Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 195158 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Hasan Mawardi
"ABSTRAK
Penelitian telah dilaksanakan di Yayasan True Hope, Pamulang, Tangerang dari Mei sampai dengan 7uli 2007. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besamya pengaruh Konseling Islami (XI) terhadap Kecerdasan Adversitas (Y1) dan Kecerdasan Spiritual (Y2) ODHA. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perbaikan perlakuan terhadap para ODHA.
Penelitian ini menggunakan dua pendekatan, kualitatif sebagai pendekatan utama dan kuantitatif sebagai pendekatan pendukung. Sebagai partisipan penelitian dalam tesis ini adalah anggota ODHA yang terdaftar di Yayasan True Hope yang telah direkomendasikan dan menyatakan kesetujuannya menjadi partisipan penelitian, yaitu: Maman, Thama, dan Refnit.
Proses Konseling Islami yang diselenggarakan oleh peneliti kepada tiga prang klien dilakukan selama dua bulan. Masing-masing ada yang mendapatkan tujuh sesi dan ada juga yang hanya lima sesi pertemuan. Selain konseling, peneliti juga melakukan wawancara kepada klien dan keluarga bersangkutan untuk kepentingan asesmen dan pendekatan.
Konseling Islami (XI) memberikan pengaruh terhadap Kecerdasan Adversitas (Y1) dan Kecerdasa Spiritual (Y2) para ODHA. Dikarenakan nilai r dari korelasi setiap variabel dalam penelitian ini berada di antara 0.80 - 1.000, maka korelasi antara ketiga variabel terscbut adalah "Sangat Kuat"
Mari hasil dua kali pengisian kuesioner yang ditunjukkan peneliti kepada partisipan penelitian, Para ODFIA dapat memahami tingkat AQ dan SQ serta pengaruhnya terhadap ketahanan mental.
Dari hasil perbandingan nilai AQ dan SQ masing-masing responden antara pres test dan post ternyata mengalami peningkatan setelah dilakukan Konseling Islami, maka kini ODHA partisipan penelitian berkemampuan meningkatkan AQ dan SQ-nya dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
Hasil perbandingan nilai AQ dan SQ masing-masing responden antara pre test dan post test ternyata juga menunjukkan rasa pcrcaya diri para ODHA untuk berusaha optimal mcmpcrbaiki kondisinya menjadi lebih baik.
Namun, peneliti hares mengakui bahwa masih terdapat keterbatasan hasil peneliti-an, yaitu hasil penelitian ini masih belum dapat digcncralisasikan. Hal itu dikarenakan sampel penelitian yang masih sedikit. yakni tiga orang ODHA sehingga helum mewakili populasi para ODHA mengcnai pengaruh Konseling Islami terhadap AQ dan SQ. Untuk itu, diperlukan penelitian lebih lanjut yang melibatkan responden ODHA yang lebih banvak sehingga dapat mendukung hasil penelitian ini.

ABSTRACT
The research is executed at True Hope Foundation, Pamulang, Tangerang from May up to July 2007. This research's aim is to know the level of Islamic Counseling influence (Xi) to Adversity Intelligence (Y1) And Spiritual Intelligence (Y2) ODHA. This Research is projected able to give contribution to the treatment reparation to ODHA.
This research will use two approaches; qualitative as main approach and quantitative as supporter approach- Hence this thesis is more having the character of descriptive. And, as the research object in this thesis is the members of ODHA, who are listed in True Hope Foundation, Pamulang, Tangerang- They have been recommended and they agree becoming the participant of the research, they are Maman, Thama, and Refnit.
The process of the Islamic Counseling is conducted by researcher to three clients by two months. Some will have seven session, and others will have about five meeting session. Researcher will not only have the concealing, but also interview with related family and client on behalf of assessment and approach.
The result of research will represent in general on the three clients whom are given the service of Islamic Counseling. They will have the increasing level of Adversity and Spiritual Intelligence.
From the comparison of respondents' value on AQ and SQ between pre and post-test of Islamic Counseling, it is increasing in fact. Now, the respondents have improved their AQ and SQ and they can apply it in daily life.
The comparison value of AQ and SQ of each respondent between pre and post test, actually it shows that the self confidence of ODHA to make an effort to refurbish their condition to be better.
However, the researcher must admit that because of the result of this research is still deficient, so the result can not be generalized. It is because the research sample is only for a small number of respondents (3 respondents). We can say that they can no be representative of ODHA population regarding the Islamic Counseling on AQ and SQ.
Accordingly we need a further research which is involving many respondents from ODHA in order to support the result of the research.
"
2007
T20658
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Kemajuan Jepang yang cepat dan pesat disebabkan keberhasilan bangsa Jepang mengelola tiga kecerdasan bangsa, yaitu mengembangkan kecerdasan intelektual (Develop the IQ) menunbuhkan kecerdasan emosional 9Growth the EQ) dan menanamkan kecerdasan spiritual (Internasionalisation the SQ)...."
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Agus Efendi
Bandung: Alfabeta, 2005
153.9 AGU r
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Dian Wahyuningsih
"Kecerdasan spiritual (SQ) merupakan kecerdasan tertinggi (ultimate Intelligence) yang dirniliki manusia. Kecerdasan ini menghantar manusia pada penemuan dan pernahaman akan makna dan nilai dalam menjalani atau melakukan sesuatu. Pencapaian kualitas kecerdasan spiritual (SQ), tidak terlepas dari kerjasama dan dukungan dua kecerdasan terdahulu (IQ & EQ). Idealnya, ketiga kecerdasan utama tersebut harus saling sejajar, meskipun masing-masing memiliki kekuatan wilayah tersendiri dan dapat berfungsi secara terpisah. Karena kecerdasan dapat berkembang dan meningkat, maka diperlukan metode untuk peningkatannya. Dan literatur yang ada, diketahui bahwa riyadhah (olah jiwa) dan iqra' (kemampuan membaca ayat-ayat qauliyah dan kauniyah) memiliki pengaruh tcrhadup peningkatan kecerdasan spiritual (SQ). Oleh karena itu, perlu diketahui berapa besar pengaruh intensitas riyadhah dan intensitas iqra' terhadap peningkatan kecerdasan spiritual (SQ), apakah kedua variabel memiliki pengaruh yang besar terhadap peningkatan kecerdasan spiritual (SQ).
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh intensitas riyadhah dan intensitas iqra' terhadap peningkatan kecerdasan spiritual (SQ) pada jama'ah kajian Daarul Muwahhid Jakarta-Barat.
Desain penelitian adalah non eksperimen dengan pendekatan kuantitatif serta mengguna';an metode ex post facto. Regresi tinier digunakan untuk menganalisis data dengan bantLan SPSS var. 11.5 for windows.
Populasi penelitian adalah kelornpok-kelompok kajian yang melakukan riyadhah dan. iqra' dalam kehidupannya sehari-hari. Adapun sampel penelitian adalah jama'ah kajian' Daarul Muwahhid, dengan pertimbangan, jama'ah kajian ini selain mengkaji Al-Qur'an, Al-Hadits dan Al-Hikam untuk meningkatkan IQ, juga bersbsialisasi dengan masyarakat sekitar, guna meningkatkan EQ serta bertekad memperbaiki hubungan vertikal dengan Sang Khalik melalui peningkatan SQ.
Penelitian ini menggunakan metode pengtunpulan data berapa kusioner yang disebarkan kepada 40 responder, yang sebelumnya telah di try out pada jama'ah kajian Darin Tauhid Cipaku Jakarta-Selatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel memberi pengaruh terhadap peningkatan kecerdasan spiritual (SQ) sebesar 85.5 %, sisanya dipengaruhi oleh factor-faktor yang lain.

Spiritual Quotient constitutes an ultimate intelligence owned by a human being. This intelligence accompanies a human being to the discovery and understanding of a meaning and value in performing something. As the intelligence may escalate an individual to a better Ievel, therefore a methed is required to enhance the intelligence. It is known from the existing literature that Riyadhah (spiritual processing) and Igra' (capability to read verses of gauliyah and kauniyah) have an effect towards the enhanc Arent of spiritual intelligence. Therefore it is necessary to know how much effect of the intensity of riyadhah and iqra' is with respect to the enhancement of SQ, whether both variables have a big influence in the enhancement of SQ.
The objective of this research is to know how much effect of the intensity of riyadhah and iqra' is with respect to the enhancement of spiritual intelligence in the community for Daarul Muwahhid study in West Jakarta.
Research design is non-experimental by using a quantitative approach and using method of ex post facto. Linear Regression is used to analyze data by help of SPSS ver. 11.5 for Windows.
Research population is groups who perform riyadhah and iqra' in their daily life. As regards research sample, the community for Daarul Muwahhid study in West Jakarta, with the consideration, that the study community besides studying al-Qur'an, Al-Hadits and Al-Hikant, to enhance IQ, also socializing with the surrounding community to enhance EQ, simultaneously with the faith to correct vertical relations with the Creator through the effort of SQ improvement.
This research uses data collecting method in the form of a questionnaire distributed to forty (40) respondents, the questionnaires of which have previously been tried out in the community of Daarut Tauhid Study, Cipaku, South Jakarta.
Research results show that riyadhah and iqra' have an effect of 85.5% with respect to the enhancement of spiritual intelligence.
"
2007
T17578
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
"The purpose of this study was to disclose the extent of role of the intelectual, emotional and spiritual intelligence of the teachers, on the teachers performance in senior high school in Padang, either separately or simultaneously. In conducting this study, the researches applied a correlational approach. The population of the study were all PNS teachers teaching at the senior high scholl in Padang. The result indicate that the teachers intellectual, emotional, and spiritual intelligences. These research findings imlpy that the intellectual emotional role very signicantly to the teachers performances. These research findings imply that the intellectual, emotional and spiritual intelligences are preadictive and very influential in improving the teachers performances beside other factors whih may as well role, yet not iclude in this study."
2006
370 JPUNP 29:1 (2006)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Taufiq Pasiak
Bandung: Mizan, 2006
152.4 TAU m
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Citro W. Puluhulawa
"Sebagai pendidik professional guru dituntut memiliki seperangkat kompetensi dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki guru adalah kompetensi sosial. Kompetensi sosial guru yang dimaksud adalah kemampuan guru dalam bersikap obyektif, inklusif, dan tidak diskriminatif, santun baik dalam perkataan maupun perbuatan, mampu berkomunikasi baik secara lisan, tulisan dan isyarat, menjalin hubungan dengan peserta didik, sesama pendidik, tenaga kependidikan, orang tua peserta didik, dan masyarakat sekitar serta mampu beradaptasi dengan komunitas masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan kompetensi sosial guru. Berdasarkan hasil analisis regresi, ditemukan adanya hubungan antara kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan kompetensi sosial guru. Hal ini mengandung arti bahwa semakin baik kecerdasan emosional dan spiritual guru, semakin baik dampak yang dihasilkan dari peningkatan kompetensi sosial guru.

Teacher as a professional educational is demanded to have a set of competence in carrying out the daily tasks. One of the competences is social competence. The social competence of teachers is that teachers have an objective, inclusive and non discriminative attitude, well-mannered eitherin speech or in act, capable in communicating verbally, writtenly and gesture. In addition, teachers have to coordinate with the students, other fellow teachers, educational staff, student?s parents as well asthe society. They must also be able to adapt with the community. This study aims to determine the relationship between emotional intelligence and spiritual intelligence work with the social competence of teachers in Vocational Schools of Gorontalo City. The result of multiple correlation coefficient which showed between emotional intelligence and spiritual intelegence toward social competence. This means that the better the emotional and spiritual intelligence of teacher, the better the effect of the social competence of teachers will be."
Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2013
pdf
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Ary Ginanjar Agustian
Jakarta: Arga Wijaya Persada, 2001
152.4 Agu r
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>