Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 157364 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Rizqia Faradiba
"ABSTRAK
Persaingan program berita televisi di Indonesia semakin sengit karena banyaknya stasiun televisi baru yang muncul dan pasti mempunyai program berita. Salah satu cara untuk bersaingnya adalah menambahkan informasi dalam berita tersebut dengan sensasionalisme. Namun, untuk menentukan berita ini sensasional atau tidak, diperlukan cara-cara tertentu. Inilah yang dilakukan oleh Kartika Octaviana (2008) yang menulis skripsi tentang analisis berita sensasionalisme dilihat dari dimensi isi dan format. Dalam hal ini, penulis melakukan review terhadap skripsi tersebut dan melakukan komparasi terutama dengan skripsi karya Denasty Putri Puspita Aulia (2012) yang menulis dengan topik yang sama namun lebih mengambil kasus yang spesifik. Hasilnya, dalam kedua televisi yang berbeda dalam setiap skripsi, ditemukan berita sensasional di setiap televisi namun dengan tingkatan yang berbeda. Selain itu, ditemukan juga bahwa ada hubungannya berita sensasional dengan persaingan antar televisi.

ABSTRACT
Competition of television?s news program in Indonesia increasingly has increased sharply because many new television stations emerged and they must have news programs. One way of competing is to add sensasionlism into information in the news. To determine wether the news is sensational or not, there are two dimensions. One of the studies done by by Kartika Octaviana (2008) who wrote a thesis on the analysis of news sensationalism seen from the dimensions of the content and format. This article review aim is to elaborate her analysis further by comparing it to another academic research , mainly done by Denasty Puspita Aulia Putri (2012) who wrote the same topic but used more spesific a case. As a result, in two different televisio stations analysed in each thesis, they found sensational news in every television station, but in different level. In addition, they also found that there is a connection between sensational news and the competition among television stations.
"
2016
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Aisya Hanifa
"ABSTRAK
Jurnal ini membahas pemilihan kata-kata Schlüsselwörter dalam iklan produk-produk Bio-Essen yang dapat mempengaruhi tingkah laku konsumen agar dapat membeli produk tersebut, dan memberikan pengaruh kesadaran terhadap kesehatan dan juga turut mendukung penggunaan produk ramah lingkungan, demi keberlangsungan ekologi bumi. Melalui penelitian kepustakaan dan metode deskriptif, didapatkan hasil bahwa penggunaan Schlüsselwörter menimbulkan asosiasi konsumen terhadap produk-produk Bio-Essen dan juga asosiasi untuk gaya hidup sehat.

ABSTRACT
This journal discusses the election words Schlüsselwörter in Bio-Essen (Bio-Food) ads that can influence the action of consumers to buy the product and also influencing the concernity of individual health as well as support to consume eco friendly products for earth´s ecology sustainability. Through literature research and descriptive method, showed that the use of Schlüsselwörter cause the consumer associations on Bio-Essen Products as well as assosiation for a healthy lifestyle.
"
2016
MK-PDF
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Kartika Octaviana
"Persaingan antara berbagai stasiun televisi melahirkan praktek marketdriven journalism, yaitu praktek jurnalistik yang menjadikan pesan sebagai komoditas, sehingga dibuat untuk dapat memenuhi keinginan pasar. Persaingan terjadi antara stasiun televisi Metro TV dan TV One, sebagai stasiun televisi swasta nasional yang memfokuskan siarannya pada program berita. Persaingan mengarahkan berita menjadi lebih sensasional, sehingga dapat menarik perhatian khalayak.
Oleh karenanya, penelitian ini hendak membandingkan tingkat sensasionalisme dalam program berita di Metro TV dan TVOne, lewat program Metro Siang dan Kabar Siang. Dari perbandingan tersebut dapat dilihat bagaimana strategi pengemasan berita yang dilakukan oleh masing-masing program dalam menghadapi persaingan pasar. Konsep yang digunakan dalam penelitian ini adalah 'sensasionalisme', yang pernah digunakan dalam penelitian terhadap berita televisi di Amerika oleh Shuhua Zhou (2001). Ia menekankan pentingnya dimensi format (pengemasan audio visual), selain dimensi isi.
Penelitian dengan paradigma positivis ini bersifat deskriptif. Penelitian ini hendak membuktikan teori atau konsep dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan adalah analisis isi, yaitu dengan membandingkan pesan dari dua sumber yang berbeda (Metro TV dan TVOne).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat sensasionalisme pada program berita Kabar Siang lebih tinggi dibandingkan program berita Metro Siang. Selain itu, peneliti juga menemukan bahwa dimensi format memang terbukti penting untuk mengukur sensasionalisme berita televisi. Hal ini disimpulkan dari penemuan yang menyatakan bahwa pengemasan audio visual untuk berita dengan topik sensasional belum tentu lebih sensasional dibandingkan berita dengan topik non sensasional.

The competition amongst various television stations has lead to a marketdriven journalism practice, where messages as used as commodities that could be sold to fulfill market demand. Such competition also happened between Metro TV and TVOne, two national private television stations, which focuses their programs on newscast. The competition has transformed news to be more sensational in order to attract the audience's attention.
For that reason, this research was conducted to compare the level of sensationalism in the news programs of Metro TV (Metro Siang) and TVOne (Kabar Siang). The research aims to compare the news packaging strategy used by each program to face market competition and strengthen their positioning in the market. The concept used in this research is 'sensasionalisme', which once was tested by Shuhua Zhou (2001) in a previous research on television news in USA. He emphasized the importance of format dimension (audio-visual packaging), in addition to content dimension.
This descriptive research paper uses positive paradigm. The research aims to prove the concepts or theories by using quantitative approach. The methodology used in this research is content analysis, which compares messages from two different sources (Metro TV and TVOne).
The research findings revealed that the level of sensationalism of Kabar Siang of TVOne is higher than Metro Siang of Metro TV. In addition, the researcher also discovered that besides content dimension, format dimension is also an important aspect in measuring the sensationalism of news programs. This is concluded from the research findings which reveal that the audio visual packaging of sensational news is not necessarily more sensational than the packaging for non sensational news.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2008
S5096
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
cover
"Penelitian ini menguji dua model yang digabung dari penelitian Sherry et al. (2006) dan Kim et al. (2011). Model tersebut mencoba untuk menjelaskan perilaku penggunaan Social Networking Games (SNG)?game yang terintegrasi dengan platform jejaring sosial. Enam jenis motivasi mengapa orang bermain game diuji. Motivasi dilihat hubungannya terhadap kesenangan yang didapatkan dan kontinuitas penggunaan game. Metode path analysis digunakan dalam menguji model terkait. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa tantangan dan kompetisi adalah predikor positif yang menentukan apakah seseorang terpuaskan atau tidak dengan bermain. Berdasarkan hasil, aspek sosial dari social networking game justru sangat minim. Maka penelitian selanjutnya harus melihat SNG dari jenis game dan mediumnya.

This study investigates two models combined two prior studies from Sherry et al. (2006) and Kim et al. (2011). The model attempts to explain behavioral intention to use Social Networking Games - games that are integrated with social networking platforms. 6 types of motivations why people play games tested. Relation between motivation, obtained pleasure and game usage continuity were examined. Path Analysis methods used in testing related models. Regression analysis showed that challenge and competition is positive predictor that determines whether a person is satisfied or not with the play. Based on the results, it is precisely the social aspect of social networking games was minimal. SNG has to be seen from the type of game and the medium."
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2016
S62181
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2005
S9635
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Wirda Haryany
"Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana persepsi responden yang mewakili khalayak terhadap penyiar berita di televisi (newscaster) dan program berita di stasiun televisi (newscaster). Dengan menggunakan teknik Multi Dimensional Scaling akan dihasilkan peta spatial yang berisi pemetaaan persepsi responden terhadap newscaster maupun newscast. Proses penelitian mencakup dua. tahap. Tahap pertama adalah deskripsi. Tahapanselanjutnya adalah tahap eksplanatif yang berupaya. melihat ada atau tidaknya perbedaan yang sipiiikan antara responden pria dan wanita dalam hal persepsi terhadap newscaster dan newscast. Tahap deskriptif akan didahului beberapa uji statistik yang secara ketat akan menyaring indikator —indikator yang aka dipakai untuk MDS. Uji statistik itu meliputi thktor analisis yang bertujuan untu menguji apakah tiap indiaktor telah mengtunpul pada dimens yang akan diukurnya_ Faktor analisis tnembantu inereduksi sejuinlah indikator yang ternyata. mengukur variabelaya. Kemudian dilakukan pengujim reliability analysis yang herb jean untuk mengulair sejauh mana konsistensi antara jawaban responden. Pada tahapan selanjutnya akan dilakukan prosedur Multi Dimensional Scaling untuk melihat posisi newscaster dan newscaster dalam banal( audience. Pada tahap eksplanatifprosedur statistik yang dipakai adalah T — test. Image terhadap newscaster akan dibatas menjadi enain tnacam image, yaitu interpersonal attractiveness, likability, dominance, credibility/competence, penampilan fisik dan intelektualitas. Ada delapan newscaster yang akan dibandingkan. Ke delapan newscaster itu adalah Yan Partawijaya (TVRI), Shanta Curanggana (ANTEVE), Teguh Juwarno (RCTI), Tjandra. Wibowo (scerv), Jeremy Teti (SCTV), Tuti Marlina (ANTEVE), Dewi Yudhomiranti (Indosiar) dan Dentamira Kusuma (TPI). Mini output MD. S diktahui bahwa Teguh Juwarno adalah newscaster yang relatif paling tinggi nilainya untuk ke-6 tipe image tersebut. dipersepsikan responden paling tinggi daya tank interpersonalnya, relatif paling tinggi tingkat intelektualitasnya, relatif paling tinggi kredibilitas/kompetensinya„ relatif paling dominan dan relatif paling disukai. Urutan selanjutnya adalah Tjandra Wibowo, Jeremy Teti, Dewi Yudhomiranti dan Dentatnira Kusurna di urutan yang saina. Kemudia Tuts Marlina, Shanta. Curanggana dan Yan Partawijaya, Yan adalah newscaster yang nilainya tiap-tiap tipe image itu relatif paling rendah. Bisa disebutkan bahwa Yan adalah newscaster yang relatif paling tidak menarik dari segi penampilan fisik, relatif paling rendah daya tank interpersonalnya, relatif paling tidak kredibei dan relatif paling tidak dotninan dibandingkan newscaster 1 ai nnya. Image terhadap program berita dilihat dari dua tipe, yaitu kredihil.itas dan daya tank. Dilihat dari dua hal ini, maka Liputan 6 dipersepsikan sebagai program berita yang paling menarik dan juga paling kredibel dibandingkan program berita lainnya. Urutan kedua ditempati Seputar Indonesia, kemudian Pokus, CalifaWala, Lintas 5. Dua program berita yang paling rendah nilainya untuk kredibilitas dan daya tank adalah program Dunia Dalam Berita. Hasil pengujian T — test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara persepsi responden pria dan responden wanita untuk image likability, credibility/competence, penampilan fisik dan intelektualitas. Namun ketika perbedaan itu dipetakan, tidak terbukti bahwa responden pria mempersepsikan newscaster pria lebih tinggi dibandingkan newscaster wanita ataupun sebaliknya."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2000
S4155
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Teguh Juwarno
"To those who run the private television station business, news program is marked as company flag carrier. This program has become a determination to know whether this station being operated seriously or not. Therefore, every private television station makes serious efforts to present the program attractively, actual and exclusively as well, to be placed in accordance with each airtime.
One of the news programs that have been evaluated to be successful based on rating, informative and the most favorite, being chosen by the viewers, is ?Seputar Indonesia? produced by RCTI. The result of research finding indicated that people are, with many reasons, are fond of this news program. It has actual news, the journalistic comes to fulfill the wish of public, and the news presenter really understand to keep the profession properly.
Despite the news program with high rating and the most favorite to viewers, yet, there are many things they must put into attention. This is in reference with the research finding that the more people watch certain program, it is not always to say that people are fond to this program. It is ?Patroli? produced by Indosiar and ?Liputan 6? produced by SCTV appeared to be potential competitors to ?Seputar Indonesia?. Therefore, the management of ?Seputar Indonesia? must take innovation in presenting information to the public aiming to the wish and the need of people to get information.
This research provided by second data analyze, from where all survey being done by Asia market Intelligence (AMI) in accordance with the outline of positioning all RCTI program. By changing the presentation of quantitative to qualitative, it can be described why people watch ?Seputar Indonesia? news program and how people evaluate that news program to fulfill the need of information.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2001
T3352
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Kartika JR
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2009
S5234
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>