Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 63951 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Aryo Budhi Utomo
"ABSTRAK
Penelitian ini untuk mengetahui pendapat para pengguna (wartawan surat kabar The Jakarta Post) terhadap kinerja layanan dokumentasi foto yang diproyeksikan pada layanan penelusuran dan peminjaman foto dan layanan cuci cetak foto di bagian dokumentasi foto surat kabar berbahasa Inggris The Jakarta Post.Populasi dalam penelitian ini adalah wartawan The Jakarta Post yang menggunakan layanan dokumentasi foto. Penarikan sampel dilakukan secara acak. Pengumpulan data dilakukan dengan cara survei yaitu menyebarkan kuesioner kepada para responden (wartawan The Jakarta Post) yang dilengkapi dengan wawancara terhadap responden yang bersangkutan. Data yang diperoleh diolah dengan perhitungan prosentase yang menggunakan rumus : _

"
1996
S14934
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Feri Sulianta
Jakarta: Elex Media Komputindo, 2009
006.6 FER r (1);006.6 FER r (2)
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Feri Sulianta
Jakarta: Elex Media Komputindo, 2009
006FERR001
Multimedia  Universitas Indonesia Library
cover
Feri Sulianta
Jakarta: Elex Media Komputindo, 2009
006FERR002
Multimedia  Universitas Indonesia Library
cover
Piliang, Yasraf Amir
Yogyakarta: Jalasutra, 2010
301 PIL p
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta : Elex Media Komputindo, 2007
006.68 BUK
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Gamella Ekaputri
"ABSTRAK
Skripsi ini membahas tingkat kepuasan pengguna terhadap kualitas layanan Pusat
Unit Pengolah Kearsipan SKK Migas. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif
dengan metode survey dan observasi. Pengukuran kepuasan pengguna dilakukan
dengan menggunakan metode Servqual. Hasil penelitian menyatakan 74% dari
responden menyatakan kurang puas, 10% dari responden menyatakan
memuaskan, dan 16% dari responden merasa sangat memuaskan. Dengan
demikian, tingkat kepuasan pengguna terhadap kualitas layanan Pusat Unit
Pengolah Kearsipan masih kurang memuaskan. Dimensi kehandalan adalah
dimensi yang memiliki nilai kepuasan paling rendah dibandingkan empat dimensi
kualitas layanan lainnya. Sehingga, dimensi kehandalan dijadikan sebagai
prioritas utama untuk segera diperbaiki. Melalui metode Servqual dapat diketahui
unsur-unsur layanan yang menyebabkan ketidakpuasan pengguna dan unsur-unsur
layanan yang memberikan kepuasan kepada pengguna. Sehingga dari hasil
penelitian ini dapat digunakan untuk perbaikan unsur-unsur layanan yang
memiliki nilai kepuasan yang rendah.

ABSTRACT
The focus of this study is employee satisfaction to service quality at records
center SKK Migas. This study is a quantitative study with survey method and
observation. Employee satisfaction measurement is done using Servqual Method.
The result of this study stated 74% of respondents felt less satisfied, 10% of
respondents felt satisfied, and 16% of respondents felt very satisfied. Reliability
is the dimensions that has the lowest satisfaction scores compared to the other
four dimensions of service quality. Thus, this reliability serve as the top priority to
be remedied. Through Servqual method can be known the elements of service that
led to employee dissatisfaction and elements of service that provide satisfaction to
employee. So that the result of this study can be used for improvements to the
service elements that have low satisfaction scores."
2014
S53129
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Rhea Margareth Magdalena
"ABSTRAK
Skripsi ini menganalisis tentang representasi perpustakaan dalam Iklan Layanan
Masyarakat PNRI Edisi : Perpustakaan Terapung . Penelitian ini menggunakan
metode semiotik dengan menggunakan analisis yang digagas oleh Roland Barthes
yaitu analisis penandaan dua tingkat denotasi dan konotasi yang bertujuan untuk
mendeskripsikan fungsi perpustakaan bagi pengguna perpustakaan yang
diwakilkan oleh setiap tokoh yang berperan dalam ILM PNRI tersebut. Hasil
penelitian ini mengatakan bahwa analisis makna denotasi ditunjukkan gambaran
perpustakaan dengan berbagai variasinya. Sementara itu, analisis makna konotasi
menunjukkan representasi perpustakaan sebagai sahabat masyarakat yang dapat
membantu mereka meraih cita-cita. Sebagai kesimpulan, iklan ini
merepresentasikan perpustakaan sebagai sebuah lembaga yang berperan dalam
mengembangkan potensi setiap individu yang menggunakan layanannya.

ABSTRACT
This thesis analyst about the representation of library in National Library of
Indonesia’s Public Service Announcement Series ‘Floating Library’. This
research use semiotic method analysis expressed by Roland Barthes namely two
level signification analysist that consist denotation and connotation meaning who
aims to describe the function of library for the user which present by each
character in that Public Service Announcement. The result of this research show
that denotation meaning analysis are present by the picture of library with it’s
variation. Meanwhile, the connotation meaning analyst show that library
representation as people’s bestfriend whom help them to reach their future. In
conclusion, this announcement representing library as an organization who
participate to developing the potential in each person whom use it’s service."
2014
S53125
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Artikel mengemukakan sebuah definisi dan teori untuk "Library 2.0" Artikel ini berpendapat bahwa konsep baru mengenai perubahan Web yang disitilahkan sebagai "Web 2.0" akan memberikan dampak besar terhadap perpustakaan dan menyadari bahwa selama masih berhubungan dengan sejarah dan misis perpustakaan, dampak-dampak tersebut tetap merupakan sebuah paradigma baru dalam hal kepustakawanan...."
020 VIS 10:2 (2008)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Listi Irawati
"ABSTRAK
LISTI IRAWATI. Perilaku pencarian informasi melalui Internet: suatu survei terhadap para peneliti ekonomi di lingkungan Direktora/ Rise/ Ekonomi dan Kebijakan Mandel- Bank Indonesia. (Di bawah bimbingan Peppy Mandril Anas, M.A. dan Nina A. Martini, M.Lib.). Skripsi, Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Sastra Universitas Indonesia, 2001. Skripsi ini mengenai Perilaku pencarian informasi melalui Internet: suatu survei terhadap para peneliti ekonomi di lingkungan Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pola perilaku para peneliti Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia (DKM-B1) dalam mencari informasi melalui Internet untuk menunjang pelaksanaan tugas mereka, serta untuk mengetahui hambatan yang dialami para peneliti DKM-BI dalam memanfaatkan Internet untuk mencari informasi yang mereka perlukan untuk menunjang pelaksanaan tugas.
Pengumpulan data utama dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada semua sampel di tempat penelitian. Dari 45 kuesioner yang disebarkan, 10 kuesioner (22,2%) tidak kembali dan sebanyak 1 kuesioner (2,2%) tidak dapat diolah. Jadi kuesioner yang dianggap sah berjumlah 34 kuesioner (75,6%).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pencarian informasi melalui Internet cukup diminati di kalangan peneliti dan dirasakan manfaatnya oleh mereka, hanya saja ada beberapa faktor yang membatasi intensitas penggunaannya (frekuensi dan waktu yang digunakan), sehingga intensitasnya tidak terlalu besar. Faktor-faktor tersebut misalnya akses yang lambat, kesibukan kerja, dan selain itu di lingkungan BI juga terdapat beberapa sarana pencarian informasi lainnya yang saling melengkapi.
Dari data yang dianalisis, maka dapat pula diketahui pola perilaku pencarian informasi para peneliti. Sebagai peneliti, responden memiliki tugas-tugas tertentu yang harus dilaksanakannya sehari-hari berkaitan dengan profesi tersebut. Hal ini akan mendorong timbulnya kebutuhan informasi dengan karakteristik tertentu. Dalam penelitian, informasi yang mereka butuhkan terutama informasi yang cepat dan mutakhir. Subyek informasi yang dibutuhkan secara garis besar adalah ekonomi_moneter dan politik dari dalam dan luar negeri untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan moneter Indonesia. Sedangkan informasi yang dicari di Internet oleh peneliti di semua Bagian mencakup: IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan); inflasi; keuangan; moneter; nilai tukar; PDB (Produk Domestik Bruto); pertumbuhan ekonomi; suku bunga; dan paper.
Karakteristik kebutuhan informasi tersebut berpengaruh terhadap dua faktor, yaitu sumber informasi yang digunakan dan pengetahuan akan informasi. Umumnya sumber informasi/situs yang banyak diakses melalui WWW dan e-mail adalah situs-_situs yang terpercaya seperti situs pemerintah, universitas, lembaga organisasi internasional, serta situs berita. Hal ini juga menunjukkan bahwa peneliti cukup paham dan selektif terhadap informasi dan sumber informasi di Internet. Ada beberapa variabel yang menjadi pertimbangan peneliti dalam pemilihan situs. Variabel yang menjadi prioritas utama adalah kelengkapan informasi, sedangkan informasi yang gratis merupakan pertimbangan yang paling tidak penting.
Dari proses pencarian informasi, peneliti kemudian mendapatkan hasil pencarian. Hasil yang diperoleh tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor dan variabel yang telah dikemukakan di atas. Peneliti umumnya mengakses situs lain bila informasi yang ditemukannya pada suatu situs kurang/tidak relevan. Cara lain yang mereka tempuh yaitu bertanya kepada rekan kerja dan mengulang pencarian dengan search engine untuk mencari situs atau kata-kata lain yang mirip.
Setelah mencoba mengubah strategi penelusuran, maka diperoleh hasil akhir dari pencarian. Hasil akhir tersebut menunjukkan bahwa penelusuran para peneliti cukup efektif, namun masih belum sepenuhnya berhasil jika mengacu pada hasil penelusuran yang sebagian besar masih belum maksimal. Namun meskipun demikian, informasi yang diperoleh tersebut umumnya dapat dimanfaatkan/diterapkan dalam pekerjaan dan mereka cukup puas dengan hasil yang diperoleh.
Hambatan yang dialami peneliti dalam mencari informasi lewat Internet dapat berasal dari faktor teknis maupun non-teknis. Faktor yang menjadi kendala terbesar adalah faktor teknis, yaitu akses yang lambat dan kurangnya jumlah terminal/komputer untuk mengakses Internet di tempat kerja mereka sehingga menyebabkan antrian. Sedangkan faktor non-teknis yang menjadi kendala utama berasal dari pemakai, yaitu kurangnya pengetahuan mengenai cara mencari informasi yang efisien.

"
2001
S15404
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>