:: UI - Skripsi Membership :: Kembali

UI - Skripsi Membership :: Kembali

Pandji Masjarakat 1966-1974 upaya memperjuangkan idealisme Islam

Pratiwi Setiawati; Mohammad Iskandar, supervisor (Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2006)

 Abstrak

Pandji Masjarakat adalah sebuah majalah Islam yang berhaluan modernis. Majalah ini diasuh oleh tokoh-tokoh Muhaminadiyah dan Masyumi, dan diprakarsai oleh seseorang yang dikenal sebagai sastrawan dan pemikir Islam, H. Abdul Malik Karim Amrullah atau Hamka. Pada 1959, ia bersama teman-temannya menerbitkan Pandji Masjarakat sebagai upaya dakwah dan penyebaran Islam. Yang menjadi konsentrasi bagi majalah ini adalah bidang pengetahuan dan modernisasi Islam. Saat perjalanan Pandji Masjarakat memasuki tahun kedua, situasi politik Indonesia tengah mengalami sebuah peristiwa penting yang sampai sekarang terus tercatat dalam sejarah, yaitu berlakunya sistem Demokrasi Terpimpin, Pandji Masjarakat yang memposisikan diri sebagai oposisi terhadap penguasa Orde Lama-Soekarno semakin terjepit, sejak Penguasa Perang Tertinggi mengeluarkan aturan ketat terhadap segala aktivitas individu maupun organisasi yang dapat mengganggu stabilitas keamanan nasional. Sebagai imbas dari ketegangan politik yang terjadi, pemerintah menjadi semakin sensitif terhadap munculnya gejolak di masyarakat. Puncaknya adalah Pandji Masjarakat harus mengalami pembredelan, karena keterkaitan pengasuh majalah tersebut dengan Liga Demokrasi dan Masyumi. Di era Orde Baru, iklim semakin membaik bagi kebebasan media masa. Tekad pemerintah untuk memberantas komunisme dan seluruh organnya menjadi tambahan peluang bagi berkembangnya demokratisasi di Indonesia. Sejak saat itu, Pandji Masjarakat lebih leluasa menjalankan visi-misinya. Selama rentang 1966-1974 penelitian ini, Pandji Masjarakat menjadi majalah yang berusaha rnenyebarkan ide-ide pembaharuan Islam. Berusaha meluruskan tradisi yang salah dan membenahi penyimpangan-penyimpangan aqidah yang terjadi di masyarakat. Pandji Masjarakat mengajak memperbaharui cara pandang set,ap muslim terhadap agamanya, dan bukan memperbaharui agama itu sendiri. Perjuangan Pandji Masjarakat ini terlihat dari isinya, yang 75% mengulas tentang pelurusan aqidah Islam. Selain itu, Pandji Masjarakat juga keras dalam menyikapi pemikiran_pemikiran yang salah menafsirkan Islam. Di era Soeharto, hubungan antara Pandji Masjarakat dengan pemerintah membaik. Di satu sisi, pemerintah masih membutuhkan dukungan rakyat, sehingga tidak berani bertindak ceroboh yang dapat menyebabkan merosotnya dukungan tersebut. Di sisi lain, Pandji Masjarakat-seperti juga media rnassa lain merasa jasa Orde Baru sangat besar karena telah memberantas komunisme, sesuatu yang mengkhawatirkan banyak pihak. Hubungan baik ini terus berlangsung karena Pandji Masjarakat tidak lagi bersikap oposisi terhadap pemerintah, sebagaimana di era Orde Lama. Sikap kritis yang ditunjukkan Pandji Masjarakat hanya menyangkut beberapa hal yang dianggap serius berkaitan dengan umat Islam, seperti isu tentang Parmusi. Hal-hal yang menjadi perhatian Pandji Masjarakat di era 70-an beralih kepada berkembangnya arus aliran kebatinan dan kristenisasi. Hal ini berlangsung sampai dengan berakhirnya studi ini. Di tahun 1974, Pandji Masjarakat mengubah motto majalahnya menjadi penyebar kebudayaan dan pengetahuan untuk dakwah dan pembangunan umat. Perubahan ini dimaksudkan agar majalah ini lebih baik keikutsertaannya dalam pembangunan.

 File Digital: 1

Shelf
 Pratiwi Setiawati.pdf :: Unduh

LOGIN required

 Metadata

No. Panggil : S12368
Entri utama-Nama orang :
Entri tambahan-Nama orang :
Entri tambahan-Nama badan :
Subjek :
Penerbitan : Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2006
Program Studi :
Bahasa : ind
Sumber Pengatalogan : LibUI ind rda
Tipe Konten :
Tipe Media :
Tipe Carrier :
Deskripsi Fisik : vi, 95 lembar : ill. ; 28 cm.
Naskah Ringkas :
Lembaga Pemilik : Universitas Indonesia
Lokasi : Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • Ulasan
No. Panggil No. Barkod Ketersediaan
S12368 14-21-056712157 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20157021