Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 199372 dokumen yang sesuai dengan query
cover
cover
Panjaitan, Victor Kams Agustinus
"Perencanaan produksi yang baik adalah pcrencanaan yang mempcrhatikan efesiensi kenja yang ada, berapa kebutuhan pekerja yang optimal yang dapat menekan sekecil mungkin biaya yang dikeluarkan pihak perusahaan namun tetap dapat memenuhi kebutuhan permintaan yang ada.
Dalam penulisan sluipsi ini ingin dikeiahui altematif perencanaan produksi yang baik dengan memperbaiki efesiensi kexja yang ada, guna memenuhi kebutuhan pennintaan yang akan datang periode Juni?97 - Mci '98 ( berdasarkan peramalan ) serta menentukan jumlah tenaga kelja yang dibutuhkan selama periode tersebut berikut penggunaan jam kerja hiasa dan jam lernbur berdasarkan perhjtungan waktu standar.
Melalui perhitungan waktu standar akan diketahui jam orang yang dibutuhkan untuk satu unit produk serta kebutuhannya untuk periékfé tertentu, Ialu selanj utnya kita dapat menentukan suatu rencana produksi schingga dapat diperoleh perencanaan yang mengeluarkan biaya seminimal mungkin.
Penekanan biaya seminimal mungkin akan meningkatkan proiit perusahaan dalam pengertian bahwa perusahaan tidak lagi rnengeluarkan biaya untuk hal- hal yang ticlak perlu, dan dapat mengalokasikannya untuk kegiatan lain yang lebih berguna sena pemsahaan dapat meningkatkan kemampuan daya saingnya."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1997
S36593
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ahmmad Muttaqien Trisyarahman
"Kayu, dengan sifat serta tekstur dan warna yang dimilikinya menjadikannya banyak digunakan dalam sektor bangunan arsitektural. Sifat dari material kayu yang terasa hangat dan sedap dipandang mata dimanfaatkan sebagai material untuk finishing estetis. Pengolahan kayu menjadi elemen bangunan sudah dimulai sejak lama dan saat ini juga sering kita temui, terutama pada elemen kusen pintu dan jendela.
Kondisi hutan sebagai sumber penghasil kayu saat ini sudah semakin memprihatinkan. Keadaan ini akan berdampak pada kerusakan alam, yang berujung pada bencana alam yang merugikan menimpa manusia. Oleh karena itu sudah seharusnya kita mulai menggunakan material alternatif dari kayu agar mengurangi penjarahan hutan kayu sehingga hal ini tidak mengancam kehidupan kita di kemudian hari.
Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang science, ditemukan material yang disebut polyvinyl chloride (PVC). PVC adalah sejenis bahan plastik, yang didapat dari hasil reaksi kimia dengan bahan utama gas alam. Secara fisik material PVC bersifat tidak memuai dan susut, tidak berubah (melengkung, bergelombang) karena perubahan cuaca, tidak mudah retak, warnanya tidak pudar dan selain itu juga tahan air, anti rayap, aman dari gangguan korosi, dan mudah dibersihkan.
Aplikasi kusen pintu dan jendela, sudah mutlak diperlukan dalam fisik bangunan. Material PVC jenis Unplasticized atau disebut PVC-U sudah mulai digunakan sebagai kusen pintu dan jendela. Sifat dari material ini yang banyak lebih menguntungkan dibandingkan dengan kayu, menjadikannya layak untuk dijadikan sebagai pengganti kayu. Dengan digunakannya PVC-U sebagai material alternatif dari kayu diharapkan dapat mengurangi penggunaan kayu dalam bangunan, sehingga kondisi alam akan menjadi kembali seimbang dan terhindar dari bencana alam.

Wood, with it?s properties on texture and colour, become widely used in architecture. The properties of wood which feel warm and beautiful to see, made it is worth to used as finishing material. The processing of wood as building material was started since long time ago and we also can easily meet nowadays, specifically as doors and windows.
Today, the condition of forest as wood source has become worse. This situation will affect on damage of nature and then cause a disaster that impact on human being. Since that, it is important for us to start using alternative material anything bad happen to us on the next day.
Together with science and technology growth, they have found new material named polyvinyl chloride (PVC). PVC is a plastic material, which gained from chemical reaction, contained natural gas at most. Physically, PVC material not expanded or shrink, not change (arched, waved) caused by weather changes, hard to crack, the colour not faded and also water resistant, termite resistant, safe from corrosion, and easy to clean.
Doors and windows frame application is absolutely needed in a building. Unplasticized PVC material, called PVC-U, was being used as doors and windows frame application. The characteristics of this material which has much more benefit than wood itself have made it reasonable to become wood replacement. Started using PVC-U as alternative material from wood, hopefully could reduced wood usage in building, so that nature condition will become more stable and avoided from natural disaster.
"
2008
S48418
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Kharis Pujiono
"Untuk dapat memaksimalkan keuntungan atau profit bagi Departemen Pampa Air PT National Gobel adalah dengan meningkatkan produktivitas kerja yang terdapat pada setiap lini proses operctsi ke1jf.~, ,)'aluh satu menwksimalktm pmduktivifas ke;:fa or.Jalah illr:Jli:{l!rtiJ!,l!) loss time pada lini perakitan akibat tidak setimhangnya hchan ket:ia yang ada di musingmasing stasiun ke1ia. Dari hasil pengamalan pada D~:par!emen Pompa :lir l'T Xalionol Gobel dikerahui bahwa produksi model GA I 25JBE lwrang efekr~r kareno .\·islr:m pmduksi yang dipakaf menwkai 2 Ifni. lini pe!'lumu unfuk pemhuahiil pampa semi dan Ifni AL•duu 1m1uJ; pemasangan aulomatisnya. Pada kodisi produksl meniltgkat maka keadaan dengan sistem dua /ini tidak akun mencapai kapasitas harian. Hal ini karena adanay ketidaksteimbangan hehan k.eJftt maslngmu. ving stasiun. Umuk meng!rlmi ketidakseimhun,>.;.WJ hehun kr:1:ia. }Jcr!u diad(/kun pengukurun. perhilungan dan analisu uiang 1raktu .\ik!us pada setiop prus:e.,· U/h'J'usi kerJa untuk memproduksi satu seJ. pvmpa air Pengukuran wakw proses opaasi kerju menggunakan teknikjam henli (slop watch time studyJ. Dengan teknik bobot posi.'>i periugkal maka did(lpat pemhagian ke1ja pada masing-masing Kfasirm yang paliHg mem/ekoii selimbang. Dari hasil perhituugan didaJXll waklu slklus umuk memprmiului sal/1 se! pumpu tW dari sehelum perubahan sistem 8-1.17 DM menjadi 59. 02 Dlv1 setelah peruhahon sisle/11."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2002
S37296
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sutoyo
"ABSTRAK
"Makin majunya cars-cars pelaksanaan konstruksi dewasa ini menyebabkan makin perlunya menerapkan prinsip-prinsip manajemen yang baik di dalam mencapai sasaran-sasaran kegiatan pelaksanaan pekerjaan di suatu proyek.
Hal ini terutazr+a disebabkarn oleh waktu yang tersedia untuk mencapai hasil karya yang diminta mempengaruhi banyak hal, terutama biaya yang dipergunakan untuk penanaman modal pembangunan suatu proyek, sehingga orang rnulai menghargai waktu sebagai suatu dimensi yang sangat penting. Dengan demikian, maka basil produksi optimal dengan mute yang mememdii persyaratan teknis dalam waktu yang minimal merupakan suatu tuntutan yang wajar.
Biaya dan tenaga kei ja merupakan sumber days yang akan mengalami banyak peiubahan bila dilakukan percapatan waktu pelaksanaan proyek, untuk itu perlu mendapatkan perhatian yang optimal dan continue, agar tertaksananya pelaksanaan percepatan itu sendiri akan mcngltasilkan keuntungan, balk dari segi waktu maupun biaya.
Studi tentang Pengaruh Percepatan PeIaksanaan Proyek Terhadap Biaya dan Pengaturan Tenaga Ketja ini, disajikan supaya berbagai pihak dapat melihat faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan percepatan, untuk dapat mengambil tindakan dan analisa yang tepat, guna mengambil keuntungan dari pelaksanaan percepatan tersebut.
Studi yang dipakai adalah dengan cars menganalisis setial) kegiatan yang terdapat dalaln diagram CPM, tenutama kegiatan-kegiatan yang melalui jalur kritis. Sumber-sumber daya yang digunakan sebelbm dilaksanakan percepatan dan setelah melakukannya harus dianalisis dengan lepat agar dapat mencapai sasaran yang diinginkan dengan benar dan tidak ter adi pemborosan pemakaian sumber days, karena dengan pelaksanaan percepatan sumber-cumber daya tersebut akan meningkat kebutuliannya, sehubungan dengan bertambalinya kegiatan yang hares diselesaikan.
Dari hasiI studi yang dilaksanakan didapatkan hash bahwa waktu inempunyai zulai tersendiri dari seluruli anggaran proyek, sehingga percepatan waktu pelaksanaan proyek secara tepat dapat memberikan keuntungan tersendid, terutama keuntungan dalam lial waktu dan biaya.
Hal lain yang perlu diperha"",an adalah pada saat percepatan pengatvran tenaga kerja harus dilakukan dengan baik sehingga jumlali tenaga kerja yang meningkat akibat adanya percepatan, akan meghasilkan basil pekerjaan yang seimbanglmeningkat kuantitasnya dan dengan jumlah tenaga yang lebih banyak pula, harus diperhatikan faktor K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), sehingga pelaksanaan pekerjaan di proyek tersebut tidak akan terjadi hal-lial yang merugikan, contohnya: terjadinya kecelakaan di proyek, lingkungan kerja yang lidak sehat dan sebagainya.
Dari contoh Proyek Pembangunan Gedung Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, dapat dilihat bahiva pengaruh yang timbul dengan adanya percepatan selama 4 bulan adalah terjadinya peningkatan biaya sebesar Rp. 142 J'uta pada saat dilaksanakannya percepatan. Tetapi nilai pengeluaran proyek secara keseluruhan bila dijuHali di akhir masa penyelesaian proyek itu sendiri, terdapat penghematan biaya, baik bagi pemilik proyek yaitu Rp. 5.438.000.000,- ataupun bagi kontraktor pelaksana yaitu Rp. 7.486.000.000,- Hal ini disebabkan karena bila tidak dilaksanakannya percepatan, maka proyek akan mundur selama 4 bulan, yang berarti dana yang kits tanamkan pada proyek tersebut akan rnembengkak sebagai akibat dari berjalannya fungsi waktu sebagai pengaruh dari berlakunya suku bunga bank yang ada."

"
2000
S35606
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sri Handoyo
"Makin majunya Cara-cara pelaksanaan konstruksi dewasa ini menyebabkan Inakin perlunya menerapkan prinsip-prinsip manajemen yang balk di dalam mencapai sasaran-sasaran kegiatan pelaksanaan pekerjaan di suatu proyek.
Hal ini terutama disebabkan oleh waktu yang tersedia untuk mencapai hasil karya yang diminta mempengaruhi banyak hal, terutama biaya yang dipergunakan untuk penanaman modal pembangunan suatu proyek, sehingga orang mulai menghargai waktu sebagai suatu dimensi yang sangat penting. Dengan demikian, maka hasil produksi optimal dengan mute yang memenulii persyaratan teknis dalam waktu yang minimal merupakan suatu 'tuntutan yang wajar.
Biaya dan tenaga kerja merupakan sumber daya yang akan mengalami banyak perubahan bila dilakukan percapatan waktu pelaksanaan proyek, untuk itu perlu mendapatkan perhatian yang optimal dan continue, agar terlaksananya pelaksanaan percepatan itu sendiri akan menghasilkan keuntungan, balk dari segi waktu maupun biaya.
Studi tentang Dampak Percepatan Pelaksanaan Proyek Terhadap Biaya dan Pengaturan Tenaga Kerja ini, disajikan supaya berbagai pihak dapat meliliat Faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan percepatan, untuk dapat mengambil tindakan dan analisa yang tepat, guna mengambil keuntungan dari pelaksanaan percepatan tersebut.
Studi yang dipakai adalah dengan cara menganalisis setiap kegiatan yang terdapat dalam diagram CPM, terutama kegiatan-kegiatan yang melalui jalur kritis. Sumber-sumber daya yang digunakan sebelum dilaksanakan percepatan dan setelah melakukannya hares dianalisis dengan tepat agar dapat mencapai sasaran yang diinginkan dengan benar dan tidak terjadi pemborosan pemakaian sumber daya, karena dengan pelaksanaan percepatan sumber-sumber daya tersebut akan meningkat kebutuhannya, sehubungan dengan bertambahnya kegiatan yang hares diselesaikan.
Dari hasil studi yang dilaksanakan didapatkan hasil bahwa waktu mempunyai niiai tersendiri dari seluruh anggaran proyek, sehingga percepatan waktu pelaksanaan proyek secara tepat dapat memberikan keuntungan tersendiri, terutama keuntungan dalam hal waktu dan biaya.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pada saat percepatan pengaturan tenaga kerja harus dilakukan dengan baik sehingga jumlah tenaga kerja yang meningkat akibat adanya percepatan, akan meghasilkan basil pekerjaan yang seimbanglmeningkat kuantitasnya dan dengan jumlah tenaga yang lebih banyak pula, hares diperhatikan faktor K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), sehingga pelaksanaan pekerjaan di proyek tersebut tidak akan terjadi hal-hal yang merugikan, contohnya: terjadinya kecelakaan di proyek, lingkungan kerja yang tidak sehat dan sebagainya.
Dari contoh Proyek Pembangunn pabrik Indocement Tunggal Prakarsa, dapat dilihat bahwa pengaruh yang timbul dengan adanya percepatan selama 4 bulan adalah terjadinya peningkatan biaya sebesar Rp. 142 Juta pada scat dilaksanakannya percepatan. Tetapi nilai pengeluaran proyek secara keseluruhan biia dijumlah di akhir masa penyelesaian proyek itu sendiri, terdapat penghematan biaya, balk bagi pemilik proyek yaitu Rp. 5,438,000.000,- ataupun bagi kontraktor pelaksana yaitu Rp. 7.486.000.000,- Hal ini disebabkan karena bila tidak dilaksanakannya percepatan, maka proyek akan mundur selama 4 bulan, yang, berarti Jana yang ki.ta tanamkan pada proyek tersebut akan membengkak sebagai akibat dari berjalannya fungsi waktu sebagai pengaruh dari berlakunya suku bunga bank yang ada."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2001
S35674
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1999
S34294
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sigit Aryo Tejo
"Direldorar T eimologi Maieria! BPPT belrerja soma dengan indus/ri UK M pengecoran logam di daera/1 Bandung dan Jurusan Memlurgi FTUI berupaya untuk mengembangkan blok mesin kapasilus 500 cc dengan malaria! aluminium cor jenis AC 4A-material AI~Si. Dalam pembuaian komponen bio/c mesin dengun merode gravity casling dan maleial AC -JA diperlu/ran kualilas hasil pengccorun yang baik (SMI me/mnik yang iinggz). Salah sum cara uniuk menghasi/kan kualitax hasil coran yang baik adalah dengan menggunaican perlaicuan Iogam cair degassing alan pang/zilangan gas-gas dalam logum cair.
Umuk srudi ini dibuar delcipun bua/z sanzpel unluk mengem/mi pengurzih variabe/ tekanan degassing, yaifu 50 kg/mm2¢1an 130 /cg»)nm2_ dan pengaruh wakm degassing, yaitu 0, 5, 10, 15 meni! rerhadap /cekuutan tarik, ke/cerasun, makroslrukrur, %p0rosiias dan juga diiakukan uji komposisi kim ia.
Dari hasil pengujian diperoleh /|a.s'i1 bahwu sampel hasil coran memiliki /radar Fe berlebih daiam icomposisi kimianya .se/zingga memberilrcm q/bk penurunan keuletan/ elongasi. Kekuaian iarik, c/ongasi dun nifai lcekerasan puck: aluminium AC 4 A has!! coran a/:an meninglca! seiring dengcm penamhahun wakm proscs degassing dar! 0 sampai 15 menii. Ke/ruarun Iurik, einngasi dam nilai kelrerascm pada aluminium AC -I A hasil coran lebih ringgi puda iekanun 130 kgmrrrz dibanding/fun paclu ielcanan 50 kgfmmz. Dimana hal ini dapul disebabkun semukin bunyalr gas argon yang ciimasukkan maka akan memperbcnivak gelembzmg yang lerbenruk .veizingga semakin bexar permukuan lconiak dengan laguna cuir unluir reijadi mekcmisme penyerapan hi¢/rogen ierlarut dan pe/epasan /zidrragen dari aluminium cair. Sedangkun persentase porosilas hasii coran akan menurun seiring dengun peningkumn waktu prose;-¢iegu.s'.s-ing."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2003
S41297
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1990
S40625
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>