Naskah :: Kembali

Naskah :: Kembali

Judul Wulang darmawiyata akaliyan wawaton tatakrami tembung kedhaton
Nomor Panggil PW.178-NR 369
Subjek
Penerbitan [Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
Kata Kunci Wulang Darmawiyata · darmawiyata · Wawaton tatakrami tembung kedhaton · mendidik anak · baik · buruk · istana · kadhaton · kedhaton · keraton · karaton · Sinu Mundisura · Pigeaud · Surakarta · Yogyakarta ·
 Info Lainnya
Sumber Pengatalogan
Tipe Konten text(rdacontent)
Tipe Media unmedited (rdamedia); computer (rdamedia)
Tipe Carrier volume (rdacarrier); online resource (rdacarrier)
Deskripsi Fisik 56 pages; 18 baris/hlm; 32.5x19.8 cm
Catatan Umum Aksara Jawa; Macapat, Prosa; ditulis di atas kertas Eropa; Rol 233.10
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 2
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
PW.178-NR 369 00071961 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20442598
Naskah ini berisi dua teks, yaitu Serat Wulang Darmawiyata (h.1-21) dan Wawaton Tatakrami Tembung Kadhaton (h.26-51). Teks pertama, Wulang Darmawiyata, berisi ajaran mengenai pendidikan moral bagi seorang anak, dimulai dengan keterangan tentang bagaimana cara mendidik anak agar dapat membedakan antara yang baik dan yang buruk. Dilanjutkan dengan ajaran tatacara mengabdi, dengan tidak menjilat pada atasan, namun berusaha mencari teman, karena teman dapat menentukan baik atau buruk. Naskah lain yang berisi teks Serat Wulang Darmawiyata, lihat deksripsi naskah SMP/MN.339.
Teks wawaton Tatakrami Tembung Kadhaton berbentuk prosa, berisi keterangan mengenai penggunaan kata-kata atau basa kedhaton yang biasanya dipergunakan di kalangan istana. Teks ini dibuat dalam bentuk tabel, yang menyebutkan kata-kata SMP/Rp.76 untuk naskah lain berisi teks yanhg mirip.
Di luar teks naskah ini (h.28) terdapat keterangan yang menyebutkan bahwa naskah dimiliki Ng. Hagnyapradata, tetapi apakah nama ini yang menjadi perakarsa penyalinan naskah belum dapat diketahui.
Dalam kedua teks ini tidak ditemukan keterangan tentang penulisan maupun penyalinannya. Namun melihat jenis kertas yang dipergunakan dan corak tulisannya diduga naskah ini berasal dari abad ke-19, dan ditulis di Surakarta. Antara teks pertama dan kedua tampaknya berasal dari koras yang berbeda, tampak dari warna kertas yang berbeda. Keterangan di luar teks hanya menyebutkan bahwa naskah ini dibeli Pigeaud dari Sinu Mundisura di Yogyakarta tanggal 2 Juni 1929.
004Satria Wicaksono
020
022
040
041jav
049[00071961]
053[00071961]
082PW.178-NR 369
090
100
110
111
240
245|a Wulang darmawiyata akaliyan wawaton tatakrami tembung kedhaton |c
246
250
260
260|a [Place of publication not identified] |b [publisher not identified] |c [date of publication not identified]
270
30056 pages; 18 baris/hlm; 32.5x19.8 cm
310
321
336text(rdacontent)
337unmedited (rdamedia); computer (rdamedia)
338volume (rdacarrier); online resource (rdacarrier)
340
362
490
500Aksara Jawa; Macapat, Prosa; ditulis di atas kertas Eropa; Rol 233.10
502
504
515
520Naskah ini berisi dua teks, yaitu Serat Wulang Darmawiyata (h.1-21) dan Wawaton Tatakrami Tembung Kadhaton (h.26-51). Teks pertama, Wulang Darmawiyata, berisi ajaran mengenai pendidikan moral bagi seorang anak, dimulai dengan keterangan tentang bagaimana cara mendidik anak agar dapat membedakan antara yang baik dan yang buruk. Dilanjutkan dengan ajaran tatacara mengabdi, dengan tidak menjilat pada atasan, namun berusaha mencari teman, karena teman dapat menentukan baik atau buruk. Naskah lain yang berisi teks Serat Wulang Darmawiyata, lihat deksripsi naskah SMP/MN.339. Teks wawaton Tatakrami Tembung Kadhaton berbentuk prosa, berisi keterangan mengenai penggunaan kata-kata atau basa kedhaton yang biasanya dipergunakan di kalangan istana. Teks ini dibuat dalam bentuk tabel, yang menyebutkan kata-kata SMP/Rp.76 untuk naskah lain berisi teks yanhg mirip. Di luar teks naskah ini (h.28) terdapat keterangan yang menyebutkan bahwa naskah dimiliki Ng. Hagnyapradata, tetapi apakah nama ini yang menjadi perakarsa penyalinan naskah belum dapat diketahui. Dalam kedua teks ini tidak ditemukan keterangan tentang penulisan maupun penyalinannya. Namun melihat jenis kertas yang dipergunakan dan corak tulisannya diduga naskah ini berasal dari abad ke-19, dan ditulis di Surakarta. Antara teks pertama dan kedua tampaknya berasal dari koras yang berbeda, tampak dari warna kertas yang berbeda. Keterangan di luar teks hanya menyebutkan bahwa naskah ini dibeli Pigeaud dari Sinu Mundisura di Yogyakarta tanggal 2 Juni 1929.
533
534
536
546
590
650Moral education
653Wulang Darmawiyata; darmawiyata; Wawaton tatakrami tembung kedhaton; mendidik anak; baik; buruk; istana; kadhaton; kedhaton; keraton; karaton; Sinu Mundisura; Pigeaud; Surakarta; Yogyakarta
700
710
711
850Universitas Indonesia
852Perpustakaan UI, Lantai 2
856
866
900[21/02/2017]
902[]
903[]