Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 141215 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Wahyu Nurriska Dwi Putri
"ABSTRAK
Penelitian ini menggunakan Theory of Planned Behavior (TPB) dalam menganalisis pengaruh behavioral finance dan literasi keuangan terhadap niat berinvestasi pada investor Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah perilaku keuangan (overconfidence, optimisme berlebihan, psikologi risiko, dan perilaku menggiring) dan persepsi investasi orang penting berpengaruh signifikan terhadap sikap terhadap perilaku investasi. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap terhadap perilaku investasi, persepsi investasi orang lain, dan kontrol perilaku (literasi keuangan subjektif, literasi keuangan objektif, dan kesejahteraan keuangan) terhadap niat berinvestasi. Sampel dalam penelitian ini adalah investor yang telah berinvestasi di pasar modal minimal 6 bulan dan saat ini memiliki saham. Pengolahan data menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian ini menemukan bahwa kepercayaan berlebihan, optimisme berlebihan, psikologi risiko, dan persepsi investasi orang lain berpengaruh signifikan terhadap sikap terhadap perilaku investasi. Sedangkan perilaku herding tidak berpengaruh signifikan terhadap sikap terhadap perilaku investasi. Penelitian ini juga menemukan bahwa perceived investment of significant others dan financial well-being berpengaruh signifikan terhadap niat berinvestasi, sedangkan sikap terhadap perilaku investasi, literasi keuangan subjektif, dan literasi keuangan objektif berpengaruh signifikan terhadap niat berinvestasi.

ABSTRACT
This study uses Theory of Planned Behavior (TPB) in analyzing the effect of behavioral finance and financial literacy on investment intentions in Indonesian investors. This study aims to analyze whether financial behavior (overconfidence, excessive optimism, risk psychology, and herding behavior) and important peoples perceptions of investment have a significant effect on attitudes towards investment behavior. This study also aims to determine the effect of attitudes on investment behavior, perceptions of other peoples investment, and behavioral control (subjective financial literacy, objective financial literacy, and financial well-being) on ​​investment intentions. The sample in this study are investors who have invested in the capital market for at least 6 months and currently own shares. Data processing using Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results of this study found that excessive trust, excessive optimism, psychology of risk, and perceptions of other people's investment have a significant effect on attitudes towards investment behavior. Meanwhile, herding behavior has no significant effect on attitudes towards investment behavior. This study also found that perceived investment of significant others and financial well-being had a significant effect on investment intentions, while attitudes towards investment behavior, subjective financial literacy, and objective financial literacy had a significant effect on investment intentions.
"
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ghina Ratna Pertiwi
"ABSTRAK
Studi ini berfokus pada tingkat literasi keuangan serta behavioral bias pada investor individu sebagai beberapa faktor yang dapat menjelaskan tingkat diversifikasi portofolio. Studi ini juga mengontrol perbedaan sosial-ekonomi di antara investor individu. Metode regresi Poisson digunakan untuk menganalisis model sehingga dapat menjelaskan hubungan tingkat literasi keuangan dan behavioral bias terhadap diversifikasi portofolio. Pengukuran behavioral bias dan tingkat literasi keuangan dilakukan melalui kuesioner yang juga mencakup beberapa item lainnya, yaitu portofolio yang dimiliki investor individu dan perbedaan sosial ekonomi mereka. Sampel terdiri dari 365 investor individu yang berusia di atas 18 tahun, sedang mengelola portofolio mereka dalam Pasar Modal Indonesia, dan berdomisili di Pulau Jawa. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan, overconfidence bias, availability bias, dan familiarity bias dari investor individu memiliki pengaruh yang signifikan terhadap jumlah instrumen keuangan yang ada dalam portofolio mereka. Studi ini mendorong investor individu untuk membuat keputusan investasi berdasarkan pengetahuan dan kemampuan keuangan, serta menghindari berinvestasi dengan hanya mengandalkan pada perasaan. "
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2020
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Supriya Raharja Yuwono
"Berbagai penelitian mempelajari hubungan antara saham dan faktor-faktor determinan seperti umur, jenis kelamin, investasi pada rumah tinggal, investasi properti, persepsi terhadap risiko, kewirausahaan (kepemilikan usaha), jumlah pendapatan, informasi atau pendapat ahli, kesehatan, pengetahuan, dan motivasi untuk menabung. Namun belum ditemukan riset di Indonesia yang meneliti hubungan faktor-faktor tersebut kepada minat berinvestasi pada saham.
Penelitian ini menemukan bahwa tidak semua faktor tersebut memiliki hubungan yang konsisten bila dibandingkan dengan penemuan penelitian lainnya di luar negeri. Walaupun jumlah individu yang berminat investasi saham relatif besar namun tidak dapat mewakili jumlah investor saham yang sebenarnya.

Many researches have studied the relationship between stock and other factors such as age, gender, housing investment, property investment, risk attitude, entrepreneurial risk, labor income, professional investment advice, health, knowledge, and saving motives. However none has been found to study the relationship of those factors with investment intentions in stock in Indonesia.
This research has found that not all factors tested have a consistent relationship compared to the findings of other research abroad. Although the amount of individual willing to invest in stock is relatively large, it does not represent the real number of investor.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2011
T29488
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Tamas Fachryto
"Masyarakat kini sangat bergantung pada segala kemudahan karena kacanggihan teknologi yang ada. Salah satu bukti adalah semakin besarnya jumlah penduduk Indonesia yang terhubung oleh internet. Peningkatan jumlah pengguna internet tentunya mendukung perkembangan e-commerce. Oleh karena itu, perusahaan di bidang e-commerce melakukan berbagai bentuk penawaran dan promosi secara efektif dan efisien dengan maksud untuk mendapatkan konsumen dan menghasilkan keuntungan semaksimal mungkin.
Penelitian ini menggunakan online behavioral advertising yang terbaru dan mengukur pengaruh iklan tersebut terhadap attitude toward the ads dan niat pembelian pada e-commerce kategori e-marketplace di Indonesia.
Metode penelitian yang diguanakan adalah survei dalam bentuk pengisian kuisioner oleh responden yang pernah mengunjungi situs web e-marketplace. Responden diperlihatkan contoh online behavioral advertising yang telah diimplementasikan oleh e-marketplace di Indonesia dalam bentuk gambar maupun video terlebih dahulu sebelum pengisian kuisioner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa online behavioral advertising berpengaruh positif pada perceived creepiness, threat, dan reactance sehingga menghasilkan attitude toward the ad dan niat pembelian yang negatif. Selain itu, hasil penelitian juga membuktikan bahwa perceived ad intrusiveness meningkatkan ancaman yang diarasakan oleh konsumen.

Society is becoming very dependent on all the convenience of sophistication of existing technology. One of proof is greater the number of people in Indonesia have been connected with internet. The increase of internet user certainly support the growth of e-commerce. So the companies perform various forms of offerings and promotions effectively and efficiently with the intent to get consumers and generate profits as much as possible.
This study uses newer online behavioral advertising techniques and measures the effect of online behavioral advertising (OBA) implementation on attitude towards ads and purchase intention in e-commerce categorized as e-marketplace in Indonesia.
The research method used is survey context in the form of questionnaire to respondent which ever visited e-marketplace website. Respondent were showed by author the example of OBA using picture and video before answer the quitionnaire.
The finding shows online behavioral advertising led to increased perceived creepiness, which led to increased threat, increased reactane so overall have a negative effect on attitude toward the ad and purchase intention. In addition, the results also prove that perceived ad intrusiveness increase perceived threat on consumers.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2017
T49808
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Winadya Ardhana Reswari
"ABSTRAK
Literasi keuangan merupakan pemahaman berbagai bidang keuangan termasuk di dalamnya berkaitan dengan pengelolaan keuangan pribadi dan investasi. Dalam sektor keuangan, literasi keuangan memberikan indikasi terhadap perilaku keuangan seseorang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat literasi keuangan investor di pasar modal Indonesia, menganalisis pengaruh literasi keuangan terhadap faktor-faktor keputusan investasi, menganalisis pengaruh faktor sosioekonomi dan demografi terhadap keputusan investasi dan mengetahui perbedaan pengambilan keputusan investasi berdasarkan faktor sosioekonomi dan demografi. Sampel terdiri dari 315 investor yang aktif berinvestasi di pasar modal Indonesia. Tingkat literasi keuangan diukur berdasarkan pengetahuan keuangan mengenai investasi. Faktor sosioekonomi dan demografi yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kelamin, usia, status pernikahan, pendidikan dan pendapatan. Keputusan investasi diukur berdasarkan 5 dimension yang mempengaruhi keputusan investasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan survei secara online dan offline melalui data primer yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif, analisis regresi linier sederhana, analisis independent samples t-test dan analisis one-way ANOVA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat literasi investor di Indonesia berada pada level menengah. Literasi keuangan memiliki pengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan investasi di pasar modal Indonesia. Sosioekonomi dan demografi memiliki pengaruh signifikan terhadap pengambilan keputusan investasi di pasar modal Indonesia. Terdapat perbedaan yang signifikan dalam pengambilan keputudan investasi berdasarkan tingkat pemahaman, jenis kelamin dan pendidikan investor, namun tidak terdapat perbedaan yang signifikan berdasarkan usia, status pernikahan, dan pendapatan.

ABSTRACT
Financial literacy is the understanding of various financial areas including topics that related to managing personal finance and investment. In finance sector, financial literacy is used as preliminary indicator for ones financial behavior. The purpose of this research is to assess the financial literacy level of individual investors who invest in Indonesia capital market, to analize the impact of financial literacy on investment decision, to analize the impact of socio-economic demographic factors on investment decision and to identify the differences of socio-economic demographic factors that affect the investment decision. A convenient sample of 315 of Indonesia investors is used. Financial literacy measured by investors financial knowledge. Socio-economic demographic research factors are gender, age, marital status, education level and income. Investment decision measured by 5 dimension that affecting the investment decision. This research using quantitative approach with online and offline survey method through primer data and analize by simple regression analysis, descriptive analysis, independent samples t-test analysis and one-way ANOVA. The results indicate that the financial literacy level of Indonesia investors is at the moderate level. Financial literacy has significant impact on investment decision of investors in Indonesia capital market. Social economy demography has significant implication on investment decision of investors in Indonesia capital market. A significant difference in the investment decision was found between the respondents according to their level of financial understanding, gender and education level, however, there is no significant difference according to their age, marital status and income."
2018
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nadya Zhafira Grasiela Huwaidah
"Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pengaruh sikap, norma subjektif, dan perceived behavioral control terhadap minat wirausaha mahasiswa Universitas Indonesia dan menjelaskan perbandingan minat wirausaha antar rumpun ilmu Sosial Humaniora (Soshum), Sains dan Teknologi (Saintek), dan Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK).
Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dan teknik penarikan sampel kuota untuk mahasiswa semester akhir. Penelitian ini mengacu kepada theory of planned behavior (Ajzen, 1991) yang menyatakan bahwa sikap, norma subjektif, dan perceived behavioral control merupakan faktor yang mempengaruhi minat, dan minat merupakan prediktor terbaik dari behavior.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sikap dan perceived behavioral control berpengaruh terhadap minat wirausaha mahasiswa Universitas Indonesia, sedangkan norma subjektif tidak berpengaruh. Selain itu hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara minat wirausaha mahasiswa rumpun ilmu Sosial Humaniora, Sains dan Teknologi, dan Rumpun Ilmu Kesehatan, meskipun mahasiswa Sains dan Teknologi memiliki nilai mean minat wirausaha tertinggi dibandingkan Rumpun Ilmu Kesehatan dan Sosial Humaniora.

This study aims to explain the effect of attitude, subjective norm, and perceived behavioral control toward entrepreneurial intention of University of Indonesia students and to explain the comparison of entrepreneurial intention between Social Humanities, Science and Technology, and health major.
This study used survey method using quota sampling approach to students in their final year. The theory used in this study was from Ajzens Theory of Planned Behavior (1991), which developed the idea that attitude, subjective norm, and perceived behavioral control is the influencing factors of intention and intention is the best predictor of behavior.
The result of this study showed that attitude and perceived behavioral control gave significant effect toward entrepreneurial intention, whereas subjective norm was not give any influence toward entrepreneurial intention. Moreover, this study showed that there is no significant difference in students of Social Humanities, Science and Technology, and Health majors intention toward entrepreneurship, eventhough Science and Technology students had greater mean value than Social Humanities and Health students.
"
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Atika Ismaputri
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh financial literacy terhadap preferensi pilihan investasi pada generasi millennials. Financial literacy pada penelitian ini diukur dengan financial attitude, financial behavior, dan financial knowledge. Preferensi pilihan investasi dilihat melalui minat generasi millennials pada instrumen deposito, emas, properti, reksadana, dan saham. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan risk attitude sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah responden sebanyak 247 orang dan diolah dengan metode analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial attitude, financial behaviour, dan financial knowledge tidak berpengaruh pada preferensi pilihan investasi deposito, emas, dan properti. Namun,financial attitude dan financial knowledge berpengaruh terhadap preferensi pilihan investasi reksadana dan saham. Selain itu hasil penelitian menunjukkan bahwa risk attitude hanya berpengaruh terhadap preferensi pilihan investasi saham serta hanya memoderasi (memperkuat)financial attitude terhadap preferensi pilihan investasi reksadana.

ABSTRACT
This study aims to determine the effect of financial literacy on millennials investment choice preferences. Financial literacy here is measured by financial attitude, financial behavior, and financial knowledge. Investment choice preferences are seen through the interest of millennials in deposits, gold, property, mutual funds and shares. In addition, this study also uses risk attitude as a moderating variable. This study uses a quantitative method with a number of respondents as many as 247 people and processed by multiple linear regression analysis method. The results of the study show that financial attitude, financial behavior, and financial knowledge have no effect on preference for investment in deposits, gold, and property. However, financial attitude and financial knowledge have an effect on the choice of mutual fund and stock investment choices. In addition, the results of the study show that the risk attitude only affects stock preference investment preferences and only moderates (strengthens) the financial attitude towards mutual fund investment choice preferences."
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Muhammad Zotta Qashmal
"Kelompok etnis minoritas Chinese Indonesian memiliki kontribusi ekonomi yang signifikan di Indonesia. Penelitian ini melihat dimensi risiko spesifiknya toleransi risiko keuangan dan pengaruh dari variabel financial literacy, financial threat, dan faktor demografis dan sosioekonomi. Penelitian menggunakan metode non-probability sampling. Penelitian ini menganalisis 401 responden dengan rentang generasi X, Y, dan Z yang merupakan bagian dari kelompok Chinese Indonesian. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah survei online dan data yang dan diolah dengan teknik Multiple Linear Regression. Hasil dari olahan data menunjukkan bahwa financial literacy, financial threat, gender, tingkat pendidikan, dan kelompok ekonomi signfikan memengaruhi toleransi risiko keuangan. Namun, status perkawinan, kelompok generasi, dan status pekerjaan, tidak signifikan terhadap toleransi risiko. Level toleransi risiko keuangan di kelompok etnis Chinese Indonesian tergolong moderat.

The Chinese Indonesian ethnic minority group has a significant economic contribution in Indonesia. This research looks at risk dimensions specifically financial risk tolerance and the influence of financial literacy, financial threat, and demographic and socioeconomic factors. The research uses a non-probability sampling method. This research analyzed 401 respondents ranging from generations X, Y and Z who were part of the Chinese Indonesian group. The data collection method used was an online survey and the data was processed using the Multiple Linear Regression technique. The results of the processed data show that financial literacy, financial threat, gender, education level and economic group significantly influence financial risk tolerance. However, marital status, generational group, and employment status were not significant for risk tolerance. The level of financial risk tolerance in the Chinese Indonesian ethnic group is classified as moderate."
Depok: Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Pallawa, Ikhsan
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsumen Muslim yang membeli di restoran bersertifikat Halal. Selain itu juga bertujuan untuk mengetahui bagaimana dan seberapa besar pengaruh Attitude Toward Repurchase Halal Product, Halal Self Efficacy, dan Halal Literacy terhadap Repurchase Intention di restoran bersertifikat Halal. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik Structural Equation Modelling (SEM).
Hasil riset 140 responden menyatakan bahwa meskipun konsumen tahu tentang makanan Halal/Haram namun hal tersebut tidak mempengaruhi keinginannya untuk membeli di restoran bersertifikat Halal. Selain itu, hasil riset juga menyatakan variabel Attitude Toward Repurchase Halal Product dan Halal Self Efficacy berpengaruh signifikan terhadap Repurchase Intention di restoran bersertifikat Halal, sedangkan variabel Halal Literacy tidak berpengaruh signifikan tetapi pengaruhnya secara tidak langsung melalui Attitude Toward Repurchase Halal Product dan Halal Self Efficacy.

ABSTRACT
This research aimed to investigate the understanding of Muslim consumers who purchase their needs at halal certified restaurant. Besides, it also aimed to observe how and to what extent the influence of Attitude Toward Repurchase Halal Product, Halal self efficacy, and Halal literacy toward repurchase intention at Halal certified restaurant. The data analysis was conducted statistically with Structural Equation Modelling (SEM).
Based on research on 140 respondents, it was shown that the consumers’ awareness of Halal and Haraam foods did not affect their interest to buy at halal certified restaurant. In addition, the result showed that Attitude Toward Repurchase Halal Product and Halal self efficacy variable were significantly influential toward repurchase intention at halal certified restaurant, while Halal Literacy variable was not significantly influential yet influenced indirectly through Attitude Toward Repurchase Halal Product and Halal self efficacy."
Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2014
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Risa Andiani
"Menurut Kahneman dan Tversky dalam Prospect Theory (1979), manusia menempatkan nilai yang lebih besar untuk menghindari kerugian daripada menerima keuntungan. Ada dua message framing yang digunakan sebagai alat promosi dalam pemasaran: loss-framed message yang menekankan kerugian seseorang untuk tidak melakukan suatu tindakan dan gain-framed message yang berfokus kepada manfaat dari melakukan tindakan tertentu.
Kedua message framing disini diterapkan pada kasus pemasaran kartu kredit, dimana lossframed message dan gain-framed message dibandingkan dalam hal seberapa baik mereka untuk mempengaruhi intensi responden promosi untuk mendaftar kartu kredit. Lalu, intensi untuk mengajukan permohonan kartu kredit dibawah loss-framed message atau gain-framed message diukur menurut tingkat financial literacy dan risk-attitude seorang responden.
Studi ini mengumpulkan sampel di Indonesia dan Amerika Serikat. Setiap responden diberi simulasi pesan promosi dengan gain-framed atau loss-framed dan kemudian diminta untuk mengisi kuesioner tentang intensi untuk mendafta, tingkat financial literacy, risk-attitude, dan pertanyaan tambahan tentang kartu kredit. Ditemukan bahwa loss-framed message berhasil untuk mendapatkan intensi untuk mendaftar yang lebih tinggi di Indonesia tetapi pesan gain-framed message mendapatkan intensi untuk mendaftar yang lebih tinggi di Amerika Serikat. Dalam analisa dan diskusi, terdapat faktor-faktor yang dapat mempengaruhi efektivitas loss-framed message dan gain-framed message.

According to Kahneman and Tversky?s Prospect Theory (1979), people place a greater value upon avoiding loss than upon receiving gain. There are two types of message framing used in product promotion: the loss-framed message that emphasizes the losses a person may incur for not performing an action and the gain-framed message that focuses on the benefits of performing a specific action.
These two types of message framing are here applied to the case of credit card marketing, where a loss-framed promotion message and a gain-framed promotion message are compared in terms of how well they influence intention of the promotion respondents to apply for a credit card. Additionally, the intention to apply for a credit card under a loss-framed or gain-framed message is assessed with reference to the respondents? financial literacy level and risk-attitude level.
The study collected samples in Indonesia and the USA. Each respondent was given a credit card promotion simulation message with a loss-framed and a gain-framed message and then asked to complete a questionnaire on intention to apply, financial literacy, risk attitude, and additional questions about credit cards. It is found that loss-framed message is shown to obtain more intention to apply in Indonesia but the gain-framed message engendered greater intention to apply in the USA. In the discussion and analysis, we specified factors that may influence the effectiveness of a loss-framed message and gain-framed message."
Depok: Universitas Indonesia Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 2015
S60706
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>