Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 173995 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Eveline Ciptadewi Soesetio
"Tesis ini bertujuan untuk memahami makna hulu (danganan) keris Bali dan proses kreasi seniman Bali dalam mewujudkan bentuk pegangan keris. Data diperoleh melalui penelitian lapangan dengan metode partisipasi observasi selama ± 31/2 bulan di Gianyar, Klungkung dan Bangli. Berdasarkan penelitian didapatkan bahwa hulu keris/danganan yang merupakan salah satu bagian luar (eksoteri) dari sebilah keris Bali dan mempunyai fungsi sebagai pegangan keris, memperindah keris dalam penampilannya dan untuk menunjukkan status simbol si pemakai keris. Kreatifitas manusia dalam mewujudkan karya budayanya menciptakan makna yang merujuk pada realitas yang lain dalam pengalaman sehari-hari yang meliputi bidang-bidang agama, seni, ilmu sejarah, mitos dan bahasa, dan menjadikan cakupan proses simbolis yang luas. Bagi orang Bali hulu/danganan keris mempunyai makna, lambang kekuatan magis, dan sebagai ungkapan rasa cinta kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa. Orang atau masyarakat Bali selalu berusaha bersikap seimbang terhadap alam sekitarnya. Konsep Tri Hita Karana menjiwai orang Bali untuk mewujudkan keharmonisan antara manusia dengan Sang Hyang Widi, antara manusia dengan manusia lain dan antara manusia dengana alam lingkungannya. Penelitian ini dilakukan untuk melanjutkan dan melengkapi penelitian keris terdahulu (baik esoteri maupun eksoterinya), dari peneliti-peneliti sebelumnya. Studi bentuk danganan keris Bali ini penting dilakukan karena merupakan morphologi kelanjutan keris Majapahit."
Depok: Universitas Indonesia, 2001
T8992
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Norman Bernaldi
"Skripsi ini membahas mengenai penyebaran informasi bimbingan masyarakat (binmas) yang dilakukan oleh Unit Kerja Satuan Bimbingan Masyarakat (Satbinmas) Polres Gianyar kepada masyarakat Gianyar Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus.
Tujuan penelitian adalah untuk memaparkan proses serta kendala penyebaran informasi Bimbingan Masyarakat Polres Gianyar kepada masyarakat Gianyar yang diaplikasikan dalam bentuk kegiatan sambang, tatap muka dan bimbingan penyuluhan.
Penelitian ini juga menemukan peran tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat dalam proses penyebaran informasi binmas. Menghasilkan saran tidak hanya untuk Polres Gianyar saja dalam menyebarkan informasi tetapi juga termasuk juga lembaga penyedia informasi seperti Perpustakaan Daerah.

This thesis discusses the information dissemination of bimbingan masyarakat (binmas) that committed by Unit Satuan Bimbingan Masyarakat (Satbinmas) Polres Gianyar to Gianyar community, Bali. This is a qualitative research with case study approach.
Goals of this research is to describe the process and obstacles information dissemination of bimbingan masyarakat Polres Gianyar to Gianyar community that applied in the form sambang, face to face, and guidance counseling.
This study also found the role of religious leaders, traditional leaders and community leaders in the process of information disseminating of binmas. Generate suggestions not only for Gianyar Police to disseminating information but also including information providers such as the regional library.
"
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2013
S46665
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI, 1994
302.072 NIL
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Christofer Satria
"Penciptaan ini dilatarbelakangi oleh ketetarikan pencipta terhadap keindahan dan fenomena subak di Bali khususnya daerah Gianyar dan Bangli. Subak adalah organisasi kemasyarakatan yang mengatur sistem pengairan sawah, yang digunakan untuk bercocok tanam padi di Bali. Subak biasanya memiliki pura yang dinamakan Pura Uluncarik yang diperuntukan untuk "Dewi Sri" (dewi kemakmuran dan kesuburan). Penciptaan ini difokuskan pada fotografi decopuage keindahan dan phenomena subak Bali khususnya daerah Gianyar dan Bangli. Berorientasi dari keindahan dan fenomena subak di Bali, pencipta ingin mengungkapkan ke dalam sebuah karya fotografi decopauge, dengan menggunakan dua teknik yang berbeda menjadi satu kesatuan, sehingga kesan foto akan lebih berbeda dan mengikuti tekstur batu yang digunakan. Berdasarkan hal tersebut pencipta menggunakan teori transformasi, untuk perubahan dari karya asli be-dalam karya baru dan teori semiotika, sebagai pembuatan karya untuk melihat komposisi foto dan tekstur batu yang digunakan. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan metode dokumentasi, yang difokuskan didaerah Gianyar dan Bangli. Pencipta berharap dengan adanya perancangan ini, dapat memberikan dampak baik terhadap Subak di Bali terutama daerah Gianyar dan Bangli, dan dapat menjadi media yang menarik untuk memelihara dan menjaga Subak di Bali."
Denpasar: Institut Seni Indonesia Denpasar, 2017
700 JSRD 21:2 (2017)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
I Wayan Lodera
"Upacara Pasupati merupakan sebuah ritual yang tidak saja memiliki dimensi religi yang melandasinya, namun juga memiliki dimensi etis dan estetis. Hal itu terlihat dalam berbagai aktivitas Upacara Pasupati itu sendiri yang menampakkan adanya aktivitas dalam bentuk kerjasama dan partisipasi dalam hubungan ketetanggaan dan dalam berbagai aktivitas lainnya.
Penelitian ini mencoba mengkaji dan menelusuri dimensi-dimensi etis dan estetis pelaksanaan upacara Pasupati terutama yang terkait dengan masalah hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan lingkungan hidupnya dan manusia dengan Tuhan, yang memang selama ini belum pernah diteliti dalam bentuk karangan ilmiah.
Secara pragmatis penelitian ini bertujuan untuk menelusuri tenomena-fenomena etis dan estetis dalam pelaksanaan upacara pasupati dan konsekuensinya terhadap integrasi masyarakat Bali.
Upaya untuk memperoleh hasil penelitian tersebut dipergunakan beberapa teknik penelitian yakni dengan mengidentifikasi Lokasi Penelitian, mengumpulkan data dengan metode pencatatan dokumen, dan observasi, menganalisa data, mengecek kesahihan data atau kebenaran data yang diperoleh dan menggunakan metode Kritis Refleksif untuk mengolah data yang bersifat empiris.
Berdasarkan atas temuan dan analisis data penelitian, maka dapat dikemukakan hasil penelitian sebagai berikut:
Makna etis dari sebuah Upacara Pasupati, mengandung berbagai jenis pendidikan terutama dalam pendidikan moral dan karakter umat Hindu, serta mengandung unsur imperatif bagi umatnya untuk selalu melaksanakan sradha bhakti secara rutin, dalam waktu-waktu tertentu dan dalam perspektif, pelaksanaan sebuah Upacara Pasupati dapat menuntun umat Hindu untuk berprilaku dan bertindak sesuai dengan ajaran agama, sehingga menumbuhkan rasa percaya pada Tuhan, dapat senantiasa berkomunikasi dengan Tuhannya dan dapat mengetahui kebenaran baru tentang yang religius.
Dengan percaya kepada Tuhan justru menjadikan seseorang lebih kuat menghadapi berbagai persoalan hidup dan memiliki integrasi individual (tidak lemah, dan mudah putus asa), serta memiliki integrasi sosial (harmonis dalam kehidupan bermasyarakat dan beragama). untuk memperkuat perasaan dan ide-ide kolektif yang menjadi ciri dan inti persatuan rnasyarakat, guna dapat dipeliharanya rasa persatuan dan rasa kebersamaan
Makna estetis dari pelaksanaan upacara Pasupati adalah keindahan yang dihayati oleh masyrakat Bali bukan semata-mata untuk dinikmati oleh indra manusia melainkan rasa seni mampu berkiprah dalam menghubungkan manusia dengan Tuhannya."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2002
T4091
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
I Wayan Parwata
Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, 2004
363.5 WAY d
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Rajagukguk, Betharia
"[Skripsi ini membahas bentuk pemberdayaan pegawai negeri sipil yang dilakukan di Unit Pelayanan Terpadu Kesehatan Masyarakat Ubud II, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali dalam pelaksanaan inovasi one stop service bagi kelompok stigma. Penelitian ini menggunakan paradigma post positivis melalui teknik pengumpulan data kualitatif yaitu wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan pemberdayaan pegawai negeri sipil yang dilakukan di UPT Kesmas Ubud II dalam pelaksanaan Inovasi One Stop Service Bagi Kelompok Stigma belum memenuhi semua dimensi yang dikemukakan oleh Aileen Mitchell Stewart. Dimensi yang telah dilakukan dalam pelaksanaan inovasi adalah dimensi memperlancar (facilitating), berkonsultasi (consulting), berkerja sama (collaborating), dan mendukung (supporting). Dimensi yang belum terpenuhi adalah dimensi membuat mampu (enabling) dan dimensi membimbing (mentoring).
;This thesis discusses the form of empowerment of civil servants at the Public Health Integrated Service Unit Ubud II, Gianyar Regency, Bali Province in the implementation of innovation of one stop service for stigma group. The research uses a post-positivist paradigm through qualitative data collection technique, which is in-depth interview. The results showed that the empowerment of civil servants conducted has not fulfilled all of the dimensions proposed by Aileen Mitchell Stewart. Dimensions have been made in the implementation of innovation is the dimension facilitating, consulting, collaborating, and supporting. Dimension unfulfilled in the implementation of innovation is enabling and mentoring.
, This thesis discusses the form of empowerment of civil servants at the Public Health Integrated Service Unit Ubud II, Gianyar Regency, Bali Province in the implementation of innovation of one stop service for stigma group. The research uses a post-positivist paradigm through qualitative data collection technique, which is in-depth interview. The results showed that the empowerment of civil servants conducted has not fulfilled all of the dimensions proposed by Aileen Mitchell Stewart. Dimensions have been made in the implementation of innovation is the dimension facilitating, consulting, collaborating, and supporting. Dimension unfulfilled in the implementation of innovation is enabling and mentoring.
]"
Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2015
S59384
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Jakarta: Proyek Inventarisasi dan Pembinaan Nilai-Nilai Budaya , 1992
729.24 IND k
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Kadek Dwikayana
"ABSTRAK
Bentuk Kearifan lokal memenjor merupakan kegiatan memasang bambu sekitar 6-10 meter yang ujungnya melengkung, serta dihiasi pernak pernik dekorasi yang terbuat dari janur atau daun enau yang masih muda dan dalam perekembangannya dapat juga menggunakan daun lontar. Selain mengandung nilai religius, kearifan lokal memenjor juga memilki estetika, nilai kebersamaan, dan nilai ekonomi serta yang terpenting adalahmengandung nilai identitas masyarakat Hindu di Bali."
Bali: Balai Pelestarian Nilai Budaya, 2017
902 JNANA 22:1 (2017)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>