Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 130806 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Idham Maulana
"Skripsi ini membahas mengenai bentuk dan gaya bangunan Panti Asuhan Vincentius Putra, Jakarta. Tujuan penelitian ini berupaya untuk mengungkapkan adanya persamaan dengan komponen arsitektur yang ada di Eropa dan pada bangunan kolonial di Hindia Belanda serta gaya arsitekturnya. Data yang dikumpulkan melalui observasi kemudian diolah didalam analisis. Pada tahap interpretasi dihasilkan bahwa bangunan ini tidak lepas dari komponen arsitektur Eropa dan komponen yang memiliki kesamaan dengan bangunan kolonial di Hindia Belanda lebih kepada bentuk fungsional sebagai suatu bentuk penyesuaian terhadap iklim tropis dan komponen lainnya memiliki kesamaan dan menjadi ciri dari karya biro arsitek yang juga merancang bangunan ini."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2009
S12133
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Gaudensia Diana K.F.
"Penelitian dengan judul Faktor-faktor yang Mendorong Prestasi Belajar Anak Asuh (Studi Kasus Terhadap 5 Orang Remaja Panti Asuhan Vincentius Putera Jakarta Yang Berprestasi Belajar Sangat Baik) ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor-faktor internal dan ekstemal yang dapat menjadi pendorong prestasi belajar anak asuh di Panti Asuhan Vincentius Putera Jakarta. Faktor internal adalah segala faktor yang berasal dari dalam din anak asuh yang mendorong prestasi belajamya, dan faktor eksternal adalah faktor-faktor yang berasal dari luar diri anak asuh yang mendorong prestasi belajamya.
Latar belakang pemilihan topik penelitian ini adalah tingginya prestasi belajar beberapa orang anak asuh di Panti Asuhan Vincentius Jakarta yang sedang berada pada jenjang pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Sint Joseph Jakarta. Padahal, para penghuni Panti Asuhan Vincentius Putera secara umum merupakan anak-anak yang mempunyai masalah di dalam keluarga, Sebagian besar kasus ditemukan bahwa para anak asuh tersebut berasal dari keluarga miskin dan tidak mengenal orang tua sejak dari bayi. Kurangnya kasih sayang serta dukungan keluarga merupakan faktor-faktor yang sesungguhnya sangat berpengaruh dalam perkembangan anak. Pada dasamya, anak asuh yang menjalani kehidupan sehari-hari dalam lingkungan panti asuhan adalah anakanak bermasalah. Namun, dalam kondisi tersebut, tetap ditemukan adanya anakanak penghuni panti asuhan yang mempunyai prestasi akademik bagus. Situasi ini sangat menarik untuk diamati, sehingga ditetapkan sebagai topik dalam penelitian ini, yang secara khusus akan mendeskripsikan tentang faktor-faktor pendorong berprestasi anak asuh dengan studi kasus terhadap remaja di Panti Asuhan Vincentius Putera Kramat Raya 134 Jakarta Pusat.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Lokasi penelitian ini adalah Panti Asuhan Vincentius Putera Jalan Kramat Raya 134 Jakarta Pusat. Janis sampling (type of sampling) penelitian ini adalah non-probability sampling atau nonrandom sampling. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan tiga teknik yaitu wawancara mendalam (indepth interview), observasi, serta menggunakan data non manusia (sekunder) dan dianallsis secara deskriptif kualitatif.
Pembahasan dalam penelitian tentang faktor-faktor pendorong berprestasi ini menggunakan teori dari beberapa pakar pendidikan dan psikologi yang membahas tentang faktor internal (intrinsik) dan eksternal (ekstrinsik) yaitu Sobur, Hakim, Makmun, Munandar, dan lain-lain. Teori tersebut menekankan bahwa faktor dan dalam diri individu (internal) dan faktor Iingkungan dari luar diri individu (ekstemal) sebagai faktor-faktor yang mendorong seseorang untuk berprestasi. Melalui penelitian ini, maka akan dikaji faktor-faktor pendorong tersebut dalam setting panti asuhan dengan informannya adalah 5 orang remaja berprestasi di Panti Asuhan Vincentius Putera yang sedang mengikuti pendidikan di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan Sint Joseph Kramat Raya Jakarta Pusat.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor internal yaitu faktor fisik dan psikis, serta faktor ekstemal dari Panti Asuhan Vincentius Putera berupa fasilitas belajar, peran pengasuh, waktu belajar, dan peraturan maupun dari SMK Sint Joseph berupa fasilitas belajar, bimbingan dan pendampingan, metode belajar dan peraturan menjadi pendorong prestasi belajar anak asuh di Panti Asuhan Vincentius Patera. Oleh karena itu, penelitian ini memberikan rekomendasi terhadap pihak-pihak yang terkait dengan pendidikan anak seperti; sekolah dan panti asuhan untuk lebih memberikan perhatian terhadap masalah pendidikan anak, khususnya pendidikan bagi anak-anak panti asuhan.

The Thesis which title The Study Achievement Stimulating Factors for Foster Child (Case Study to 5 adolescents at Vincentius Putra Foster Care that over achiever). Purposes of the research is to describe study achievement stimulating factors both internal and external factors at Vincentius Putra Foster Care Jakarta. Internal factors are all factors that coming from foster child itself, and external factors are all factors that coming from the environment of foster child.
The topic had been choseen based on the fact that some of the foster child at Vincentius Putra Foster Care in the senior high school (SMK Sint Joseph) are over achiever students, whereas the children is coming from the broken family. In many cases found that the children who lived in Vincentius Putra Foster Care that they family is poor, and some of them never known they family since they were born. The less of passion and support from family was dominant factors that will be giving an influence for children growth and development, both physically and mentally in future time. In generally all the children that living in Vincentius Putra Foster Care are disorder children. But, in that unopportunity condition, still found some of the foster child that can reached over achievement than others. This situation is interesting to look deeply by social research methods to esspecially describe achihevment stimulating factors, both internally and externally, by case study to five over achiever adotesence at Vincentius Putra Foster Care that study at SMK Sint Joseph Kramat Raya 134 Jakarta.
This study uses qualitative method with case study as a approaching method. The research locate in Vincentius Putra Foster Care at Jalan Kramat Raya 134 Jakarta Pusat. Type of sampling uses non-probability sampling or nonrandom sampling. The technique to determine sampling is purposive. The data is collecting by three ways such as indepth interview, observation, and study documentation. All the data analizing uses descriptive-qualitative. The informants needed 12 person, consist of five foster children, three SMK Sint Joseph teachers, and four Vincentius Putra Foster Care Officers.
The research uses some theories such as Sobur, Hakim, Makmun, Munandar, and Jane Hams. The theories stress internal and external factors as a stimulating factors that influencing foster children in a study. Through this research, all those factors will be telling about internal and external factors that influence foster children that living in Vincentius Putra Foster Care and study at SMK Sint Joseph.
In the last chapter, known that of the research about internal and external factors (facilities, officers, study schedule, and rule) conclude that all factors are stimulated foster child to be over achiever at Vincentius Putra Foster Care. Thus, as a recomendation to goverment, education institution, and other foster care to give more seriuously to about education for children, especially children that living in foster care."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2007
T19278
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1981
S7029
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Christiana Farida E.
"Panti asuhan sebagai badan yang memberikan substitutive service menjadi tempat tinggal alternatif bagi anak-anak terlantar. Panti asuhan memiliki ruang-ruang semipublik yang terbatas untuk anak yang jumlahnya banyak sehingga terjadi berbagai persoalan dalam berkegiatan di dalamnya. Kajian teori menunjukkan bahwa dalam kegiatan bertinggal, manusia berusaha membangun ikatan positif dengan hunian yang berujung pada pemaknaannya sebagai home. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pemaknaan itu, apakah panti asuhan telah dimaknai sebagai home oleh anak-anaknya dan bagaimana makna tersebut terjadi atau tercapai.
Hasil analisis menunjukkan parameter home hadir dalam Panti Asuhan Vincentius Putri. Sebagian besar anak menanggap panti asuhan sebagai home. Kehadiran home itu sendiri tidak lepas dari bagaimana mereka menggunakan ruang-ruang dalam panti asuhan.

Orphanage is an institution that provides substitutive service and shelter for abandoned children. The rooms in orphanage are semipublic and limited compared to large numbers of orphans, causing numerous problems to do daily activities. Theoretical studies showed that human basically tries to build a positive bond with his shelter. This bonding leads to deeper meaning in the residence, as home. Therefore, the purpose of this study is to determine how far the conception of orphanage as home by the orphans and how the conception is achieved.
The results show most of parameters present in Panti Asuhan Vincentius Putri. Most of orphans perceive orphanage as a home. The presence of home can not be separated from how they use space in this orphanage.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2013
S46609
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Agustinus David
"Skripsi ini membahas mengenai bentuk dan gaya bangunan pada masa kolonial Belanda pada awal abad 20. Obyek penelitian ini adalah Bangunan Balaikota yang berada di Jalan Silingwangi no 84 Cirebon yang dibangun pada tahun 1927..."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2010
S11545
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Kartika Idayanti
"Proyek ini ditujukan untuk menyediakan sarana bagi kegiatan penyantunan anak terlantar dengan memberikan bimbingan dan pengasuhan kepada anak-anak terlantar di Jakarta, sehingga mereka dapat hidup dengan layak dan memperoleh pendidikan sebagaimana anak-anak lainnya."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1996
S48089
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Atealira Kansa Adiba
"Kenakalan remaja merupakan masalah yang masih marak terjadi di Indonesia dengan 1.235 remaja telah terlibat dalam beberapa kasus kejahatan di awal tahun 2025 (Pusiknas, 2025). Masalah ini juga lebih rentan terjadi pada anak tanpa pengasuhan yang stabil, seperti anak di panti sosial asuhan anak dan berisiko pada munculnya kriminalitas, perilaku bermasalah, hingga sanksi sosial bagi mereka. Pekerja sosial di panti pun menjadi pihak yang bertanggung jawab untuk memastikan mereka tidak lagi melakukan kenakalan remaja dan dapat menjalani masa remajanya dengan optimal. Dalam penangananya, penting juga bagi pekerja sosial untuk mengaplikasikan nilai dan prinsip pekerjaan sosial agar pelayanan yang diberikan lebih efektif dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk pengaplikasian nilai dan prinsip pekerjaan sosial oleh pekerja sosial dalam menangani masalah kenakalan remaja pada anak asuh di Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 2 serta dilema etis yang hadir di dalamnya berdasarkan konsep nilai pekerjaan sosial berdasarkan kode etik pekerja sosial di Indonesia, yaitu perilaku dan integritas pribadi, kewajiban pekerja sosial profesional terhadap klien, rekan sejawat, lembaga yang mempekerjakannya, profesi pekerjaan sosial, dan masyarakat, konsep prinsip pekerjaan sosial berupa penerimaan, komunikasi, individualisasi, partisipasi, kerahasiaan, dan kesadaran diri petugas, serta konsep dilema etis pekerja sosial untuk menganalisis pengaplikasian nilai dan prinsip pada suatu studi kasus mengenai kenakalan remaja di panti sosial asuhan anak. Penelitian kualitatif deskriptif ini mengumpulkan data melalui wawancara semi-terstruktur pada 3 pekerja sosial dan 4 anak asuh. Pekerja sosial diminta untuk menjelaskan aplikasi nilai dan prinsip dalam merespon kasus kenakalan remaja yang disajikan oleh peneliti. Penelitian ini menemukan bahwa pekerja sosial telah mengaplikasikan hampir seluruh nilai dan prinsip pekerjaan sosial. Aplikasi nilai dan prinsip ini berimplikasi pada proses intervensi yang selalu memprioritaskan anak, terstruktur, profesional, dan berkelanjutan, tetapi masih terdapat dilema etis yang harus dihadapi. Disimpulkan bahwa pekerja sosial memiliki pemahaman dan kesadaran yang tinggi mengenai pentingnya mengaplikasikan nilai dan prinsip pekerjaan sosial dalam penanganan masalah klien, walaupun dilema etis masih belum dapat dihindari. Saran diberikan kepada pekerja sosial dan pihak panti untuk mengaplikasikan aspek nilai keilmuan dan penelitian yang belum teraplikasikan dan melakukan berbagai upaya advokasi kebijakan dan anggaran untuk mengatasi dilema etis, serta kepada penelitian selanjutnya untuk memperluas cakupan fokus mengenai pengaplikasian nilai dan prinsip pekerjaan sosial pada masalah sosial lainnya, serta memperdalam penelitian mengenai dilema etis bagi pekerja sosial.

Juvenile delinquency is a problem that is still widespread in Indonesia, with 1,235 teenagers involved in several criminal cases in early 2025 (Pusiknas, 2025). This issue is also more likely to occur among children without stable care, such as those in child care institutions, and puts them at risk of criminal behavior, problematic conduct, and social sanctions. Social workers in child care institutions are the ones responsible for ensuring that they are no longer commit juvenile delinquency and can live their teenage years optimally. In handling it, it is also important for social workers to apply the values and principles of social work so that the services provided are more effective and have a better quality. This study aims to describe the form of application of social work values and principles by social workers in handling the problem of juvenile delinquency in foster children at the Putra Utama 2 child care institution and the the ethical dilemmas that arise in the process based on the concept of social work values based on the code of ethics of social workers in Indonesia, namely personal behavior and integrity, the obligations of professional social workers to clients, colleagues, institutions that employ them, the social work profession, and society, the concept of principles of social work in the form of acceptance, communication, individualization, participation, confidentiality, and worker self-awareness, and also the concept of ethical dilemmas in social work to analyze the application of values and principles in a case study of juvenile delinquency in a child care institution. This descriptive qualitative research collected data through semi-structured interviews with 3 social workers and 4 foster children, and social workers were asked to explain the application of values and principles in responding to cases of juvenile delinquency presented by researchers. This study found that social workers have applied almost all social work values and principles in responding to the cases presented. The application of these values and principles has implications for the intervention process that always prioritizes children, is structured, professional, and sustainable, but there are still ethical dilemmas that must be faced. It is concluded that social workers have a high understanding and awareness of the importance of applying social work values and principles in handling client problems, although ethical dilemmas cannot be avoided. Suggestions are given to social workers and the institutions to apply scientific knowledge and research values that have not been applied and to make various policy and budget advocacy efforts to overcome ethical dilemmas, as well as to further research to expand the scope of focus on the application of social work values and principles to other social problems, and to deepen research on ethical dilemmas faced by social workers."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1980
S7020
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ido Damos Joel
"Skripsi ini membahas mengenai Gambaran Proses Labeling PadaPeserta Didik Yang Berasal Dari Panti Asuhan Putra Utama 01 Jakarta Di SDN Klender 14 Pagi Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan penedekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus deskriptif. Penelitian ini bertujuan menggambarkan proses terjadinya labeling, faktor pendorong labeling, dan dampak labeling pada peserta didik yang berasal dari panti asuhan . Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa permasalahan labeling yang terjadi di SDN Klender 14 Pagi Jakarta Timur berawal dari interaksi antara guru dengan peserta didik dan berdampak pada peserta didik yang berasal dari panti asuhan.

This thesis discuss about labeling process of student from Putra Utama 01 Jakarta orphanage in SDN Klender 14 Pagi Jakarta Timur. This research uses qualitative with the kind descriptive case studies types. The purpose of this research is to describe process of labeling, reinforcing factors, and impacts of labeling. The result of this research shows that labeling in SDN Klender 14 Pagi Jakarta Timur was starting from interaction between teacher and students and impacts to students from the orphanage."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2013
S52776
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>