Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 76 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Safril Burhan Isnain
"Berdasarkan APBN 2000-2012, kontribusi pajak dalam penerimaan negara meningkat dari 56,5% menjadi 78,8%, sehingga Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dituntut lebih optimal dalam menggali potensi pajak. KPP Madya Jakarta Pusat sebagai unit vertikal DJP berupaya mengoptimalkan penerimaan pajak yaitu dengan meningkatkan kepatuhan Wajib Pajak, dan meningkatkan produktivitas serta integritas aparat pajak. Modernisasi perpajakan sejak 2002 yaitu berfokus pada pelaksanaan good public governance dalam membangun kepercayaan masyarakat dan meningkatkan citra positif. Salah satu caranya dengan penilaian kinerja berbasis balanced scorecard.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa hampir seluruh aspek penilaian kinerja telah cukup baik dilaksanakan dan sesuai dengan pedoman serta literatur. Upaya perbaikan seperti sarana penilaian kinerja dan penyesuaian standar kinerja merupakan saran yang bisa ditindaklanjuti dalam penilaian kinerja yang lebih baik kedepannya.

Based on the APBN for the 2000-2012 period, the tax contribution to Indonesia revenue had increased from 56,5% to 78,8%. Therefore, the Directorate General of Taxes (DGT) need to explore the potential of taxes revenue more optimally. KPP Madya Jakarta Pusat as the vertical unit of DGT, is trying to increase the tax revenue by improve the compliance of tax payer, increasing the productivity and improving the integrity of the employees. Indonesia tax reform, that was held since 2002, is exclusively aimed on the implementation of Good Public Governance to gain more on public trust and get the public confidence to the institution. One of the strategic to achieve the goal is the balance scorecard-based performance assessment.
The conclusion of this research is that all of the performance assessment aspect mostly has been implemented properly, according to the guidelines and the literature. The author suggests that DGT, need to make some adjustment about the performance assessment tools and standard in order to implement balanced scorecard more effective.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S53884
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Intan Maria
"Laporan magang ini bertujuan mengevaluasi audit atas akun kas dan setara kas Z Plantation, sebuah perusahaan kelapa sawit asal Malaysia, untuk periode 31 Desember 2019. Prosedur audit yang dilaksanakan berpedoman pada X Audit Guide, pedoman berbasis International Standards of Auditing (ISA) yang disusun oleh X Global Network. Proses audit dimulai dengan pemahaman dan perencanaan, lalu diikuti penilaian dan respons atas risiko, kemudian eksekusi prosedur, dan terakhir adalah pelaporan. Prosedur audit atas akun kas dan setara kas yang dilakukan dalam perikatan ini adalah pengujian pengedalian dan prosedur substantif. Pengujian pengendalian dilakukan atas kontrol penerimaan dan pembayaran kas. Sementara, prosedur substantif diantaranya penyusunan skedul utama, penghitungan kas tanpa pemberitahuan, tes rekonsiliasi bank, dan konfirmasi pihak ketiga. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, secara keseluruhan, akun kas dan setara kas Z Plantation telah disajikan dengan wajar dalam semua hal yang material.

This internship report is aimed to evaluate the audit of cash and cash equivalent of Z Plantation, a palm oil company from Malaysia, for the period 31 December 2019. The audit procedure was conducted based on X Audit Guide, a guideline based on International Standards of Auditing (ISA) that was made by X International Limited. The audit process started with understand and plan phase, then followed by risk assessment phase, then procedure execution phase, and lastly completion phase. The audit procedure for cash and cash equivalent done in this engagement are tests of controls and substantive procedures. Tests of controls was done on the control of cash receipt and payment. Meanwhile, among the substantive procedures are lead schedule, surprise cash count, test of bank reconciliation, and third-party confirmation. Based on the evaluation that has been conducted, overall, Z Plantation`s cash and cash equivalent account has been presented fairly in all material respects."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Thomas Henry
"Penulisan laporan magang ditujukan untuk mengevaluasi dan merefleksikan teknis pelaksanaan prosedur walk-through yang telah dilakukan pada salah satu transaksi pengeluaran kas di PT YYY oleh KAP XXX, yaitu salah satu big four kantor akuntan publik di Indonesia. Walk-through pada konteks audit merupakan suatu prosedur yang dilaksanakan untuk memahami alur transaksi dan pengendaliannya dalam sistem informasi entitas, yaitu dengan cara melacak suatu transaksi dari titik awal munculnya sampai akhirnya terefleksikan dilaporan keuangan. Dalam pelaksanaannya, prosedur walk-through dilakukan dengan menggunakan gabungan dari beberapa metode, seperti inquiry, inspeksi, dan reperformance. Untuk pengerjaannya, bagian yang dikerjakan adalah proses inspeksinya dengan mencocokan dan menghubungkan angka-angka dari dokumen hasil reperformance. Hasil evaluasi atas pelaksanaan prosedur walk-through menunjukkan satu perbedaan dengan teori dan standar-standar yang relevan, yaitu pada aspek pengawasan sesuai dengan standar audit nomor lima dari Public Company Accounting Oversight Board (PCAOB). Untuk aspek pengawasan, kekurangannya terjadi karena kondisinya rekan kerja yang bertanggung jawab untuk mengawasi terpisah dengan pelaksana. Dari segi non-teknis, pelaksanaannya terhambat karena adanya kekurangan pada arahan yang diberikan.

The purpose of this internship report is to evaluate and reflect on the walk-through procedure that had been carried out by KAP XXX, which is one of the big four accounting firms in Indonesia, for one of the cash disbursement transactions at PT YYY. In auditing, a walkthrough test refers to a procedure that is performed to acquire an understanding of transaction flows and its controls within the company`s information processing system. Technically, auditors trace a transaction from its origination until it is reflected in the company`s financial statements. There are several methodologies such as inquiry, inspection, and reperformance that can be combined to perform the walk-through procedure. During the internship, the inspection process was being executed through tying up balances recorded in the walk-through documents from reperformance. The results of the evaluation showed only one inconsistency between the actual walk-through procedure performed by KAP XXX and relevant theories and standards, specifically the monitoring aspect under Auditing Standard No. 5 of the Public Company Accounting Oversight Board (PCAOB). The inconsistency occurred because the supervisor got separated with the intern. Meanwhile, a lack of instructions given from the supervisor inhibited the inspection process."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Kintan Imanda Sabilina
"ABSTRAK
Laporan magang ini menjelaskan tetang mekanisme dan perlakuan akuntansi atas
transaksi perkebunan plasma pada PT ALA Tbk. Perkebunan plasma merupakan
bentuk kerja sama antara perusahaan dengan masyarakat sekitar perkebunan
sebagai bentuk tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR).
PT ALA Tbk menjalankan mekanisme perkebunan plasma melalui salah satu anak
perusahaannya, yaitu PT CAN. PT CAN menerapkan pola Perusahaan Inti Rakyat-Kredit Koperasi Primer untuk Anggota (PIR-KKPA) dalam menjalankan
kemitraannya dengan masyarakat. Laporan magang ini juga akan membahas
perlakuan akuntansi terhadap perkebunan plasma berdasarkan PSAK 16 dan PSAK
55.

ABSTRACT
This internship report explains the mechanism and accounting treatment of plasma
plantation transactions at PT ALA Tbk. Plasma plantations are a form of
cooperation between companies and communities around plantations as a form of
Corporate Social Responsibility (CSR). PT ALA Tbk operates a plasma plantation
mechanism through one of its subsidiaries, PT CAN. PT CAN applies the pattern
of the Perusahaan Inti Rakyat-Kredit Koperasi Primer untuk Anggota (PIRKKPA)
in carrying out its partnership with the community. This internship report
will also discuss the accounting treatment of plasma plantations under PSAK 16
and PSAK 55."
2019
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nasution, Muhammad Iman
"ABSTRAK
Laporan magang ini membahas tentang proses audit test of control pada account receivable aging and allowance dari system pendapatan yang dilakukan oleh KAP SUT pada periode akhir 31 December 2018. Proses audit yang dibahas pada laporang magang ini dibatasi pada tahap test of control. Pengujian yang dilakukan auditor adalah menghitung dan mencocokkan ulang dokumen terkait yang dikerjakan oleh PT SME. Hal ini bertujuan untuk membuktikan bahwa procedure internal control yang diterapkap PT SME telah sesuai dengan procedure yang dijalankan oleh tim auditor. Dari hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa tim audit tidak menemukan adanya perbedaan yang signifikan terhadap jumlah yang dilakukan oleh client dengan auditor.

ABSTRACT
This internship report discuss about the audit test of control process on account receivable aging and allowance from the revenue system carried out by the SUT KAP in the final period of December 31, 2018. The audit process discussed in this internship report is limited to test of control stage only. The test conducted by the auditor is to calculate and reconcile related documents that prepared by PT SME. This aims to prove that the procedure internal control implemented by PT SME is in accordance with the procedures that applied by the auditor team. From the results of the analysis, it can be concluded that the audit team did not find any significant differences in the amount carried out by the client with the auditor."
2019
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Novia Hasna Indrianti
"ABSTRAK
Laporan ini membahas proses desain ulang atas sistem manajemen kas S Group, dari analisis atas praktik saat ini, identifikasi risiko, hingga rekomendasi proses baru. Praktik manajemen kas S Group saat ini dinilai kurang, memungkinkan timbulnya risiko seperti risiko laporan keuangan dan risiko fraud. Untuk mengatasi risiko-risiko tersebut, proses baru direkomendasikan dalam bentuk SOP dan flowchart.

ABSTRACT
This report discusses the redesigning process of S Groups cash management system, from performing analysis on the current practice, identifying risks, to proposing new process recommendations. The current practice is considered insufficient that risks such as financial statement risk and fraud risk may occur. To address those risks, new process is recommended in the form of SOP and flowcharts."
2019
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Akbar Suraji Budianto
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perlakuan akuntansi PT Bank XYZ Tbk. pada instrumen keuangan yang tercatat pada laporan keuangan perusahaan. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui perbedaan dan mengevaluasi dampak yang ditimbulkan oleh penerapan PSAK 71 mengenai Instrumen Keuangan, serta memberi masukan kepada industri perbankan dan regulator untuk mengatasi masalah-masalah tersebut kelak. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus. Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa (1) Penerapan PSAK 71 mengenai Instrumen Keuangan membutuhkan persiapan yang memadai dan partisipasi seluruh stakeholder demi kelancaran penerapan standar tersebut, (2) model baru penurunan nilai expected loss mempengaruhi perhitungan CKPN, yang menurunkan pendapatan dan rasio permodalan (CAR) Bank, dan (3) perlunya kesiapan infrastruktur, penyelenggarakan pelatihan dan workshop, identifikasi dampak, pengembangan sistem, dan partisipasi dalam penyusunan regulasi industri perbankan untuk mempermudah penerapan standar tersebut.

This study aims to determine and analyze the accounting treatment of PT Bank XYZ Tbk. on financial instruments recorded on the company's financial statements. This study also aims to determine the differences and discuss the impacts of the application of PSAK 71 on Financial Instruments, and provide input to the banking industry and regulators to address these issues in the future. This research uses a qualitative approach with case study method. This study results conclude, that: (1) The application of PSAK 71 on Financial Instruments requires adequate preparation and participation of all stakeholders, (2) The new expected loss impairment model affects the calculation of CKPN, which decreases the Bank's revenue and capital adequacy ratio (CAR), and (3) the need of infrastructure readiness, organizing training and workshops, impact identification, system development, and participation in banking industry regulation are critical to ease the standards implementation."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2017
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Gita Swasti Pangestuning Ruum
"ABSTRAK
Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE) menyebutkan penyelenggara sistem elektronik untuk pelayanan dan non-pelayanan publik harus memiliki sertifikat elektronik. Sertifikat elektronik adalah sertifikat yang bersifat elektronik yang memuat tanda tangan elektronik dan identitas yang menunjukkan status subjek hukum para pihak dalam Transaksi Elektronik yang dikeluarkan oleh penyelenggara sertifikasi elektronik. Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) merupakan unit kerja di Badan Siber dan Sandi Negara yang memiliki tugas melaksanakan pemberian pelayanan penerbitan dan pengelolaan sertifikat elektronik.
Salah satu Indikator Sasaran Kegiatan BSrE adalah Persentase pemenuhan permintaan sertifikat elektronik. Berdasarkan data Laporan Kinerja BSrE tahun 2017 dan 2018, diketahui bahwa BSrE belum dapat memenuhi target dari indikator pemenuhan layanan sertifikasi elektronik dengan capaian nilai 87,50% pada tahun 2017 dan 93,90% pada tahun 2018 dengan target 100%. Hal ini berpengaruh pada IKU organisasi sebagai penentu ukuran keberhasilan sasaran strategis organisasi sehingga perlu adanya evaluasi kinerja organisasi. Dari hasil analisis menggunakan model 4P (People, Processes, Products/ Technology, dan Partners/ Suppliers) yang didefinisikan pada ITIL, salah satu instrumen kebijakan yang belum tersedia adalah dokumen Service Level Agreeement (SLA). Penelitian ini merupakan mixed method research dengan desain concurrent embedded atau campuran tidak berimbang dan kategori studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, studi dokumen, wawancara terhadap pejabat, pengelola layanan TI, serta perwakilan pengguna layanan. Hasil kesepakatan berupa dokumen SLA layanan BSrE. Dari penelitian ini diperoleh dokumen SLA layanan TI sesuai kondisi BSrE yang dapat membantu pencapaian Indikator Sasaran Kegiatan dan mendukung pencapaian Rencana Strategis BSSN.

ABSTRACT
Government Regulation Number 82 of 2012 concerning the Implementation of Electronic Systems and Electronic Transactions which states that the electronic system operators for ministries and non-ministries must have digital certificates. Digital certificates are certificates that show digital signatures and identities that indicate the status of legal subjects in Electronic Transactions issued by certificate authority. The Digital Certificate Office is a work unit in the National Cyber and Crypto Agency.
Government Regulation Number 82 of 2012 concerning the Implementation of Electronic Systems and Electronic Transactions which states that the electronic system operators for ministries and non-ministries must have digital certificates. Digital certificates are certificates that show digital signatures and identities that indicate the status of legal subjects in Electronic Transactions issued by certificate authority. The Digital Certificate Office is a work unit in the National Cyber and Crypto Agency."
2019
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Calvin Diva Aditya
"Laporan magang ini menjelaskan evaluasi proses audit yang dilakukan KAP ABC atas akun pendapatan PT XYZ untuk laporan keuangan yang berakhir pada 31 December 2019. PT XYZ adalah salah satu perusahaan yang beroperasi dalam bidang pertambangan dengan menyediakan jasa survei dan konsultasi manajemen untuk perusahaan tambang. Kebijakan akuntansi atas pendapatan yang diterapkan oleh PT XYZ mengacu pada PSAK 23 mengenai Pendapatan. Laporan magang akan mengevaluasi prosedur substantif yang dilaksanakan dalam tahap execute. KAP ABC menjalankan prosedur audit yang terdiri atas penyusunan lead schedule, pemahaman dan evaluasi atas kebijakan akuntansi, pengujian transaksi pendapatan dari jasa yang dilakukan, pengujian pisah batas atas piutang usaha, dan verifikasi atas penyajian dan pengungkapan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan prosedur audit yang dilaksanakan oleh KAP ABC dan Standar Audit maupun teori yang berlaku. Hasil dari evaluasi menunjukkan bahwa prosedur audit yang dilaksanakan oleh KAP ABC, secara garis besar, telah sesuai dengan prosedur audit yang disyaratkan oleh Standar Audit. Laporan magang ini juga membahas hasil refleksi diri penulis atas beberapa pengalaman yang terjadi selama melakukan magang.

This internship report explains the evaluation of the audit process conducted by KAP ABC on PT XYZ`s revenue for the financial statements ended 31 December 2019. PT XYZ is one of the companies operating in the mining sector by providing survey services and
management consultancy to mining companies. The accounting policy regarding the revenue implemented by PT XYZ refers to PSAK 23 about Revenue. The internship report will evaluate the substantive procedures carried out in the execute stage. KAP ABC conducts audit procedures consisting of the preparation of lead schedules, understanding and
evaluation of accounting policies, testing of revenue transactions from services rendered, cutoff testing on accounts receivable, and verification of presentation and disclosure. Evaluation is done by comparing the audit procedures carried out by KAP ABC and Audit Standards as well as applicable theories. The results of the evaluation show that the audit procedures carried out by KAP ABC, in general, are in accordance with the audit procedures required by the Audit Standards. This internship report also discusses the results of the author`s self reflection on some of the experiences that occurred during the internship.
"
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8   >>