"Pemilihan umum (Pemilu) merupakan sarana demokrasi yang langsung berhubungan dengan
rakyat. Di Indonesia, rakyat menggunakan hak pilihnya untuk memilih Kepala Daerah,
baik tingkat I maupun tingkat II, anggota dewan perwakilan rakyat daerah, baik
tingkat I maupun tingkat II, anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Anggota Dewan Perwakilan
Daerah, atau Presiden.
Dalam berbagai pelaksanaan Pemilu yang telah dilaksanakan, terdapat kendala dalam
proses penghitungan suara yang diwarnai dengan ketidakakuratan atau manipulasi suara.
Laporan ini mengungkapkan bagaimana penulis bergabung membantu Komisi Pemilihan
Umum dalam proses penghitungan suara pada Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden
pada tahun 2014. Bentuk karya yang dilakukan penulis adalah dengan membangun aplikasi
penghitungan suara (Situng). Aplikasi sudah digunakan dalam Pemilu Legislatip
dan Pemilu Presiden pada tahun 2014. Aplikasi telah terbukti dengan sukses membantu
Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia dalam melakukan publikasi hasil suara secara
transparant dan dalam proses penghitungan suara.
Election is a democratic event that directly involves voters participation. In Indonesia, theelection will vote for district legislatives, province legislatives, head of district, governor,parliaments members, or presidents.Ballot counting in an election has been a problem in Election in Indonesia. Innaccuracyand manipulation were the most chalenging problems to overcome. This report containsthe effort we did for applying information technology in Indonesia election in 2014.We developed applications for recapitulation and counting. The applications have beenused during Legislative and Presidential Election in 2014. The applications successfullyhelped the Indonesia Commission for Election in publishing vote results transparently and in vote counting."