Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 131059 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Muhwan Karim
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Kefarmasian Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan dan gambaran mengenai tugas pokok dan fungsi Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Kefarmasian meliputi kebijakan penyusunan norma standar prosedur dan kriteria serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang produksi dan distribusi kefarmasian Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Kefarmasian terdiri dari empat subdirektorat yaitu subdirektorat produksi dan distribusi obat dan obat tradisional produksi kosmetika dan makanan produksi dan distribusi narkotika psikotropika prekursor dan sediaan farmasi khusus dan kemandirian obat dan bahan baku obat Dalam tugas khusus dijelaskan mengenai pembatasan dan pelarangan penggunaan bahan kosmetika dalam Formularium Kosmetika Indonesia Pada tugas khusus tersebut dilakukan penyusunan Formularium Kosmetika Indonesia Setelah itu dilakukan pengkajian terhadap bahan yang dibatasi dan dilarang penggunaannya berdasarkan peraturan yang dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia BPOM RI

Apothecary Internship at Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Kefarmasian Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia aims to gain knowledge and an overview of the duties and functions of Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Kefarmasian includes policies preparation of norms standards procedures criterias and providing technical guidance and evaluation of pharmaceutical production and distribution This directorate has four sub directorates sub directorate of production and distribution of drugs and traditional drugs production of cosmetics and foods production and distribution narcotics psychotropics precursor and pharmaceutical specific form and independence of drugs and pharmaceutical raw materials In specific task described the restrictions and bans the use of cosmetics in Cosmetics formulary Indonesia In that specific task arrangement formulary Cosmetics Indonesia After that assessment of the material is restricted and prohibited by regulations issued by the National Agency of Drug and Food of the Republic of Indonesia BPOM RI"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Anita Karlina
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk mendapatkan pengetahuan dan gambaran mengenai tugas pokok dan fungsi Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan, meliputi kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria, serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang obat publik dan perbekalan kesehatan. Direktorat Bina Obat Publik terdiri dari empat subdirektorat yaitu subdirektorat analisis dan standarisasi harga obat, penyediaan obat publik dan perbekalan kesehatan, pengelolaan obat publik dan perbekalan kesehatan, serta pemantauan dan evaluasi program obat publik dan perbekalan kesehatan. Dalam tugas khusus, dijelaskan mengenai standar sarana penyimpanan obat publik dan perbekalan kesehatan di instalasi farmasi kabupaten/kota. Penyimpanan merupakan bagian dari pengelolaan yang sangat penting untuk menjaga kualitas obat. Standar sarana penyimpanan obat publik dan perbekalan kesehatan yang telah disusun oleh Direktorat Bina Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan kemudian dibandingkan dengan standar penyimpanan obat yang dikeluarkan oleh WHO yaitu Good Storage Practice for Pharmaceuticals.

Apothecary Internship at Directorate of Public Medicines and Medical Supplies General Directorate of Pharmaceutical and Medical Devices Indonesia’s Health Ministry aims to gain knowledge and an overview of the duties and functions of Directorate of Public Medicines and Medical Supplies, includes policies, preparation of norms, standards, procedures, criterias, and providing technical guidance and evaluation of public medicines and medical supplies. This directorate has four sub-directorates: sub-directorate of analysis and standarization of prices, provisioning of public medicines and medical supplies, management of public medicines and medical supplies, and monitoring and evaluation of program of public medicines and medical supplies. In specific task, explained the standard storage medium of public medicines and medical supplies at pharmacy in the district/city. Storage is a part of drug management that is critical to maintain the drug quality. The standard storage medium that has been compiled by Directorate of Public Medicines and Medical Supplies is then compared with the standard storage medium that has been compiled by WHO, that is Good Storage Practice for Pharmaceuticals.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2012
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Erni
"Apoteker mempunyai peranan yang penting dalam pengembangan produk produk baru yang berkualitas sebagai penunjang keberadaan suatu industri farmasi secara khusus dan untuk mendukung pemerintah dalam upaya pembangunan kesehatan secara umum Praktek Kerja Profesi Apoteker di PT Novell bertujuan agar mahasiswa calon apoteker mengetahui dan memahami peran dan tanggung jawab apoteker di industri farmasi serta mengetahui dan memahami peran dan tanggung jawab apoteker di Departemen Business Development PT Novell Apoteker yang bekerja di PT Novell dapat menempati beberapa posisi yaitu Business Development Executive Product Development Quality Control Quality Assurance Marketing Produksi dan Product Planning and Inventory Control PPIC Apoteker yang bekerja di PT Novell di departement Business Development BD dapat menempati posisi posisi sebagai Business Development Executive Business Development Supervisor Regulatory Affairs Executive Regulatory Affairs Supervisor International Marketing Executive Business Development Manager dan International Marketing Manager Apoteker dalam departemen BD bertanggung jawab dalam pengembangan ide hingga menjadi suatu produk jadi yang dapat diterima oleh pasar dan konsumen pada saat yang tepat dan memastikan bahwa produk baru yang dikembangkan sejalan dengan kebijakan dan strategi bisnis.

Pharmacists have an important role in the development of new products that qualified as supporting the existence of the pharmaceutical industry in particular and the government in an effort to support the development of general health Pharmacists Professional Internship in PT Novell aims to prospective pharmacy students know and understand the roles and responsibilities of pharmacists in the pharmaceutical industry and to know and understand the roles and responsibilities of pharmacists in the Department of Business Development PT Novell Pharmacists working in PT Novell can occupy several positions namely Business Development Executive Product Development Quality Control Quality Assurance Marketing Production and Product Planning and Inventory Control PPIC Pharmacists working in PT Novell in the department Business Development BD can occupy positions as Business Development Executive Business Development Supervisor Regulatory Affairs Executive Regulatory Affairs Supervisor International Marketing Executive Business Development Manager and International Marketing Manager Pharmacists in BD department responsible for the development idea to become a finished product that can be accepted by the market and consumers at the right time and ensure that new products are developed in line with the policy and business strategy."
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Ika Kurnia Wulandari
"Praktek Kerja Profesi di Apotek Atrika bertujuan mengetahui dan memahami peran, fungsi dan tanggung jawab seorang Apoteker Pengelola Apotek (APA) di Apotek. Kegiatan ini dilakukan di Apotek Atrika Jalan Kartini Raya No. 34A Jakarta Pusat. Dalam hal ini, diharapkan apoteker dapat memahami cara pengelolaan apotek, baik secara teknis maupun nonteknis kefarmasian, dengan melihat secara langsung kegiatan pelayanan kefarmasian, administrasi, dan manajemen di Apotek Atrika. Tugas khusus yang diberikan berjudul Rekapitulasi Peresepan, Penatalaksanaan, dan Konseling dalam Terapi Ansietas di Apotek Atrika Periode Februari - Agustus 2012.
Tugas khusus ini bertujuan untuk mengetahui jenis obat antiansietas yang paling banyak diresepkan oleh dokter kepada pasien berdasarkan resep yang diterima Apotek Atrika selama periode Februari - Agustus 2012 dan mengkaji peresepan obat untuk terapi ansietas yang diterima Apotek Atrika selama periode Februari - Agustus 2012 dari sisi kerasionalan resep dan pemberian informasi. Penatalaksanaan penyakit ansietas meliputi terapi non farmakologi dan terapi farmakologi.

Apothecary Internship at Apotek Atrika aims to know and understand the roles, functions and responsibilities of a Apoteker Pengelola Apotek (APA) in Pharmacy. This activity is conducted in Apotek Atrika Jalan Raya No. Kartini. 34A Central Jakarta. In this case, apothecary are expected to understand how to manage the pharmacy, both technical and nontechnical pharmacy, by direct pharmacy service activities, administration, and management in Apotek Atrika. A special assignment titled Summary of Prescribing, Management, and Counseling in the Treatment Anxiety in Apotek Atrika period from February to August 2012.
A special assignment is to know anxiety drug most widely prescribed by doctors to patients who received prescription at Apotek Atrika during the period from February to August 2012, and reviewing prescriptions for anxiety treatment received during the period Apotek Atrika from February to August 2012 from the rational prescription and provision of information. Anxiety disease management include non-pharmacological therapy and pharmacological therapy.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Rachmi Sugiarti
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Direktorat Bina Produksi Dan Distribusi Alat Kesehatan Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian Dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan mengetahui struktur organisasi tugas dan fungsi Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan serta memperoleh pengetahuan mengenai peranan apoteker dalam bidang pelayanan kefarmasian khususnya dalam bidang produksi dan distribusi alat kesehatan alkes serta perbekalan kesehatan rumah tangga PKRT Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan dan penyusunan Norma Standar Prosedur dan Kriteria serta pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang produksi dan distribusi alkes serta PKRT Apoteker berperan sebagai tim penilai yang mengevaluasi berkas permohonan sertifikat produksi izin penyalur alkes dan izin edar alkes dan PKRT Dalam tugas khusus dijelaskan mengenai cara pemeriksaan dan penilaian kelengkapan serta kebenaran berkas permohonan izin edar alkes elektromedik dan non elektromedik dengan melihat informasi produk informasi spesifikasi dan jaminan mutu penandaan dan petunjuk penggunaan produk serta post market evaluation sesuai dengan yang tercantum dalam penerapan Indonesia National Single Window INSW di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Pendaftar mengajukan berkas permohonan izin edar berupa data administrasi dan data teknis beserta kelengkapannya sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 1191 Menkes PER 2010

Apothecary Internship at Direktorat Bina Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia aims to knew organizational structure duties and functions of the Directorate of Production and Distribution of Medical Devices as well as gain knowledge about the role of apothecary in the pharmaceutical care especially in the production and distribution of Medical Devices and medical supplies household PKRT Directorate of Production and Distribution of Medical Devices has a duty to carry out the preparation of the formulation and implementation of policies and preparation of Norms Standards Procedures and Criteria NSPK and providing technical guidance and evaluation in the field of production and distribution of medical devices and PKRT Apothecary role as the assessment team evaluates the file application for the product certificate license distributor medical devices and medical devices and PKRT authorization In specific task described on how the examination and assessment of the completeness and corecteness files petition authorization electromedic and non electromedic medical devices to view product information specifications and quality assurance information product labeling and instructions for us as well as post market evaluation as indicated in the implementation of Indonesia National Single Window INSW in the Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Applicant filed an application for license file on the data in the form of administrative and technical data along with the accessories in accordance with the requirements set forth in the regulation of the Kementerian Kesehatan Republik Indonesia No 1191 Menkes PER 2010
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2013
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Manihuruk, Agatha Cornelia
"Praktik kerja profesi di Apotek Atrika Periode Bulan Januari 2018 bertujuan untuk memahami tugas dan tanggung jawab apoteker dalam pengelolaan apotek, serta melakukan praktik pelayanan kefarmasian sesuai dengan ketentuan perundang-undangan dan etika yang berlaku, memiliki wawasan, penetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktis untuk melakukan praktik kefarmasian di apotek, memiliki gambaran nyata tentang permasalahan praktik kefarmasian serta mempelajari strategi dan kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan dalam rangka pengembangan praktik kefarmasian. Praktik kerja profesi ini dilaksanakan selama empat minggu dengan tugas khusus yaitu 'Analisis Rancangan Klinik Pratama Kerjasama BPJS yang Melayani Program Rujuk Balik di Jakarta Utara'. Tujuan dari tugas khusus ini adalah agar calon Apoteker dapat membuat rancangan klinik pratama kerjasama BPJS yang melayani program rujuk balik.

Internship at Apotek Atrika Period January 2018 aims to understand the duties and responsibilities of pharmacists in pharmacy management, as well as to practice pharmaceutical services in accordance with applicable laws and ethics, have the insights, knowledge, skills and practical experience to undertake pharmaceutical practices in pharmacists, can also have the insight of pharmaceutical practice issues and learn strategies and activities that can be undertaken in the course of pharmaceutical practice development. This internship at was conducted for four weeks with special assignment 'Pratama Clinic Design Analysis in Cooperation with BPJS which serve the Return Referral Program in North Jakarta'. The purpose of this special assignment is that the prospective pharmacist may know how to make the clinic design a preliminary BPJS cooperation that serves a return referral program.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2018
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Nurarita Fadila Zesiorani
"Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan merupakan salah satu lembaga di dalam Kementerian Kesehatann Republik Indonesia yang bertugas menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang kefarmasian dan alat kesehatan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Praktek Kerja Profesi PKP di Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan dilakukan pada tanggal 25 Mei hingga 5 Juni 2017. Tujuan pelaksanaan PKP untuk mendapatkan pengalaman kerja, pengetahuan, gambaran, dan pemahaman yang lebih mendalam tentang peran, tugas, dan tanggung jawab apoteker di lingkup pemerintahan. Kegiatan yang dilakukan selama PKP yaitu melakukan rekapitulasi data jenis dan penggolongan narkotika dan psikotropika. Melakukan analisis Instruksi Presiden No. 3 Tahun terhadap PMK No. 64 Tahun 2015 mengenai tugas pokok dan fungsi di Subdirektorat Produksi dan Distribusian Kefarmasian. Peran dan fungsi Apoteker di Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan memiliki peranan yang penting dalam melakukan tugasnya yaitu perumusan, pembinaan, pengawasan, dan pengendalian, khususnya Subdirektorat Produksi dan Distribusi Kefarmasian.

Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices is one of the institutions within the Ministry of Health Republic of Indonesia in charge of organizing the formulation and implementation of policies in the field of pharmaceutical and medical devices in accordance with the provisions of legislation. Profession internship at Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices held on May 25th to June 5th, 2017. The aim of profession internship to obtain work experience, knowledge, overview, and deeper understanding of the role, duties and responsibilities of pharmacists in government. Activities conducted during profession internship among other learning about recapitulation types and classification of narcotics and psychotropic substances. Conducting analysis of Presidential Instruction no. 3, 2017 against PMK No. 64, 2015 concerning the main duties and functions in the Subdirectorate Production and Distribution of Pharmaceutical. The role and function of pharmacists in the Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices have an important role in performing their duties, formulation, guidance, supervision and control, especially the Subdirektorat Production and Distribution of Pharmaceutical.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2017
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Tika Nurhasanah
"Praktek Kerja Profesi Apoteker di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan agar calon apoteker mengetahui dan memahami fungsi dan program kerja Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Dirjen Binfar Alkes), khususnya di Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian. Laporan
praktek kerja ini membahas tugas pokok dan fungsi Kementerian Kesehatan, Dirjen Binfar Alkes, serta Sekretariat dan Direktorat-Direktorat Bina yang berada di bawahnya.. Laporan ini secara khusus membahas Direktorat Bina Pelayanan
Kefarmasian dalam hal tugas pokok dan fungsi, sasaran kebijakan, struktur organisasi, dan kegiatan. Salah satu kebijakan Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian yang dianalisa adalah Pengembangan Software Pelayanan Informasi
Obat (PIO)

The objectives of Pharmacist Internship in Ministry of Health Republic of Indonesia is introducing the function and role of Direktorat Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan (Dirjen Binfar Alkes), especially Direktorat Bina
Pelayanan Kefarmasian to the pharmacists and their related role within it. This report contains main function and role of Ministry of Health Dirjen Binfar Alkes, and other secretariats and directories below it. This report specifically describes
Direktorat Bina Pelayanan Kefarmasian: its the function and role, policy objectives, organization structure, and activity. One of the policy of Direktorat Bina Pelaanan Kefarmasian which is analized in this report it the development of
Drug Information Service (Pelayanan Informasi Obat) Software
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Mentari Mayang Suminar
"ABSTRAK
Praktek Profesi Apoteker di Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bertujuan untuk memahami peranan, tugas, dan tanggung jawab apoteker di Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan, khususnya Direktorat Produksi dan Distribusi Kefarmasian, memiliki pengetahuan tentang tugas pokok dan fungsi Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan khususnya Direktorat Produksi dan Distribusi Kefarmasian dibidang farmasi, memiliki wawasan, pengetahuan, keterampilan dan pengalaman praktis melakukan pekerjaan di Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan khususnya Direktorat Produksi dan Distribusi Kefarmasian, serta memiliki gambaran nyata tentang permasalahan kefarmasian di Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan khusunya Direktorat Produksi dan Distribusi Kefarmasian. Praktek kerja profesi dilakukan selama dua minggu di Direktorat Produksi dan Distribusi Kesehatan. Pada pelaksanaan praktek kerja terdapat tugas khusus berupa Analisis Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 7 Tahun 2017 terhadap Tugas dan Fungsi pada Direktorat Produksi dan Distribusi Kefarmasian

ABSTRACT
The aims of internship at Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices, Ministry of Health Republic of Indonesia was to understand the roles, duties and responsibilities of pharmacist in Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices especially Directorate of Production and Distribution of Pharmaceutical, gaining knowledges about main duties and functions of Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices especially Directorate of Production and Distribution of Pharmaceutical in the pharmaceutical field, gaining knowledges, skills, practical experiences, and perspective about pharmaceutical practice in Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices especially Directorate of Production and Distribution of Pharmaceutical, and perspectives about pharmaceutical practice issue in Directorate General of Pharmaceutical and Medical Devices especially Directorate of Production and Distribution of Pharmaceutical. The internship was held for two weeks in Directorate of Production and Distribution of Pharmaceutical. The specific assignment was about analysis of regulation of the minister of health number 7 of 2017 about duties and functions at directorate of production and distribution of pharmaceutical."
2017
PR-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Faradilla Mauliddini
"Industri farmasi merupakan salah satu industri yang terkait dengan kesehatan manusia dalam rangka perwujudan kesehatan nasional. Program Profesi Apoteker Universitas Indonesia bekerja sama dengan PT. Konimex Pharmaceutical Laboratories dalam menyelenggarakan Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) bagi para calon apoteker guna memberikan pembekalan, pengetahuan, pemahaman, gambaran singkat peran dan tanggung jawab Apoteker, serta kesempatan kepada calon apoteker untuk terlibat dalam kegiatan di industri farmasi. Pelaksanaan praktek kerja berlangsung dari tanggal 7 April – 30 Mei 2014. Dengan adanya praktek kerja ini diharapkan mahasiswa calon Apoteker dapat mengambil manfaat dan ilmu sebanyak mungkin agar nantinya dapat diterapkan secara nyata di dunia kerja. PT. Konimex Pharmaceutical Laboratories telah menerapkan prinsip-prinsip CPOB pada seluruh kegiatan yang terkait dengan produksi obat secara baik Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) ini telah membantu mahasiswa dalam memahami tanggung jawab profesi Apoteker di industri farmasi serta mengetahui bagaimana penerapan CPOB di setiap bagian industri farmasi. Dalam pedoman Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) 2012 Bab 12, validasi memegang peranan penting dalam kegiatan industri farmasi sehingga dapat menghasilkan obat bermutu tinggi. Tablet Inza® merupakan salah satu produk yang diproduksi di bagian produksi tablet PT. Konimex Pharmaceutical Laboratories. Proses produksi Tablet Inza® sudah konsisten dan tidak mengalami perubahan dalam hal jumlah bahan aktif dan tambahan, kualitatif bahan aktif, peralatan produksi, fasilitas manufaktur, dan metode produksi, serta jumlah bets yang cukup banyak sehingga dapat divalidasi menggunakan pendekatan retrospektif. Oleh karena itu, dalam kesempatan Praktek Kerja Profesi Apoteker (PKPA) di PT. Konimex Pharmaceutical Laboratories penulis melakukan tugas khusus tentang validasi proses produk Tablet Inza® dengan pendekatan secara retrospektif pada bets periode bulan januari sampai maret 2014.

The pharmaceutical industry is one industry that is related to human health in the framework of realization of national health. Pharmacist Program, University of Indonesia in cooperation with PT. Konimex Pharmaceutical Laboratories at Apothecary Profession Internship (PKPA) for prospective pharmacists to provide debriefing, knowledge, understanding, a brief overview of the roles and responsibilities of pharmacists, as well as the opportunity for prospective pharmacists to engage in activities in the pharmaceutical industry. Implementation of the practice on April 7th - May 30th 2014. Given this practice, students are expected to benefit prospective pharmacists and science as much as possible so that later can be applied in the real world of work. PT. Konimex Pharmaceutical Laboratories have applied the principles of GMP in all activities related to the production of either drug Apothecary Profession Internship (PKPA) has helped students understand the professional apothecary responsibility in the pharmaceutical industry as well as determine how the application of GMP in every part of the pharmaceutical industry. In the guidelines of Good Manufacturing Practice (GMP) in 2012 Chapter 12, validation plays an important role in the activities of the pharmaceutical industry in order to produce high-quality medicine. Inza® Tablets is one of the products manufactured at the production of tablets PT. Konimex Pharmaceutical Laboratories. Inza® Tablet production process has been consistent and has not changed in terms of the amount of active ingredient and an additional, qualitative active materials, production equipment, manufacturing facilities, and production methods, as well as the considerable number of batches that can be validated using the retrospective approach. Therefore, the opportunity Apothecary Profession Internship (PKPA) at PT. Konimex Pharmaceutical Laboratories authors perform a specific task on the validation process Inza® Tablets with both retrospective approach in the batch period January to March 2014.
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>