Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 48 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Jose Rizal
Manila: ASEAN Committee on Culture and Information, 1991
895.908 RIZ r
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Kuala Lumpur: Institute Kajian Dasar, 1996
950 JOS
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Rene Escalante
"here is one issue in Jose Rizal’s life that historians have debated on several occasions but remains unsettled. That issue is whether Rizal, on the eve of his death, re-embraced the Catholic faith and disassociated himself from Masonry. The matter is controversial because parties on both sides are affiliated with an organization that promotes moral values and the pursuit of truth. The pro-retraction camp is represented by the Jesuits, the archbishop of Manila, and a few other members of the Catholic hierarchy. Since they are all ordained priests, they are assumed to be truthful in their pronouncements. Their opponents are the members of Masonry, an organization that promotes brotherhood, integrity, decency, and professionalism.
This paper resurrects the retraction controversy in the light of the emergence of another primary source that speaks about what happened to Rizal on the eve of his death. This document was never considered in the history of the retraction controversy because it was made available to researchers only in the past decade. The author of the report is a credible eyewitness because he was physically present in the vicinity of where Rizal was detained. His narrative is lucid and contains details that cast doubt on the credibility and reliability of earlier primary sources on which previous narratives were based. This document needs serious consideration and should be included in the discourse on Rizal’s retraction."
Kyoto : Nakanishi Printing Company, 2019
050 SEAS 8:3 (2019)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Jose Rizal
Jakarta: Pustaka Jaya, 1994
813 RIZ m
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Dita Putri Prameswari
"Tujuan dari studi ini adalah untuk memahami peranan Jose Rizal bersama kelompok reformasi selama berlangsungnya gerakan propaganda pada 1882?1896. Saat itu Filipina berada di bawah kekuasaan pemerintah kolonial Spanyol dan hal tersebut menjadi sebab utama dari terlaksananya kampanye propaganda yang diadakan di Eropa. Terdapat hubungan tak terpisahkan antara bruder Spanyol dan pemerintah kolonial di mana banyak terjadi ketidakadilan dan korupsi di Flilipina oleh karena bruder Spanyol mempunyai kekuasaan yang besar. Oleh karena itu, Jose Rizal menyumbangkan peranan penting bagi gerakan propaganda. Ia menulis dua buah novel yaitu Noli Me Tangere dan El Filibusterismo ketika ia berada di Eropa. Kedua novel itu menebar kritik di antara para bruder Spanyol. Hal tersebut memicu perang melalui tulisan antara kelompok propaganda dengan bruder Spanyol.Akhirnya pemerintah kolonial mencekal kedua novel itu akibatnya hal itu berdampak pada keberadaan kelompok propaganda. Studi ini akan melihat kontribusi pemikiran Jose Rizal dan juga memberikan proses bagaimana ia mempengaruhi Filipino dengan tulisannya. Usaha Jose Rizal membuahkan hasil meskipun ia ditangkap dan diasingkan oleh pemerintah kolonial Spanyol, pemikirannya diteruskan oleh kelompok revolusi menuju Filipina Merdeka. Hal tersebut menandakan gerakan propaganda telah sukses.

The purpose of this study is to comprehend Jose Rizal?s role together with propaganda group during reform movement which took place during the final quarter of nineteenth century. In that time Philippines was under Spanish colonial rule and it became main reason for them to conduct propaganda campaign in Europe. There were interdependent relationship between Spanish friars and colonial government that caused many injustices and corrupt in Philippines. In that time, Spanish friars had been possessed a great power. Therefore, Jose Rizal contributed important role to propaganda movement. He wrote two phenomenal novels, Noli Me Tangere and El Filibusterismo when he was in Europe. Those novels scattered criticism among the Spanish friars. It had been triggered dynamic quarrel through writings between propagandists and Spanish friars. Finally, Spanish colonial government censored his novels and it brought one of the effect to the propagandists itself. This study will investigate the contributions of Jose Rizal's ideas and giving process how he influence through his writings to Filipino people without decreasing the role among other reform group members."
Depok: Universitas Indonesia, 2011
T29877
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Batubara, Jose Rizal Latief
Depok: UI-Press, 2011
PGB 0038
UI - Pidato  Universitas Indonesia Library
cover
Batubara, Jose Rizal Latief
"Pubertas prekoks didefinisikan sebagai perkembangan pubertas yang timbul lebih dini. Batasan usia pubertas prekoks ini didasarkan pada awitan pubertas pada populasi normal. Beberapa kriteria yang dipertimbangkan adalah ras, jenis kelamin, kondisi nutrisi, dan secular trend. Pada perempuan, pubertas prekoks didefi nisikan sebagai perkembangan payudara yang timbul sebelum usia 8 tahun. Pada laki-laki, pubertas prekoks didefi nisikan sebagai gonadarke atau pubarke sebelum usia 9 tahun. Perjalanan klinis pubertas prekoks bervariasi, mulai dari alternating, progresif lambat, dan progresif cepat. Bentuk pubertas prekoks sentral idiopatik progresif cepat harus diterapi karena mengakibatkan penutupan epifi sis dini dan tinggi akhir pendek. Tujuan terapi adalah untuk menghentikan maturasi fi sik, mencegah menarke lebih dini dan juga memperbaiki tinggi dewasa. Gonadotropin releasing hormone analogue adalah terapi pilihan untuk pubertas prekoks sentral. GnRHa memiliki efek supresif terhadap aksis pituitari-gonad sehingga mampu mensupresi sekresi LH. Hal ini menyebabkan estradiol dan testosteron berada pada level prepubertal. Terapi menggunakan GnRHa mengurangi ukuran payudara, rambut pubis, ukuran uterus dan ovarium pada anak perempuan, serta mengurangi ukuran testis pada anak laki-laki. Gonadotropin releasing hormone analogue efektif menghambat progresi perkembangan karakteristik seks sekunder, siklus menstruasi, menghambat perkembangan usia tulang, dan memperbaiki tinggi akhir.

Precocious puberty is defi ned as pubertal development which occurs too early. The age limit in this term is based on the onset of puberty in normal population. Some points have to be taken into account, such as ethnicity, gender, nutritional conditions, and secular trends. In girls, precocious puberty is defi ned by breast development occured before 8 years old. In boys, precocious puberty is defi ned as gonadarche or pubarche before 9 years of age. The clinical course of precocious puberty varies widely, ranging from alternating, slowly progressive, and rapidly progressive form. The rapidly progressive forms of idiopathic central precocious puberty need to be treated because it may result in early epiphyseal closure and short fi nal height, and also pyschosocial problems in the affected children and the family. The aims of treatment are to arrest physical maturation, prevent early menarche, and also improve adult height combined with normal body proportions. Gonadotropin releasing hormone analogue is the treatment of choice for central precocious puberty. Gonadotropin releasing horomone analogue has suppressive effect on the pituitarygonadal axis, therefore it suppresses LH secretion. This leads to the return of estradiol and testosterone to prepubertal levels. Treatment using gonadotropin releasing horomone analogue is shown to reduce breast size, pubic hair, ovarian and uterine size in girls, and decrease testicular size in boys. Gonadotropin releasing hormone analogue is effective in halting progression of secondary sexual characteristics development, presenting menstrual cycle, slowing bone-age advancement, and also improving final height."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2010
AJ-Pdf
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Batubara, Jose Rizal Latief
Jakarta: Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia, 2018
616.4 BAT b
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Jose Rizal Setiadjaja
"ABSTRAK
Karya akhir ini berbicara mengenai perusahaan keluarga, institusi perusahaan yang bagi saya tidak menarik untuk dipelajari. Perubahan pandangan saya atas perusahaan keluarga dimulai setelah mempelajari beberapa fakta yang saya temukan pada saat melakukan penelitian awal, untuk kemudian menjadi sangat positif pada saat saya menyelesaikan karya akhir ini.
Adapun metodologi penelitian yang saya gunakan adalah, metodologi penelitian studi kasus tunggal, yang dapat dipakai untuk menguji kasus kritis, kasus unik atau ekstrim, dan kasus penyingkapan. Metodologi pengumpulan data saya lakukan dengan menggunakan wawancara.
Dalam thesis ini saya juga mengajukan tiga variabel independen yaitu, Pengelolaan Sumber Daya ( disebut sebagai variabel independen pertama), Harmoni Internal- Eksternal (disebut sebagai variabel independen kedua), dan Harmoni Internal antar Anggota Keluarga (disebut sebagai variabel independen ketiga). Ketiga variabel independen tersebut berinteraksi satu sama lain dengan intensitas yang berbeda dan kemudian berpengaruh terhadap ketahanan hidup perusahaan keluarga. Saya mencoba menuangkan interaksi antar variabel tersebut dalam sebuah model yang saya harap dapat memperjelas sudut pandang peneliti atau pelaku perusahaan keluarga, dan dapat dapat terus dikembangkan oleh pelaku atau peneliti perusahaan keluarga sehingga menjadi model yang solid.
Beberapa bab berikutnya menggambarkan bagaimana interaksi antar variabelvariabel independen dan pengaruhnya terhadap ketahanan hidup perusahaan keluarga. Kurun waktu lebih dari tiga puluh tahun memungkinkan kita untuk mempelajari perilaku dari pendiri-pemilik-pengelola atas kondisi-kondisi yang berbeda yang ada dalam rentang waktu tersebut.
Pada bagian akhir dari karya akhir ini disampaikan kesimpulan atas paparan kasus yang telah disampaikan dalam karya akhir ini dan saran untuk meningkatkan ketahanan hidup perusahaan keluarga
"
2003
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Gultom, Lanny Christine
"Indeks antropometri merupakan pengukuran yang mudah, cepat, murah, non-invasif, dan cukup akurat dalam memprediksi lemak viseral tubuh yang berkorelasi erat dengan sindrom metabolik. Lingkar pinggang merupakan salah satu indeks antropometri yang dapat digunakan untuk memprediksi sindrom metabolik dan dapat digunakan sebagai pengukuran alternatif atau tambahan di samping body mass index (BMI)/indeks massa tubuh (IMT), karena terdapat hubungan yang jelas antara Iingkar pinggang, deposisi lemak viseral, dan faktor risiko kardiovaskular pada anak. Selain itu, lingkar pinggang merupakan pengukuran yang membutuhkan peralatan yang sederhana, murah, dan pencatatan nilai tunggal atau rata-rata dari dua atau tiga pengukuran. Beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Inggris, Yunani, dan Spanyol telah membuat nilai batasan lingkar pinggang menurut populasi mereka sendiri untuk memprediksi sindrom metabolik. Sayangnya, Indonesia belum mempunyai nilai batasan lingkar pinggang untuk memperkirakan risiko sindrom metabolik pada anak dan remaja obes dengan menggunakan populasi anak dan remaja Indonesia.
RUMUSAN MASALAH
? Berapakah proporsi sindrom metabolik pada kelompok remaja obes yang mempunyai lingkar pinggang di atas atau sama dengan persentil 80, dan di bawah persentil 80 menurut Taylor, dkk?
? Bagaimanakah gambaran tebal lemak viseral berdasarkan USG abdomen pada remaja obes, yang mengalami maupun tidak mengalami sindrom metabolik?
Tujuan Umum
? Mengetahui manfaat lingkar pinggang persentil 80 menurut Taylor, dkk dalam memprediksi sindrom metabolik pada remaja obes.
? Mengetahui ketebalan lemak viseral pada remaja obes dengan menggunakan USG abdomen.
Tujuan Khusus
? Mengetahui proporsi sindrom metabolik berdasarkan kriteria NCEPATP III yang dimodifikasi khusus untuk penelitian ini pada kelompok remaja obes dengan lingkar pinggang di atas atau sama dengan persentil 80 menurut Taylor, dkk.
? Mengetahui proporsi sindrom metabolik berdasarkan kriteria NCEPATP III yang dimodifikasi khusus untuk penelitian ini pada kelompok remaja obes dengan lingkar pinggang di bawah persentil 80 menurut Taylor, dkk.
? Mengetahui gambaran tebal lemak viseral berdasarkan USG abdomen pada kelompok remaja obes yang mengalami sindrom metabolik, dengan lingkar pinggang di atas atau sama dengan persentil 80, dan di bawah persentil 80 menurut Taylor, dkk.
? Mengetahui gambaran tebal lernak viseral berdasarkan USG abdomen pada kelompok remaja obes yang tidak mengalami sindrom metabolik, dengan lingkar pinggang di atas atau sama dengan persentil 80, dan di bawah persentil 80 menurut Taylor, dkk."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2006
T18169
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5   >>