Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 203375 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Krista
"Keterbatasan dalam sistem akuntansi manajemen tradisional telah memunculkan suatu pendekatan barn yaitu "Balanced Scorecard" yang menjabarkan nisi dan strategi perusahaan ke dalam empat perspektif, yaitu: keuangan, pelanggan, proses bisnis internal, serta proses belajar dan pertumbuhan. Biasanya penyusunan "Balanced Scorecard" • Papi, mami, Berto, dan Ella atas doa serta dukungan baik spiritual dan material. • Adik-adik tersayang di FEUI: Etin, Febi, Siska dan Airin, atas dukungan doanya yang tidak pernah putus-putus. • Kakak-kakak tersayang di FEUI: Kak Yana dan Nobitz. • Pak Pardi, Bu Warni, Mas Subur, Bu Marni, Mbak Tati yang telah banyak membantu dalam pengurusan skripsi. • Pihak-pihak lain yang telah banyak membantu yang namanya tidak dapat saya sebutkan satu per satu. Skripsi ini masih jauh dan sempurna, oleh karena itu segala lcritik dan saran yang membangun akan diterima dengan segala senang hati. Semoga skripsi ini dapat berguna bagi siapa saja yang membacanya."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1997
S19140
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Siti Zulfa
"ABSTRAK
Pada era pasar bebas, pengukuran kinerja merupakan salah satu faktor yang amat
penting bagi perusahaan. Pengukuran tersebut antara lain dapat dipergunakan untuk
menilai keberhasilan perusahaan. Selama ini, pengukuran kinerja hanya menitikberatkan
pada sisi keuangan dan mengorbankan aspek - aspek non keuangan.
Balanced scorecard merupakan suatu sistim manajemen strategik yang komprehensif
yang mampu memberikan kerangka yang jelas dan masuk akal bagi jajaran manajemen
dan seluruh personil perusahaan untuk menghasilkan kinerja keuangan melalui berbagai
kinerja non keuangan yaitu kinerja yang berasal dari perspektif pelanggan, proses bisnis
internal dan pembelajaran dan pertumbuhan. Disamping itu, balanced scorecard tidak
hanya mengukur hasil akhir (outcome) tetapi juga aktivitas penentu hasil akhir (driver).
Perusahaan perseroan ( Persero ) PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk ( TELKOM )
adalah salah satu BUMN di Indonesia yang menyelenggarakan jasa tel.ekomunikasi.
Diberlakukannya UU Telekomunikasi No. 36 tahun 1999 tentang pelaksanaan
liberalisasi sektor telekomunikasi di Indonesia telah mendorong TELKQM, sesuai
dengan visinya, untuk memanfaatkan seluruh sumber daya yang dimiliki agar tetap
menjadi pemimpin di bidang industri jasa telekomunikasi. Untuk itu, TELKOM telah
membuat suatu program yang disebut Program T - 2001 yang merupakan rencana
strategis untuk mempersiapkan TELKOM menjadi operator berstandar kelas dunia atau
world class operator ( WCO ).
Program T - 2001 terdiri dari 10 indikator utama dan 63 indikator penunj ang yang
mencakup empat program utama yang meliputi aspek keuangan, pelanggan, proses
bisnis internal dan pembelajaran dan pertumbuhan.
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisa Program T - 2001 TELKOM sebagai suatu
program balanced scorecard yang mencerminkan adanya hubungan sebab - akibat
diarttara indikator - indikator yang ada, mengidentifikasi iead dan lag indicators dan
saling keterkaitan diantara indikator - indikator tersebut.
Berdasarkan analisa yang dilakukan diketahui bahwa Program T - 2001 TELKOM
merupakan suatu kelompok indikator yang komprehensif tetapi belum sepenuhnya
dianggap sebagai suatu balanced scorecard karena tidak adanya hubungan sebab -
akibat yang merupakan syarat utama dari suatu balanced scorecard. Selain itu, Program
T - 2001 TELKOM belum mengidentifikasi indikator yang menjadi lead dan lag
indikator , tidak adanya saling keterkaitan antara satu indikator dengan indikator lainnya
dan tolok ukur yang dipilih sebagai indikator adalah tolok ukur yang merupakan
persyaratan untuk menjadi operator kelas dunia dan bukan merupakan sasaran strategik
perusahaan.
Untuk penerapan Program T - 2001 sebagi suatu penerapan balanced scorecard yang
dapat membantu manajemen untuk mengkomunikasikan, mengkoordinasi dan
mewujudkan berbagai sasaran strategik yang telah ditetapkan maka Program T - 2001
hams memasukkan hubungan sebab - akibat, menentukan lead dan lag indicators dan
keterkaitan dari berbagai perspektif Setiap sasaran strategik yang dipilih dalam
perspektif pelanggan, proses bisnis internal dan proses pembelajaran dan pertumbuhan
harus bermanfaat untuk mewujudkan sasaran strategik dari perspektif keuangan.
"
2001
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Kamaludin Akbar
"ABSTRAK
Laporan magang ini membahas mengenai proses bisnis dan produksi pada industri
minyak dan gas, prosedur dalam mengakui pendapatan, pengukuran pendapatan
menggunakan metode lifting dan entitlement, penyajian dan pengungkapan dalam
pelaporan keuangan untuk pendapatan berdasarkan Production Sharing Contract
pada skema Pertamina Participating Interest Pertamina Hulu Energi Kakap. Laporan
ini bersifat deskriptif yang menjelaskan mengenai kerja praktek yang dilakukan di
PT Pertamina Hulu Energi yang akan dibandingkan dengan teori dari pendapatan
berdasarkan PSAK 23 (Revisi 2014).

ABSTRACT
The internship report is discuss the business processes and production in oil and gas
industry, procedures recognizing revenue, measurements of income using the
method of lifting and entitlement, presentation and disclosure in financial reporting
for income based on the Production Sharing Contract on the scheme Pertamina
Participating Interest Pertamina Hulu Energi Kakap. This descriptive report
describing the practical work at PT Pertamina Hulu Energi which will be compared
with the theory of Revenue in accordance with PSAK 23 (Revised 2014).;ABSTRAK
Laporan magang ini membahas mengenai proses bisnis dan produksi pada industri
minyak dan gas, prosedur dalam mengakui pendapatan, pengukuran pendapatan
menggunakan metode lifting dan entitlement, penyajian dan pengungkapan dalam
pelaporan keuangan untuk pendapatan berdasarkan Production Sharing Contract
pada skema Pertamina Participating Interest Pertamina Hulu Energi Kakap. Laporan
ini bersifat deskriptif yang menjelaskan mengenai kerja praktek yang dilakukan di
PT Pertamina Hulu Energi yang akan dibandingkan dengan teori dari pendapatan
berdasarkan PSAK 23 (Revisi 2014).

ABSTRACT
The internship report is discuss the business processes and production in oil and gas
industry, procedures recognizing revenue, measurements of income using the
method of lifting and entitlement, presentation and disclosure in financial reporting
for income based on the Production Sharing Contract on the scheme Pertamina
Participating Interest Pertamina Hulu Energi Kakap. This descriptive report
describing the practical work at PT Pertamina Hulu Energi which will be compared
with the theory of Revenue in accordance with PSAK 23 (Revised 2014).;ABSTRAK
Laporan magang ini membahas mengenai proses bisnis dan produksi pada industri
minyak dan gas, prosedur dalam mengakui pendapatan, pengukuran pendapatan
menggunakan metode lifting dan entitlement, penyajian dan pengungkapan dalam
pelaporan keuangan untuk pendapatan berdasarkan Production Sharing Contract
pada skema Pertamina Participating Interest Pertamina Hulu Energi Kakap. Laporan
ini bersifat deskriptif yang menjelaskan mengenai kerja praktek yang dilakukan di
PT Pertamina Hulu Energi yang akan dibandingkan dengan teori dari pendapatan
berdasarkan PSAK 23 (Revisi 2014).

ABSTRACT
The internship report is discuss the business processes and production in oil and gas
industry, procedures recognizing revenue, measurements of income using the
method of lifting and entitlement, presentation and disclosure in financial reporting
for income based on the Production Sharing Contract on the scheme Pertamina
Participating Interest Pertamina Hulu Energi Kakap. This descriptive report
describing the practical work at PT Pertamina Hulu Energi which will be compared
with the theory of Revenue in accordance with PSAK 23 (Revised 2014)."
[2016;2016;2016, 2016]
TA-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Daniel Harry H.
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 1986
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Powell, R.W.
Jakarta: Balai Aksara, 1979
658.155 POW l
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2003
S26412
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Kristina Pranata
"Perekonomian Indonesia menghadapi tantangan yang berat pada tahun 1997 bahkan terancam bangkrut Krísis ekonomi tersebut berdampak pula pada bisnis koran dalam masa-masa yang sulit. Apabila dipandang dari sudut era reformasi yang berkembang dewasa ini, seharusnya bisnis media massa, termasuk koran, masih memiliki prospek yang bagus. Dengan kebebasan yang diberikan pemerintah untuk menyebarkan berita secara ?lebih? transparan membuat isi berita koran lebih menarik pembaca untuk terus membeli. Namun dengan kebebasan tersebut membuat índustri pers menarik sehingga memicu pengusaha lain untuk terjun dalam bisnis pers. terutama koran, tabloid dan majalah. Ini berakibat persaingan semakin ketat dengan pangsa pasar yang berkembang lambat.
Perusahaan X adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pers daerah dan mempunyai daerah pemasaran di Jawa Tengah dengn pusatnya di Yogyakarta. Walaupun PT X sebagai pemain lama dalam industri pers koran di Indonesia tetapi PT X tidak lepas dan dampak kondisi persaingan yang ketat yang mempenganruhi kinerja perusahaan secara menyeluruh. Untuk dapat bertahan dan maju dalam industrinya maka perusahaan tidak dapat mengandalkan laporan keuangan saja untuk penilaian kinerja perusahaan. Dibutuhkan suatu penilaian kinerja perusahaan secara seimbang yang diperoleh dari informasi keuangan dan non-keuangan. Yang kemudian dinilai juga dengan menggunakan tolok ukur finansial dan operasional. ini dapat dilakukan dengan menggunakan Balanced Scorecard."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2001
T5872
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Heni Rubianti
"Dalam menghadapi AFT A ( Asean F'ree Trade Area ), perusahaan dalam negeri akan menghadapi persaingan dengan masuknya produk yang dihasilkan perusahaan luar negeri. Persaingan yang semakin ketat membuat perusahaan-perusahaan dalam negeri mulai kekurangan daya saingnya. PT. X adalah perusahaan manufaktur yang berada pada tahap bertahan dan bergerak dibidang min yak goreng, mentega, dan shortening perlu mengantisipasi kondisi dan perubahan yang terjadi dengan menerapkan strategi yang tepat agar dapat terus bertahan dalam era persaingan.
Kondisi perekonomian yang tidak mendukung saat ini khususnya perusahaan yang menggunakan bahan baku minyak kelapa sawit ( CPO ). Naiknya harga kelapa sawit membuat perusahaan kesulitan untuk menetapkan harga jual produknya. Produknya yang selama ini sudah premium bila dinaikkan lagi, akan berdampak berpindahnya pelanggan ke pesaing dalam atau luar negeri.
Kondisi ekonomi saat ini tidak mendukung bagi PT. X yang selama ini meraih keuntungan besar saat dollar melemah, karena sebagian produknya diekspor ke manca negara. Saat dollar menguat dan ditambah ekspor berkurang, maka PT. X mulai mengalami pengurangan pendapatannya, untuk itu PT. X berusaha untuk menetapkan strategi baru sesuai dengan kondisi saat ini. Selama ini PT. X melakukan pengendalian dengan menggunakan budget. PT. X berusaha untuk menerapkan sistem manajemen yang menjamin konsistensi manajemen yakni dengan ISO 9001-2000. Untuk membantu mengukur kinerja pemsahaan agar tetap konsisten sehingga mendapatkan ISO 9001-2000, maka pihak manajemen memutuskan untuk menerapkan Balanced Scorecard.
Balanced scorecard menterjemahkan misi dan strategi -organisasi ke dalam pengukuran performance yang dilihat dari perspektif keuangan, pelanggan, bisnis internal, serta pembelajaran dan pengembangan. Penerapan balanced scorecard akan memberikan kerangka pengukuran kinerja yang komprehensif dan seimbang."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2002
T10765
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sihotang, Fiantonius
"Pembahsan yang dilakukan dalam karya tulis ini terlebih dahulu menganalisis perusahaan dengan menggunakan analisis misi, visi, tata nilai perusahaan, analisis lingkungan (enviromental scanning), analisis SWOT, kemudian merancang Balanced scorecard. Dalam merancang Balanced scorecard yang dilakukan adalah menentukan Strategic objectives, kemudian membuat strategy map yaitu keterkaitan antar objectives didilanjutkan dengan menentukan ukuran (measurement). Untuk mencapai pengukuran yg telah ditentuakn dibuat rencana program kerja dan initiatives."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2007
T23806
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Benedictus Kresna Mariwiharjanto
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2002
S26006
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>