Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 156 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Shinta Mustikarini
"Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui bagaimana proses pembentukan loyalitas terhadap merek melalui kepuasan terhadap layanan Bank, disamping itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui kecenderungan jenis loyalitas terhadap merek yang dibentuk oleh kepuasan terhadap layanan Bank. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan studi kasus di Bank bjb dengan menggunakan kerangka pemikiran tingkatan piramida loyalitas dan kepuasan terhadap atribut produk, pelayanan dan pembelian suatu Bank. Temuan pertama: Pembentukan Loyalitas terhadap merek dibentuk oleh personal selling dalam menciptakan komitmen terhadap merek Bank, sementara faktor yang mempengaruhi nasabah terhadap kepuasan adalah Tingkat suku bunga, biaya administrasi yang rendah, persyaratan yang mudah dan Hadiah langsung. Dari segi pelayanan pelayanan yang personal, cepat, ramah, akurat, fasilitas pendukung menjadi pertimbangan sementara dari segi pembelian atau pemilihan Bank maka kredibilitas, rekomendasi dan suku bunga menjadi faktor utama. Temuan Kedua: Loyalitas terhadap merek yang timbul adalah pada tingkatan 'liking the product' dan 'commited buyer'. Penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pemasar aga lebih mengembangkan personal selling dalam menciptakan komitmen, untuk lebih lanjut dapat dilakukan untuk mendalami Personal Selling dalam membentuk loyalitas dan pembentukan komitmen nasabah khususnya bagi Industri Jasa Bank.

This reaserch purpose is to knowing how a loyalty process through Bank services satisfaction and to knowing the level of its loyalty that has been formed by satiscaftion to Bank services. Using Qualitative method, case study and using pyramid of loyalty level and also satisfaction to product, services and buying attributes. First finding : Loyalty forming process to Brand is formed by Personal Selling in building a comitment, meanwhile satisfaction formed by Interest, low administration fee, easy term and condition and free gift. From services, personal services with quick, emphaty, accurate and facilities becoming a consideration meanwhile through buying attributes, credibility, recomendation becoming the main factor. Second findings: The level of loyalty is on liking the brand and commited buyer and those loyalties is formed by personal selling. This research could be a basis for other marketers to develop personal selling to form a commitement and loyalty. The next research could be more widening in Personal Seeling to form loyalty and to form a commitment especially for Banking Industry customer."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2012
T30368
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Inanda Karina Astari Fatma
"Visit Musi 2008 merupakan program baru yang digulirkan pemerinlah untuk mcningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Sumatera Selatan. Untuk melihat apakah progmm promosi Visit Musi 2008 mampu mencapai tujuan dan sasaran, maka penelitian ini mengangkat permasalahan mengenai evaluasi alat komunikasi pemasaran produk jasa wisata baru terhadap pengambiian keputusan kimjungan wisatawan. Pendekatan yang digunakan yaitu dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif yang mengungkapkan realitas, berangkat dari acuan kerangka konseptual untuk diperlihatkan pada kcnyataan di lapangan. Alat komunikasi pemasaran Visit Musi 2008 yang paiing menyentuh aspek konatif wisatawan dalam pengambilan keputusan kunjungan wisata ke Sumatera Selatan adalah .sales promotion atau promosi penjualan.

Visit Musi 2008 is a new govcmmcnt’s program in order to raise the number of foreign visitors to South Sumatera. To see of Visit Musi 2008 promotion program can bc reach its goals and targets, for this occasion, this research to adopt the evaluation of marketing communication tools of new tourism services product marketing toward the decision making of tourist's visit. The approach of this research using qualitative research in order to shown up the reality using the conseptual design to reveal the truth of existing reality. The most touching tourist Visit Musi 2008 communication tools on the conatif aspect of decision making for tourist’s visit to South Sumatera is sales promotion."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2009
T34252
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Handyta Nusansari Putri
"ABSTRAK
Persaingan industri perawatan dan kecantikan kulit saat ini sangat ketat terutama
di kota besar seperti Jakarta dengan banyaknya skin care clinic center yang ada,
sehingga klinik-klinik tersebut tidak dapat hanya mengandalkan keunggulan fitur
dan manfaat fungsional lagi saja agar dapat memiliki citra (image) positif di mata
konsumen. Maka penelitian ini ingin mengetahui apa saja yang mempengaruhi
terbentuknya Brand Image terutama oleh aspek tak berwujud (intangible) suatu
merek seperti faktor-faktor demografi yang meliputi variabel Usia, Pengeluaran
per bulan, Jenjang Pendidikan, dan Status Pekerjaan, serta variabel Experiential
Marketing dan variabel Word-of-Mouth (WoM). Analisa penelitian dengan 69
responden menggunakan regresi berganda dengan hasil responden dengan jenjang
pendidikan sarjana memiliki tingkat persepsi lebih tinggi terhadap Brand Image
dibandingkan dengan responden dengan jenjang pendidikan pascasarjana, serta
variabel Experiential Marketing dan variabel Word-of-Mouth (WoM) yang
dialami memiliki pengaruh persepsi responden terhadap Brand Image.

ABSTRACT
Competition and beauty skin care industry is very tight, especially in big cities
like Jakarta with many skin care center clinic there, so that clinics can not just rely
on the superior features and benefits of functional again just to be able to have the
image on the positive eyes of the consumer. So this study wanted to find out what
influences the formation of Brand Image primarily by intangible aspects of a
brand such as demographic factors, including age variable, expenditure per
month, education level, and job status, as well as variable Experiential Marketing
and variable Word-of-Mouth (WoM). Analysis of the study with 69 respondents
using multiple regression with the results of respondents with graduate education
had a higher level of perception of the brand image compared to respondents with
graduate education, as well as variable variables Experiential Marketing and
Word-of-Mouth (WoM) has experienced the influence of perception respondents
to the Brand Image."
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2013
T35387
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dito Wicaksono
"ABSTRAK
Penelitian ini berusaha untuk memahami secara mendalam bagaimana proses
pengambilan keputusan konsumen remaja terhadap produk-produk berteknologi
tinggi (gadget). Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif
dengan menggunakan pendekatan etnometodologi. Dari hasil penelitian peneliti
menemukan realitas bahwa pembentukan perilaku pengambilan keputusan
konsumen dalam memilih produk-produk berteknologi tinggi (gadget) diawali
oleh adanya suatu kebutuhan yang belum terpenuhi. Kebutuhan yang belum
terpenuhi ini dapat menimbulkan ketegangan: keinginan dan pemenuhan.
Kebutuhan yang belum terpenuhi ini berasal dari konsep diri dan atau gaya hidup
dari remaja yang terbentuk berdasarkan faktor-faktor internal maupun eksternal
yang mempengaruhinya. Adapun faktor-faktor internal yang berpengaruh di
antaranya adalah motivasi, kepribadian, persepsi, serta pembelajaran. Sedangkan
faktor eksternal yang berpengaruh adalah budaya, keluarga, status sosial,
demografi, serta teman sebaya. Kebutuhan ini nantinya oleh remaja akan
diupayakan segera mungkin untuk dipenuhi dengan tahapan pencarian informasi,
evaluasi alternatif, kepemilihan tempat dan pembelian, serta perilaku pasca
pembelian.

ABSTRACT
This research tries to understand about the decision making process of adolescent
consumer for the Purchasing of Hi-Tech Product (gadget). This research uses
qualitative method with etnomethodological approach. Researcher found the
reality that the establishment of consumer decision-making behavior in choosing
high-tech products (gadgets) preceded by the presence of an unmet needed. An
unmet needs can lead to a tension: the desire and fulfillment. The unmet need is
derived from the concept of self and or lifestyle of teenagers, formed by internal
and external factors that influence it. The internal factors include the influence of
motivation, personality, perception, and learning. While external factors are
cultural, family, social status, demography, and peers. This needs will be pursued
later by adolescents may be filled with information search phase, evaluation of
alternatives, selection of place and purchase, and post-purchase behavior."
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2013
T35116
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Niken Fabiola, aauthor
"ABSTRAK
Tesis ini membahas analisa keberhasilan atau hasil dari strategi pada tingkatan
bisnis yang dilakukan oleh perusahaan korporasi media yang diambil setelah
disesuaikan dengan kondisi dimana perusahaan berada pada struktur pasar.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan metode
deskriptif dan menggunakan teknis analisis naratif. Hasil penelitian strategi paket
iklan bundling yang dirasa sebagai turunan strategi konvergensi media, dengan
menjual paket iklan lintas media dalam jangka pendek memang menguntungkan
namun dalam jangka panjang tidak menguntungkan karena akan merugikan salah
satu media. Strategi jangka panjang padahal dibutuhkan untuk bertahan dalam
kondisi pasar persaingan sempurna dan agar tetap menjadi “market leader”.
Sehingga dihasilkan rekomendasi bentuk strategi paket iklan bundling yang lebih
sesuai dengan strategi konvergensi.

ABSTRACT
This thesis discusses the analysis of the success or outcome of the strategy at the
level of business done by the company in the corporate media taken after
adjusting to the conditions in which the company is in the market structure. This
study uses a qualitative approach with descriptive methods and technical TODD
narrative analysis. The results advertising package bundling strategy is perceived
as an instance of media convergence strategy, to sell cross-media advertising
packages are beneficial in the short term but in the long run is not beneficial
because it would harm one of the media. Whereas long-term strategy is needed to
survive in conditions of perfect competition and in order to remain a "market
leader". So that the resulting recommendation form advertising package bundling
strategy is more in line with the strategy of convergence."
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2013
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Andrew Ariobimo
"ABSTRAK
Penelitian ini membahas strategi komunikasi persuasi yang dilakukan oleh sales
force Honda, yaitu sales lapangan dan sales counter serta mereka memaknai
proses komunikasi persuasi dalam pemasaran. Penelitian ini menggunakan
metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menyimpulkan
bahwa pada dasarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara sales lapangan
dan sales counter. Hasil penelitian menunjukan bahwa informan tidak hanya
mengandalkan strategi komunikasi verbal namun juga non verbal. Selain itu,
adanya hubungan pengaruh antara kehidupan keseharian dan kemampuan
komunikasi persuasi sales. Perbedaan yang utama hanya pada ruang atau tempat
kerja. Hasil wawancara dengan customer secara keseluruhan memberikan
penilaian yang positif terhadap cara komunikasi persuasi kedua informan. Kedua
customer merasakan kepuasan terhadap alur proses komunikasi persuasi pada dari
proses awal/pendekatan hingga closing atau terjadinya transaksi pembelian,
termasuk pelayanan sesudah pembelian.

ABSTRACT
This research explains the persuasive communication strategies made by Honda's
sales force, the sales pitch and sales counter and they make sense of the process of
persuasion in marketing communications. This study uses a qualitative case study
approach. This study concludes that there is basically no significant difference
between the sales pitch and sales counter. The results showed that the informant
did not just rely on verbal communication strategies but also non-verbal. In
addition, the influence of the relationship between daily life and communication
skills of persuasion sales. The main difference is only in the room or workplace.
The results of interviews with customers for an overall positive assessment of the
way of persuasion communications both informants. Both customer satisfaction to
the persuasion process flow communication at the beginning of the process /
approach to closing purchase transaction or occurrence, including service after the
purchase."
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2013
T35115
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Meilisa Rahmadani
"Tesis ini dilatarbelakangi oleh sengitnya persaingan kosmetik di Indonesia, sehingga hal ini membuat para pemilik brand harus pintar dalam membuat strategi pemasaran dalam memasarkan produknya. Tidak hanya melalui iklan, banyak cara produsen untuk memikat hati konsumennya salah satunya dengan event marketing. Pada penerapan event marketing banyak tersembunyi kepentingan pemasar yang dititipkan pada ajang yang diselenggarakan. Tujuan penelitian ini adalah membongkar pencitraan dan menunjukan mekanisme pencitraan berupa usaha simulasi yang dilakukan oleh suatu perusahaan produk kosmetik melalui komunikasi pemasarannya, yang bekerjasama dengan media massa. Penelitian ini menggunakan teori Jean Baudrillard mengenai hiperrealitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik analisis semiotika Roland Barthes. Hasil dari penelitian ini adalah terjadi pergeseran dari nilai tukar menjadi nilai symbol dan dalam ajang pemilihan putri Indonesia, terdapat hiperrealitas yang dibentuk oleh Mustika Ratu sesuai dengan tahapan simulakra.
The purpose of this thesis is to discuss the intense competition within the cosmetic industry in indonesia so as to understand the marketing strategies required to position their products outside of main stream comerical advertising. There are many products (producents) that use event marketing as a way to engage the consumer. In the implementation of the event marketing, there are many reasons hidden in every aspect of an event. This paper will reveal the branding and to show the various mechanisms and touch points used by cosmetic companys through their marketing strategies that are sinergised along with their use of the mass market. This research will use the jean baudrillard theory of hyperreality which together with the semiotic analytical technic of roland barthes, indicates that there is a shift from the exchange value to the symbol value. In the putri indonesia beauty peagent, there is a hyperreality that is shaped by mustika ratu that fits with the similarcr step process."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2015
T43758
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Octavita Dwi Yuliani
"Studi ini berangkat dari minimnya hasil proses sosialisasi yang menggunakan pendekatan komunikasi yang bersifat transaksional dalam mengubah perilaku sasaran. Dengan tujuan mengetahui pemaknaan Ibu sebagai peserta sosialisasi pencegahan penyalahgunaan bahan berbahaya pada pangan, serta faktor yang pembentuk makna tersebut, penelitian dengan menggunakan pendekatan komunikasi sebagai proses produksi dan pertukaran makna, dilakukan.
Penelitian ini menelusuri penerimaan pesan dengan teori Audience Reception, menurut Stuart Hall dan teori perkembangan kognitif sosial menurut Vygotsky. Oleh karena penerima pesan adalah pengguna sebagai konsumen pangan, faktor yang memengaruhi perilaku konsumen dapat membentuk kondisi penerimaan pesan.
Berdasarkan kompleksnya pemaknaan pesan, melalui studi fenomenologi dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, didapatkan 3 posisi penerimaan pesan : Dominant-hegemoni, Negotiable, dan Opposition. Sedangkan faktor yang diduga membentuk penerimaan pesan dengan pada unit analisis, adalah faktor budaya dan sosial.

This study departs from the lack of results of the socialization process that uses transactional approach in changing the target behavior. In order to determine how mother to interpret message of misuse hazardous substances in food as a socialization participant, as well as the factors that shape the meaning, this study used a different approach, namely communication as a process of production and exchange of meaning.
The research used the Audience Reception Theory developed by Stuart Hall, supported by other theory from Vygotsky called, Social Development Theory through interaction and discussion with the social group. Therefore, the message recipient is the user, the factors that influence consumer behavior can create conditions receiving messages.
Based on the complexity of the meaning of the message , through a phenomenological study with data collection through interviews , obtained 3 position receiving messages: Dominant - hegemony, Negotiable, and the Opposition . While the factors that allegedly form the receipt of the message by the unit of analysis, is the cultural and social factors.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2015
T44953
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Simatupang, Idayu Kristina
"[ABSTRAK
Studi ini berangkat dari keadaan dunia yang diwarnai oleh massifnya perkembangan
teknologi informasi dan komunikasi. Perkembangan teknologi berimplikasi pada dua
perilaku generasi konsumen yaitu generasi Digital Natives (DN) dan Digital
Immigrants (DI), suatu generasi yang sering mengalami kecemasan terhadap
teknologi, dikenal sebagai technology anxiety. Studi ini melihat bagaimana dua
generasi konsumen yang berbeda dalam proses memutuskan membeli produk
berbasis teknologi tinggi / high technology seperti smartphone, khususnya untuk
menggali proses komunikasi serta mengatasi technology anxiety. Berlandaskan
paradigma post-positivistik dengan pendekatan kualitatif, studi ini menghasilkan
temuan bahwa DI mengatasi kecemasan dan membeli high tech melalui proses
komunikasi dengan kelompok, sedangkan DN tidak memiliki kecemasan serta
cenderung melakukan proses komunikasi dengan dunia virtual sebelum membeli.

ABSTRACT
This research inspired by picture of a world whose full of information technology and
communications. Development of information technology and communications have
impact for the two generations of consumer behavior, namely the generation of
Digital Natives and Digital Immigrants, a generation that experience technology
anxiety. This research?s aim is digging about how two different generations of
consumers in the process of deciding to buy a high tech product, smartphones, in
particular to explore the communication process and how to overcome technology
anxiety. Based on the paradigm of post-positivistic with a qualitative approach, this
research found that the DI overcome anxiety and buy high-tech through the
communication process with the group, while the DN does not have anxiety and tend
to make the process of communication with the virtual world before buying., This research inspired by picture of a world whose full of information technology and
communications. Development of information technology and communications have
impact for the two generations of consumer behavior, namely the generation of
Digital Natives and Digital Immigrants, a generation that experience technology
anxiety. This research’s aim is digging about how two different generations of
consumers in the process of deciding to buy a high tech product, smartphones, in
particular to explore the communication process and how to overcome technology
anxiety. Based on the paradigm of post-positivistic with a qualitative approach, this
research found that the DI overcome anxiety and buy high-tech through the
communication process with the group, while the DN does not have anxiety and tend
to make the process of communication with the virtual world before buying.]"
2015
T44940
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Annisyu Mafa Sofura
"Sebagai bentuk pelaksanaan fungsi komunikasi publik, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turut memanfaatkan media sosial sebagai salah satu sarana utama komunikasi publik, termasuk Twitter. Dalam menyajikan konten media sosial, Kementerian PUPR kerap memanfaatkan isu atau fenomena yang sedang populer atau disebut sebagai strategi riding the wave agar tetap mengikuti perkembangan di ruang percakapan, termasuk dalam konten edukasi melalui akun Twitter @KemenPU. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor yang terdapat dalam rute periferal maupun rute sentral dalam pemrosesan pesan, seperti kredibilitas, daya tarik, tampilan visual, maupun kualitas argumen terhadap sikap yang kemudian berlanjut pada intensi keterlibatan sebagai bentuk penerimaan pesan konten edukasi Twitter @KemenPU. Dengan menggunakan analisis kuantitatif, data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari hasil survei secara daring terhadap 138 responden yang merupakan pengguna aktif Twitter dan pernah melihat konten edukasi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan strategi riding the wave dalam penyajian konten edukasi oleh akun Twitter Kementerian PUPR didapatkan berhasil memperluas jangkauan konten mereka. Selanjutnya, baik rute sentral maupun rute periferal berpengaruh positif terhadap sikap maupun intensi keterlibatan audiens. Namun, pada rute periferal hanya kredibilitas sumber informasi yang mampu mempengaruhi sikap. Sedangkan, daya tarik sumber informasi dan tampilan visual tidak berpengaruh secara positif. Pemilihan platform media sosial, karakteristik audiens, motivasi penggunaan media sosial, serta konteks pesan yang disampaikan menjadi faktor penting dalam penerimaan pesan. Dengan demikian, Kementerian PUPR perlu menyusun strategi yang sesuai dengan target audiens dan objektif penyampaian pesan agar pesan dapat tersampaikan secara efektif.

As a form of implementing the public communication function, the Ministry of Public Works and Housing (PUPR) also utilizes social media as one of the main means of public communication, including Twitter. In presenting social media content, the PUPR Ministry often utilizes issues or phenomena that are currently popular or called riding the wave strategies to keep up of developments in the conversation space, including in their educational content through the Twitter account @KemenPU. This study aims to analyze the influence of factors contained in the peripheral route and the central route in message processing, such as source credibility, attractiveness, visual appearance, and argument quality on attitude changes which then continue to behavioral intentions as a form of message acceptance of educational contents Twitter @KemenPU. Using quantitative analysis, the data used in this study came from the results of an online survey of 138 respondents who are active Twitter users and have seen the educational content. The results showed that the utilization of the riding the wave strategy in presenting educational content by the Twitter account of the Ministry of PUPR was found to be successful in expanding the reach of their content. Using quantitative analysis, the data used in this study is derived from online survey results of 138 respondents who are active Twitter users and have seen the educational content. The results showed that the utilization of the riding the wave strategy in the presentation of educational content by the Ministry of PUPR's Twitter account was found to be successful in expanding the reach of their content. Furthermore, both the central route and the peripheral route have a positive effect on audience attitudes and engagement intentions. However, on the peripheral route, only the credibility of the information source is able to influence the attitude, while the attractiveness of the information source and visual appearance do not influence positively. The selection of social media platform, audience characteristics, motivation for using social media, and the context of the message conveyed are important factors in the reception of messages. Thus, the PUPR Ministry needs to develop strategies that match the target audience and the message delivery objectives so that the message can be delivered effectively."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>