Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 65969 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Misri A. Muchsin
Djogyakarta: Ar-Ruzz Press , 2002
297.261 MIS f
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Ahmad, Hadrat Mirza Ghulam
Jakarta: PT Gasha Pelangi Grafika, 1977
297.01 AHM f
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Sunandari
"Secara umum, pemikiran para filsuf muslim merupakan sintesa sistematis antara ajaran-ajaran Islam, Aristotelianisme dan Neo-Platonisme yang dipelopori oleh al-Kindi, al-Farabi, Ibn Sina dan Ibn Rusyd. Namun, sejak serangan yang dilakukan oleh al-Ghazali melalui Tahafut al-Falasifat, pemikiran filsafat di dunia Islam Barat, Sunni, mengalami pergantian suasana dari alam filosofis ke mistis, tasawwuf. Sedangkan di dunia Islam belahan Timur, Syi'i, pemikiran filsafat dan mistis tetap eksis berkembang bahkan keduanya saling melengkapi.
Harmonisasi yang sempurna dapat ditemui pada tokoh Suhrawardi yang bergelar Syaikh al-Isyraq. Suhrawardi memandang dirinya sebagai penyatu kembali apa yang disebutnya al-hikmar al-laduniyyat (kebijaksanaan Ilahi) dan al-hikmat al-'atigat (kebijaksanaan kuno), dengan menggabungkan dua metode yang telah mapan, yaitu metode diskursif filosofis yang diwakili oleh Aristotelianisme dan metode dzawq mistis, yang diwakili oleh Platonisme, ke dalam satu metode komprehensif yang bersifat teosofis.
Dengan ajaran teosofinya, Suhrawardi mampu membangun suatu cabang aliran yang baru dalam tradisi filsafat Islam, sehingga wajar jika digelari pendiri filsafat iluminasi. Pada tataran ontologis, Suhrawardi menawarkan suatu temuan baru dengan memperkenalkan istilah-istilah tersendiri dalam mengungkapkan seluruh pemikirannya. Melalui terminologi cahaya, Suhrawardi menumbangkan teori emanasi akal sepuluh yang menjadi acuan umum hampir seluruh filsuf Muslim dan menawarkan suatu bentuk baru dengan menggunakan istilah cahaya dan tidak membatasi jumlah pancarannya. Inilah iluminasionisme, suatu pancaran cahaya yang berasal dari Nur al-Anwdr membentuk suatu bangunan utuh yang merupakan kesatuan penyinaran yang disebut wahdat al-Isyraq. Sementara dalam tataran epistemologis, Suhrawardi mampu menunjukkan kelemahan metode pengetahuan diskursif filosofis dan mempelopori munculnya metode baru yaitu 'ilmu hudhuri (knowledge by presence)."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2004
T10930
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Asma Hasan Fahmi
Jakarta: Bulan Bintang, 1979
297.7 FAH s
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Akhyar Yusuf
"Masalah pokok yang dibahas dalam skripsi ini adalah: bagaimana pandangan para filsuf dan saintis Barat dan Mus_lim terhadap alam, manusia dan kebudayaan dengan penekanan pada perspektif Islam. Pembahasan atas tema dilakukan se_cara dialogis antara berbagai pandangan filsuf den saintis. Para filsuf alam di zaman Yunani kuno telah meletakkan dasar materialisme naif, yang kemudian memunculkan reaksi berupa aliran idealism.' Di zaman renaisans Galileo Galilei dengan penelitian empiris, merobohkan koemologi Aristoteles. Menurutnya kita hanya dapat berbicara benar tentang alam, kalau kita membatasi diri untuk mengamati ciri primer_nya saja. Doktrin tentang kualitas primer dan sekunder berdam_pak sangat luas pada pemikiran modern. Pandangan ini menyingkirkan peran sentralnya dalam skema alam semesta, la_lu alam dianggap sepenuhnya mekanis. Perkembangan filsafat Barat sejak awal kata Roger Garaudy telah memisahkan menu_sia dari dimensi transendensi (Tuhan), sehingga pamikiran terputus dari kehidupan, kata-kata dan benda kehilangan arti sebagai tanda-tanda (ayat) Tuhan. Konsep ini terumus da_lam perkembangan (kemajuan ) Barat. Dalam perspektif ini manusia adalah ukuran segalanya. Pandangan Islam terhadap alam adalah, alam merupakan hamparan wahyu Allah (Al-Qur'an of Creation) yang mempunyai sumber yang sama dengan kitab suci Al-Quran. Dengan demikian penelitian terhadap alam, semestinya dapat membawa kepada pengakuan adanya Pencipta alam yang transenden. Tauhid sebagai filsafat dasar, mengandung arti bahwa hanya ada sa_tu pencipta alam. Dalam tauhid ini terkandung ide persamaan hak manusia, persaudaraan dan persatuan makhluk. Mengakui dan menerima transendensi menurut Garau_dy berarti: pertama, mengakui ketergantungan manusia kepada Penciptanya, kepada Tuhan dan kemauanNya di be_lakang semua proyek manusia. Kedua, mengakui transen_densi berarti bahwa ada perbedaan Khalik dangan makhluk. Ketiga, mengakai keunggulan norma-norma mutlak yang tidak dapat diturunkan melalui akal budi manusia. Pengakuan akan transendensi Lai menurut Garaudy, merupakan tawaran yang diberikan Islam dalam menghadapi kemelut dan krisi budaya modern. Karene tak ada sains , tak ada politik yang dapat menyelamatken umat manusia dari kematian, jika mereka menjauhkan transendensi dari manusia, bila manusia menjauhkan diri dari Tuhan."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 1991
S15992
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Naufan Rizqullah
"Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) adalah salah satu organisasi mahasiswa Islam yang didirikan oleh para aktivis masjid. Para aktivis KAMMI memiliki Sistem kaderisasi yang ada didalamnya tentu tidak dapat berdiri sediri tentu ada ideologi dan paham yang melandasi setiap gerakan yang ingin dibangun oleh KAMMI. Paham Syumuliatul Islam atau berarti kesempurnaan Islam adalah paham atau ideologi yang digunakan oleh KAMMI dan diajarkan untuk seluruh kadernya, Proses penanaman paham dan ideologi sering dianggap sebagai proses indoktrinasi. Penelitian ini bermaksud melihat proses Indoktrinasi paham Syumuliatul Islam dalam organisasi KAMMI dengan melihat berbagai faktor baik pengaruh dari luar organisasi dan dinamika didalam organisasi. Paham Syumuliah Islam dalam Tesis ini menggunakan teori sosialisasi dalam menganalisis bagaimana paham itu diajarkan kepada seluruh anggota dan konsep doktrin sebagai cara baca dalam prespektif indoktrinasi, semua digunakan dengan cara baca kualitatif. Temuan dalam penelitian ini bahwa ada pengaruh dari luar organisasi yang cukup berperan membentuk ideologi gerakan KAMMI. Lalu berbagai dinamika internal yang cukup banyak merubah cara pandang KAMMI di masa depannya. Pemahaman dan Ideologi KAMMI dimuat dalam materi kaderisasi KAMMI dan Dalam penelitian ini dijelaskan bagaimana proses Indoktrinasi KAMMI terjadi dalam pelaksanaan kaderisasi. Hal ini juga menuntut KAMMI sebagai gerakan mahasiswa membawa ideologi tersebut dalam ruang politik dan sikap organisasi yang harus tercermin dari nilai Ideologi tersebut. Dan peran Syumuliatul Islam sebagai paham dasar dalam organisasi KAMMI ini menjadi panduan dalam menerapkan aksi-aksi KAMMI.

The Indonesian Muslim Student Action Union (KAMMI) is an Islamic student organization founded by mosque activists. KAMMI activists have a regeneration system that, of course, cannot stand alone, for there are ideologies and understandings that underlie every movement that KAMMI wants to build. The understanding of Syumuliatul Islam, which means the perfection of Islam, is the understanding or ideology used by KAMMI and taught to all its cadres. The process of inculcating understanding and ideology is often considered a process of indoctrination. This study aimed to look at the process of indoctrination of Syumuliatul Islam in the KAMMI organization by looking at various factors, both influences from outside the organization and dynamics within the organization. The Syumuliah understanding of Islam in this thesis uses the theory of socialization in analyzing how it is taught to all members and the concept of doctrine as a way of reading in an indoctrination perspective, all of which are used through qualitative reading. The finding in this study is that there are influences from outside the organization that play a significant role in shaping the ideology of the KAMMI movement. Then there are also various internal dynamics that quite a lot have changed the perspective of KAMMI in the future. KAMMI's understanding and ideology are contained in the KAMMI regeneration material and this study explains how the KAMMI indoctrination process occurs in the implementation of regeneration. This also requires KAMMI as a student movement to bring this ideology into the political space and organizational attitudes that must be reflected in the values of this ideology."
Jakarta: Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia, 2021
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Haidar Bagir
"Sebagai orang beriman, kita yakin bahwa agama berasal dari Tuhan. Tapi, agama juga mengambil bentuk sebagai agama manusia, segera setelah ia berpindah dari khazanah ketuhanan kepada wilayah kemanusiaan. Artinya, manusia tidak pernah bisa bicara tentang agama, kecuali dalam konteks manusia. Menyadari hal itu, maka seorang penganut agama mestinya tidak terkejut dan gagap untuk menerima kenyataan bahwa di kalangan agama yang sama terdapat begitu banyak perbedaan pendapat."
Bandung: PT Mizan Pustaka, 2019
297.71 HAI i
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Abuddin Nata
Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2001
297.67 ABU p
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Leaman, Oliver
Jakarta: Rajawali, 1989
297.01 LEA p
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Bumi Aksara, 1995
297.64 FIL
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>