UI - Tesis (Open) :: Kembali

UI - Tesis (Open) :: Kembali

Judul Faktor Sosiodemografi dan Sosiokultur yang Berhubungan dengan Infeksi Menular Seksual pada Remaja Indonesia Analisis Data Sekunder Survei Kesehatan Reproduksi Remaja 2007 = Sociodemography and Socioculture Factors which Related with Sexually Transmitted Infection amongst Indonesia Adolescents A Secondary Analyzes through Young Adult Reproductive Health Survey 2007 / Nurlely Bethesda Sinaga
Nomor Panggil T-PDF
Pengarang
Pengarang/kontributor lain
Subjek
Penerbitan 2011
Program Studi
Kata Kunci remaja · infeksi menular seksual · sosiodemografi · sosiokultur · SKRRI 2007 ·
 Info Lainnya
Sumber Pengatalogan LibUI ind rda
Tipe Konten text (rdacontent)
Tipe Media computer (rdamedia)
Tipe Carrier online resource (rdacarrier)
Deskripsi Fisik xiv, 137 pages : illustration ; 30 cm + appendix
Naskah Ringkas
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
T-PDF TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20440936
ABSTRAK
Diperkirakan dua puluh persen dari total penduduk Indonesia pada tahun 2010 adalah
remaja . Kelompok masyarakat ini berada pada usia dimana kesadaran dan aktifitas seksual
meningkat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mereka adalah kelompok rentan
terhadap infeksi menular seksual akibat keterbatasan akses informasi dan layanan program
kesehatan reproduksi remaja.
Tujuan penelitian untuk mempelajari faktor sosiodemografi dan sosiokultur yang
berhubungan dengan Infeksi Menular Seksual (IMS) pada remaja Indonesia. Penelitian
dilakukan dengan melakukan analisis data sekunder dari SKRRI 2007 yang dilakukan di 33
provinsi di Indonesia.
Didapatkan prevalensi IMS pada remaja yang mengikuti SKRRI 2007 adalah 10 %. Faktor
yang paling dominan berhubungan dengan kejadian IMS adalah jenis kelamin. Remaja
perempuan berisiko 8,31 kali dibandingkan remaja laki-laki untuk tertular IMS. Hal ini
karena luas penampang organ reproduksi perempuan lebih luas dibandingkan laki-laki dan
bersifat reseptif.


ABSTRACT
According to the data at 2007, it is estimated about twenty percents of total Indonesia
population are adolescents. These adolescents within in range of their age with
consciousness and risen sexual activity. Some studies have showed that adolescents are
such vulnerable population to sexually transmitted infection.
This study is aimed to analyze sociodemography and socioculture factors which related
with sexual transmitted infection (STI) amongst Indonesia adolescents. It is conducted as
secondary data analyzing by using Young Adult Reproductive Health Survey 2007.
The prevalence of STI amongst Indonesia adolescents whom became SKRRI 2007
respondents is 10%. Sex has strong association with STI. Girls are more vulnerable to STI
than boys. It caused by its reproductive organ is wider and receptive type.
004
020
022
040LibUI ind rda
041ind
049[T-PDF]
053[]
082
090[T-PDF]
100Sinaga, Nurlely Bethesda, author
110
111
240
245|a Faktor Sosiodemografi dan Sosiokultur yang Berhubungan dengan Infeksi Menular Seksual pada Remaja Indonesia Analisis Data Sekunder Survei Kesehatan Reproduksi Remaja 2007 = Sociodemography and Socioculture Factors which Related with Sexually Transmitted Infection amongst Indonesia Adolescents A Secondary Analyzes through Young Adult Reproductive Health Survey 2007 / Nurlely Bethesda Sinaga |c
246
250
260
260|a |b |c 2011
270
300xiv, 137 pages : illustration ; 30 cm + appendix
310
321
336text (rdacontent)
337computer (rdamedia)
338online resource (rdacarrier)
340
362
490
500
502Tesis
504page 71
515
520ABSTRAK
Diperkirakan dua puluh persen dari total penduduk Indonesia pada tahun 2010 adalah remaja . Kelompok masyarakat ini berada pada usia dimana kesadaran dan aktifitas seksual meningkat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mereka adalah kelompok rentan terhadap infeksi menular seksual akibat keterbatasan akses informasi dan layanan program kesehatan reproduksi remaja. Tujuan penelitian untuk mempelajari faktor sosiodemografi dan sosiokultur yang berhubungan dengan Infeksi Menular Seksual (IMS) pada remaja Indonesia. Penelitian dilakukan dengan melakukan analisis data sekunder dari SKRRI 2007 yang dilakukan di 33 provinsi di Indonesia. Didapatkan prevalensi IMS pada remaja yang mengikuti SKRRI 2007 adalah 10 %. Faktor yang paling dominan berhubungan dengan kejadian IMS adalah jenis kelamin. Remaja perempuan berisiko 8,31 kali dibandingkan remaja laki-laki untuk tertular IMS. Hal ini karena luas penampang organ reproduksi perempuan lebih luas dibandingkan laki-laki dan bersifat reseptif.
ABSTRACT
According to the data at 2007, it is estimated about twenty percents of total Indonesia population are adolescents. These adolescents within in range of their age with consciousness and risen sexual activity. Some studies have showed that adolescents are such vulnerable population to sexually transmitted infection. This study is aimed to analyze sociodemography and socioculture factors which related with sexual transmitted infection (STI) amongst Indonesia adolescents. It is conducted as secondary data analyzing by using Young Adult Reproductive Health Survey 2007. The prevalence of STI amongst Indonesia adolescents whom became SKRRI 2007 respondents is 10%. Sex has strong association with STI. Girls are more vulnerable to STI than boys. It caused by its reproductive organ is wider and receptive type.
533
534
536
546Bahasa Indonesia
590[Deposit]
650Sexually transmitted diseases; Reproduction -- Adolescence
653remaja; infeksi menular seksual; sosiodemografi; sosiokultur; SKRRI 2007
700Tri Yunis Miko Wahyono, supervisor; Fatmah, examiner; Toha Muhaimin, examiner; Ning Sulistyowati, examiner; F. Jeanne Uktolseja, examiner
710Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat
711
850Universitas Indonesia
852Perpustakaan UI, Lantai 3
856
866
900
902
903[]