UI - Disertasi Membership :: Back

UI - Disertasi Membership :: Back

Konstruksi tema-rema dalam bahasa Indonesia lisan tidak resmi masyarakat kotamadya malang

Call Number : D346
Author :
Other author/contributor :
Subject :
Publishing : Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1991
Study Program :
 Abstract
ABSTRAK
Analisis kalimat dapat dilakukan pada tiga tataran, yaitu tataran struktur gramatikal kalimat, tataran struktur makna kalimat, dan tataran organisasi ujaran. Ketiga tataran itu harus dibedakan untuk menghindari kekacauan dalam pembicaraan persoalan-persoalan kalimat. Tiga tataran tersebut, menurut Firbas, memungkinkan kita membedakan pola kalimat gramatikal, pola kalimat semantic, dan pola kalimat komunikatif. Kdnstruksi tema-rema merupakan konstruksi pola kalimat komunikatif. Jika diorientasikan pada istilah pragmatic function yang digunakan Dik (1978), analisis yang merighasilkan perian konstruksi tema-rema itu dapat disebut analisis fungsi pragmatis.

Ciri-ciri sintaktis tertentu tentu menggambarkan pola kalimat komunikatif tertentu pula. Itu berarti bahwa ciri sintaktis sebuah kalimat akan menggambarkan organisasi informasi dalam kalimat yang bersangkutan. Lebih dari itu, ciri sintaktis sebuah kalimat juga menggambarkan konteks pemakaian Kalimat yang bersangkutan dalam penelitian ini usaha rrrendapatkan ciri-ciri sintaktis yang menggambarkan organisasi informasi dalam konteks pemakaiannya merupakan perhatian utama.

Adakah ciri yang universal mengenai tema? Jawaban atas pertanyaan itu perlu dikaitkan dengan simpulan simposium tentang subjek dan topik di Universitas California pada tahun 1915. Pertanyaan yang d i usahakan dapat d ijawab melalui simposium itu adalah bagaimanakah ciri-ciri yang universal mengenai subjek dan topik dan apa peranan subjek dan topik dalam struktur bahasa? simpulan yang dapat ditarik dari simposium itu adalah tidak ada definisi yang universal mengenai subjek dan topik Itu berarti bahwa usaha pemerian ciri-ciri mengenai tema khususnya dan konstruksi tema-rema umumnya yang berlaku dalam setiap bahasa, bahkan dalam setiap varietal bahasa, menjadi penting.
 Digital Files: 1
Shelf
 Konstruksi tema-rema-D346.pdf :: Download

LOGIN required

 Other Info
Bahasa : ind
Sumber Pengatalogan : LibUI ind rda
Tipe Konten : text (rdacontent)
Tipe Media : unmediated (rdamedia); computer (rdamedia)
Tipe Carrier : volume (rdacarrier); online resource (rdacarrier)
Deskripsi Fisik : xvii, 262 pages + appendix
Naskah Ringkas :
Lembaga Pemilik : Universitas Indonesia
Lokasi : Perpustakaan UI, Lantai 3
  • Availability
  • Review
  • Cover
Call Number Barcode Number Availability
D346 07-18-533412060 TERSEDIA
Review:
No review available for this collection: 91475
ABSTRAK
Analisis kalimat dapat dilakukan pada tiga tataran, yaitu tataran struktur gramatikal kalimat, tataran struktur makna kalimat, dan tataran organisasi ujaran. Ketiga tataran itu harus dibedakan untuk menghindari kekacauan dalam pembicaraan persoalan-persoalan kalimat. Tiga tataran tersebut, menurut Firbas, memungkinkan kita membedakan pola kalimat gramatikal, pola kalimat semantic, dan pola kalimat komunikatif. Kdnstruksi tema-rema merupakan konstruksi pola kalimat komunikatif. Jika diorientasikan pada istilah pragmatic function yang digunakan Dik (1978), analisis yang merighasilkan perian konstruksi tema-rema itu dapat disebut analisis fungsi pragmatis.

Ciri-ciri sintaktis tertentu tentu menggambarkan pola kalimat komunikatif tertentu pula. Itu berarti bahwa ciri sintaktis sebuah kalimat akan menggambarkan organisasi informasi dalam kalimat yang bersangkutan. Lebih dari itu, ciri sintaktis sebuah kalimat juga menggambarkan konteks pemakaian Kalimat yang bersangkutan dalam penelitian ini usaha rrrendapatkan ciri-ciri sintaktis yang menggambarkan organisasi informasi dalam konteks pemakaiannya merupakan perhatian utama.

Adakah ciri yang universal mengenai tema? Jawaban atas pertanyaan itu perlu dikaitkan dengan simpulan simposium tentang subjek dan topik di Universitas California pada tahun 1915. Pertanyaan yang d i usahakan dapat d ijawab melalui simposium itu adalah bagaimanakah ciri-ciri yang universal mengenai subjek dan topik dan apa peranan subjek dan topik dalam struktur bahasa? simpulan yang dapat ditarik dari simposium itu adalah tidak ada definisi yang universal mengenai subjek dan topik Itu berarti bahwa usaha pemerian ciri-ciri mengenai tema khususnya dan konstruksi tema-rema umumnya yang berlaku dalam setiap bahasa, bahkan dalam setiap varietal bahasa, menjadi penting.