diberikan berjudul Penilaian Penggunaan Obat Indeks Terapi Sempit pada Peresepan di Poli Spesialis Pribadi dan Umum Rumah Sakit Atma Jaya Periode Januari – Februari 2013. Tugas khusus ini bertujuan untuk mengevaluasi frekuensi peresepan obat indeks terapi sempit berdasarkan jumlah, jenis, spesialisasi dokter, dan kelompok usia pasien dan mengevaluasi dosis obat indeks terapi sempit melalui perbandingan dengan dosis lazim dan dosis maksimum obat.

Pharmacist Internship Program was done at Atma Jaya Hospital Jl. Pluit Raya No. 2 Jakarta Utara. The purposes of this program are the pharmacy profession students could know and understand pharmaceutical care at Atma Jaya Hospital, observed and understand directly about pharmacist’ tasks, roles, and responsibilities in pharmaceutical care at Atma Jaya Hospital. The title of special assignment that was given is Appraisal of Narrow Therapeutic Index Drugs Usage at Poli Spesialis Pribadi dan Umum of Atma Jaya Hospital Period January – February 2013. The purposes of this special assignment are to evaluate narrow therapeutic index prescriptions frequency based on the quantity, kind of drug, speciality of doctor who prescribed, and patient’s age group; andto evaluate the dosage of narrow therapeutic index drugs by making ratio with usual dosage and maximum dosage of drugs.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Stevani Dian Rofista
"Praktek kerja Profesi Apoteker di Rumah Sakit Atma Jaya bertujuan untuk mengetahui dan memahami kegiatan farmasi rumah sakit, serta mengamati dan memahami secara langsung tugas, peran, dan tanggung jawab apoteker dalam pelayanan farmasi rumah sakit Atma Jaya. Sedangkan tujuan dari tugas khusus yang diberikan adalah untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien yang berobat di Poli Spesialis Pribadi dan Umum Rumah Sakit Atma Jaya dan membantu proses evaluasi kinerja petugas RS khususnya bagian farmasi dalam melakukan pelayanan terhadap pasien.

Pharmacists Professional Practice at Atma Jaya Hospital aims to understand the duties and activities of hospital pharmacy and also to observe and understand directly about the duties and responsibilities of pharmacist in pharmaceutical care at Atma Jaya Hospital. While the purpose of the special task is to determine and evaluate patient’s satisfaction of hospital services especially from pharmacy division.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>