Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 34 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Gusti Hardiansyah
Pontianak: Untan Press, 2012
333.72 GUS r (1);333.72 GUS r (2)
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Hanifah Nida`uljanah
"ABSTRACT
Penelitian ini membahas habitus kelas dominan dalam wacana buku Al-Arabiyah Bayna Yadaik jilid 2 dan habitus kelas terdominasi di dalamnya. Data utama yang diperlukan untuk penelitian ini adalah data kebahasaan berupa kalimat dalam wacana yang digunakan dalam buku tersebut. Data tersebut dikumpulkan dengan metode simak teknik sadap terhadap buku Al-Arabiyah Bayna Yadaik jilid 2. Teknik sadap dilakukan dengan cara sadap bebas libat cakap, yaitu peneliti memerhatikan dengan cermat tanpa ikut berpartisipasi dalam penggunaan bahasa dalam buku Al-Arabiyah Bayna Yadaik jilid 2. Prnrlitian ini dilakukan pendekatan analisis wacana kritis yang dilakukan dengan menemukan kalimat dari wacana buku tersebut yang menunjukkan dan mengisyaratkan suatu habitus kelas sosial tertentu. Hasil penelitian yaitu sosialisasi habitus kelas atas lebih banyak dilakukan dalam buku Al-Arabiyah Bayna Yadaik jilid 2 daripada habitus kelas bawah. Banyak kalimat ditemukan dalam bacaan yang mengindikasikan bahwa pelaku cerita berasal dari kelas atas. Habitus kelas atas ditunjukkan dengan berbagai mekanisme sosialisasi berupa kebiasaan, simbolisasi maupun karakter kelas atas, sedangkan habitus kelas bawah hanya ditampakkan dalam pencitraan profil saja."
Surakarta: Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret, 2017
805 HSB 1:1 (2017)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Sri Haryanti
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1991
S9091
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tiara Meidha Ratu
"Polistirena, polimer yang terdiri dari stirena monomer, banyak digunakan sebagai bahan baku utama dalam produksi wadah makanan. Namun sejumlah kecil fenilasetilena dalam stirena dapat meracuni katalis yang digunakan dalam proses polimerisasi stirena. Karena itu, diperlukan cara untuk menghilangkannya. Salah satunya dengan mengubahnya menjadi stirena menggunakan metode hidrogenasi selektif. Karbon mesopori (MC) telah berhasil disintesis melalui metode soft template menggunakan phloroglucinol dan formaldehida sebagai prekursor karbon dan pluronic F127 sebagai template mesopori. Karbon mesopori kemudian dimodifikasi menjadi katalis bimetalik Ni-Co (NiCo/MC), dilanjutkan reduksi selama 4 jam pada suhu 400°C di bawah aliran gas H2. Katalis dikarakterisasi menggunakan FTIR, XRD, SEM-EDX, SAA dan TEM. Karbon mesopori dan bimetalik NiCo/MC kemudian digunakan sebagai katalis dalam hidrogenasi selektif fenilasetilena pada suhu 303 K dan 323 K selama 5 jam dengan gas H2 sebagai reduktor. Karbon mesopori yang dimodifikasi menjadu monometalik Ni (Ni/MC) juga diuji sebagai pembanding. Produk reaksi diukur menggunakan GC-FID. Hasil penelitian menunjukkan bahwa katalis NiCo/MC memberikan %yield sebesar 1,42% dan 1,33% untuk reaksi masing-masing pada 303 dan 323 K. Sedangkan katalis Ni/MC memberikan hasil yang lebih tinggi 4% untuk reaksi pada suhu 323 K.

Polystyrene, a polymer composed of styrene monomer, is widely used as the main raw material in food container production. However trace quantities of phenylacetylene in styrene can poison the catalyst used in the styrene polymerization process. Therefore, it is necessary remove it, for instant by catalytically converting it to styrene using selective hydrogenation method. Mesoporous carbon (MC) has been successfully synthesized via soft template method using phloroglucinol and formaldehyde as carbon precursors, and pluronic F127 as mesopore template. The as-synthesized MC then impregnated with bimetallic Ni-Co(NiCo/MC), followed by reduction for 4 hour at 400 °C under a flow of H2. The catalysts were characterized using FTIR, XRD, SEM-EDX, SAA and TEM. Both MC and bimetallic NiCo/MC then were used as catalysts in phenylacetylene selective hydrogenation at 303 K and 323 K for 5 h with H2 as the reducing agent. The as-synthesized MC modified monometallic Ni (Ni/MC) was also tested as comparison. The reaction product was measured using gas chromatography with flame ionization detector. The results show that the NiCo/MC catalyst gives a yield of 1.42% and 1.33% for the reaction at 303 and 323 K, respectively. Whereas Ni/MC catalyst gives a higher yield of 4% for the reaction at 323 K."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Anggi Angraini
"Pengembangan energi berbasis hidrogen dilakukan untuk menggantikan energi konvensional yang tidak ramah lingkungan. Senyawa penyimpan hidrogen, hidrazin hidrat (N2H4.H2O) dapat menghasilkan hidrogen dengan produk samping N2 melalui reaksi dekomposisinya. Katalis PtNi, PtCo, NiCo, PtNiCo, dan PtNiCoAg dengan pendukung karbon nanosphere (CNS) disintesis melalui proses impregnasi basah dan dikarakterisasi dengan XRD, XRF, SAA, FESEM-EDX, dan TEM. Pengaruh dari variasi komposisi logam, suhu, NaOH, dan keberulangan pemakaiannya dievaluasi dan dipelajari terhadap aktivitas dan selektivitas katalitik. Katalis trimetalik Pt0,2Ni0,2Co0,6/CNS memiliki aktivitas katalitik tertinggi dengan penambahan 2 mmol NaOH pada suhu 343 K dengan nilai TOF 757,34 h-1, selektivitas 62,82%, dan energi aktivasi 35,226 kJ/mol yang menunjukkan efek sinergis dari logam Pt, Ni, dan Co pada pendukung karbon nanosphere.

The development of hydrogen-based energy is carried out to replace conventional energy which is not environmentally friendly. The hydrogen storage compound, hydrazine hydrate (N2H4.H2O) can produce hydrogen with N2 as a by-product through its decomposition reaction. PtNi, PtCo, NiCo, PtNiCo, and PtNiCoAg catalysts with carbon nanospheres (CNS) support were synthesized via wet impregnation process and characterized by XRD, XRF, SAA, FESEM-EDX, and TEM. The effects of variations in metal composition, temperature, NaOH, and reusability were evaluated and studied on catalytic activity and selectivity. The trimetallic catalyst Pt0.2Ni0.2Co0.6/CNS had the highest catalytic activity with the addition of 2 mmol NaOH at 343 K with a TOF value of 757.34 h-1, a selectivity of 62.82%, and an activation energy of 35.226 kJ/mol which shows the effect synergy of Pt, Ni, and Co metals on the carbon nanospheres support."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ar Rasyid Farhandha Putra
"Amonia borana (NH3BH3) dapat digunakan sebagai pembawa hidrogen untuk produksi energi hidrogen karena kandungan hidrogennya yang besar yaitu 19,6 wt%. Sintesis katalis Ru/CeO2 dengan variasi morfologi penyangga nanosphere, irreguler, dan nanocubes dilakukan untuk reaksi dehidrogenasi amonia borana. Penambahan Zn sebagai logam kedua pada katalis juga dilakukan. Karakterisasi XRD, XRD, SAA, TEM, dan Spektroskopi Raman dilakukan untuk katalis. Katalis diuji pada reaksi dehidrogenasi amonia boran dengan variasi morfologi, suhu, komposisi, konsentrasi NaOH, dan durabilitasnya. Katalis Ru/CeO2 nanosphere mempunyai aktivitas katalitik terbaik di kondisi NaOH 1 M dengan nilai TOF 748,18 h-1 . Energi aktivasi yang didapatkan dari reaksi adalah 43,06 kJ/mol.

Ammonia boranae (NH3BH3) can be used as a hydrogen carrier for hydrogen energy production due to its high hydrogen content, which is 19.6 wt%. The synthesis of Ru/CeO2 catalyst with variations in nanosphere, irregular, and nanocube morphology as supports was carried out for the dehydrogenation reaction of ammonia boranae. The addition of Zn as a second metal in the catalyst was also performed. Characterization tests such as XRD, XRD, SAA, TEM, and Raman spectroscopy were conducted on the catalyst. The catalyst was tested for the dehydrogenation reaction of ammonia boranae with variations in morphology, temperature, composition, NaOH concentration, and durability. The catalytic activity of the Ru/CeO2 nanosphere catalyst is most pronounced when operating under 1 M NaOH conditions, achieving a TOF value of 748.18 h-1 . The activation energy obtained from the reaction is 43.06 kJ/mol."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hana Rufaidah
"Energi hidrogen merupakan salah satu alternatif energi terbarukan yang ramah lingkungan. Hidrogen dapat diproduksi dengan berbagai macam metode salah satunya adalah dehidrogenasi amonia boran. Amonia boran memiliki karakteristik seperti stabilitas di udara dan air, kandungan hidrogen yang tinggi sekitar 19.6 wt% yang pada reaksinya akan terbentuk 3 mol hidrogen. Katalis RuX (X = Ni, Fe, Ag) dengan pendukung karbon nanosphere (CNS) disintesis dengan metode impregnasi basah dan dikarakterisasi dengan TEM, SAA, XRD dan XRF. Pengaruh dari penambahan logam X, variasi suhu, konsentrasi NaOH, dan keberulangan pemakaiannya dievaluasi dan dipelajari terhadap aktivitas katalitik. Kartalis bimetalik RuNi memiliki aktivitas katalitik tertinggi dengan penambahan NaOH 1 M yang menghasilkan nilai TOF 3481,9 h-1 dan energi aktivasi 23,054 kJ/mol yang menunjukkan adanya efek sinergis antara logam Ru dan Ni pada pendukung karbon nanosphere.

Hydrogen energy is one of the environmentally friendly renewable energy alternatives. Hydrogen can be produced by various methods, one of which is the dehydrogenation of ammonia borane. Ammonia borane has characteristics such as stability in air and water, a high hydrogen content of about (19.6 wt%) which in the reaction will form 3 moles of hydrogen. RuX catalyst (X = Ni, Fe, Ag) with carbon nanosphere (CNS) support was synthesized by wet impregnation method and characterized by TEM, SAA, XRD and XRF. The effect of addition of metal X, variations in temperature, concentration of NaOH, and its sustainability were evaluated and studied on catalytic activity. The RuNi bimetallic catalyst had the highest catalytic activity with the addition of 1 M NaOH which resulted in a TOF value of 3481.9 h-1 and an activation energy of 23.054 kJ/mol indicating a synergistic effect between Ru and Ni metals on the carbon nanosphere support."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Aryanissa Nur Iziarti
"Energi hidrogen yang dipertimbangkan sebagai sumber energi baru ramah lingkungan pengganti energi fosil semakin digencarkan pengembangannya. Salah satu senyawa yang berguna sebagai pembawa hidrogen adalah amonia boran (NH3BH3) dengan kandungan hidrogen sebesar 19,6 wt%. Telah disintesis katalis Rutenium berpenyangga CeO2 Nanosphere untuk reaksi dehidrogenasi amonia boran dan dilakukan penambahan logam Fe ke dalam katalis. Karakterisasi XRD, XRF, SAA, TEM, dan Spektroskopi Raman dilakukan terhadap katalis. Diuji pengaruh variasi morfologi, komposisi, temperatur, konsentrasi NaOH, dan durablitas katalis terhadap reaksi dehidrogenasi amonia boran. Katalis Ru0.75Fe0.25/CeO2 Nanosphere memiliki hasil uji aktivitas katalitik tertinggi dengan nilai TOF sebesar 153,714 h-1 pada suhu 308 K. Nilai energi aktivasi (Ea) yang didapatkan dari variasi temperatur sebesar 37,587 kJ/mol.

Hydrogen energy is considered to be the new resource of clean and renewable energy compared to fossil fuel. Ammonia borane (NH3BH3) is known as one of the hydrogen carrier compounds which contain 19,6 wt% of hydrogen. Ruthenium catalyst supported by CeO2 Nanosphere has been successfully synthesized and the addition of Fe metal to the catalyst has been carried out for dehydrogenation of ammonia borane purposes. Some characterizations such as XRD, XRF, SAA, TEM, and Raman Spectroscopy were tested on the catalyst. Variations of morphology, composition, temperature, concentration of sodium hydroxide, and durability tests were carried out to evaluate their effect on the reaction. The result shows that Ru0.75Fe0.25/CeO2 Nanosphere catalyst exhibits the highest catalytic activity measured by TOF value 153,714 h-1 under 308 K. Activation energy is obtained by temperature variation in the value of 37,587 kJ/mol."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yanis Umayah
"Hidrazin hidrat (N2H4.H2O) telah dianggap sebagai bahan penyimpanan hidrogen berpotensi tinggi karena memiliki keunggulan seperti kandungan hidrogennya yang tinggi (8,0wt%) dan produk yang dihasilkan hanya berupa gas hidrogen dan nitrogen, sehingga tidak memerlukan proses pemisahan yang rumit dan aman untuk digunakan. Nanopartikel trimetalik NiCoPt dengan penyangga alumina disiapkan sebagai katalis yang efektif untuk dekomposisi hidrazin hidrat. γ-Al2O3 berukuran nano telah berhasil disintesis dengan metode presipitasi menggunakan aluminium nitrat yang kemudian diendapkan menggunakan ammonium hidroksida. Penggabungan penyangga γ-Al2O3 dengan nanopartikel nikel, kobalt, dan platina dilakukan melalui metode impregnasi basah menggunakan NiCl2.6H2O, CoCl2.6H2O, dan K2PtCl6 yang kemudian direduksi menggunakan NaBH4. Keberhasilan uji katalis ditentukan dengan aktivitas katalitik dan selektivitas hidrogen yang diperoleh dari alat gas buret. Pada uji katalis, diketahui bahwa nanopartikel Ni0,6Co0,2Pt0,2 merupakan variasi komposisi logam terbaik dengan γ-Al2O3 sebagai penyangga. Aktivitas katalitik yang terbaik dari katalis selanjutnya diuji pada variasi suhu untuk menghitung parameter kinetiknya. Penggunaan kembali sebanyak lima kali pada Ni0,6Co0,2Pt0,2/γ-Al2O3 menunjukkan aktivitas katalitik yang baik untuk dehidrogenasi hidrazin hidrat.

Hydrazine hydrate (N2H4.H2O) has been considered as a high potential hydrogen storage material because it has advantages such as its high hydrogen content (8.0wt%) and the resulting product is only hydrogen and nitrogen gases, so it does not require a complicated separation process and is safe to use. Trimetallic NiCoPt nanoparticles with γ-Al2O3 support were prepared as an effective catalyst for the decomposition of hydrazine hydrate. Nano-sized γ-Al2O3 has been successfully synthesized by precipitation method using aluminum nitrate which was then precipitated using ammonium hydroxide. Incorporation of γ-Al2O3 support with nickel, cobalt, and platinum nanoparticles was carried out by wet impregnation method using NiCl2.6H2O, CoCl2.6H2O, and K2PtCl6 which was then reduced using NaBH4. The success of the catalyst test was determined by the catalytic activity and selectivity of the hydrogen obtained from the gas burette apparatus. In the catalyst test, it was found that Ni0,6Co0,2Pt0,2 nanoparticles were the best variations of metal composition with γ-Al2O3 as a support. The best catalytic activity of the catalyst was then tested at various temperatures to calculate its kinetic parameters. Five times reuse of Ni0,6Co0,2Pt0,2/γ-Al2O3 showed good catalytic activity for dehydrogenation of hydrazine hydrate."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2022
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Farah Marcheila Putri Widayu
"Metanol dianggap sebagai pembawa hidrogen yang menjanjikan karena kemampuannya untuk melepaskan hidrogen. Katalis berbasis tembaga umumnya digunakan memiliki stabilitas termal rendah di atas ambang batas keamanan. Platinum dapat memfasilitasi dispersi nanopartikel tembaga, mencegah aglomerasi, dan memastikan distribusi seragam pada permukaan katalis, meningkatkan aksesibilitas dan reaktivitas situs aktif tembaga. Penelitian ini mengeksplorasi penggunaan katalis bimetal tembaga-platinum sebagai peningkatan stabilitas katalis penyangga Ca(Ce0.5Zr0.5)O3 pada reaksi methanol steam reforming. Penggunaan support perovskite Ca(Ce0.5Zr0.5)O3 memberikan potensi peningkatan laju reaksi pada water-gas shift reaction dalam reaksi methanol steam reforming. Karakterisasi katalis dilakukan dengan menggunakan XRD, XRF, SAA, Spektroskopi Raman, dan TEM. Aktivitas katalitik pada reaksi methanol steam reforming diuji dengan adanya variasi komposisi dan temperatur. Katalis Cu0.75Pt0.25/Ca(Ce0.5Zr0.5)O3 memiliki aktivitas katalitik tertinggi dengan menghasilkan konsentrasi hidrogen sebesar 24,15% dan produksi hidrogen sebesar 0,0069 mol/min/g. Didapatkan temperatur yang optimal dengan aktivitas katalitik yang baik, yaitu temperatur 350ºC.

Methanol is considered a promising hydrogen carrier due to its ability to release hydrogen. Commonly used copper-based catalysts have low thermal stability above the safety threshold. Platinum can facilitate the dispersion of copper nanoparticles, prevent agglomeration, and ensure uniform distribution on the catalyst surface, improving the accessibility and reactivity of copper active sites. This study explores the use of platinumcopper bimetal catalysts as an improvement in the stability of the Ca(Ce0.5Zr0.5)O3 support catalyst in the methanol steam reforming reaction. The use of perovskite support Ca(Ce0.5Zr0.5)O3 provides the potential for increasing the reaction rate in the water-gas shift reaction in the methanol steam reforming reaction. Catalyst characterization was carried out using XRD, XRF, SAA, Raman spectroscopy, and TEM. Catalytic activity in the methanol steam reforming reaction was tested in the presence of composition and temperature variations. Cu0.75Pt0.25/Ca(Ce0.5Zr0.5)O3 catalyst has the highest catalytic activity by producing hydrogen concentration of 24.15% and hydrogen production of 0.0069 mol/min/g. The optimal temperature with a good catalytic activity is 350ºC."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4   >>