Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 115 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Komalasari
"Tenaga kerja sebagai sumber daya manusia memiliki peranan yang sangat besar dalam pelaksanaan konstruksi. Keberhasilan suatu proyek sangat ditentukan oleh pengendalian tenaga kerja. Sistem manajemen yang kurang baik akan menyebabkan terjadinya penyimpangan (variance) biaya proyek, khususnya biaya tenaga kerja. Pengendalian biaya tenaga kerja dilakukan dengan pengukuran kemajuan pekerjaan, evaluasi terhadap pekerjaan, serta rekomendasi tindakan koreksi (corrective action) terhadap penyimpangan yang terjadi. Tujuan dari pengendalian biaya tersebut adalah mengusahakan agar segala aktual kegiatan proyek sesuai dengan rencana awal proyek. Pelaksanaan tindakan koreksi ini sangat bergantung pada penyebab dan dampak terjadinya penyimpangan (variance). Pada penelitian sebelumnya telah diidentifikasi penyebab dan dampak penyimpangan biaya tenaga kerja serta tindakan koreksi yang dapat diambil untuk mengatasinya. Dalam merekomendasikan tindakan koreksi tersebut diperlukan langkah-langkah yang jelas. Penelitian lanjutan ini bertujuan untuk mendapatkan langkah-langkah yang perlu diambil dalam melaksanakan tindakan koreksi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode Delphi. Metode ini digunakan untuk menjaring informasi dari para pakar yang ahli dibidangnya khususnya dalam manajemen tenaga kerja pada proyek pembangunan gedung bertingkat. Dengan metode ini telah didapatkan langkah-langkah tindakan koreksi yang berbeda-beda dari setiap pakar, sehingga dilakukan analisis dan diambil pendapat yang memiliki frekuensi tertinggi dari masing-masing langkah-langkah tersebut serta dilihat kecocokan antara langkah-langkah dengan tindakan koreksinya. Hasil temuan ini akan digunakan untuk melengkapi software Expert Corrective Action dan Neural Network yang dapat membantu memudahkan dalam pengambilan keputusan.

Labor as a human sources has a big role in construction. The successful of a project mostly depend on labor controlling. Unsuccessfull in system management can cause variance in project cost, especial the laborcost. Labor cost control can be done by measuring the work progress, evaluating the work and recommended tfie corrective action to the variance happens. The aim of the cost control are make all the actual project work similar to the beginning project plan. Tne realization of the corrective action is depend on the cause dan the impact which causes the variance. In the previous research, the cause and the impact of labor cost variance already be identify, and the corrective action which can be taken to overcome the cause and the impact. In the recommended corrective action stiff needed lots of obvious steps. This sequel research aim to get some steps that must be done to realize the corrective action above. Delphi method is being used for this research. This method used to net much information from tfie expert especially in labor management for high rise building. With this method, some different steps for the corrective action wiffbe get from more than one expert, so analyzing must be done. The opinion chosen is one with the highest frequency from each steps and fit in with the corrective action. The research result will be used to complete the Expert Corrective Action and Neural Network Software which can help to make easier for decision makping."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1993
S34257
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Agustinus Yuventus
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1999
S34947
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Melania Eka WD
"ABSTRAK
Setiap komunitas pasti menghasilkan limbah, baik cair maupun padat. Limbah tersebut ada yang dapat dibuang langsung ke badan air terdekat, tetapi ada pula yang harus diolah terlebih dahulu agar pada saat dibuang ke badan air tidak membahayakan bagi lingkungan sekitarnya. Dengan adanya peraturan-peraturan pemerintah tentang baku mutu untuk mengontrol kualitas air limbah tersebut dibutuhkan instalasi pengolahan limbah cair. Tujuan dari sistem pengolahan limbah cair adalah untuk menghasilkan buangan yang memenuhi standar kualitas air limbah.
Penulisan ini dilakukan untuk mengevaluasi instalasi pengolahan limbah cair yang telah ada pada pabrik pemolesan kaca lensa kamera. Metodologi yang digunakan adalah studi literatur, kajian terhadap instalasi pengolahan limbah cair dan membandingkan limbah olahan instalasi tersebut dengan standar baku mutu yang berlaku.
Dari hasil studi ini diperoleh hal-hal antara lain bahwa secara keseluruhan instalasi yang telah berjalan cukup baik sehingga hasil pengolahan limbah cukup memenuhi syarat untuk dibuand ke badan air terdekat. Endapan lumpur dan kolam pembuangan akhir harus dikuras setiap bulan agar tidak mengganggu lingkungan hidup aquatic dan lingkungan sekitarnya. Limbah endapan lumpur yang dikuras dari kolam pembuangan akhir dapat ditimbun dalam tanah karena tidak mengandung bahan yang dapat berbahaya bagi lingkungan. Mengingat umur instalasi yang telah cukup lama, sebaiknya lebih diperhatikan lagi pemeliharaan alat yang berjalan agar instalasi tetap berjalan dengan lancar.

"
2001
S35029
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Darin Hendayun
"ABSTRAK
Taman Impian Jaya AncoI (TIJA) yang berlokasi di kawasan teluk Jakarta, dengan ketinggian rata-rata sekitar + 1,6 m dari permukaan laut, merupakan salah sate pusat hiburan keluarga dan rekreasi pantai terbesar di Asia Tenggara, Ancol termasuk ke dalam propinsi DKI Jakarta, dengan jarak kurang tebih 2 km ke arah timur dari stasiun Jakarta Kota.
Sistem drainasi perrnukaan jalan yang ada di kawasan TIJA, bertujuan untuk melayani pengeringan daerah tersebut dari bahaya kelebihan air akibat curah hujan yang besar dan kondisi pasang surut air Taut_ Dimana diharapkan dari sistem drainasi yang ada, air yang bertebihan itu akan dibuang, dengan cepat dan dialirkan dengan baik ke laut Jawa.
Dengan pertumbuhan jumlah penduduk Jakarta yang cukup besar, serta peningkatan dalam taraf hidup, yang mana menuntut pemenuhan kebutuhan berupa sarana hiburan dan rekreasi. Dan juga tingkat persaingan yang cukup kompetitif di antara perusahaanl pengelola yang bergerak di bidang penyediaan sarana hiburan dan rekreasi. Hal ini membuat TIJA lebih berkreasi dan terus menciptakan sarana hiburan dan tempat rekreasi yang Baru. DaIam hal ini tentunya pengembangan wilayah serta pemanfaatan tats guna iahan menjadi prioritas utama.
Sehubungan dengan adanya rencana pembangunan di kawasan TIJA, maka hat ini akan berdampak pada pengerangan lahan yang berfungsi sebagai resapan, atau bisa dikatakan bahwa tedadi perubahan koef sien pengaliran, secara umum untuk kawasan Ancol. Hal ini tentunya akan berpengaruh terhadap jumlah limpasan air permukaan yang hares dialirkan oleh sistem drainasi permukaan jalan yang ada. Selain itu di lokasi-lokasi tertentu, terutama di saat musim hujan dan pasang air laut masih terlihat adanya genangan air yang cukup mengganggu untuk lalu lintas para pengunjung di dalam kawasan. Dan sehubungan dengan itu semua, Anc01 (TUA) merencanakan untuk meningkatkan kineda sistem drainasi permukaan jalan yang ada.
Dengan dilakukanaya evaluasi ini, diharapkan mampu memberikan masukan mengenai penyelesaian terhadap permasalahan yang ada, serta secara umum dapat meningkatkan kinerja sistem drainasi permukaan jalan di kawasan tersebut.

"
2000
S35626
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Viera Virdianthi
"ABSTRAK
Kota Bekasi yang ber arak sekitar 35 km dari Jakarta merupakan salah satu kotamadya di Propinsi Jawa Barat yang sangat pesat pertumbuhannya. Pertumbuhan penduduk menyebabkan peningkatan kebutuhan air bersih yang berpengaruh terhadap kemampuan instalasi PDAM Kotamadya Bekasi dalam mengelola dan memberikan pelayanan air bersih. Saat ini (tahun 1999) kapasitas yang ada 80 Itldet, untuk memenuhi kebutuhan air bersih akibat pertumbuhan penduduk diperlukan kapasitas sebesar 115 ltldet. Air baku yang dipakai dalam sistem pengolahan air bersih yang ada di PDAM Kotamadya Bekasi hingga saat ini berasal dari air sungai Kali Malang.
Dalam Tugas Akhir ini penulis melakukan evaluasi pada Instalasi PDAM Rawa Lumbu dengan kapasitas produksi 80 literldetik terhadap kebutuhan air bersih daerah pelayanannya. Evaluasi dilakukan dengan mengadakan survey lapangan terhadap kapasitas pengolahan produksi dan kemampuan operasional serta perhi.tungan disain kapasitas dari setiap unit pengolahan yang ada pada Instalasi mulai dari unit Intake hingga Reservoir ; dan perhitungan kebutuhan air bersih pada daerah pelayanannya.
Dari hasil evaluasi dapat diketahui bahwa dengan kondisi kapasitas 80 ltldet scat ini (tahun 1999) PDAM Rawa Lumbu belum mampu melayam konsumennya secara maksk al. Penggantian media penyaring pada filter yang ada, penambahan kapasitas unit Reservoir serta memaksimalkan penggunaan unit Pra Sedimentasi dan Koagulasi ; diharapkan dapat mengoptimalkan kapasitas pengolahan produksi air bersih.

"
2000
S35607
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yety Yanutriastuti
"Perusahaan Daerah Air Minum Kota Bogor merupakan instansi yang mempunyai kewenangan dalam hal penyediaan air bersih sesuai dengan Surat Keputusan Mendagri nomar 5 tahun 1977 dan Surat Keputusan Menteri Pekerjaan Umum nomor 28/KPTS/1984. Berdasarkan SK tersebut target cakupan pelayanan PDAM Kota Bogor (termasuk kota sedang) adalah 80 % pelayanan. Sebelum terjadi perkembangan wilayah dan pertumbuhan penduduk target tersebut telah terpenuhi, namun dengan perkembangan yang teljadi cakupan pelayanan PDAM saat ini sebesar 53 %.
Agar dapat terpenuhi target raihan, PDAM hams melakukan pengembangan jaringan pipa air bersih di wilayah baru. Untuk itu sisa kapasitas produksi yang ada (idle capacity) perlu dievaluasi dengan pertambahan pelanggan yang dapat dilayani.
Total kapasitas produksi sebanyak 1102 liter/detik. Jumlah yang didistribusikan sebanyak 954 liter/detik. Sisa produksi = 1102 lt/det - 974 lt/det = 128 lt/det.
Dengan kondisi sisa produksi tersebut diatas dan pertumbuhan penduduk pada saat ini serta untuk memenuhi kebuluhan di masa mendatang jaringan sistem yang ada perlu dievaluasi, apakah masih diperlukan penambahan unit-unit pengolahan."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2002
S37122
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Deni Surya Senjaya
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2002
S37123
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dwi Handayani
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2002
S35709
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ariningsih Boedhoyo
"Industri penyamakan kulit (tannery) cukup berkembang di Indonesia. Industri ini merupakan penghasil bahan baku bagi industri yang mengolah kulit menjadi barang jadi seperti koper, tas, sepatu, jaket, kerajinan tangan dll. Industri penyamakan kulit dalam prosus produksinya banyak memakai bahan baku air. Karena itu dalam perkembangannya industri ini harus diimbangi dengan perkembangan teknologi pengolahan limbah, terutama limbah cairnya. Industri penyamakan kulit yang ditinjau adalah daerah sentra industri kulit Sukaregang, Garut, Jawa Barat dengan pengambilan sampel dari unit produksi yang paling mewakili, yang menghasilkan limbah cair dengan kadar pencemar diantaranya 1,8 kg/ton BOD, 3,5 kg/ton COD, 0,56 kg/ton TSS, 0,04 kg/ton krom total, dan 0.03 kg/ton amoniak serta debit limbah cair rata-rata sebesar 30 m3/hari.
Unit pengolahan limbah yang ada sekarang secara umum meliputi pengolahan fisik-kimia-biologi dan telah disesuaikan dengan debit yang direncanakan. Sebagai sumber energi untuk menggerakkan pompa-pompa pada instalasi tersebut digunakan genertator dengan kapasitas 16 HP. Unit pengolahan limbah ini tidak difungsikan sebagaimana mestinya. Beberapa unit produksi hanya melakukan pengendapan awal sebagai proses pengolahannya.
Dari hasil pengamatan selama di lapangan, diketahui bahwa unit pengolahan yang ada saat ini belum memadai. Hal ini karena unit pengolahan awal yang merupakan bak pengendap awal maupun ekualisasi awal belum dimiliki oleh seluruh unit produksi. Dalam sistem pembuangannyapun tidak ada pemisahan saluran untuk limbah yang mengandung Krom dan Sulfida. Selain itu pula tidak terdapat satupun bak presipitasi Krom maupun oksidasi Sulfida pada unit pengolahan yang ada.
Tercemarnya air tanah yang menurut warga sekitar adalah akibat buangan limbah Krom seharusnya memacu keseriusan Pemda setempat akan penanganan masalah ini. Karena itu pada daerah sentra industri tersebut perlu dibangun suatu kesadaran dalam masyarakat akan pentingnya pengolahan limbah cair yang memadai, terutama limbah yang mengandung bahan beracun berbahaya, agar dapat dibuang ke badan air dengan aman dan tidak mencemari lingkungannya."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2002
S34769
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mega Rakhmat
"The increasing industry has been followed by the environment crisis which caused by the limited of nature recycle capacity. Considering the problem, our government has changed the way from decreasing environment pollution system to proactive pollutant preventing system. It means every industry has to use the program of filter/clean product to reach the higher efficiency in productive processing. This research takes investigation and data's collection of saving energy program in using of water and electricity, alogh with waste production for zero emission program in the range of 6 months, April untuk September 2001 at PT. Indonesia Epson Industri, Cikarang. The advantages of pollution prevention may perhaps increase the efficiency of the raw material usages and product processing. Through the research's analysis, writer find that the implementation of pollutan preventing program along with increasing the proactive working condition in PT Eposon are right alternative to present a zero emission. So, the will increase the efficiency of saving energy and product processing."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2002
S34829
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>