Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 109521 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Hygia Namirah
"Masuknya Candirejo ke dalam zona merah kemiskinan, mendorong organisasi lokal menciptakan suatu gerakan untuk mengentas kemiskinan melalui pendirian desa ekowisata. Berdiri nya desa ekowisata, membuat adanya pemanfaatan potensi budaya dan alam sehingga menghasilkan rekacipta sebagai kunci utama daya tarik dalam kegiatan ekowisata. Sebagai sebuah objek wisata, Candirejo memiliki faktor pembentuk ekowisata seperti budaya, alam, dan masyarakat yang saling memberikan efek terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karya penelitian ini berupaya melihat bagaimana kegiatan ekowisata di Candirejo dapat berkembang dengan faktor-faktor yang ada didalamnya dan bagaimana kegiatan ekowisata dapat memberikan manfaat terhadap kesejahteraan masyarakat desa.

As Candirejo has enter into the red zone of poverty, this has stimulated local organization to create a movement in purpose to end the poverty through the establishment of ecotourism village. The establishment of an ecotourism village has made the use of cultural and natural potentials, resulting in an invention as the main key to attraction in ecotourism activities. As a tourism object, Candirejo has ecotourism factors such as culture, nature, and society which effect each other in improving the welfare of the community. This research work tries to investigate how ecotourism activities in Candirejo can develop with the factors involved and how ecotourism activities can give benefit the welfare of rural communities."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ika Kusuma Permanasari
"Wilayah Indonesia sebagian besar adalah perdesaan dengan mata pencaharian penduduk bekerja di sektor pertanian. Sayangnya, jumlah penduduk miskin terbesar juga terdapat di perdesaan. Beberapa Negara dewasa ini telah mengembangkan kepariwisataan sampai ke desa-desa dengan memajukan potensi lokal. Pariwisata diharapkan dapat memberikan peningkatan pendapatan dan penyerapan tenaga lokal, baik secara langsung maupun tidak langsung. Indonesia memiliki berbagai sumber daya alam dan budaya yang dapat menjadi daya tarik pariwisata. Salah satu yang juga dapat menjadi daya tarik adalah desa tradisional yang dikembangkan menjadi desa wisata.
Kecamatan Borobudur di Provinsi Jawa Tengah terdapat Candi Borobudur yang menjadi salah satu warisan budaya dunia. Upaya pengentasan kemiskinan di desa-desa sekitarnya dilakukan dengan pemberdayaan masyarakat melalui desa wisata. Diharapkan pemberdayaan tersebut dapat mengurangi kemiskinan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui desa wisata, serta untuk mengetahui sejauh mana dampak pemberdayaan tersebut dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Indonesia's territory is mostly rural area with majority of residents work in agriculture. Unfortunately, the largest number of poor people stay in rural areas. Recently, many countries have developed tourism to promote the local potentials, and some of them developed tourism villages. Tourism is expected to deliver increased income to local people, either directly or indirectly. Indonesia has a variety of natural and cultural resources that could become tourist attractions. One that can also be the main attraction is a traditional village which developed into a tourism village.
There is Borobudur temple which became one of the world cultural heritage in Kecamatan Borobudur, Central Java. Empowering the community through community-based tourism is done for the purpose of poverty alleviation and welfare in the surrounding villages. This study is to identify community empowerment activities through tourism village, as well as to determine the extent of the impact of empowerment in improving the welfare of the community.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2011
T29802
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Itsnani Dzatki Hanifah
"Desa Wisata Candirejo merupakan salah satu desa wisata yang di Kabupaten Magelang yang terletak 3 km dari Candi Borobudur. Desa wisata ini menawarkan berbagai paket wisata yang memanfaatkan kekayaan alam dan sumber daya manusianya serta dikelola oleh penduduk melalui Koperasi Desa Wisata Candirejo. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh partisipasi dalam perencanaan terhadap partisipasi dalam pelaksanaan di Desa Wisata Candirejo, serta dampaknya pada peningkatan infrastruktur, pendapatan, kualitas hidup, dan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian eksplanatif. Pengumpulan data penelitian menggunakan penyebaran kuesioner kepada 130 penduduk dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi sederhana, berganda, dan uji Sobel. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh antara partisipasi dalam perencanaan terhadap partisipasi dalam pelaksanaan. Namun, tidak terdapat pengaruh langsung antara partisipasi dalam perencanaan terhadap infrastruktur, pendapatan, kualitas hidup, dan budaya. Sebaliknya, partisipasi dalam pelaksanaan berpengaruh signifikan terhadap keempat aspek tersebut. Penelitian juga menemukan bahwa partisipasi dalam perencanaan memengaruhi infrastruktur, pendapatan, kualitas hidup, dan budaya melalui partisipasi dalam pelaksanaan.

Candirejo Tourism Village is a tourist village located in Magelang Regency, 3 km from Borobudur Temple. This tourism village offers various tour packages that utilize its natural wealth and human resources and is managed by the residents through the Candirejo Tourism Village Cooperative. This study aims to analyze the influence of participation in planning on participation in implementation in Candirejo Tourism Village and its impact on improving infrastructure, income, quality of life, and culture. The study uses a quantitative approach and explanatory research type. Data collection was conducted by distributing questionnaires to 130 residents using purposive sampling technique. Data analysis was performed using simple regression, multiple regression, and Sobel test. The results showed an influence between participation in planning and participation in implementation. However, there was no direct influence between participation in planning and infrastructure, income, quality of life, and culture. In contrast, participation in implementation significantly influenced these four aspects. The study also found that participation in planning affects infrastructure, income, quality of life, and culture through participation in implementation."
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2024
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Sisyanti
"ABSTRAK
Tesis ini membahas upaya pemenuhan kesejahteraan anak pemulung terkait kebutuhan dibidang pendidikan dan kesehatan anak yang dilakukan di Pusat kegiatan BelajarMasyarakat PKBM yang ada di komunitas pemulung di area Tempat Pembuangan Akhir TPA Sumur Batu Bantar Gebang Bekasi serta faktor risiko dan faktor pelindung padaanak pemulung yang mempengaruhi pemenuhan kesejahteraan anak pemulung. Penelitianini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dengan informan darikepala sekolah dan guru PKBM, anak pemulung serta orangtua pemulung. Hasil penelitianmenggambarkan kondisi pendidikan dan kesehatan anak pemulung kemudian upaya yangdilakukan PKBM dalam rangka memenuhi kebutuhan pendidikan dan kesehatan, sertaadanya faktor risiko dan faktor pelindung yang mempengaruhi anak di setiap tingkatan darimicro-, meso- dan exo-system.

ABSTRACT
This thesis discusses fulfillment effort for child scavengers welfare that related to the needsin education and health, that conducted at Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat PKBM Community Learning Center in the scavenging community in the dumpsite area atSumur Batu Bantar Gebang Bekasi. discussed well as risk factors and protective factors inchild scavengers that affect the fulfillment of the child scavengers welfare. This researchused qualitative method with descriptive approach, the informant for this research is fromprincipal and teacher of PKBM, child scavengers and parent from child scavenger. Theresult of the study describes the condition of child scavengers education and health, andthan the efforts made by PKBM in order to fulfill the educational and health needs, as wellas the existence of risk factors and protective factors affecting children at every level ofmicro system, meso system and exo system"
2017
T48793
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nana Maulana
"Penelitian ini membahas tentang pemberdayaan komunitas melalui pemanfaatan TIK oleh komunitas rewo-rewo di desa Kaliabu. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian menunjukan pemberdayaan komunitas pada komunitas rewo-rewo melalui pemanfaatan TIK dapat meningkatkan kedua aspek yaitu dimensi pemberdayaan komunitas dan dimensi pemberdayaan individu. Dimana dalam dimensi berbasis komunitas terdapat peningkatan pada dimensi konsep informasional, dimensi pembangunan ekonomi dan dimensi pembangunan sosial. Sedangkan dalam dimensi individu terdapat peningkatan kemampuan pada dimensi informasional, dimensi sosial, dimensi psikologis dan dimensi ekonomi.

The research is about the community development through utilization of information and communication technology by rewo-rewo community in Kaliabu village. The research is qualitative research with descriptive design. The result of the research shows that community development in rewo-rewo community through utilization of information and communication technology can increase 2 aspects. They are community development dimension and individual development dimension. In community based dimension, there are upgrading on informational concept, economic development and social development dimensions. While in individual dimension, it shows that there are upgrading on informational, social, psychology and economy dimensions."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2017
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Steven Spalo Damoria
"Skripsi ini membahas bagaimana dampak Ekowisata yang dikembangkan oleh Taman Nasional Gunung Gede Pangrango bagi kesejahteraan masyarakat desa penyangga khususnya di Desa Sukatani. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Teknik penelitian ini menggunakan Snowball Sampling. Penelitian dilakukan pada tahun 2021, pencarian data dilakukan secara daring dan luring, tinjauan literatur dilakukan secara daring dan wawancara mendalam dilakukan secara daring dan luring dengan lima orang informan. Hasil penelitian menyarankan bahwa pihak pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango perlu mengevaluasi program Ekowisata yang dikembangkan; pemerintah Desa Sukatani juga harus terlibat dalam upaya pengembangan Ekowisata; pengusaha jasa ekowisata dan masyarakat harus segera menyelesaikan permasalahan yang ada di lingkungan desa akibat dari adanya Ekowisata.

This study discusses how the impact of Ecotourism developed by Gunung Gede Pangrango National Park for the welfare of the buffer village community, especially in Sukatani Village. This study is a qualitative research with a descriptive design. This research technique uses Snowball Sampling. The research was conducted in 2021, data searches were conducted online and offline, literature reviews were conducted online and in-depth interviews were conducted mixed online and offline with five. The results of the study suggest that the manager of the Gunung Gede Pangrango National Park needs to evaluate the developed Ecotourism program; Sukatani Village government should also be involved in efforts to develop Ecotourism; Ecotourism service entrepreneurs and the community must immediately resolve the problems that exist in the village environment as a result of the existence of ecotourism.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2021
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Siti Yuliyani
"Skripsi ini membahas partisipasi masyarakat Desa Gedepangrango dalam kegiatan pengembangan kawasan ekowisata Situgunung. Tulisan ini berfokus pada bagaimana hubungan antara stakeholder terkait dengan masyarakat sekitar mempengaruhi respon dan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pengembangan wisata. Permasalahan yang terjadi adalah adanya perbedaan antara klaim dan realita yang terjadi dalam kegiatan pengembangan kawasan ekowisata Situgunung. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode observasi partisipasi, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Hasil penelitian ini adalah partisipasi masyarakat Desa Gedepangrango dalam kegiatan pengembangan kawasan ekowisata Situgunung masih sebatas partisipasi di bidang ekonomi karena mereka bergantung pada kawasan ekowisata Situgunung untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan bekerja atau berdagang di kawasan ini. Masyarakat Desa Gedepangrango masih berada pada proses pemberdayaan melalui pengembangan desa wisata yang dilakukan oleh pemerintah desa serta tokoh masyarakat yang diharapkan dapat bersinergi dengan kawasan ekowisata Situgunung.

This thesis discusses the participation of Gedepangrango Community on the development activity of Situgunung ecotourism area. This thesis focuses on how the relationship between stakeholders and the Gedepangrango community influences their response and participation in tourism development activities. The problem that occurs is that there is a difference between claims and reality in the development activities of Situgunung ecotourism area. This research is a qualitative research using participatory observation methods, in-depth interviews, and literature study. The results of this study are that the participation of the people of Gedepangrango Community in the development of Situgunung ecotourism area is still limited to participation in the economic sector because they depend on the Situgunung ecotourism area to make ends meet by working or selling goods in this area. Gedepangrango Community are still in the empowerment process through the development of a tourist village carried out by the village government and community leaders that expected to sinergize with Situgunung ecotourism area."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2023
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Amanda Putri Amaliana
"Pelayanan kesehatan merupakan hak konstitusional yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Meskipun program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mencakup mayoritas penduduk, masih terdapat kekurangan dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan yang mengalami penyakit luar biasa, gangguan jiwa, dan disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi program Dana Sosial Masyarakat (DASOMAS) sebagai inovasi layanan kesehatan berbasis komunitas yang dikembangkan di Desa Bengle, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang. DASOMAS merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan yang tidak terjangkau oleh skema BPJS Kesehatan, dengan prinsip gotong royong dan pengelolaan dana secara mandiri dan transparan. Penelitian ini menggunakan metode non-doktrinal. Data diperoleh melalui wawancara dengan pengurus DASOMAS, aparatur desa, tenaga kesehatan, serta pemenuhan peraturan hukum Peraturan Desa Bengle Nomor 6 Tahun 2017 tentang Lembaga DASOMAS. Analisis dilakukan dengan meninjau efektivitas regulasi lokal serta keterlibatan masyarakat dalam menunjang akses layanan kesehatan. Temuan menunjukkan bahwa DASOMAS berhasil membentuk struktur kelembagaan yang kuat, memiliki AD/ART, sistem administrasi keuangan yang transparan, serta mampu merespons kebutuhan mendesak warga yang mengalami penyakit berat, gangguan jiwa, dan ketidakmampuan ekonomi. Pendampingan administratif, bantuan transportasi, dan pengadaan alat kesehatan menjadi layanan utama yang diberikan. Keberhasilan DASOMAS juga didukung oleh sinergi antara pemerintah desa, RT/RW, PSM, Puskesmas, dan tokoh masyarakat. Dengan demikian, program DASOMAS dapat dijadikan model replikasi nasional sebagai praktik baik dalam penyediaan layanan kesehatan alternatif berbasis masyarakat. Keterlibatan aktif warga, dukungan regulasi lokal, dan sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini dalam memperkuat sistem jaminan sosial di tingkat desa.

Healthcare is a constitutional right guaranteed by the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia. Although the National Health Insurance program has covered the majority of the population, there remain gaps in fulfilling the healthcare needs of the community, particularly for vulnerable groups suffering from extraordinary diseases, mental disorders, and disabilities. This study aims to examine the implementation of the Dana Sosial Masyarakat (DASOMAS) program as a community-based health service innovation developed in Bengle Village, Majalaya District, Karawang Regency. DASOMAS represents a form of community participation in addressing health problems not covered by the BPJS Health scheme, based on the principles of mutual cooperation and independently and transparently managed funds. This research employs a juridical-empirical approach using descriptive qualitative methods. Data were obtained through interviews with DASOMAS administrators, village officials, healthcare workers, and documentation of Village Regulation No. 6 of 2017 concerning the DASOMAS Institution. The analysis was conducted by reviewing the effectiveness of local regulations and community involvement in supporting access to healthcare services. The findings indicate that DASOMAS has successfully established a strong institutional structure, possesses statutes and bylaws, a transparent financial administration system, and is capable of responding to urgent needs of residents suffering from severe illnesses, mental disorders, and economic hardship. Administrative assistance, transportation support, and the provision of medical equipment are the main services offered. The success of DASOMAS is also supported by synergy among village government, neighborhood associations (RT/RW), community social workers (PSM), health center (Puskesmas), and community leaders. Thus, the DASOMAS program can serve as a national replication model of best practices in providing alternative community-based healthcare services. Active community involvement, supportive local regulations, and cross-sectoral synergy are key factors in the program’s success in strengthening the social security system at the village level. "
Depok: Fakultas Hukum Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nababan, Maria Evangelis
"Keadaan alam yang semakin buruk di Sungai Ciliwung merupakan latar belakang dari penelitian ini. Sungai yang semakin tercemar karena pengalihan fungsi DAS sungai mengubah manfaat sungai menjadi musibah yang dapat dirasakan oleh masyarakat. Masyarakat yang sadar dan peduli terhadap lingkungan berkumpul dan menamai dirinya Komunitas Ciliwung Depok (KCD). Dalam pergerakannya muncul ide ekowisata sungai yang dicetuskan oleh seorang akademisi yang merupakan anggota KCD. Oleh karena itu, melalui penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam terhadap masyarakat sekitar sungai atau yang jauh dari sungai, anggota KCD, dan anak-anak yang bermain di sungai.
Tulisan ini menemukan bahwa Sungai Ciliwung cocok menjadi sebuah ekowisata. Ekowisata ini melibatkan lingkungan alam dan masyarakat, hal ini dikombinasikan oleh KCD sehingga menimbulkan efek ekonomi, sosial dan lingkungan. Efek ini bernilai positif seperti lingkungan alam yang lebih lestari baik oleh KCD, masyarakat atau wisatawan. Adanya peningkatan ekonomi bagi masyarakat dan lebih dikembangankan budaya masyarakat.

The worst natural conditions in Ciliwung River is the background of this research. Rivers are increasingly polluted due to the transfer function of the river watershed transform the river into disaster that can be perceived by the public. People who are aware and concerned about the environment join together and named theirselves as Ciliwung Community Depok (KCD). During the movement came up the idea of ecotourism river idea was created by an academic who is a member of KCD. Therefore, through the study used a qualitative approach with in-depth interviews to the community around the river or far away from the river, members of KCD, and children who are playing in the river.
This writing found out that the Ciliwung River fit into an eco-tourism area. This Ecotourism involves natural environment and community, it is combined by KCD so it will give the effect to economy, social and environment. This effect valued positive such as more sustainable natural environment either by KCD, the community or tourists.There was an increasing economy for the community and more developing the community culture.
"
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2016
S65855
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mira Azzasyofia
"ABSTRAK
Penelitian ini membahas tentang bagaimana pemanfaatan TIK yang dilakukan oleh masyarakat serta keterkaitannya dengan upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat di Desa Kaliabu Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan gambaran kualitas hidup penduduk Desa Kaliabu Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang Provinsi Jawa Tengah dengan adanya pemanfaatan TIK melalui profesi Desain logo. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini memperlihatkan jika adanya keterkaitan antara pemberdayaan masyarakat desa melalui profesi Desainer logo dengan upaya peningkatan kualitas hidup. Upaya peningkatan kualitas hidup terlihat pada aspek ekonomi, sosial, lingkungan, kesehatan, dan politik.

ABSTRACT
This study discusses about the utilization of ICT and its relevance to efforts to improve the quality of life in Desa Kaliabu Kecamatan Salaman Kabupaten Magelang Province Jawa Tengah. The purpose of this study is to describe the quality of life with the used of ICT through logo Desainer. With the descriptive research method, this study showed that there is a link between the empowerment of rural communities through the logo Desainer profession with efforts to improve the quality of life. In the efforts to improve the quality of life seen in aspects of economic, social, environmental, health, and politic."
2017
T48193
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>