UI - Disertasi (Open) :: Kembali

UI - Disertasi (Open) :: Kembali

Judul Pembuatan gemuk bio menggunakan minyak sawit termodifikasi sebagai minyak dasar = Manufacturing process of biogrease using modified palm oil as the based oil
Nomor Panggil D1184
Pengarang
Pengarang/kontributor lain
Subjek
Penerbitan Depok: Universitas Indonesia. Fakultas Teknik, 2011
Program Studi
Kata Kunci olein sawit · gemuk bio · minyak dasar · pengental · agen pengkompleks · dropping point · konsistensi · gemuk kompleks · saponifikasi ·
 Info Lainnya
Pembimbing
Fakultas none
Program Studi none
Desk. Fisik xiii, 125 pages : illustration ; 29 cm.
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 3
Format Koleksi none
Naskah Ringkas
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1 (Open)
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
  • Tampilan MARC
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
D1184 07-17-032548635 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 20449670
ABSTRAK
Pada riset ini dilakukan studi pembuatan gemuk bio ramah lingkungan, melalui proses saponifikasi-pelarutan-kristalisasi-homogensasi. Minyak-dasar yang digunakan adalah olein sawit yang dimodifikasi, untuk meningkatkan ketahanan oksidasinya. Sebagai pengental adalah sabun logam-12-hidroksistearat. Dari studi ini diketahui bahwa preparasi minyak-dasar, yaitu modifikasi olein sawit menjadi pelumas bio yang memiliki gugus-gugus polar (epoksida -COC, hidroksida -OH, ester -COOC-), sangat penting dalam proses pembuatan gemuk bio. Gugus-gugus tersebut menjadikan gemuk bio memiliki performa pelumasan yang melampaui performa gemuk mineral. Gemuk bio dengan konsistensi NLGI2 (tingkat kekerasan gemuk multiguna) dapat diperoleh pada komposisi sabun 10-15 % dengan dropping point 200 oC untuk gemuk litium dan 110 oC untuk gemuk kalsium. Penggunaan pengomplek Ca-asetat menghasilkan gemuk kalsium kompleks dengan dropping point 300oC pada komposisi sabun total 15% dan rasio mol Ca-asetat/Ca-12-hidroksistearat 5:1. Gemuk bio yang diperoleh dihomogenisasi melalui metode pengadukan (2-pengaduk-turbin yang berputar berlawanan arah).

ABSTRACT
This research studies the manufacturing of eco-friendly biogrease via saponification-dilution?recrystallization-homogenization process. The base oil for the biogrease is prepared by modification of palm olein via esterification-epoxidation-addition process to improve its oxidation stability. The thickening agent for the biogrease is metal-12-hydroxystearate soap. From this study it was found that the preparation of base oil through modification of palm olein into biolubricant containing polar groups (-COC, -OH, -COOC-) is important step in the manufacturing process of biogrease. The biogrease NLGI2 (consistency level of multipurpose grease)) can be obtained when soap composition is 10-15 % with dropping point of 200 oC for lithium biogrease and 110 oC calcium biogrease. The use of acetic acid as complexing agent for the calcium grease can significantly improve its dropping point to 300oC at ratio mol Ca-asetat/Ca-12-hydroxystearate 5:1 with total thickening agent 15%. The biogrease is homogenized by mixing method (2-turbin rotated in the opposite direction).
004
020
022
040LibUI ind rda
041ind
049[07-17-032548635]
053[07-17-032548635]
082
090D1184
100Sukirno, author
110
111
240
245|a Pembuatan gemuk bio menggunakan minyak sawit termodifikasi sebagai minyak dasar = Manufacturing process of biogrease using modified palm oil as the based oil |c
246
250
260
260|a Depok |b Universitas Indonesia. Fakultas Teknik |c 2011
270
300xiii, 125 pages : illustration ; 29 cm.
310
321
336text (rdacontent)
337unmediated (rdamedia); computer (rdamedia)
338volume (rdacarrier); online resource (rdacarrier)
340
362
490
500
502Disertasi
504
515
520ABSTRAK Pada riset ini dilakukan studi pembuatan gemuk bio ramah lingkungan, melalui proses saponifikasi-pelarutan-kristalisasi-homogensasi. Minyak-dasar yang digunakan adalah olein sawit yang dimodifikasi, untuk meningkatkan ketahanan oksidasinya. Sebagai pengental adalah sabun logam-12-hidroksistearat. Dari studi ini diketahui bahwa preparasi minyak-dasar, yaitu modifikasi olein sawit menjadi pelumas bio yang memiliki gugus-gugus polar (epoksida -COC, hidroksida -OH, ester -COOC-), sangat penting dalam proses pembuatan gemuk bio. Gugus-gugus tersebut menjadikan gemuk bio memiliki performa pelumasan yang melampaui performa gemuk mineral. Gemuk bio dengan konsistensi NLGI2 (tingkat kekerasan gemuk multiguna) dapat diperoleh pada komposisi sabun 10-15 % dengan dropping point 200 oC untuk gemuk litium dan 110 oC untuk gemuk kalsium. Penggunaan pengomplek Ca-asetat menghasilkan gemuk kalsium kompleks dengan dropping point 300oC pada komposisi sabun total 15% dan rasio mol Ca-asetat/Ca-12-hidroksistearat 5:1. Gemuk bio yang diperoleh dihomogenisasi melalui metode pengadukan (2-pengaduk-turbin yang berputar berlawanan arah). ABSTRACT This research studies the manufacturing of eco-friendly biogrease via saponification-dilution?recrystallization-homogenization process. The base oil for the biogrease is prepared by modification of palm olein via esterification-epoxidation-addition process to improve its oxidation stability. The thickening agent for the biogrease is metal-12-hydroxystearate soap. From this study it was found that the preparation of base oil through modification of palm olein into biolubricant containing polar groups (-COC, -OH, -COOC-) is important step in the manufacturing process of biogrease. The biogrease NLGI2 (consistency level of multipurpose grease)) can be obtained when soap composition is 10-15 % with dropping point of 200 oC for lithium biogrease and 110 oC calcium biogrease. The use of acetic acid as complexing agent for the calcium grease can significantly improve its dropping point to 300oC at ratio mol Ca-asetat/Ca-12-hydroxystearate 5:1 with total thickening agent 15%. The biogrease is homogenized by mixing method (2-turbin rotated in the opposite direction).
533
534
536
546Bahasa Indonesia
590[Deposit]
650Biogrease -- Modified palm oil
653olein sawit; gemuk bio; minyak dasar; pengental; agen pengkompleks; dropping point; konsistensi; gemuk kompleks; saponifikasi
700Mohammad Nasikin, promotor; Setijo Bismo, co-promotor; Widodo Wahyu Purwanto, examiner; Slamet Mt, examiner; E. Suharono, examiner; Dewi Tristiantini, examiner
710Universitas Indonesia. Fakultas Teknik
711
850Universitas Indonesia
852Perpustakaan UI, Lantai 3
856
866
900
902
903[]