Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 191909 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Jati Mayangkara
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Produksi Dan Distribusi Alat Kesehatan Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian Dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan dan gambaran mengenai kebijakan pengawasan dan pengendalian alat kesehatan dan perbekalan kesehatan rumah tangga Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan mempunyai tugas dalam melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan Norma Standar Prosedur dan Kriteria NSPK serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang produksi dan distribusi alat kesehatan serta perbekalan kesehatan rumah tangga Untuk mendapatkan gambaran mengenai aktivitas yang dilakukan maka penulis ditempatkan di direktorat tersebut untuk melakukan pemeriksaan dan penilaian berkas permohonan yang diajukan oleh perusahaan untuk memperoleh izin edar Penilaian dilakukan terhadap produk Alkes yang akan didaftarkan untuk mendapatkan izin edar dimana produk tersebut memiliki identifikasi spesifik Identifikasi tersebut diperlukan untuk penentuan klasifikasi alat kesehatan persyaratan dan pendaftaran kode Code of Federal Regulation CFR dan Harmonized Commodity Description and Coding System HS code Praktek Kerja Profesi di Apotek Kimia Farma bertujuan mengetahui dan memahami peran dan tanggung jawab seorang apoteker di Apotek Kimia Farma Kegiatan ini dilakukan di Apotek Kimia Farma No 48 Matraman Jakarta Timur Dalam hal ini diharapkan apoteker dapat mengetahui dan memahami cara pengelolaan apotek dalam kegiatan administrasi manajemen keuangan pengadaan penyimpanan dan penjualan perbekalan farmasi serta mempraktekkan pelayanan kefarmasian di apotek sesuai dengan peraturan perundang undangan dan etika yang berlaku dalam sistem pelayanan kefarmasian di Indonesia Pelayanan kefarmasian merupakan bentuk pelayanan dan tanggung jawab langsung profesi apoteker untuk meningkatkan kualitas hidup pasien Pelanggan merupakan salah satu faktor penting yang harus dijaga oleh apotek Dengan mengenali siapa pelanggan kita apa kemauan kebutuhan dan keinginan mereka dengan kemudian menyediakan produk serta pelayanan sebaik mungkin yang dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan Guna meningkatkan kepuasan pelanggan tersebut maka perlu dilakukan survey terhadap pelayanan yang telah diberikan di apotek berdasarkan penilaian dari pelanggan Tugas khusus ini bertujuan untuk mengetahui penilaian konsumen terhadap mutu pelayanan di Apotek Kimia Farma No 48 Praktek Kerja Profesi Apoteker di PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk bertujuan mempunyai peranan dan tanggung jawab penting untuk menerapkan aspek ndash aspek yang tercantum dalam CPOB tersebut antara lain sebagai penanggung jawab produksi penanggung jawab pengawasan dan pemastian mutu Tugas khusus yang diberikan berjudul upaya penurunan manual intervensi di line cvc Tugas khusus ini bertujuan Mengurangi manual intervensi di mesin packaging CVC di PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Dalam menganalisa dan memecahkan masalah manual intervensi tersebut digunakan metode siklus PDCA PDCA Cycle yaitu suatu rangkaian langkah langkah pemecahan masalah yang terdiri dari Plan membuat perencanaan Do melaksanakan apa yang direncanakan Check memeriksa apakah hasilnya sesuai yang diinginkan dan Act tindak lanjut langkah untuk mencegah berulangnya masalah yang sama mencari peluang perbaikan berikutnya Manual intervensi yang paling banyak terjadi di CVC disebabkan oleh loading safety di mesin Pampac II Perbaikan yang dilakukan untuk mengatasi masalah loading safety di mesin Pampac II adalah dengan menstandardisasi setting mesin Pampac II Penurunan sebesar 76 61

Practice Work Profession Pharmacist at Directorate of Production and Distribution Equipment Health Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices of the Republic of ndonesia 39 s Ministry of Health aims to gain knowledge and an overview of policy supervision and control of medical equipment and medical supplies household Directorate of Production and Distribution of Medical Devices has a duty to carry out the preparation of the formulation and implementation of policies and preparation of Norms Standards Procedures and Criteria NSPK and providing technical guidance and evaluation in the field of production and distribution of medical equipment and medical supplies household To get an overview of the activities carried out the authors placed in the directorate to carry out inspection and assessment of the file the petition filed by the company to obtain authorization Assessment conducted on the product to be registered medical equipments to obtain marketing authorization where the product has a specific identification Identification is required for the determination of the classification of medical devices the requirements and the registration code of the Code of Federal Regulations CFR and the Harmonized Commodity Description and Coding System HS code Practice Work Profession in Pharmacy Kimia Farma aim to know and understand the roles and responsibilities of a pharmacist in the pharmacy Kimia Farma This activity is conducted in Pharmacies Kimia Farma No 48 Matraman East Jakarta In this case pharmacists are expected to know and understand how to manage a pharmacy in administration financial management procurement storage and sale of pharmaceuticals and pharmacy services in pharmacy practice in accordance with the laws and ethics in the pharmaceutical care system in Indonesia Pharmacy services is a form of service and professional pharmacist directly responsible for improving the quality of life of patients Customer is one of the important factors that must be maintained by the pharmacy By knowing who your customers are what you will needs and wants and then providing them with the best possible products and services that can give satisfaction to the customers To improve customer satisfaction survey should be conducted with the services given at the pharmacy based on assessment of the customer Special task aims to identify consumers 39 assessment of the quality of services in Pharmacy Kimia Farma No 48 Profession Practice Pharmacists in PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk aims to have important roles and responsibilities for implementing the aspects listed in the GMP among others in charge of production responsible for oversight and quality assurance Given a special assignment called efforts to reduce manual intervention in line cvc Special task aims Reducing manual intervention in CVC packaging machines in CF Taisho Pharmaceutical Indonesia In analyzing and solving manual intervention used method PDCA cycle PDCA Cycle which is a series of troubleshooting steps consisting of the Plan a plan Do implement what is planned check check if the results fit the desired and Act follow up measures to prevent the recurrence of similar problems looking for the next improvement opportunities Manual intervention is most pronounced in CVC caused by loading safety in machine Pampac II Improvements were made to address the issue of safety in machine loading Pampac II is a standardized machine settings Pampac II a decrease of 76 61
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Windu Prayogo
"Praktek Kerja Profesi di Apotek Kimia Farma bertujuan mengetahui dan memahami peran dan tanggung jawab seorang apoteker di Apotek Kimia Farma Kegiatan ini dilakukan di Apotek Kimia Farma No 48 Matraman Jakarta Timur Dalam hal ini diharapkan apoteker dapat mengetahui dan memahami cara pengelolaan apotek dalam kegiatan administrasi manajemen keuangan pengadaan penyimpanan dan penjualan perbekalan farmasi serta mempraktekkan pelayanan kefarmasian di apotek sesuai dengan peraturan perundang undangan dan etika yang berlaku dalam sistem pelayanan kefarmasian di Indonesia Pelayanan kefarmasian merupakan bentuk pelayanan dan tanggung jawab langsung profesi apoteker untuk meningkatkan kualitas hidup pasien Pelanggan merupakan salah satu faktor penting yang harus dijaga oleh apotek Dengan mengenali siapa pelanggan kita apa kemauan kebutuhan dan keinginan mereka dengan kemudian menyediakan produk serta pelayanan sebaik mungkin yang dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan Guna meningkatkan kepuasan pelanggan tersebut maka perlu dilakukan survey terhadap pelayanan yang telah diberikan di apotek berdasarkan penilaian dari pelanggan Tugas khusus ini bertujuan untuk mengetahui penilaian konsumen terhadap mutu pelayanan di Apotek Kimia Farma No 48 Praktek Kerja Profesi Apoteker di Laporan Praktek Kerja Profesi Apoteker Di PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk bertujuan mempunyai peranan dan tanggung jawab penting untuk menerapkan aspek ndash aspek yang tercantum dalam CPOB tersebut antara lain sebagai penanggung jawab produksi penanggung jawab pengawasan dan pemastian mutu Tugas khusus yang diberikan berjudul upaya penurunan reject tube berisi bulk di line IWKA Tugas khusus ini bertujuan Mengurangi jumlah produk yang tidak memenuhi syarat yang telah ditetapkan pada line IWKA di PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Dalam menganalisa dan memecahkan masalah manual intervensi tersebut digunakan metode siklus PDCA PDCA Cycle yaitu suatu rangkaian langkah langkah pemecahan masalah yang terdiri dari Plan membuat perencanaan Do melaksanakan apa yang direncanakan Check memeriksa apakah hasilnya sesuai yang diinginkan dan Act tindak lanjut langkah untuk mencegah berulangnya masalah yang sama mencari peluang perbaikan berikutnya Persentase terbanyak penyebab reject tube yaitu positioning Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Produksi Dan DistribusiKefarmasian Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian Dan Alat KesehatanKementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk memperolehpengetahuan dan wawasan mengenai tugas dan fungsi Direktorat Bina Produksidan Distribusi Kefarmasian Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Kefarmasianmempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaankebijakan dan penyusunan norma standar prosedur dan kriteria serta pemberianbimbingan teknis dan evaluasi di bidang produksi dan distribusi kefarmasian Untuk mendapatkan gambaran mengenai aktivitas yang dilakukan maka penulisditempatkan di direktorat tersebut untuk mengevaluasi sistem pelaporan dinamikaobat PBF di 7 provinsi yaitu DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur DI Yogyakarta Banten dan Bali Dengan adanya sistem ini diharapkan seluruhPBF dapat menerapkan dan melaporkan tepat waktu sehingga kepatuhan melapormeningkat dengan demikian Kemenkes dan Dinkes Provinsi memiliki data yangrepresentatif akurat danvalid tentang dinamika obat di sarana distribusi secaranasional

Practice Work Profession in Pharmacy Kimia Farma aim to know and understand the roles and responsibilities of a pharmacist in the pharmacy Kimia Farma This activity is conducted in Pharmacies Kimia Farma No 48 Matraman East Jakarta In this case pharmacists are expected to know and understand how to manage a pharmacy in administration financial management procurement storage and sale of pharmaceuticals and pharmacy services in pharmacy practice in accordance with the laws and ethics in the pharmaceutical care system in Indonesia Pharmacy services is a form of service and professional pharmacist directly responsible for improving the quality of life of patients Customer is one of the important factors that must be maintained by the pharmacy By knowing who your customers are what you will needs and wants and then providing them with the best possible products and services that can give satisfaction to the customers To improve customer satisfaction survey should be conducted with the services given at the pharmacy based on assessment of the customer Special task aims to identify consumers 39 assessment of the quality of services in Pharmacy Kimia Farma No 48 Profession Practice Pharmacists in PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk aims to have important roles and responsibilities for implementing the aspects listed in the GMP among others in charge of production responsible for oversight and quality assurance Given a special assignment called efforts to reduce reject bulk 0f tube in line IWKA Special task aims reducing the number of products that do not meet the requirements set In analyzing and solving manual intervention used method PDCA cycle PDCA Cycle which is a series of troubleshooting steps consisting of the Plan a plan Do implement what is planned check check if the results fit the desired and Act follow up measures to prevent the recurrence of similar problems looking for the next improvement opportunities The highest percentage which cause of reject tube is positioning Apotechary Profession Practice Directorate of Production and Distribution ofPharmaceutical Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices of theRepublic of Indonesia 39 s Ministry of Health aims to gain knowledge and insightabout the duties and functions of the Directorate of Production and Distribution ofPharmaceutical Directorate of Production and Distribution of Pharmaceutical hasthe tasks of preparing the formulation and implementation of policies and thedevelopment of norms standards procedures and criteria as well as providingtechnical guidance and evaluation in the field of production and distribution ofpharmacy To get an overview of the activities carried out the authors placed inthe directorate is to evaluate the dynamics of drug reporting system PBF in 7provinces namely Jakarta West Java Central Java East Java Yogyakarta Jakarta and Bali With the entire PBF system is expected to implement and reporton time thus increasing compliance reporting thus MoH and provincial healthoffice has a representative data accurate and valid on the dynamics of drugdistribution facilities nationwide
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Tika Nurhasanah
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan agar calon apoteker mengetahui dan memahami fungsi dan program kerja Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Dirjen Binfar Alkes), khususnya di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian. Laporan
praktek kerja ini membahas tugas pokok dan fungsi Kementerian Kesehatan, Dirjen Binfar Alkes, serta Sekretariat dan Direktorat-Direktorat Bina yang berada di bawahnya.. Laporan ini secara khusus membahas Direktorat Bina Pelayanan
Kefarmasian dalam hal tugas pokok dan fungsi, sasaran kebijakan, struktur organisasi, dan kegiatan. Salah satu kebijakan Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian yang dianalisa adalah Pengembangan Software Pelayanan Informasi
Obat (PIO)

The objectives of Pharmacist Internship in Ministry of Health Republic of Indonesia is introducing the function and role of Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Dirjen Binfar Alkes), especially Direktorat Bina
Pelayanan Kefarmasian to the pharmacists and their related role within it. This report contains main function and role of Ministry of Health Dirjen Binfar Alkes, and other secretariats and directories below it. This report specifically describes
Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian: its the function and role, policy objectives, organization structure, and activity. One of the policy of Direktorat Bina Pelaanan Kefarmasian which is analized in this report it the development of
Drug Information Service (Pelayanan Informasi Obat) Software
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Simamora, Esther Lamria Purba
"Salah satu Direktorat Jenderal di bawah Kementerian Kesehatan yang berperan dalam upaya peningkatan pelayanan kefarmasian adalah Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk mengetahui program kerja yang terdapat di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, khususnya di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian beserta implementasinya serta mengetahui dan memahami peran apoteker di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, khususnya di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian. Sedangkan tujuan dari tugas khusus adalah mengolah informasi obat Setuksimab dan Goserelin Asetat dalam melengkapi item obat dalam Formularium Nasional (FORNAS) yang belum tercantum dalam software PIO 2013.

One of Directorate General under the Ministry of Health Republik of Indonesia that contributes in improving pharmacy services is the Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan. This Apothecary Profession Internship aims to study the duties and functions of the Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices, particularly at Directorate of Pharmaceutical Services, plus their implementation, and to comprehend the role of pharmacists at the workplace. Specific project assignment was also comprised with the aim to compile drug information of Gosereline Acetate and Cetuximab as complementary drug items on the National Formulary (FORNAS) which had not listed at PIO software 2013."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Sumayyah
"ABSTRAK
Praktek Kerja Profesi Apoteker di pemerintahan yaitu di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dilaksanakan dengan tujuan calon apoteker mengetahui dan memahami struktur organisasi dan program kerja Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Dirjen Binfar Alkes), khususnya di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian. Laporan praktek kerja ini antara lain berisi teori mengenai tugas pokok dan fungsi Kementerian Kesehatan, Dirjen Binfar Alkes, serta Sekretariat dan Direktorat-Direktorat Bina yang berada di bawahnya. Laporan ini membahas lebih khusus mengenai Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian dalam hal tugas pokok dan fungsi, sasaran kebijakan, struktur organisasi, dan kegiatan. Selain itu, laporan ini juga memaparkan analisa salah satu program kerja dari Sub Direktorat Farmasi Komunitas yaitu Pengembangan Software Pelayanan Informasi Obat.
Pharmacist profession internship program in government, Ministry of Health Republic of Indonesia, aimed to enable the prospective pharmacist to know and understand organizational structure and work program Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Dirjen Binfar Alkes), spesifically in Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian. This report contains theories about main tasks and functions of Ministry of Health, Dirjen Binfar Alkes, and organizations under Dirjen Binfar Alkes. The report discussed in more details about Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian in the terms of main tasks and functions, policy objectives, organizational structures, and activities. Furthermore, the report analized a program of Sub Direktorat Farmasi Komunitas, Development of Drug Information Software.

ABSTRACT
Pharmacist profession internship program in government, Ministry of Health Republic of Indonesia, aimed to enable the prospective pharmacist to know and understand organizational structure and work program Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Dirjen Binfar Alkes), spesifically in Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian. This report contains theories about main tasks and functions of Ministry of Health, Dirjen Binfar Alkes, and organizations under Dirjen Binfar Alkes. The report discussed in more details about Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian in the terms of main tasks and functions, policy objectives, organizational structures, and activities. Furthermore, the report analized a program of Sub Direktorat Farmasi Komunitas, Development of Drug Information Software."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Intan Wulandari
"Penggunaan alat kesehatan dan perbekalan kesahatan rumah tangga menjadi salah satu upaya memperoleh kesehatan. Banyaknya jenis dan jumlah alat kesehatan dan perbekalan kesehatan rumah tangga PKRT yang beredar serta penggunaannya yang telah menjadi suatu kebutuhan yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan sehari-sehari. Dalam upaya menjamin keamanan, mutu dan kemanfaatan produk alat kesehatan dan PKRT maka Kementerian Kesehatan Republik Indonesia membentuk Direktorat Pengawasan Alat Kesehatan dan PKRT dibawah Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan. Sebagai salah satu unsur pelaksana, direktorat pengawasan bertugas dalam melakukan pengawasan alat kesehatan dan PKRT untuk memastikan bahwa alkes dan PKRT yang telah beredar dapat memberikan keamanan, mutu dan kemanfaatan secara terus menerus. Kegiatan pengawasan dilakukan sebelum produk dipasarkan pre market dan saat produk berada dipasaran post market. Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam rangka melakukan pengawasan post market terhadap produk alat kesehatan dan PKRT adalah dengan melakukan sampling produk alat kesehatan dan PKRT. Kegiatan sampling merupakan kegiatan pengambilan sampel produk alat kesehatan dan PKRT yang beredar di pasaran yang selanjutnya dilakukan pengujian untuk mengetahui konsistensi keamanan, mutu dan manfaat produk. Dasar keilmuan yang dimiliki oleh apoteker memiliki peran dalam melakukan pengawasan mutu, keamanan dan kemanfaatan alat kesehatan dan perbekalan kesehatan rumah tangga. Oleh karena itu diperlukan pembekalan bagi calon apoteker melalui Praktik Kerja Profesi PKP di Direktorat Pengawasan Alat Kesehatan dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga. Sehingga para calon apoteker dapat memiliki pengetahuan dan kompetensi mengenai pengawasan alat kesehatan dan perbekalan kesehatan rumah tangga.

The large number and types of medical devices and household health supplies PKRT in circulation and its use has become a necessity that can not be separated from everyday life. In an effort to ensure the safety, quality and usefulness of medical devices products and PKRT, the Ministry of Health of the Republic of Indonesia established Directorate of Medical Device Supervision and PKRT under the General of Pharmaceutical and Medical Devices. As one of the implementing elements, the supervisory directorate is in charge of monitoring the medical devices and PKRT to ensure that the outstanding alkes and PKRT can provide continuous security, quality and benefit. Supervision activities conducted before the product is marketed pre market and when the product is in the market post market .
One of the activities undertaken in order to conduct post market surveillance on medical devices products and PKRT is to conduct sampling of medical devices products and PKRT. Sampling activity is a sampling activity of medical devices products and PKRT circulating in the market which then conducted testing to know the consistency of safety, product quality and benefit. The scientific basis of the pharmacist has a role in conducting quality control, safety and usefulness of medical devices and household health supplies. Therefore, it is necessary to debrief the prospective pharmacist through the Professional Practice Work PKP in the Directorate of Medical Devices Supervision and Household Health Supplies. So that the prospective pharmacist can have knowledge and competence regarding the supervision of medical devices and household health supplies.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2017
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Mentari Mayang Suminar
"ABSTRAK
Praktek Profesi Apoteker di Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk memahami peranan, tugas, dan tanggung jawab apoteker di Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan, khususnya Direktorat Produksi dan Distribusi Kefarmasian, memiliki pengetahuan tentang tugas pokok dan fungsi Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan khususnya Direktorat Produksi dan Distribusi Kefarmasian dibidang farmasi, memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan dan pengalaman praktis melakukan pekerjaan di Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan khususnya Direktorat Produksi dan Distribusi Kefarmasian, serta memiliki gambaran nyata tentang permasalahan kefarmasian di Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan khusunya Direktorat Produksi dan Distribusi Kefarmasian. Praktek kerja profesi dilakukan selama dua minggu di Direktorat Produksi dan Distribusi Kesehatan. Pada pelaksanaan praktek kerja terdapat tugas khusus berupa Analisis Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 7 Tahun 2017 terhadap Tugas dan Fungsi pada Direktorat Produksi dan Distribusi Kefarmasian

ABSTRACT
The aims of internship at Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices, Ministry of Health Republic of Indonesia was to understand the roles, duties and responsibilities of pharmacist in Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices especially Directorate of Production and Distribution of Pharmaceutical, gaining knowledges about main duties and functions of Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices especially Directorate of Production and Distribution of Pharmaceutical in the pharmaceutical field, gaining knowledges, skills, practical experiences, and perspective about pharmaceutical practice in Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices especially Directorate of Production and Distribution of Pharmaceutical, and perspectives about pharmaceutical practice issue in Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices especially Directorate of Production and Distribution of Pharmaceutical. The internship was held for two weeks in Directorate of Production and Distribution of Pharmaceutical. The specific assignment was about analysis of regulation of the minister of health number 7 of 2017 about duties and functions at directorate of production and distribution of pharmaceutical."
2017
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Triani Dian Anggraini
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan bertujuan untuk mengetahui dan memahami tugas Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementrian Kesehatan RI, khususnya di Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Kefarmasian serta memahami peran dan fungsi apoteker dalam melaksanakan pekerjaan kefarmasian di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementrian Kesehatan RI. Tugas khusus yang diberikan berjudul Pengolahan data survey terhadap industri farmasi mengenai kapasitas terpasang, kapasitas produksi, dan kapasitas idle. Tugas khusus ini untuk mengetahui kapasitas terpasang, kapasitas produksi, dan kapasitas idle dari seluruh obat yang berada pada Fornas secara nasional dengan pengolahan data hasil survey.

Pharmacists Internship Program at Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian and Alat Kesehatan aims to understand the main duties and functions of Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian and Alat Kesehatan Kementrian Kesehatan RI, specifically in Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Kefarmasian, and also to understand the role of a pharmacist at Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian and Alat Kesehatan. The specific assignment that is given entitled processing of data survey on the pharmaceutical industry regarding installed capacity, production capacity, and idle capacity. This assignment aims to determine the installed capacity, production capacity, and idle capacity of all drugs that are on Fornas with national acumulation."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Natalia Christy
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan mengetahui dan memahami peran apoteker di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, khususnya di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian. Tujuan lainnya ialah mengetahui program kerja yang terdapat di Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan, khususnya di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian beserta implementasinya.

Pharmacists Professional Practice in Pharmaceutical Services Directorate of Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices, Ministry of Health, Republic of Indonesia aims to identify and understand the role of pharmacists in the Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices, particularly in the Directorate of Pharmaceutical Services. Another aim is to figure out a work program contained in the Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices, particularly in the Directorate of Pharmaceutical Services and its implementation.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Andini Gahayati Budhiadaya Ramadhani
"Praktik kerja profesi di Direktorat Pelayanan Kefarmasian bertujuan untuk memahami tugas dan tanggung jawab apoteker di Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan pada umumnya, dan Direktorat Pelayanan Kefarmasian pada khususnya; memiliki pengetahuan tentang tugas pokok dan fungsi instansi-instansi pemerintahan di bidang farmasi; memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan pekerjaan di pemerintahan; serta memiliki gambaran nyata tentang permasalahan praktik kefarmasian di pemerintahan. Praktik kerja profesi ini dilaksanakan selama dua minggu dengan tugas khusus yaitu ldquo;Kajian Kebijakan dan Implementasi Penggunaan Obat Rasional di Negara Indonesia, Malaysia, dan Singapura rdquo;. Tujuan dari tugas khusus ini adalah agar calon apoteker mampu mengkaji kebijakan dan implementasi penggunaan obat rasional di negara Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

Internship at Directorate of Pharmaceutical Services aims to understand the duties and responsibilities of pharmacists in Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices in general, and Directorate of Pharmaceutical Services in particular; have knowledge of tasks and functions of government agencies in the pharmaceutical sector; have insight, knowledge, skills, and practical experience to do work in government; and have real life perspective on pharmaceutical practice issues in government. This internship was conducted for two weeks with special assignment ldquo;Review of Policies and Implementation of Rational Use of Medicine in Indonesia, Malaysia, and Singapore rdquo;. The objective of this special assignment is so that the prospective pharmacist is able to review policies and implementation of rational use of medicine in Indonesia, Malaysia, and Singapore.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2018
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>