Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 13 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Khairunnisa Nirmala Devi
"Penelitian ini membahas bagaimana pemaknaan khalayak terhadap citra merek perusahaan dalam storytelling kampanye Mulai Aja Dulu oleh Tokopedia. Dengan storytelling kampanye Mulai Aja Dulu, peneliti ingin menggaliengagement khalayak dalam proses storytelling yang melibatkan pemaknaan mereka terhadap citra merek perusahaan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma konstruktivis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye Mulai Aja Dulu yang dibuat oleh Tokopedia sebagai perusahaan e-marketplace dengan khalayak terkait yang terbagi menjadi user dan Tokopedia, memiliki konteks yang berbeda sehingga bentuk engagement dan pemaknaannya juga berbeda. Storytelling dalam kampanye Mulai Aja Dulu ini dapat dilihat lebih sesuai dalam konteks engagementpada user Tokopedia karena mereka dapat menceritakan dan membagikan bagaimana kemudahan yang mereka rasakan dari pengalamannya menggunakan Tokopedia. Pandangan khalayak user dan seller Tokopedia dari engagement dan pengalaman mereka dalam kampanye Mulai Aja Dulu memperlihatkan pemaknaan dengan asosiasi positif yang menggambarkan citra merek perusahan yang positif juga.

This study discusses the reception of audience on the corporates brand image in the Mulai Aja Dulu storytelling campaign by Tokopedia. With Mulai Aja Dulu storytelling campaign, researches want to explore the audience engagement in storytelling process that involved their receptions on corporates brand image. This research is qualitative research with constructivist paradigm.
The result of this study explains that Mulai Aja Dulu campaign by Tokopedia as an e-marketplace company that has related audience (stakeholders) which is divided into Tokopedias user and seller, has a different context so their form of engagement and receptions also differs. Storytelling of Mulai Aja Dulu campaign is considered more contextual on Tokopedia users because they can tell and share about the easiness of using Tokopedia based on their experience. The audience perceptions both user and seller of Tokopedia based on their experience and engagement in Mulai Aja Dulu campaign shows that their receptions leads to positive corporate brand image.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Simbolon, Nursani Oktora Saktina
"ABSTRAK

Manajemen SDM yang diberlakukan di pemerintahan lokal sebagian besar masih dilakukan secara konvensional dengan kertas. Sebagai solusinya, dilakukan pengembangan kompetensi SDM dengan pemanfaatan Teknologi Informasi dengan membangun Human Resource Information System (HRIS). Aplikasi yang digunakan dinamakan Manajemen Aparatur Pegawai (MAP). Dengan dukungan koneksi internet dalam komunikasi real time, MAP dapat melakukan pengolahan basis data untuk data setiap karyawan dan menghasilkan data atas proses transaksi serta analisis dan pengambilan keputusan secara lebih cepat dibandingkan dengan sistem terdahulu secara manual atau offline. Dengan adanya latar belakang pegawai yang berbeda, kemampuan penerimaan dan penggunaan yang ada pun akan berbeda untuk masing-masing pegawai. Dengan adanya difusi teknologi dalam suatu organisasi, penelitian ini berupaya untuk mengetahui tentang penerimaan dan penggunaan aplikasi MAP dan faktor yang mempengaruhinya. Analisis pada penelitian ini menggunakan model UTAUT dengan modifikasi yang menyesuaikan keadaan dalam praktik penggunaan aplikasi MAP, dengan 4 variabel dependen (Performance Expectancy, Effort Expectancy, Peer Influence, dan Facilitating Condition) dan 1 variabel dependen (Behavioral Intention to Use the System), serta 2 variabel kontrol (Jenis Kelamin dan Kategori Usia). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif, dengan populasi pegawai Perwakilan BPKP Provinsi NTB sejumlah 88 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, dan pengujian hipotesis dilakukan dengan uji regresi berganda (multiple regression).


ABSTRACT


Most of the HR management applied in local government is still done conventionally with paper. As a solution, human resource competency development is carried out by utilizing Information Technology by building a Human Resource Information System (HRIS). The application used called Employee Management (MAP). With the support of the internet connection in real time communication, MAP can perform database processing for each employees data and generate data on the transaction process as well as analysis and decision making faster than the previous system manually or offline. With different employee backgrounds, the ability of acceptance and use will also be different for each employee. With the diffusion of technology in an organization, this study seeks to find out about the acceptance and use of MAP applications and the factors that influence them. The analysis in this study were using the UTAUT model with modifications that adjust the conditions in the practice of using MAP applications, with 4 dependent variables (Performance Expectancy, Effort Expectancy, Peer Influence, and Facilitating Condition) and 1 dependent variable (Behavioral Intention to Use the System), also 2 control variables (Gender and Age Category). This study use quantitative research methods, with a population of 88 NTB BPKP Representative employees. Sampling is done by purposive sampling technique, and hypothesis testing is done by multiple regression tests.

"
2020
T55050
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Suci Novelyna Anansi
"Tingginya tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak telah menyebabkan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menciptakan Kampanye Three Ends, yang terdiri dari tiga program: menghentikan kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak, menghentikan perdagangan manusia, dan menghentikan kesenjangan ekonomi bagi perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pemanfaatan media sosial dalam kampanye pemasaran sosial ini. Kerangka penelitian berasal dari elemen pemasaran media sosial: Content, Context, Connectivity, Conversation, and POST (People, Objectives, Strategy, and Technology). Analisis dilakukan pada konten yang diposting dan tanggapan pada media sosial, untuk empat media sosial yang digunakan dalam kampanye (Instagram, Twitter, YouTube, dan Facebook).
Penelitian ini menemukan bahwa lebih banyak masyarakat yang memberikan tanggapan di akun media sosial Facebook KPPPA, akan tetapi beberapa bulan terakhir justru akun media sosial Instagram KPPPA lebih banyak menarik perhatian masyarakat. Minat pengguna media sosial meningkat ketika KPPPA memposting informasi infografis tentang statistik kekerasan terhadap perempuan di Indonesia. Komunikasi hanya bersifat satu arah yaitu ketika kementerian mengunggah sesuatu, kemudian publik memberikan tanggapan berupa menyukai foto atau merespon melalui kolom komentar; tidak ada interaksi antara kementerian dan publik di media sosial yang digunakan dalam kampanye ini.

The high rate of violence on women and children has caused the Ministry of Women Empowerment and Child Protection (MoWECP) to create Three Ends Campaign, consisting three programs: stop violence toward women and children, stop trafficking, and stop economic disparity for women. This research aims to evaluate the effectiveness of social media utilization in this social marketing campaign. The research framework derives from the element of social media marketing: Content, Context, Connectivity, Conversation; and POST (People, Objectives, Strategy, and Technology). Analysis were conducted on content of social media posting and responses, for four social media used in the campaign (Instagram, Twitter, YouTube, and Facebook).
This research found that more people response on Facebook compare to other social media, but in the recent months Instagram attracts more attention. The interest of social media users is increasing when KPPPA post infographic information about statistic of violence against women in Indonesia. The direction of communication is only one way that the ministry posting something, then the public giving likes or comments; there is no interaction between the ministry and the public in the social media used in this campaign.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2019
T52352
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Zahra Rennalya Hussin
"Tugas Karya Akhir ini membahas tentang Perencanaan Ide Besar Strategi Komunikasi Pemasaran Retail sebuah produk ramah lingkungan, Bio-cassava bag. Bio-cassava bag sendiri merupakan kantong belanja ramah lingkungan yang diproduksi oleh Avani Eco. Bio-cassava bag telah terlebih dahulu dipasarkan dalam sektor B2B atau business-to-business namun akan melebarkan pasarnya ke sektor B2C atau business-to-consumer pada tahun 2019 mendatang. Oleh karena itu diperlukan perencanaan strategi komunikasi pemasaran, khususnya pada pasar retail, agar dapat menciptakan strategi pesan yang tepat dan dapat mempengaruhi perilaku konsumen terhadap pemakaian plastik ramah lingkungan. Penyusunan strategi komunikasi dilakukan dengan cara analisis konsumen mendalam guna melakukan segmentasi pasar dan menentukan target konsumen primer dari produk bio-cassava bag. Dari segmentasi konsumen yang dilakukan, maka target konsumen primer Avani Eco yang dipilih adalah konsumen dalam kategori "The Keepers" dengan karakteristik VALS believers. Output yang dihasilkan dari penelitian ini adalah perencanaan ide besar strategi komunikasi dalam bentuk Communication Platform sebagai dasar strategi pesan dalam setiap strategi pemasaran yang akan dilakukan selanjutnya. Post test juga dilakukan sebagai bentuk evaluasi terhadap respon target konsumen terkaitait ide besar dan strategi pesan yang ditawarkan. Hasil Post-test menunujukkan bahwa ide besar dan desain kemasan yang ditawarkan sudah dapat diterima dengan baik karena mayoritas reponden merasa bahwa ide besar dan desain kemasan sudah menarik dan dapat memenuhi kebutuhan serta keinginan responden.

This study focuses on Big Ideas and Communiction Strategy Planning for an environmentally friendly product, Bio-cassava bag. Bio-cassava bag is an eco-friendly shopping bag produced by a company named Avani Eco. Bio-cassava bag Avani Eco has already been marketed in the B2B or business-to-business sector but will expand its market to the B2C or business-to-consumer sector in 2019. Therefore, it is necessary to plan marketing communication strategies, especially in the retail market, in order to creat the right message to influence and change consumer behavior towards the use of environmentally friendly shopping bag. The planning of communication strategies is carried out by means of in-depth consumer analysis to segment the market and determine the primary target consumer of bio-cassava bag. Based on market segmentation that was conducted, the primary target consumer of bio-cassava bag Avani eco is 'The Keepers' with 'believers' VALS characteristic. The output generated from this research are big idea and communication platform as the basis of the message strategy in each marketing strategy that will be carried out next. Post-test is also done as an evaluation to find out responses of the target consumers towards big idea and message strategies offered. Based on Post-test, big idea and packaging design are already well received because it is considered attractive enough and can meet the needs and desires of target consumers."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2018
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Meliala, Amelia Debora
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang penularan pesan melalui interaksi sosial dalam pembentukan kepedulian milenial terhadap crowdfunding. Selain itu, penelitian ini juga mendeskripsikan bagaimana milenial melakukan penyebaran pesan crowdfunding pesawat R80 di Instagram menggunakan hashtag #TerbangkanPesawatIndonesia. Kerangka pemikiran penelitian ini menggunakan konsep penularan sosial yaitu 6 STEPPS dari Jonah Berger, diantaranya Social Currency (mata uang sosial), Trigger (pemicu), Emotions (emosi), Public (umum), Practical Value (nilai praktis), dan Story (cerita), konsep dan ragam interaksi sosial, konsep dan penelitian terdahulu tentang crowdfunding, penelitian mengenai generasi milenial dan karakteristiknya serta studi-studi terdahulu, instagram dan hashtag, serta media sosial. Penelitian ini menggunakan paradigma post positivis dan jenis penelitian deskriptif eksploratif. Unit analisis dalam penelitian ini adalah salah satu pesan yang diunggah dalam Instagram dengan menggunakan hashtag #TerbangkanPesawatIndonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pesan yang disampaikan melalui hashtag #TerbangkanPesawatR80 mengandung konsep 6 STEPPS dan juga disesuaikan dengan karakteristik milenial. Interaksi sosial yang terjadi merupakan kontak sosial yang dimediasi teknologi, seperti unggahan-unggahan yang menunjukkan bukti dukungan dari orang lain dan influencer, serta adanya komunikasi yang terjadi seperti komentar-komentar yang ada di media sosial Instagram, serta tanya jawab yang dilakukan oleh admin dengan investor atau sesama investor dapat membangkitkan kepedulian milenial dalam crowdfunding pesawat R80 ini.

ABSTRACT
This study aims to describe the message contagion through social interaction in the formation of millennial concern for crowdfunding. In addition, this study also describes how millennials are spreads crowdfunding messages of R80 aircraft on Instagram using the hashtag #TerbangkanPesawatIndonesia. The framework of this study uses the concept of social contagion, namely 6 STEPPS from Jonah Berger, including Social Currency, Trigger, Emotions, Public, Practical Value, and Story, concepts and variety of social interactions, concepts and previous research of crowdfunding, research of the millennial generation and its characteristics, previous studies of millennials, instagram and hashtags, and social media. This study uses post positivist paradigm and the type of explorative descriptive research. The unit of analysis in this study is one of the messages uploaded on instagram using the hashtag #TerbangkanPesawatIndonesia. The results of this study indicate that the messages submitted via hashtag #TerbangkanPesawatR80 contain the concept of 6 STEPPS and are also adjusted to millennial characteristics. Social interactions that occur are technology-mediated social contacts, such as uploads that show evidence of support from other people and influencers, as well as communication that occurs such as comments on instagram, as well as frequently asked questions by admin with investors or fellow investors can evoke millennials concern in R80 aircraft "
2019
T53497
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ghina Aribah
"ABSTRAK
Dalam situasi pandemi COVID 19, komunikasi risiko yang berkaitan dengan pencegahan dan penanganan COVID 19 merupakan hal yang penting disampaikan secara berkesinambungan melalui media massa yang mudah diakses oleh publik. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran komunikasi risiko dalam berita tentang COVID 19 yang dipublikasi oleh detik.com dan kompas.com. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi artikel berita dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dalam ilmu komunikasi. Adapun artikel berita yang menjadi data untuk penelitian ini diambil dari tanggal 2 Maret 2020 sampai 30 April 2020 dengan metode pengambilan sampel secara acak stratifikasi proporsional. Dari 212 artikel berita di detik.com dan 166 artikel berita di kompas.com didapatkan bahwa sebagian kecil artikel berita memuat informasi mengenai ukuran epidemiologi, sifat penyakit, cara penanganan, dampak non-kesehatan dari COVID 19, dan kritik terhadap kebijakan pemerintah. Hampir setengah artikel berita memuat informasi mengenai kebijakan pemerintah daerah maupun pusat, serta sebagian besar berita pada kedua media daring tersebut memuat informasi mengenai cara pencegahan. Adapun sumber informasi yang dimuat di dalam artikel berita dari kedua media sebagian besar berasal dari institusi. Sementara jenis pesan yang paling banyak dimuat dalam artikel berita dari kedua media adalah pesan yang mengandung ancaman. Kedua media berbeda dalam penggunaan deskripsi bukti, dimana detik.com lebih sering menggunakan bentuk naratif (studi kasus), sedangkan kompas.com lebih sering menggunakan bentuk kombinasi antara angka, data statistik dan naratif. Media daring disarankan lebih banyak memuat pesan efikasi yang dapat membantu publik melewati situasi pandemi.

ABSTRACT
During the pandemic COVID 19, risk communication on the health related issues plays a central role to clear uncertainty amongst the public. Online news is one of the most accessible channels to disseminate information to the public about the current situation, as well as how to prevent and mitigate the disease. This study aimed to get the portrayals of risk communication in news articles about COVID 19 pandemic. Data for this study came from news articles published by detik.com and kompas.com in March and April 2020 using stratified proportional random sampling technique. Data were analyzed using content analysis method with descriptive quantitative approach in the communication studies. Based on 212 articles from detik.com and 166 articles from kompas.com, we found limited news regarding epidemiology information, disease characteristics, how to mitigate the disease, the non health effects of COVID-19, and criticism to governments policy. Almost half of the articles shared information about prevention. Both media mostly cited institution as the source of information, and mostly used threat as their main messages. Both media, however, differ in depicting the evidences, whereas detik.com mostly used narrative forms (i.e., study case), while kompas.com more frequently used the combination of numbers, statistical data, and narrative forms. Online news media should incorporate efficacy messages into their news articles during this pandemic situation."
Depok: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anggita Septia Pradipta
"Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui komunikasi layanan pra dan pasca penjualan pada Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) di sebuah online marketplace, yaitu Bukalapak, yang menggunakan paradigma post-positivisme. Dalam Smith (2002) dikatakan dalam melakukan komunikasi persuasi, salah satu teknik paling menarik adalah dengan mengadakan peristiwa khusus. Harbolnas, sebagai salah satu cara dari online marketplace untuk melakukan komunikasi promosi melalui promo dan diskon besar-besaran dalam rentang waktu tertentu. Melonjaknya angka konsumen yang melakukan transaksi pada saat Harbolnas, perlu persiapan rencana dan strategi yang matang dari sebuah online marketplace dengan memaksimalkan komunikasi layanan yang diberikan kepada konsumen.
Menurut Parasuraman (2005) dan Posselt dan Gerstner (2005), komunikasi layanan pra penjualan pada penelitian ini meliputi aspek dengan melihat situs dengan jelas dan mudah memberikan informasi atas kebutuhan yang dicari konsumen, tipe produk atau jasa tersedia, navigasi situs mudah dijelajahi, informasi terorganisir dengan baik, memudahkan transaksi dengan cepat, harga tertera tanpa ada biaya lain, tampilan produk atau jasa, terdapat alternatif kurir, waktu pengiriman dan informasi ongkos kirim, serta ada informasi stok. Masih menurut Parasuraman dan Posselt dan Gerstner (2005), komunikasi layanan pasca penjualan meliputi ketepatan waktu pengiriman, terdapat informasi posisi barang sampai terkirim, ketepatan waktu pengiriman produk, kesesuaian produk dengan informasi yang disampaikan, kemudahan menghubungi layanan konsumen, melindungi informasi mengenai kartu kredit dan informasi personal.
Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif sebagai sebuah evaluasi mendetil pada peristiwa khusus, yakni Harbolnas. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi layanan pra penjualan pada online marketplace telah sesuai yang dapat memberikan kepuasan pada konsumen. Akan tetapi pada komunikasi layanan pasca penjualan yang melibatkan pihak ketiga, dalam hal ini perusahaan jasa pengiriman, Hal ini perlu diperbaiki demi tercapainya tujuan bisnis mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.

This research was conducted to determine communication of pre and post sales service communication on the National Online Shopping Day (Harbolnas) in an online marketplace, namely Bukalapak, which uses the post-positivism paradigm. In Smith (2002) said in persuasive communication, one of the most interesting techniques is to hold special events. Harbolnas, as one way of online marketplace to promote through large-scale promotion and discounts within a certain time period. The numbers of consumers who make transactions during Harbolnas are growing so that online marketplace need to prepare the plan and strategy by maximizing communication services provided to consumers.
According to Parasuraman (2005) and Posselt and Gerstner (2005), pre-sales service in this study includes aspects of seeing the site clearly and easily providing information on consumers' needs, availability the types of products and services, easy site navigation, information is well organized, facilitate transactions quickly, prices are listed without any other costs, display of products or services, alternative couriers, delivery time and shipping costs information, as well as stock information. Still according to Parasuraman and Posselt and Gerstner (2005), post-sales service includes the timeliness of delivery, information on the position of goods, the timeliness of product delivery, product suitability as same as information provided in the site, easy to contact customer service, protecting information about credit cards and personal information.
The research was conducted with qualitative methods as a detailed evaluation on special events, namely Harbolnas. The results of the study show that pre-sales service communication in the online marketplace is appropriate which can provide satisfaction to consumers. However, in the post-sales service communication involving third parties, in this case the courier service company, this needs to be improved in order to achieve business objectives to get the maximum profit.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2018
T52324
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Metha Silvia Ningrum
"ABSTRAK
Penelitian ini membahas mengenai strukturasi dalam pemanfaatan media daring organisasi pemerintahan yang diuraikan melalui tiga ranah metafora tempat atau pusat strukturasi yaitu proses konsepsi, implementasi, dan penerimaan. Teori strukturasi adaptif digunakan untuk menunjukkah hubungan dinamis suatu rancangan teknologi dengan praktik-praktik organisasi, dimana suatu teknologi media daring organisasi yang biasa dapat diperuntukkan dengan cara yang berbeda dalam praktik-praktik organisasi. Penelitian dilakukan dengan menggunakan paradigma interpretif, pendekatan kualitatif, dan dengan strategi studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peruntukan media daring organisasi secara unfaithful melalui pelaksanaan fungsi pengawasan dan alat pemantauan pemimpin organisasi, dapat memunculkan kesetaraan dalam interaksinya dengan birokrasi di lingkungan organisasi. Kesimpulan yang diperoleh adalah bahwa potensi struktural dari suatu teknologi dapat membantu mengeliminasi masalah dalam proses organisasional, melalui pengambilan keputusan untuk melibatkan teknologi lebih jauh dalam menumbuhkan ketertiban organisasi.

ABSTRACT
This study discusses the structuration in the utilization of governmental organization online media described through the three domains of place metaphor or center of structuration, which namely the process of conception, implementation, and acceptance. The adaptive structuration theory is used to denote the dynamic relationship between technological design and organizational practices, when a usual online media technology could be intended appropriately in a different way in organizational practices. The study was conducted using an interpretive paradigm, a qualitative approach, and a case study strategy. Result of the study shows that the unfaithfully appropriations of online media organizations through the implementation of the supervisory function and monitoring tools of the organizations leaders, can create equality in their interaction with the bureaucracy in the organizational environment. The conclusion obtained is that the structural potential of a technology can help to eliminate problems in organizational processes, through decision making to involve technology further in growing organizational order.

"
2019
T52376
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bagus Sudarmanto
"Sepanjang tahun 2017 ketika berlangsung kontestasi politik di Indonesia, media sosial dibanjiri konten ujaran berbahaya yang memantik kekerasan. Fenomena kekerasan di ruang maya dan ruang nyata itu merupakan bentuk perilaku di luar struktur,norma, dan nilai-nilai umum yang disepakati bersama. Penelitian dalam perspektif kriminologis ini mengintegrasikan teori-teori TransisiRuang (Jaishankar,2008), Anomie (Durkheim, 1930 dan Merton,1968), Strukturasi (Giddens,1979,1984) dan Arkeologi/Genealogi (Foucault, 1972, 1974). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan metode kajian pustaka dan metode arkeologi - genealogi Foucault, untuk menjawab dua pertanyaan penelitian. Metode kajian pustaka dilakukan dengan menelusuri penelitian-penelitian tentang konsep dan teori anomie.Sedangkan metode arkeologi-genealogi Foucault untuk mengkaji diksi ujaran berbahaya di jejaring media sosial. Berlandaskan realitas perilaku pengguna mediasosial pada tahun 2017 itu, tujan integrasi teori untuk merekonseptualisasi anomie dari ruang  nyata ke ruang maya. Temuan bernilai kebaruan dalam penelitian ini adalah  bahwa perilaku mengunggah ujaran berbahaya di ruang maya merupakan bentuk penyimpangan yang disebut sibernomik, dan kondisi dibanjirinya media sosial dengan berbagai ujaran berbahaya disebut sebagai sibernomie. Selanjutnya ditemukan pula bahwa terdapat faktor kontekstualitas yang menyebabkan sibernomik dapat memantik tindakan persekusi dan nonpersekusi.

Throughout 2017 when political contestation took place in Indonesia, social media was overflowed with harmful discourse content that ignited violence. The phenomenon of violence in cyberspace and physical space is a form of behavior outside the structure, norms, and general values that are mutually agreed upon.Current research in this criminological perspective integrates theories of Space Transition (Jaishankar,2008), Anomie (Durkheim,1930 and Merton,1968), Structuration (Giddens,1979,1984) and Archeology/Genealogy (Foucault, 1972, 1974). Current research is a  qualitative study utilizing literature review method and archeology-genealogy method of Foucault, to answer two research questions. The literature study method is carried out by tracing research on anomie concepts and theories.Where as Foucault's archeology-genealogy method to study the diction of harmful discourse on social media. Based on the reality of the behavior of social media users in 2017,the integration of theory is to conceptualize anomie from physical space to cyberspace. The novelty of this research is that the behavior of uploading harmful discourses in cyberspace is a form of deviance called cybernomic, and the social media over flowing of various harmful discourse is referred to as cybernomie. Further more, current research also found that there are contextual factors that cause cybernomic to trigger both persecution and non-persecution actions.
"
Depok: Universitas Indonesia, 2020
D2733
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>