Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 12127 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Washington, D.C.: IDCA, 1981
330.73 UNI d
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Oxford: Pergamon Press , 1965
338.908 2 MAN
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Bangkok: United Nations, 1983
350 UNI a
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
London: Routledge, 1992
305.4 GEN
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Bruton, Henry J.
Englewood Cliffs: Prentice-Hall, 1965
338 BRU p
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Tressia Febrianti
"Usia prasekolah merupakan periode perkembangan yang terjadi mulai akhir usia bayi sampai usia 5 atau 6 tahun, Pada masa ini pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi pada otak anak berkembang sangat pesat. Stimulasi perkembangan penting dilakukan untuk memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki anak selaras dengan tugas perkembangan keluarga pada anak usia pra sekolah yaitu membantu anak dalam mencapai tugas perkembangnnya melalui aktivitas yang dilakukan anak untuk penerimaan berbagai peningkatan keterampilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan tugas perkembangan keluarga dan penerapan stimulasi terhadap kemampuan perkembangan anak pada usia prasekolah di Kota Bengkulu Tahun 2022. Desain penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif korelasional melalui pendekatan cross sectional study, Analisis data bivariat menggunakan uji chi-square dengan hasil nilai p=0,000 < α 0,05 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan tugas perkembangan keluarga dan penerapan stimulasi perkembangan terhadap kemampuan perkembangan pada anak usia pra sekolah, Hasil analisis multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik didapatkan faktor yang paling berhubungan terhadap perkembangan anak usia pra sekolah adalah penerapan stimulasi perkembangan dengan nilai OR 10,249. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi perawat komunitas untuk dapat lebih aktif dalam melakukan asuhan keperawatan dengan pendekatan keluarga sehingga keluarga dan masyarakat dapat mendapatkan informasi mengenai tugas perkembangan keluarga dan mampu melakukan stimulasi perkembangan anak sesuai dengan usia anak sehingga kemampuan perkembangan anak dapat dioptimalkan

Preschool age is a period of development that occurs from the end of the baby's age to the age of 5 or 6 years. At this time the growth and development that occurs in the child's brain develops very rapidly. Developmental stimulation is important to do to maximize the full potential of the child in line with the task of family development in pre-school age children, namely helping children in achieving their developmental tasks through activities carried out by children to receive various skills enhancements. This study aims to identify the relationship between family development tasks and the application of stimulation to the developmental ability of children at preschool age in Bengkulu City in 2022. The research design used was descriptive correlational method through a cross sectional study approach. Bivariate data analysis using chi-square test with the results of p = 0.000 < 0.05, it means that there is a significant relationship between knowledge of family development tasks and the application of developmental stimulation to developmental abilities in pre-school age children. The results of multivariate analysis using logistic regression test obtained the factors most related to the development of pre-school age children. is the application of developmental stimulation with an OR value of 10.249. The results of this study are expected to be the basis for community nurses to be more active in carrying out nursing care with a family approach so that families and the community can get information about family development tasks and are able to stimulate child development according to the child's age so that children's developmental abilities can be optimized."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Harry Gasgari
"Permasalahan terkait Organization Citizenship Behavior di Polda Metro Jaya memiliki pengaruh terhadap efektifitas dan produktifitas organisasi secara keseluruhan. OCB sebagaimana hasil kajian literatur banyak dipengaruhi oleh motivasi kerja, dan motivasi dipengaruhi oleh pengembangan karier serta kualitas kehidupan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh pengembangan karir, kualitas kehidupan kerja terhadap Organization Citizenship Behavior melalui motivasi kerja sebagai intervening variabel. Penelitian ini melibatkan sekitar 361 responden yang berasal dari direktorat operasional yang berada pada Polda Metro Jaya yang diambil secara proporsional kluster random sampling dari masing-masing direktorat. Analisis yang digunakan dalam menjawab pertanyaan penelitian digunakan analisis jalur dengan Teknik SEM untuk mengkaji pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan persepsi dari anggota Polda Metro Jaya terhadap variabel yang diteliti tergolong tinggi, namun terdapat perbedaan nilai masing-masing variabel pada masing-masing satuan kerja. Pengembangan karier terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, kualitas kehidupan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, pengembangan karier terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB, motivasi kerja dapat memediasi pengaruh pengembangan karier secara signifikan terhadap OCB, kualitas kehidupan kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB, motivasi kerja dapat memediasi pengaruh kualitas kehidupan kerja secara signifikan terhadap OCB dan motivasi kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap OCB.

Problems related to Organizational Citizenship Behavior at Jakarta Metropolitan Police Region have influenced the effectiveness and productivity of the organization as a whole. OCB, as the results of literature review, is much influenced by work motivation, and motivation is influenced by career development and quality of work life. The study aims to examine and analyze the effect of career development and quality of work life on Organization Citizenship Behavior through work motivation as the intervening variable. The study involves 361 respondents from several operational directorates of Jakarta Metropolitan Police Region. They are proportionally chosen by cluster random sampling from each directorate. The author employs the path analysis with SEM technique in order to examine the direct and indirect effects of each variable. The results show that the perception of Jakarta Metropolitan Police Region personnel on the variables studied is high. However, there are differences in the value of each variable in each work unit: career development has a positive and significant effect on work motivation; quality of work life has a positive and significant effect on work motivation; career development has a positive and significant effect on OCB; work motivation can significantly mediate the effect of career development on OCB; quality of work life has a positive and significant effect on OCB; work motivation can significantly mediate the effect of quality of work life on OCB and work motivation has a positive and significant effect on OCB. The author recommends a further research in other locations as well as more respondents in order to obtain more comprehensive and complete information on factors influencing OCB of police personnel.
"
Depok: Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia, 2022
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tuty Herawaty,author
"Stimulasi perkembangan yang dilakukan secara terarah pada usia dini meningkatkan kemampuan anak di semua ranah perkembangannya. Kualitas pengasuhan yang dilakukan oleh ibu dan lingkungan keluarga lain berperan dalam menentukan keberhasilan stimulasi. Metode edukasi yang lebih efektif dan informatif dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas pengasuhan ibu. Video panduan stimulasi diperkirakan bisa menjadi sarana belajar yang baik.
Tujuan. Menilai kenaikan tingkat perkembangan (Developmental Quotient/DQ) bayi usia 6-12 bulan sesudah diberikan stimulasi oleh ibu dengan video panduan stimulasi dibandingkan dengan bayi yang dilakukan stimulasi mandiri oleh ibu berdasarkan buku KIA.
Metode. Penelitian uji acak terkendali terbuka (open randomized controlled trial) yang membandingkan kualitas pengasuhan dan tingkat perkembangan bayi usia 6-12 bulan sebelum dan sesudah pemberian video stimulasi perkembangan kepada ibu dibandingkan dengan stimulasi berdasarkan buku KIA. Penilaian kualitas pengasuhan menggunakan instrumen HOME Inventory dan tingkat perkembangan (DQ) menggunakan Griffith-III. Dinilai kualitas pengasuhan anak, DQ anak secara keseluruhan, perbandingan DQ sebelum dan sesudah perlakuan pada kedua kelompok, hubungan kualitas pengasuhan dan DQ, serta kenaikan DQ pada kedua kelompok.
Hasil. Skor HOME Inventory kategori baik (skor ≥27) pada kelompok perlakuan sebesar 84,09% dan 15,91% kurang baik (skor <27), sedangkan pada kelompok kontrol 53,45% kategori baik dan 46,55% kurang baik. Tingkat perkembangan anak dalam DQ mendapatkan 16,16% di bawah rerata (<90), 58,82% rata-rata (DQ 90-109), dan 23,23% di atas rerata (>110). Kenaikan DQ dari pretest ke post-test pada kelompok perlakuan sebesar 14,27+12,12 dibandingkan dengan 1,37+18,55 pada kelompok kontrol.
Simpulan. Stimulasi dengan panduan video meningkatkan DQ bayi usia 6-12 bulan lebih tinggi daripada stimulasi berdasarkan buku KIA.

Developmental stimulation at an early age improves children's abilities in all areas of development. The quality of care performed by the mother and other family plays a role in determining the success of stimulation. More effective and informative educational methods are needed to improve the quality of maternal care. Stimulation guide videos are expected to be a good learning tool for mothers and caregivers of the child.
Objective.
Assessing the increase in the level of development (Developmental Quotient/DQ) infants aged 6-12 months after being given stimulation by mothers who received stimulation guidance videos compared to babies who were self-stimulated by mothers based on the MCH Handbook.
Methods.
An open randomized controlled trial that compared the quality of care and development levels of infants aged 6-12 months before and after treatment in the form of providing developmental stimulation videos to mothers compared to a control group that performed stimulation based on the MCH book. Assessment of the quality of care using the HOME Inventory instrument, and the level of development (DQ) using Griffith-III. Assessed the quality of childcare, DQ of children as a whole, comparison of DQ before and after treatment in the two groups, the relationship between the quality of care, and DQ and the increase in DQ in both groups.
Results.
HOME Inventory scores in the good category (score 27 and above) in the treatment group were 84.09% and 15.91% were not good (below 27), while in the control group 53.45% were in good categories and 46.55% were not good. The level of child development in the DQ was 16.16% below the average (<90), 58.82% on average (DQ 90-109) and 23.23% above the average (> 110). The increase in DQ from pretest to posttest in the treatment group was 14.27 + 12.12 compared to 5.02 + 18.55 in the control group.
Conclusions.
Video stimulation can increase the DQ value of infants aged 6-12 months more than self-stimulated method based on the MCH handbook.
"
Depok: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2021
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
New York: Frederick A. Praeger, 1966
338.9 PLA
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Brand, W.
Glencoe: Free Press, 1958
338.91 BRA s
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>