Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 17 dokumen yang sesuai dengan query
cover
"Naskah Wirid Ranggawarsitan (wirid hidayat jati) ini memuat pedoman tentang mistik. Untuk keterangan wirid Ranggawarsitan ini periksa Pigeaud 1970: 435; Pratelan II: 241; MSB/P.45; SMP/KS.584.33; dan terutama Simuh 1988. Naskah ini dibeli Pigeaud dari Babah Kuncung di Surakarta pada tanggal 6 September 1930, dan telah dibuatkan ringkasannya oleh Mandrasastra bulan Novemver 1930. Pada hlm. iii terdapat tulisan R.Ng. Hagnyasuwirya, mungkin orang ini adalah pemilik naskah sebelumnya."
[Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
PW.168-NR 107
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Nakah ini berisi 2 (dua) teks, yaitu: 1. Teks kesatu berisi tentang pedoman hidup manusia dan menerangkan kodrat penyataan rasa antara pria dan wanita; 2. Teks kedua berisi nasihat para wali tentang kesempurnaan hidup yang diambil dari suri tauladan Nabi Muhammad saw."
[Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
PW.13-KT 26
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Buku ini menjelaskan mengenai silsilah keluarga R. Ng. Ranggawarsita, abdi dalem kaliwon muda kadipaten Anom. Seorang pujangga Surakarta Adiningrat."
Solo: Boekhandel M. Tanojo, 1924
BKL.0114-SL 3
Buku Klasik  Universitas Indonesia Library
cover
"Naskah ini terdiri atas dua teks, yaitu; 1. Teks berisi tentang ajaran makrifat dari Sunan Giri mengenai wirid, antara lain mengenai larangan untuk tidak menyebut nama Allah secara sembarangan. Jika melanggar hendaknya mengucapkan salam sebanyak 7 kali; 2. Juga berisi wirid makrifat kasampurnan, yaitu wulang wasiyat dari para wali mukmin yang telang mufakat tentang syarak Rasulullah yang telah digelar di Tanah jawa."
[Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
PW.8-KS 92
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
Tirta Wening
[s.l.]: [s.n.], 1929
PW.169-NR 49
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Isi naskah primbon ini merupakan bunga rampai tentang masalah batin, khususnya mengenai ajaran etika dan moral yang bersifat religius, yang terangkum dalam wirid dan suluk; serta kumpulan doa dan japa mantra sebagai kekuatan magi dari kata-kata tertentu yang bersifat adikodrati. Secara lengkap isi naskah sebagai berikut: (1) serat wirid, sebanyak enam pupuh, berisi tentang keberadaan Allah sebagai dzat yang esa (berkaitan dengan rukun Iman yang pertama, beriman kepada Allah Yang Esa), kisah penciptaan manusia, dan kisah tentang peristiwa ajal atau maut hingga penggambaran alam kubur atau barzakh (h.1-30); (2) nukilan tembang dhandhanggula berjudul serat wafat nabi, menceritakan mengenai wafatnya nabi Muhammad (30-44); (3) nukilan serat suluk sujinah, bertembang asmarandana (44-57); (4) suluk perihal sahadat dan shalat, bertembang dhandhanggula (57-65); (5) cuplikan serat She Malaya, bertembang dhandhanggula (67-68); (6) kitab memule (sesajen) (70-74); (7) primbon jampi-jampi, gancaran (74-75); (8) sejarah sejak nabi Adam hingga Raden Patah di Demak, sebanyak tiga pupuh (75-83); (9) nulikan serat wulangreh, pupuh pucung (83-85); (10) nukilan serat sifat nabi khususnya mengenai watak nabi Muhammad, bertembang dhandhanggula (85-94); (11) bab sifat kalihdasa, yakni sifat-sifat yang dimiliki Allah; teks ini, dan semua teks berikutnya, berbentuk gancaran (94-100); (12) petunjuk shalat hajat (h.100-101); (13) tentang sedekah sebagai salah satu usaha untuk menolak datangnya bencana (101-102); (14) bacaan syahadat sebagai keyakinan terhadap ajaran agama Islam (102); (15) bacaan niat untuk mandi sebagai sarana untuk keselamatan (102); (16) bacaan syahadat yang dibaca pada saat datangnya ratu adil (103-104); (17) mantra-mantra yang dapat dijadikan penolak terhadap segala sesuatu yang bersifat jahat (104-106); (18) mantra (tidak dijelaskan kegunaannya) (107-110); (19) tafsir mengenai suara burung prenjak (110); (20) perhitungan angka Jawa, Arab dan Belanda (110-112); (21) doa-doa (tidak dijelaskan kegunaannya) (112-116); (22) penjelasan secara rinci tentang rukun shalat (116-132; 134-161); (23) perhitungan waktu, khususnya mengenai puji dina (132-134); (24) japa mantra untuk menjauhkan bayi dari sakit ingatan dan epilepsi (161); (25) aneka japa mantra untuk menghindari sakit ingatan dan epilepsi (162). Bagian-bagian naskah ini disalin oleh beberapa tangan pada kurun waktu yang berbeda. Salah satu bagian terdapat catatan mengenai penyalian, berbunyi 3 Ruwah 1748 (6 Mei 1821), yaitu di h.105 di tengah sebuah teks tentang memulai untuk keramat para wali. Tempat penyalinan tidak diketahui dengan tepat, tetapi gaya tulisan yang ada menunjukkan ciri-ciri Jawa Tengah, di wilayah pengaruh Surakarta. Sebagian naskah disalin dalam dluwang, dan sebagian memakai kertas Eropa. Naskah ini telah dibuatkan ringkasannya oleh Mandrasastra pada bulan Juni 1930. Ringkasan tersebut dimikroflim bersama naskah. Naskah ini dibeli Pigeaud (h.i) pada bulan Desember 1929."
[Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
PR.115-NR 55
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
Mas Ngabehi Mangunwijaya
"Buku ini berisi mengenai ilmu hakikat dan makrifat yang diambil dari ilmu tasawuf dan juga dari buku lainnya. Rinciannya anrata lain adalah: pethikan dari serat Nitisruti; suluk purwaduksena wejangan buat sang istri; petikan dari suluk Malangsumirang; suluk kadim Ki Kadim; petikan dari serat wirid hidayat jati; kekuatan shalat/sembayang; serat wulangreh; serat menak jawinambar; serat centhini dan lain-lainnya."
Kediri: Tan Khoen Swie, 1924
BKL.0581-IS 58
Buku Klasik  Universitas Indonesia Library
cover
"Naskah ini memuat tiga teks, yaitu Bustam, Serat Maklumat, dan Wirid Hidayat Jati. Serat Bustam berisi ajaran tentang fikih, tasawuf, iman, penciptaan manusia, penciptaan alam, dan terjadinya hari kiamat. Teks ini merupakan versi lain dari FSUI/CI.13, MSB/I.36, dan LOr 1815. 1) dhandanggula; 2) asmaradana; 3) pangkur; 4) maskumambang; 5) pucung; 6) gambuh; 7) sinom; 8) asmaradana; 9) sinom; 10) durma; 11) dhandanggula; 12) asmaradana; 13) dhandanggula; 14) sinom; 15) durma; 16) dhandanggula; 17) megatruh; 18) kinanthi; 19) asmaradana; 20) pangkur; 21) mijil; 22) dhandanggula; 23) sinom; 24) asmaradana; 25) pangkur; 26) durma; 27) pangkur; 28) sinom; 29) dhandanggula; 30) asmaradana; 31) kinanthi; 32) dhandanggula; 33) maskumambang; 34) kinanthi; 35) sinom; 36) dhandanggula. Teks maklumat berisi ajaran tentang tasawuf: dalam teks ini berbagai ajaran tentang ilmu rahsa diungkapkan. Melihat pemberian isyarat jenis tembang yang terdapat pada awal pupuh dan bukan pada akhir dari pupuh sesudahnya dapat diduga bahwa teks ini kemungkinan digubah di kawasan Pakualaman, Yogyakarta. 1) pucung; 2) gambuh; 3) dhandanggula; 4) pucung; 5) kinanthi; 6) asmaradana; 7) dhandanggula; 8) gambuh; 9) pucung; 10) megatruh; 11) kinanthi; 12) asmaradana; 13) kinanthi; 14) gambuh; 15) mijil; 16) pucung; 17) dhandanggula; 18) pucung. Wirid Hidayat Jati adalah karangan Ranggawarsita tahun 1862, berbentuk prosa, berisi ajaran ilmu makrifat tentang cara mencapai kesempurnaan hidup. Teks ini menurut keterangan merupakan ajaran dari para wali, di antaranya adalah Sunan Giri, Sunan Tandes, Sunan Majagung, Sunan Benang, Sunan Muryapada, Sunan Kalinyamat, Sunan Kalijati, Sunan Kajenar. Simuh telah membuat analisa teks ini dalam karyanya Mistik Islam Kejawen Raden Ranggawarsita (Jakarta: UI Press, 1988). Pada teks Wirid Hidayat Jati ini terdapat kolofon yang menyebutkan selesainya penyalinan pada hari Jumat Kliwon, 13 Jumadilawal, Wawu 1825 (1 Nopember 1895). Sedangkan naskah dibeli Pigeaud dari Sinu Mundisura, di Surakarta pada tahun 1939."
[Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
CI.16-NR 376
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
"Naskah ini berisi perincian nama tempat di sekitar keraton Surakarta, yang dikaitkan dengan kedudukan manusia dipandang dari segi mistik. Nama-nama tempat tersebut adalah: perempatan galadhag, alun-alun, beringin kembar di tengah alun-alun, luas alun-alun, taratag rambat, sitinggil, yang duduk di sitinggil, saat meninggalkan sitinggil, kori gapit, halaman pamandhangan, srimanganti, halaman kraton, pasewakan Prabasuyasa, kraton Balearas, sanggar Pamelengan.
Pada h.1 disebutkan bahwa naskah ditulis pada tanggal 18 Jumadilakhir, Wawu 1864. Tahun Jawa 1864 bukan tahun Wawu, tetapi tahun Be, sedangkan tahun Wawu sendiri jatuh pada tahun 1865. Jika penanggalan ini yang dipakai adalah tahun Be 1864, tanggal 18 Jumadilakhir bertepatan dengan tanggal 9 Oktober 1933, sedangkan apabila memakai tahun Wawu 1865, bertepatan dengan tanggal 11 Oktober 1934.
Naskah ini dibeli Pigeaud dari RM. Atmasoetirta, Surakarta, pada tanggal 16 Januari 1935. FSUI/PW. 170a adalah alih aksara dari naskah ini."
[Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
PW.170-A 38.01a
Naskah  Universitas Indonesia Library
cover
Damar Shashangka, 1980-
Jakarta: Dolpin, 2015
808.84 DAM i
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
<<   1 2   >>