Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 167106 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Universitas Indonesia, 2001
TA1140
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Anita Sulistia
"ABSTRAK
Levenol Pan merupakan surfaktan kationik yang bersifat sebagai penghambat masuknya zat warna secara cepat ke dalam serat akrilik, sehingga pewarnaan menjadi rata. Dalam kondisi tertentu Levenol Pan tampak seperti membantu penyerapan zat warna, karena mempunyai muatan positif.
Tujuan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh besarnya Konstanta Pencelupan (DC) dalam penentuan konsentrasi Levenol Pan (Dodesildimetil benzil ammonium klorida). Serta mengetahui pengaruh konsentrasi Levenol Pan terhadap kecerahan warna pada benang akrilik 100 % hasil pencelupan.
Dalam PKL ini beberapa uji yang dilakukan adalah uji kecerahan warna, pengujian pH larutan celup, dan pengujian pH sisa larutan celup. Metode analisis yang digunakan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan PT. ACTEM.
Kecerahan warna (L) mempunyai skala nilai 0 (hitam) sampai 100 (putih). Artinya semakin besar nilai (L), warna akan semakin cerah. Sebaliknya semakin rendah nilai (L), kecerahannya semakin berkurang. Dari pengukuran kecerahan warna diketahui bahwa pada konsentrasi Levenol Pan yang terendah (1,24 %) menghasilkan nilai kecerahan warna (L) yang paling rendah, yaitu 18,08. Sebaliknya pada konsentrasi Levenol Pan yang paling tinggi (3,91 %) nilai kecerahan warnanya yang paling tinggi , yaitu 18,78.
Pada pengukuran kecerahan warna pada benang akrilik yang dicelup dengan sisa larutan celup diketahui bahwa pada konsentrasi Levenol Pan yang terendah (1,24 %) diperoleh nilai kecerahan warna (L) yang paling tinggi , yaitu 87,64. Sebaliknya pada konsentrasi Levenol Pan yang paling tinggi (3,91 %) diperoleh nilai kecerahan warna yang paling rendah , yaitu 73,78."
2007
TA1334
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Siti Mahmudah
"Kebuiuhan akan material rekayasa yang memiliki sifat ketahanan aus yang baik, kekerasan permukaan dan ketangguhan yang tinggi menjadi alasan pentingnya proses karburisasi padat dengan metode pencelupan yang bervariasi. Proses karburisasi padat dapat meningkatkan kekerasan permukaan material, sementara bagian intinya tetap lunak. Penambahan 25% energizer, pemilihan temperatur proses serta pemilihan metode peucelipan terientu, merupakan fungsi kontrol proses untuk mendapatkan kekerasan dan kedalaman pengerasan (case depth) sesuai kebutuhan.
Proses karburisasi padat umunmya dilakukan pada range temperatur 850-925°C, tetapi wniuk aplikasi tertenta dapat digunakan temperatur overheating (/050°C). Proses karburisasi dilakukan dengan media arang batok kelapa ditambah 25% energizer (NaxCQ;), Penambahan 25% energizer dapat mengakibathan oksidasi pada permukaan material, karena jumiah oksigen yang berlebihan. Media pencelupan yang digunakan adalah air dengan metode pencelupan langsung, pencelupan tunggal dan pencelupan ganda, Ketiga metode ini menghasilkan kekerasan dan kedalaman pengerasan yang berbeda-beda.
Pemanasan material sampai temepratur austenisasi, ferufuma pada femperatur overheating akan menghasilkan austenit sisa dalam jumiah yang signifikan, apabila dicelup langsung ke dalam media celup. Hal ini akan mengurargi kekerasan kekerasan permukaan yang dihasilkan, Austenit sisa tersebut dapat dikurangi dengan melakukan proses pencelupan kedua."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2001
S41579
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Sibarani, Mangasa
"Proses Ekvtraksi adalah proses perolehan suatu logam berharga secara kimia-meralurgi dengan mernisalz/can bahan sampingannya serra memisahkan logam tersebul dari perserg/awaannya di lialam mineral termasu/c pemurniannya (refinning)- Proses Elcstralcei ini berbeda dengan proses pemurnian byih lagam. Dimana pada proses pemurnian byih Iogam hanya meningkatkan lcadar b§ih Iogam dengan memisahkan secara p/risik. Dengan demilcian sgfat-syhl bgjilz Iogam dari pemurnian inf ridak berbeda sam sama fain. Lain halnya dengan melalurgi eksrra/div, dfmana terjadi perubahan sg/'at dari ba/:an awal terhadap produk ak/air.
Proses E/cstraksi Mg0 dari dolomit diawali dengarz crushing sampel dengan ukuran I hingga 2 cm, /femudian sampel dilakalsinasi unluk mendckompsisikan Ca,Mg(CO3)g menjadi senyawa Mg0 dan Ca0. Sampel hasi/ kalsinasi awal kemudian di slalcing. Endupan hasil slaking kemudian mengalami proses Ieahing. Filrral proses leaching kemudian dllpfsahkan dari erldapunnya, dimana bagian yang dzperlu/Zan untu/C prose.; seianjulnya adalah endapan Mg(0PU2. Proses yang rem/chir adalah kalsinasi a/(hir fer/zadap endapan Mg(OI~D2, dirnana ada proses ini dilakukan dengarz variasai tempera/ur dan waktu kalsinasi Variabel temperatur yang diguna/can adala/1 300 °C, 400 °C, 500 °C, 600 ?C dengan waklu ka1.vinasima.s'ing masing I jam. Sedcmgkan pada korldisi kedua, difaku/Can variasi wakru kasinusi I jam, 2 jam, 3 jam dan -Ijam dengan lemperalur kalsinasi 600 "C.l?roduk akhir hasil kalsinasi ak/:ir ini adalah senyawa MgO.
Dari hasi/ pengujian didaparhm bahwa peningkaran temperarur pada kalsinasi ak/fir akan menyebab/can penurunan /radar MgO, dan peningkatan wa/:tu ka/sirius! ukhir akan menyebablam penunmana kadar MgO.
Sebanya/< 12 gram do/omit mental: akan rlrenghasilkan .vekilar 7 gram dolmnit kalsin (haul kalsinasi awful). Dari penelitian ini, sebanyak 5 gram sampcf dolomil knlsin akan mengfrasilkan produk ak/1ir 2 gram MgO. Dolomii mental: dengan kadar Mg() 28,33%_ .vetefa/1 lcalsmasi awal akfm memiliki kadar Mg() .~rebe.sar 3/ ,I 5% dan nzcmiliki kudur Mg() sebesar 75_49% pacla produk akin:-_ jadi dalam pr0.s'e.s' ekstruksi ini lefj;1adipe;1i:zgkarr1n kadar Mg 0 .xebemr 42 I 6%."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2002
S41462
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
cover
M. G. Dwi Widijatmiko
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 1999
S40991
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Silalahi, Robert Nelson
Depok: Universitas Indonesia, 2005
T39794
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>