Analisis Asuhan Keperawatan Medikal Bedah pada Tn. A Usia 72 Tahun dengan Intracerebral Hemorrhage dan Riwayat Tanda-Tanda Peningkatan Tekanan Intrakranial dalam Perawatan di Ruang Rawat Inap Lantai 12 RSUI = Analysis of Medical Surgical Nursing Care for Mr. A, 72 Years Old with Intracerebral Hemorrhage and History of Signs of Increased Intracranial Pressure in Treatment at The Inpatient Room 12th Floor RSUI
Fetty Fauziyah Hidayat;
Denissa Faradita Aryani, supervisor; Agung Waluyo, examiner; Hesti Rahayu, examiner
(Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2022)
|
Stroke merupakan penyebab utama kecacatan jangka panjang hingga kematian karena penyumbatan/pecahnya pembuluh darah yang mengakibatkan tidak tercukupinya pasokan darah yang membawa oksigen ke otak sehingga terjadi kematian sel/jaringan. Stroke hemoragik lebih mengancam kesehatan bahkan nyawa dibandingkan dengan stroke iskemik. Perdarahan intraserebral atau intracerebral hemorrhage (ICH) menjadi jenis stroke hemoragik yang paling banyak terjadi dengan berbagai manifestasi klinis tergantung dengan bagian otak yang terkena. Salah satu dampak dari ICH yang termasuk berbahaya yaitu peningkatan tekanan intrakranial (TIK). Studi ini bertujuan untuk menganalisis penerapan elevasi kepala 30° - 45° sebagai manajemen TIK pada pasien dengan ICH dan riwayat tanda-tanda peningkatan TIK. Intervensi elevasi kepala telah dilakukan selama 3 hari dengan durasi 24 jam dan hasil yang didapatkan yakni kestabilan tanda-tanda vital dan tidak adanya tanda-tanda peningkatan TIK. Stroke is the main cause of long-term death due to rupture of blood vessels resulting in insufficient blood supply that carries oxygen to the brain resulting in cell/tissue death. Hemorrhage strokes are more threatening than ischemic strokes. Intracerebral hemorrhage or ICH is the most common type of hemorrhage stroke with various clinical manifestations depending on the brain affected. One of the harmful effects of ICH is an increase of intracranial pressure (ICP). This study aimed to analyze the implementation of head elevation 30° - 45° as ICP management in patient with ICH and history of signs of elevated ICP. The head elevation intervention has been carried out for 3 days with a duration of 24 hours and the result obtained are the stability of vital signs and no signs of increased ICP. |
PR-Fetty Fauziah Hidayat.pdf :: Unduh
|
No. Panggil : | PR-pdf |
Entri utama-Nama orang : | |
Entri tambahan-Nama orang : | |
Entri tambahan-Nama badan : | |
Subjek : | |
Penerbitan : | Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2022 |
Program Studi : |
Bahasa : | ind |
Sumber Pengatalogan : | LibUI ind rda |
Tipe Konten : | text |
Tipe Media : | computer |
Tipe Carrier : | online resource |
Deskripsi Fisik : | xiii, 73 pages : illustration + appendix |
Naskah Ringkas : | |
Lembaga Pemilik : | Universitas Indonesia |
Lokasi : | Perpustakaan UI |
No. Panggil | No. Barkod | Ketersediaan |
---|---|---|
PR-pdf | 16-22-04760274 | TERSEDIA |
Ulasan: |
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20519458 |