Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 23 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Zaharah Ramli
2007
T39858
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Asep Budiyanto
"ABSTRAK
Study Magnetoimpedance material nano soft magnetic Fe-(Al,Ga)-(P,C,B,Si),
yang merupakan material amorf berbasiskan Fe dalam bentuk pita dengan lebar 4
mm dan tebal 40 µm yang dipreparasi dengan metode melt-spinning dan diberikan
perlakuan panas melalui teknik joule heating dilakukan dengan tujuan untuk
mengetahui hubungan magnetoimpedance dari material ini dengan struktur mikronya
baik sebelum ataupun setelah mengalami perlakuan panas serta bagaimana
pengaruhnya terhadap sifat-sifat magnetik yang sudah ada.
Karakterisasi struktur terhadap sampel dari material ini menunjukkan bahwa
perlakuan annil melalui teknik joule heating sampai 1.6 A pada sampel menyebabkan
terjadinya relaksasi struktural yang membuat penurunan anisotropi dan berakibat pada
peningkatan sifat kemagnetan lunak dari sampel.
Pengaruh medan magnet luar terhadap sampel pada frekuensi rendah
menyebabkan terjadinya pengurangan nilai impedansi dari sampel."
2007
T21283
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Eko Hari Sutopo
"ABSTRAK
Aloy FeSi adalah sebuah material Ferromagnetik yang memiliki sifat soft magnetik
dengan permeabilitas tinggi, coersivitas rendah dan magnetostriksi rendah. Karena sifat
tersebut maka aloy FeSi cocok digunakan sebagai material inti transformator
(transformer core). Orientasi grainnya dengan tekstur kristal (110)[001] dan dapat
diproduksi dengan ukuran yang relatif besar sehingga sangat ekonomis.
Metode efek hall dinilai efektif untuk mengetahui sifat listrik dan sifat magnet suatu
material, karena dapat melihat adanya rapat pembawa muatan, resistivitas hall, konstanta
hall serta pengaruh struktur mikro terhadap efek pemisahan muatan listrik. Sampel FeSi
berbentuk lempeng yang memiliki sumbu mudah pada bidang lempeng searah dengan
arah rolling. Tegangan hall(VH) memiliki nilai linear untuk medan magnet luar hingga
mencapai kisaran 800T, dan setelah itu akan terjadi anomalus hall berupa kurva VH yang
membelok sesuai dengan saturasi magnet. Dengan menggunakan efek hall dapat
diketahui adanya konstanta hall ordinary (R0) dan konstanta hall ekstraordinary (Rs).
Pemberian arah arus pada sampel sejajar dengan arah rolling dan tegak lurus dengan arah
rolling akan memberikan nilai yang berbeda, hal tersebut dikarenakan adanya perbedaan
mikrostruktur pada sampel sejajar dan tegak lurus arah rolling yang merupakan sumbu
mudah."
2007
T21350
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
M. Yiwansyah Mega
"Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Elektrokardiograf (EKG) Pemantau Nirkabel menggunakan mikrokontroler dan komputer dengan menggunakan sistem daya rendah. Penelitian ini menghasilkan Prototipe perangkat keras dan lunak sistem EKG pemantau nirkabel dua elektroda dan satu elektroda penggerak kaki kanan dengan catu masukan tunggal +3V yang dinamakan SPEN-IT (Sistem Pemantau Elektrokardiograf Nirakabel dan Internet), yang cukup baik untuk mengakuisisi sinyal EKG pada manusia. Dari Data pengujian dengan membandingkan data dari alat komersial Cardiette dan Cardio Control milik PKM UI menunjukkan sinyal puncak R pada segmen QRS lebih tinggi sebesar masing-masing 5,1% dan 5,4%. Hal ini disebabkan oleh toleransi komponen yang digunakan ksususnya variabel resistor sebesar 5%. Sedangakan untuk karakteristik pewaktuan sinyal EKG, terdapat perbedaan maksimum sebesar 13% hal ini disebabkan karena penentuan batas dalam pembacaan yang dilakukan secara manual. Dari penggunaan filter digital seperti Moving average, Filter Notch 50 Hz dan Band Pass 2Hz~10Hz, Hanya filter moving average yang mengalami pelemahan signifikan sebesar 22,3%. Sistem juga berhasil dengan baik bekerja secara nirkabel dan dapat dipantau secara online melalui jaringan internet."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2007
T21194
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Arsianti Juwita Sujana
"Dilakukan penelitian pembuatan biomaterial komposit polimer-kalsium fosfat karbonat. Polimer matriks terbuat dari reaksi kering sodium chloroacetate pada suhu 192°C yang menghasilkan polyglycolide yang berpori. Larutan kalsium fosfat karbonat ditumbuhkan pada matriks polyglycolide dengan cara presipitasi. Sampel dibuat dengan berbagai macam perbandingan konsentasi PO4 3- : CO3 2- : Ca2+.
Kemudian hasil presipitasi di analisa dengan difraksi sinar X untuk identifikasi fase dan pengamatan morfologi dilakukan dengan scanning electron microscopy (SEM). Hasil karakterisasi XRD menunjukkan apatit karbonat tipe A, apatit karbonat tipe B, hidroksiapatit, dan NaCl hadir dalam komposit polimer-kalsium fosfat karbonat.
Hasil mikrogaf SEM menunjukkan kristal hidroksiapatit dan apatit karbonat tumbuh disamping matriks polyglicolide . Kemudian untuk mengetahui pengaruh ion Mg2+ pada pertumbuhan kristal apatit dilakukan penambahan ion Mg2+ pada sebagian sampel. Hasil yang diperoleh adalah yang mengandung fase amorf maupun fase kristal kalsium fosfat karbonat berasal dari larutan encer dengan tambahan ion CO3 2- dan Mg2+ dan hasil yang sama dapat diperoleh dari larutan yang relatif lebih kental namun hanya dengan tambahan karbonat.

Precipitation of calcium phosphate carbonate at polymer Porous Polyglycolide have been done. Matrix polymer make from dry reaction sodium chloroacetate at 1920 C and result porous polyglycolide. Solution calcium phosphate carbonate grows at matrix polyglycolide with precipitation. Samples make with variation concentration PO4 3- : CO3 2- : Ca2+.
Afterwards result from precipitation on analyze with X-ray diffraction (XRD) for fase identification and for monitoring morfology analyze with Scanning electron microscopy (SEM). Result caracteristic XRD show apatite carbonate tipe A, apatite carbonate tipe B, hydroxyapatite and NaCl be present at composite polimer calcium phosphate carbonate. Result micrograph SEM show crystal hydroxyapatite grows at matrix polyglycolide. Last for know influence ion Mg2+ at grow cristal apatite add Mg2+ at a part samples.
The result sample contain fase amorf and fase crystal calsium phosphate carbonate come from liquid of solution with added ion CO3 2- and Mg2+ and the same result from thick of solution but only with added carbonate.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2007
T21291
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
M. Zainul Asrori
"Telah dilakukan pengamatan terhadap perubahan konduktivitas listrik akibat pemanasan pada Polianilin ( PANT ) yang diperoleh dari hasil polimerisasi Anilin dengan doping asam kuat H2SO4. HO, HCIO4 dan inisiator Amonium Peroksidisulfat. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa konduktivitas listrik PANT tergantung pada suhu dan lamanya pemanasan. Pada PANT dengan doping H2SO4 konduktivitas mulai turun drastis pada suhu 200 °C dan pada PAM dengan doping HCI konduktivitas listrik mulai turun pada suhu 120 °C. Sedangkan PANT yang diberi doping HCIO4 konduktivitas listriknya cukup stabil sampai suhu 150 °C. Penurunan konduktivitas listrik ini berkaitan dengan semakin meningkatnya fasa amoif pada PANT setelah dipanasakan. Analisis selanjutnya memperlihatkan korelasi yang konsisten antara turunnya konduktivitas listrik dengan meningkatnya fasa amoif dan lepasnya anion pada PAM yang bersangkutan."
Depok: Universitas Indonesia, 1997
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Irzaman
"Telah dilakukan analisis data XRD pada suhu ruang dengan penghalusan parameter metode Rietveld pada material ferroelektrik KH2PO4. Dihasilkan nilai indikator R-pola (.pp = 26,82 % ; R-pola dengan pemberat (Rw,) = 33,77 % dan R-Bragg (RB) = 16,26 %. Dalam analisis ini diperoleh 20 parameter yang mencakup Latar Belakang (6), Posisi Atom (4), Faktor Skala (1), Pergeseran Titik Nol (1), Bentuk Puncak -- U,V,W (3), Koefisien Puncak FWHM (3), Faktor Suhu (1) dan Orientasi yang Disukai (1). Posisi atom yang diperoleh digunakan until perhitungan nilai polarisasi listrik spontan (P5) yang menghasilkan harga PS 0,043 coulomb meter-2 (hasil eksperimen 0,0475 coulomb meter-2 (Landolt dan Borstein, 1975)."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 1997
T3154
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Salomo
"Telah dilakukan penelitian pengaruh tekanan terhadap konstanta kisi dan konstanta dielektrik untuk material Barium Titanat dan Kuarsa sampai 2,13 x 109 Pa. Harga konstanta kisi tanpa tekanan untuk Barium Titanat adalah a = 3,99 dan c = 4,04Å dan untuk Kuarsa a = 4,91 dan c= 5,40 Å. Untuk kedua material tersebut harga konstanta kisi berbanding terbalik dengan tekanan yang diberikan. Harga konstanta dielektrik Barium Titanat tanpa tekanan adalah 1243. Harga konstanta dielektrik maksimum sebesar 16900 didapatkan pada tekanan transisi sekitar 1,79 x 109 Pa. di atas tekanan ini harga, konstanta dielektrik akan menurun kembali. Sedangkan pada Kuarsa harga konstanta dielektrik menur un dengan naiknya tekanan."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 1994
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Siregar, Adella Hotnyda
"ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sampai seberapa jauh proses pemintalan berpengaruh terhadap bahan baku. Yang diamati adalah kehalusan serat, panjang serat, crimp, konduktivitas listrik, kandungan minyak, pada serat. koefisien friksi, kekuatan tarik dan ketidakrataan hasil proses pemintalan. Tahapan proses yang dilalui, untuk serat kapas yaitu bahan baku, blowing, carding, pre drawing, lap former, combing, drawing, roving dan spinning. Sedang untuk serat poliester tanpa melalui lap former dan combing.
Blending dilakukan pada drawing. Penelitian dilakukan dengan dua kali pengamatan. Data pengamatan dan pengujian dianalisa dengan analisa statistik uji F. Hasil penelitian pada serat poliester penelitian menunjukkan, ada pengaruh proses pemintalan terhadap kehalusan serat, panjang serat, crimp, kandungan minyak pada serat, koefisien friksi, ketidak rataan hasil proses, konduktivitas listrik, sedang pada kekuatan tarik serat tidak ada pengaruh yang nyata Sedangkan pada serat kapas, proses pemintalan berpengaruh nyata terhadap sifat serat yaitu kehalusan serat, konduktivitas listrik, kekuatan dan strain, koefisien friksi kecuali pada RPM 90 sedang pada panjang serat tidak ada pengaruh yang nyata.
"
Depok: Universitas Indonesia, 1994
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Setyanto Tri Wahyudi
"Telah dilakukan penumbuhan senyawa kalsium fosfat pada matriks mucoza ati-ampela ayam. Penumbuhan dengan metode basah menggunakan presipitasi secara perlahan dengan pH fisiologis yang digunakan 7,4 ± 0,4 dan suhu larutan 37 ± 2 oC. Sampel yang diperoleh dikarakterisasi dengan menggunakan teknik XRD, FTIR dan ESR. Radiasi gamma (Co-60) dengan dosis 10 dan 15 kGy digunakan terlebih dahulu pada sampel sebelum diukur dengan ESR. Profil XRD menunjukkan adanya fasa apatit B dan hidroksiapatit. Massa senyawa kalsium fosfat hasil presipitasi meningkat sebanding dengan peningkatan perbandingan konsentrasi komponen penyusunnya namun kenaikannya tidak linier. Gugus fungsi CO3 2- dan PO4 3- terdeteksi pada spektra FTIR pada ν1, ν2 dan ν4 untuk fosfat dan ν2, ν3 untuk karbonat. Finger print FTIR untuk apatit karbonat tipe B terekam pada bilangan gelombang disekitar 1454 cm-1 dan 1405 cm-1 untuk mode vibrasi pita ganda asimetri stretching dan disekitar 875 cm-1 untuk mode vibrasi pita tunggal bending out of plane. Sinyal ESR yang diperoleh identik dengan sinyal ESR tipe apatit.

The poliferation of calcium phosphate has done in chicken gizzard mucoza matrices. Poliferation using wet method with slow going precipitation with physiological pH 7.4 ± 0.4 and temperature 37 ± 2 oC. The result sample characterized using XRD, FTIR, and ESR technique. Gamma radiation with dose 10 and 15 kGy previously used on the sample before measured by ESR. XRD profile shows the availability of apatite type B and Hydroxyapatite phase. The mass of calcium phosphate ,as the outcome precipitation, increases proportionally with the increase of its arranging component, but the increase is non linier. Function groups CO3 2- and PO4 3- detected in the FTIR spectra between v1, v2, and v4 for phosphate and v2 and v3 for carbonate. FTIR finger print fro carbonate type B recorded on the wave number 1454 cm-1 and 1405 cm-1for doublet, and 875 cm-1 for singlet bending out of plane. The ESR signals gained are identical to ESR signals type apatite."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2007
T21195
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3   >>