Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 54 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Franxis Erika Murtiasari
"Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat kompetisi terhadap pengambilan risiko perbankan di Indonesia periode 2007-2011. Penelitian dilakukan terhadap 103 bank yang secara aktif menjalankan usahanya secara penuh dan terdaftar dalam Direktori Perbankan Indonesia selama periode 2007-2011. Metodologi penelitian menggunakan pengujian regresi data panel dengan variabel dependen pengambilan risiko perbankan dan variabel independen pengambilan risiko perbankan periode sebelumnya, tingkat kompetisi, loans ratio, pangsa pasar, profitabilitas, pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) riil baik periode yang bersangkutan maupun periode sebelumnya.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat kompetisi terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap pengambilan risiko perbankan di Indonesia. Profil risiko perbankan Indonesia menunjukkan bahwa rasio NPL telah memenuhi standar Bank Indonesia < 5%. Dari penelitian ini ditemukan bahwa struktur pasar perbankan di Indonesia pada tahun 2007-2011 merupakan struktur pasar oligopoli. Ketiga pendekatan yang digunakan untuk melakukan pengukuran adalah Concentration Ratio 5, Herfindahl Hirschmann Index (HHI), dan Panzar Rosse.
Melalui hasil yang diperoleh, disarankan kepada para praktisi perbankan untuk semakin menguatkan posisinya di dalam pasar sehingga tetap dapat menunjukkan kinerja yang optimal di tengah dinamika dunia perbankan Indonesia. Bagi regulator disarankan untuk lebih mengawasi persaingan usaha di industri perbankan, agar praktik persaingan tidak sehat dapat dihindarkan.

This research aims to determine the impact of competition on bank risk-taking in Indonesia. The study was conducted on 103 banks that are active in business and fully registered in Indonesian Banking Directory during 2007-2011. Research methodology used is panel data regression with bank risk-taking as dependent variable, and bank risk-taking prior period, the level of competition, loans ratio, market share, profitability, and annual growth in Gross Domestic Product as independent variables.
This study concludes, the level of competition proved to significantly affect the banks risk-taking in Indonesia. Indonesian banking risk profile indicates that the NPL ratio has met the standard of the Bank Indonesia. From this study, it was found that the structure of the banking market in Indonesia in tends to reflect an oligopoly market structure. The measurements of market structure are Concentration Ratio 5, Herfindahl Hirschmann Index, and Panzar Rosse.
Through the results obtained, it is suggested to banks to further strengthen its position in the market so it remains showing optimum performance in the dynamic world of Indonesian banking. Advise for regulators is to better supervise competition in banking industry, so that the practice of unfair competition can be avoided and the risk can be maintained.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
S52828
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Adhel Rusd
"Dalam hubungan keagenan seringkali terdapat konflik antara pemilik dengan manajemen puncak, dikarenakan tidak sejalannya kepentingan masing-masing pihak. Salah satu cara untuk meminimalisir dampak negatif tersebut yaitu pemegang saham memilih komisaris untuk mengawasi aktivitas manajemen puncak sehingga tujuan perusahaan bisa tercapai, serta menyesuaikan sistem kompensasi dengan memberikan kebijakan kepemilikan saham. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat kepemilikian saham bank oleh manajemen puncak dan komisaris terhadap profitabilitas bank yang diukur oleh rasio Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE). Dengan menggunakan sampel bank umum yang terdaftar di BEI periode 2006-2011, studi ini menemukan bahwa tingkat kepemilikan manajemen puncak tidak berpengaruh secara signifikan terhadap profitabilitas. Penemuan lainnya menunjukkan bahwa kepemilikan komisaris berpengaruh positif terhadap profitabilitas.

Agency relationship between owner and agent may involves agency problem. To minimize the problem, owner can appoint board of commissioners to monitor manager's activities so that they can achieve company's objective together. This study analyzes the impact of top management and commissioner bank's stock ownership level on bank's profitability measured by Return on Assets (ROA) and Return on Equity (ROE) ratio. Using listed public banks in IDX during 2006-2011 as a sample, the result of this study shows that the level of top management ownership does not have any significant impact on bank's profitability. The other finding shows that the level of commissioner ownership has a positive impact on bank?s profitability."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
S45619
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Irfan Adhityo Dinutistomo
"Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek dari penyaluran kredit kepada UMKM terhadap efisiensi bank yang ada di Indonesia. Penelitian ini menggunakan sampel sejumlah 35 bank umum di Indonesia selama periode observasi 2014 hingga 2018. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan stochastic frontier approach dalam mengestimasikan cost efficiency bank dengan menggunakan model yang dikembangkan oleh Batesse dan Coelli (1995). Peneliti juga menganalisis efek profitabilitas, kapabilitas manajemen, tingkat kecukupan modal, serta faktor regional banks terhadap efisiensi bank.
Dari hasil penelitian ini, ditemukan pengaruh positif yang signifikan antara proporsi kredit UMKM dengan efisiensi bank. Selain itu, peneliti juga menemukan efek negatif yang bersifat signifikan antara profitabilitas dengan efisiensi bank. Kemudian, tingkat kecukupan modal terbukti memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap efisiensi bank.

This study examines how MSME lending affects the efficiency of banks in Indonesia by employing a stochastic frontier approach using Batesse and Coelli (1995)s cost efficiency model. This study uses a sample of 35 commercial banks in Indonesia from 2014 to 2018. This study also analyzes the effects of profitability, management capabilities, capital adequacy levels, and regional bank as control variables on bank efficiency.
The result of this study shows a significant and positive impact of MSME lendings proportion on bank efficiency. We also found a significant negative effect of profitability on bank efficiency while the level of capital adequacy is proven to have a significant positive effect on bank efficiency."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Karisma Aji Dirgantara
"Penelitian ini membahas pengaruh perubahan tingkat utang perusahaan non keuangan di Bursa Efek Indonesia periode 2007 2011 terhadap tingkat pengembalian saham perubahan tingkat investasi kinerja masa depan dan default risk untuk menguji debt overhang theory. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan pengujian beda rata rata dan regresi panel.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa debt overhang theory tidak berlaku di Indonesia dimana peningkatan porsi utang tidak membuat tingkat investasi perusahaan di masa depan turun. Penelitian ini membuktikan bahwa pengaruh negatif peningkatan utang terhadap imbal hasil saham bukan disebabkan adanya underinvestment melainkan karena penurunan kinerja di masa depan sebagai dampak accelerated investment.

This research focuses on the effect of leverage change of Indonesian non financial listed companies on stock returns future investment rate future operational performances and default risk to investigate the consistency of debt overhang theory. This research employs a quantitative approach with mean equality test and panel regression as statistical tools.
The empirical results show that leverage change does not have negative impact on firms future investment rate hence debt overhang theory does not hold in the case of Indonesia. The negative effect of leverage change on stock return is not due to underinvestment but rather a result of deteriorated future operational performance as a consequence of accelerated investment.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
S46890
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Daud Bryan Natanael
"Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis pengaruh kinerja keberlanjutan melalui skor nilai ESG dan pilar nya terhadap biaya menghimpun dana (cost of funds) yang dibagi menjadi total cost of funds dan cost of deposit pada bank di ASEAN-5. Penelitian ini menggunakan 23 bank perusahaan terbuka yang berada di negara Indonesia, Singapura, Malaysia, Filipina, dan Thailand periode 2015-2022. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan regresi panel data dengan model estimasi yang digunakan adalah Fixed Effect Robust Least Square. Temuan yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa skor ESG combined dan ESG pilar signifikan berpengaruh terhadap total cost of funds dengan nilai korelasi negatif. Hal ini dapat diartikan bahwa skor ESG combined dan ESG pillar bank dapat membantu bank untuk memperoleh biaya pendanaan yang lebih murah, seperti pinjaman subordinasi, obligasi, dan pendanaan lainnya. Namun, temuan lainnya dari penelitian ini menunjukkan skor ESG combined dan ESG pilar tidak signifikan berpengaruh terhadap cost of deposit, meskipun nilai korelasinya juga negatif. Hal ini dapat diartikan bahwa dana deposit yang diperoleh dari nasabah tabungan, giro, dan deposito tidak memperhatikan kinerja ESG dari bank sendiri, melainkan masih mempertimbangkan tingkat bunga yang bank bayarkan dari bentuk bunga tabungan, bunga giro, dan bunga deposito berjangka.

This research is aimed at analyzing the influence of sustainability performance through ESG scores and its pillars on the bank’s cost of funds which is divided into total cost of funds and cost of deposit at banks in ASEAN-5. This research uses 23 public company banks located in Indonesia, Singapore, Malaysia, Philippines and Thailand from 2015 to 2022. The research method used in this research uses panel regression. The estimation model used is Fixed Effect Robust Least Square. The findings obtained from this research show that the ESG combined and ESG pillar scores have a significant effect on the total cost of funds with a negative correlation value. This means that a bank's combined ESG score and ESG pillar can help banks obtain cheaper funding costs, such as subordinated loans, bonds and other funding. However, other findings from this research show that the ESG combined and ESG pillar scores do not significantly influence the cost of deposit, even though the correlation value is also negative. This can be interpreted that deposit funds obtained from savings, current account and time deposit customers do not consider the ESG performance of the bank itself, but still consider the interest rate that the bank pays in the form of savings interest, current account interest and term deposit interest."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Jareena Nasreen
"Walaupun Internet Banking sudah menjadi bagian kehidupan sehari-hari bagi banyak orang, masih ada konsumen yang tidak terjamah oleh jasa ini, sementara yang lainnya hanya menggunakan jasa ini untuk periode yang pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan beradaptasi pelanggan terhadap Internet Banking. Variabel-variable yang diduga memiliki hubungan signifikan dengan “Customer Adaptation to Internet Banking” adalah “Importance of Internet Banking Needs”, “Compatibility”, “Convenience”, “Communication”, dan “Benefits of Internet Banking”. Dengan menerapkan metode Structural Equation Modeling (SEM) pada sampel sejumlah 215 pengguna Internet Banking, penelitian ini menunjukkan bahwa “Benefits of Internet Banking” memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap “Importance of Internet Banking Needs”, namun tidak memiliki pengaruh pada “Customer Adaptation to Internet Banking”. Sementara itu, “Compatibility” tidak memiliki pengaruh pada “Customer Adaptation to Internet Banking”, sedangkan, “Convenience” dan “Communication” terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap “Customer Adaptation to Internet Banking” di Indonesia. Hasil dari peneltian ini penting bagi manajer perbankan, di mana mereka dapat memberikan penekanan pada kedua variabel ini pada strategi pemasaran perusahaan.

Although Internet Banking has become the norm in everyday life of many people, there are some who are excluded from the services, while some others only use the services for relatively short period. This paper aims to analyze factors that affect customers’ adaptation to using Internet Banking among local banks customers in Indonesia. The variables hypothesised to influence adaptation to using Internet Banking are the “Importance of Internet Banking Needs”, “Compatibility”, “Convenience”, “Communication”, and “Benefits of Internet Banking”. Using Structural Equation Modelling (SEM) on a sample of 215 Internet Banking customers, we found that “Benefits of Internet Banking” has a significant positive influence on “Importance of Internet Banking Needs” which, however, does not have an influence on customer adaptation. Similarly, “Compatibility” has no influence on customer adaptation. On the other hand, “Convenience”, and “Communication” are proven to have significant and positive influences on “Customer Adaptation to Internet Banking” in Indonesia. The results of this study is important for bank managers, as they are expected to emphasise these two variables in their marketing strategy."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2019
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bernadetta Rena Pradipta
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keberadaan CFO perempuan terhadap tingkat cash holdings perusahaan non-finansial di Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini menggunakan sampel dari 621 perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan Bursa Malaysia dari tahun 2009-2016 dan menggunakan metode pengolahan data panel untuk sampel Indonesia dan cross-section untuk sampel Malaysia dan gabungan Indonesia dan Malaysia. Terdapat dua model berbeda yang digunakan dalam penelitian ini yakni dengan memperhitungkan volatilitas arus kas dan tanpa volatilitas arus kas. Berdasarkan precautionary savings theory dan agency theory, penelitian ini menemukan bahwa di Malaysia dan gabungan Indonesia dan Malaysia, perusahaan yang dipimpin oleh CFO perempuan memiliki tingkat cadangan kas perusahaan yang lebih rendah dibandingkan perusahaan dengan CFO laki-laki. Temuan ini mendukung agency motive of holding cash flow. Penelitian ini juga turut menganalisis efek dari risiko perusahaan dalam memoderasi pengaruh keberadaan CFO perempuan terhadap tingkat cadangan kas perusahaan dan menemukan bahwa pada perusahaan yang berisiko, CFO perempuan memegang cadangan kas yang lebih tinggi dibandingkan CFO laki-laki di Malaysia dan gabungan Indonesia dan Malaysia. Hal ini mendukung penjelasan motif cash holdings berdasarkan precautionary savings theory. Penelitian ini tidak menemukan adanya pengaruh yang signifikan dari keberadaan CFO perempuan terhadap tingkat cadangan kas di Indonesia.

This study aims to analyze the impact of female CFO on corporate cash holdings of non-financial companies in Indonesia and Malaysia for the period of 2009 to 2016. Using a sample of 621 listed firms in Indonesia Stock Exchange and Bursa Malaysia, this study utilizes panel data analysis for Indonesian sample and cross-section analysis for Malaysian and the combined samples. Two models with and without cash flow volatility are used in this study. Based on precautionary savings theory and agency theory, we find that firms with female CFO in Malaysia and combination sample of Indonesia and Malaysia tends to hold less cash than their male counterparts, supporting the agency-based explanation. Furthermore, this study analyzes the effect of financial risk on the relationship between CFO gender and corporate cash holdings. The result indicates that in risky firms, female CFOs in Malaysia and combination sample of Indonesia and Malaysia in general hold more cash than male CFOs due to precautionary motive of cash holdings. Lastly, we do not find any significant impact of female CFO on corporate cash holdings in Indonesia."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Cristhian Murrin
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh volatilitas arus kas terhadap keputusan struktur modal perusahaan manufaktur di perusahaan manufaktur yang ada di negara ASEAN 5, yakni Filipina, Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Penelitian ini menggunakan sampel sejumlah 401 perusahaan manufaktur yang tersebar di negara-negara tersebut selama 5 tahun, dari 2012 hingga 2016, dengan cara pengolahan data panel. Volatilitas arus kas dalam penelitian ini menggunakan dua definisi yang berbeda untuk mengetahui definisi mana yang berpengaruh di negara tersebut. Definisi pertama menggunakan standar deviasi arus kas perusahaan secara bergulir selama 5 tahun. Definisi kedua menggunakan standar deviasi arus kas perusahaan-perusahaan dalam sebuah industri. Selain itu, jurnal ini turut menganalisis volatilitas arus kas pada perusahaan yang memiliki tingkat arus kas yang berbeda-beda. Oleh karena itu, sampel secara keseluruhan dibagi menjadi 4 kuartil berdasarkan tingkat arus kas rata-rata dalam 5 tahun yang dimiliki perusahaan tersebut. Dari hasil olah data yang dilakukan, ditemukan bahwa volatilitas arus kas industri memiliki pengaruh positif signifikan terhadap tingkat utang pada sampel secara keseluruhan, Malaysia, Vietnam dan perusahaan dengan tingkat arus kas pada kuartil 4. Sementara itu, volatilitas arus kas perusahaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat utang perusahaan. Dari hasil yang didapatkan pada uji berdasarkan tingkat arus kas, ditemukan bahwa ada perbedaan pengaruh dari volatilitas arus kas industri terhadap tingkat utang perusahaan di tingkat arus kas yang berbeda.

This study aims to analyze the influence of cash flow volatility on capital structure decision of manufacturing companies in ASEAN 5 countries, which are the Philippines, Indonesia, Malaysia, Thailand, and Vietnam. This study uses the panel data analysis technique on 401 manufacturing companies in these countries from 2012-2016. There are two definitions of cash flow volatility used in this study, and it will be explored which one has a significant effect. The first definition uses the firm's 5 years rolling standard deviation of cash flow, while the second one uses the standard deviation of firms in an industry. This study also analyzes the influence of cash flow volatility on firms with different levels of cash flow. The overall sample is divided into 4 quartiles based on their average levels of cash flow in 5 years. Our findings suggest that the industry cash flow has a significant and positive influence on leverage in the samples of all countries, Malaysia, Vietnam and firms in the 4th quartile. Meanwhile, the firm level cash flow volatility shows no evidence of influence on leverage. The regression results also indicate that the influence of cash flow volatility on leverage is different among firms with different levels of cash flow.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Evita Sonny
"Guna dapat memaksimalkan kekayaan shareholders, manajemen harus berupaya untuk meningkatkan nilai perusahaan. Penelitian ini ditujukan untuk menguji pengaruh dari pengambilan risiko dan ESG terhadap nilai perusahaan. Hasil studi akan menjelaskan apakah nilai perusahaan, yang diukur dengan Q Tobin, dapat dipengaruhi oleh tingkat pengambilan risiko manajernya. Selain itu, hasil penelitian juga akan menyimpulkan apakah ESG berpengaruh terhadap nilai perusahaan, serta apakah ESG dapat dimanfaatkan sebagai variabel yang memoderasi hubungan dari pengaruh pengambilan risiko terhadap nilai perusahaan. Sampel penelitian terdiri dari 30 perusahan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI), dengan total rentang periode penelitian dari tahun 2014 hingga 2020. Perusahaan perbankan dikecualikan dari sampel penelitian karena adanya perbedaan model bisnis dan tingkat regulasi antara industri perbankan dan industri lain pada umumnya. Studi ini menggunakan fixed effect model dari metode regresi data panel serta robust standard error. Temuan pertama membuktikan bahwa pengambilan risiko berpengaruh secara negatif signifikan terhadap nilai perusahaan, mengindikasikan adanya perilaku excessive risk-taking pada manajerial perusahaan. Kemudian, temuan kedua menghasilkan pengaruh signifikan negatif dari ESG terhadap nilai perusahaan, menjelaskan ESG sebagai sebuah komitmen yang membebani perusahaan. Selanjutnya, temuan ketiga menunjukkan bahwa ESG tidak memoderasi hubungan pengambilan risiko terhadap nilai perusahaan secara signifikan. Hasil tersebut didukung oleh masih rendahnya kualitas dan transparansi ESG pada perusahaan di Indonesia sehingga belum mampu membatasi perilaku excessive risk-taking pada manajerial perusahaan.

To maximize shareholder wealth, management must strive to increase the firm value. Thus, this study aims to investigate the impact of risk-taking and ESG on firm value. The results of the study will explain whether the firm value as measured by Tobin's Q can be influenced by the level of risk-taking. In addition, this study also explores whether ESG affects firm value, and whether ESG can be used as a moderating variable in risk-taking and firm value relationship. The research sample includes 30 firms that are listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), and the study period spanned from 2014 to 2020. Banking companies were excluded from the research sample due to differences in business models and levels of regulation. In data processing, this study uses a fixed effect model of panel data regression, equipped with robust standard error. The first finding establishes that excessive risk-taking behavior exists at the managerial level, and it has a significant negative impact on firm value. Then, the second finding results in a significant negative effect of ESG on firm value, explaining ESG as a burdensome commitment to the firm. Lastly, the final finding demonstrates that the relationship between risk-taking and firm value is not significantly moderated by ESG. These findings are justified by the poor quality and insufficient transparency of ESG in Indonesian companies that have failed to limit excessive risk-taking in corporate management."
Jakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Michael Narendra Utama
"Penelitian bertujuan guna memahami pengaruh sales growth dan financial distress dengan leverage menjadi moderasi pada earnings management dalam perusahaan manufaktur pada sektor non-cyclical yang tercatat pada BEI dalam tahun 2019-2021.Variable independen dalam penelitian ini Sales Growth dan Financial Distress. Variabel dependen yang digunakan adalah Earnings Management. Variabel moderasi yang digunakan leverage. Terdapat variabel kontrol yang digunakan likuiditas dan ukuran perusahaan. Pengambilan data pada penelitian melalui laporan tahunan yang berasal melalui BEI periode 2019-2021. Teknik pengambilan sampel yang dipakai yaitu purposive sampling. Penelitian mempergunakan metode analisis regresi data panel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif sales growth terhadap earnings management. Tetapi untuk variabel financial distress tidak terdapat pengaruh positif terhadap earnings management. Variabel moderasi leverage tidak dapat memoderasi variabel sales growth dan financial distress terhadap earnings management.

The research aims to understand the effect of sales growth and financial distress with leverage moderating earnings management in manufacturing companies in the non-cyclical sector which are listed on the IDX in 2019-2021. The independent variables in this study are Sales Growth and Financial Distress. The dependent variable used is Earnings Management. The moderating variable used is leverage. There is a control variable used liquidity and company size. Retrieval of research data through annual reports originating from IDX for 2019-2021 period. The sampling technique used was purposive sampling. This research uses panel data regression analysis method. The results of this study indicate that there is a positive influence of sales growth on earnings management. But for the financial distress variable there is no positive effect on earnings management. The leverage moderating variable cannot moderate the sales growth and financial distress variables on earnings management."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6   >>