Deskripsi Lengkap :: Kembali

UI - Laporan Penelitian :: Kembali

UI - Laporan Penelitian

Ciri Reproduksi Dan Pemanfaatan Pemeriksaan Kehamilan Di Kecamatan Ciawi Jawa Barat

Nomor Panggil LP-pdf
Pengarang
Pengarang lain/Kontributor
Subjek
Penerbitan [Place of publication not identified]: Universitas Indonesia. Fakultas Kesehatan Masyarakat, 1990
Program Studi
Kata Kunci :  
 Info Lainnya
Sumber Pengatalogan LibUI ind rda
Tipe Konten text
Tipe Media computer
Tipe Carrier online resource
Deskripsi Fisik ii, 59 pages : illustration ; 28 cm
Lembaga Pemilik Universitas Indonesia
Lokasi Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Ketersediaan
  • File Digital: 1
  • Ulasan
  • Sampul
  • Abstrak
Nomor Panggil No. Barkod Ketersediaan
LP-pdf 09-19-317766694 TERSEDIA
Ulasan:
Tidak ada ulasan pada koleksi ini: 76563
ABSTRAK
Penelitian ini bertuiuan mengidentifikasi ciri reproduksi( usia kawin I kali, usia hamil I kali, paritas, jarak kelahiran, gangguan kesehatan selama hamil dan penyulit pada kelahiran lalu) dan pemanfaatan pemeriksaan kehamilan pada 106 ibu hamil trimester ke tiga di kecamatan Ciawi kabupaten Bogor. Penelitian bersifat kros-seksional. Dilakukan pula pengukuran dan pemeriksaan fisik meliputi : penaksiran usia kehamilan melalui pengukuran tinggi fundus uteri,penimbangan badan, pengukuran tinggi,tekanan darah sewaktu, kadar Hemoglobin darah dan Hematokrit.



Hasi1 penting yang diperoleh adalah : 91.5% responden ber suku Sunda, 26.4% mempunyai tinggi kurang dari 145 cm, 23% menikah sebelum berusia 16 tahun, nilai rerata melahirkan : 3.64 kali, jarak kelahiran terpanjang 13 bulan, keluhan terbanyak yang dirasakan adalah Anemia, 44.3% dengan kadar Hemoglobin dibawah 11 gr%.



Dalam memanfaatkan pelayanan periksa hamil yang ada di kecamatan Ciawi ,paling banyak berkunjung ke puskesmas 35% ibu pernah perga ke dukun untuk periksa hamil; dengan distribusi murni ke dukun saja = 7.6%, melakukan pemeriksaan kombinasi: dukun-pusyandu (30.8%) dan dukun-bidan (61.6%).



Mutu pelayanan periksa hamil digambarkan melalui jumlah pemeriksaan yang diperoleh hampir separuh ibu mandapat 5 macam pemeriksaan yaitu pemeriksaan perut/janin,pengukuran tekanan darah, timbang badan, suntikan imunisasi Tetanus roxoid ,dan pembagian pil besi (pil tambah darah). mendapatkan pemeriksaan lengkap berupa 10 macam pemeriksaan hanya 1.8% ihu. Hanya 6% diukur tinggi nya.



Saran untuk mongelola kesehatan setempat adalah meningkatkan perhatian terhadap pembagian pil besi terutama memantau bahwa besi yang dibagikan betu1-betul ditelan oleh ibu. Peningkatan mutu pelayanan periksa hamil di puskesmas dengen memberikan macam pemeriksaan yang seharusnya, sesuai dengan wewenang dan kemampuan puskesmas.



Saran bagi peneliti adalah melakukan analisis lanjutan hasil temuan untuk mencari hubungen ciri demografi dengan pemanfaatan periksa hamil; nengembangkan penelitian ini menjadi penelit1an jangka panjang ( hamil sampai dengan buyi lahir) untuk melihat fenomena hamil-bersalin dan dampaknya terhadap kesehatan,ibu-bayi, melakukan penelitian serupa di tempat lain untuk telaah bandingan.