Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 124829 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Wartono Hadie
"Studi tentang variasi genetik dan truss morphometric telah dilakukan pada dua populasi ikan lele di Sungai Musi dan Bengawan Solo dengan tujuan untuk mengetahui hubungan kekerabatan antara keduanya. Populasi yang diamati adalah lele lokal (Clarias batrachus) untuk kedua habitat dan lete keli (Clarias meladerma) di Sungai Musi sebagai pembanding.
Sampel ikan lele diambil dari masing-masing habitat sebanyak 100 individul populasi untuk pengukuran truss. Pengukuran morfometrik dilakukan dengan ukuran komersial konvensional yakni panjang total (PT), panjang standar (PS), panjang badan (PB), dan panjang kepala (PK), serta rasio termakan (edible portion). Pengukuran secara truss morfometrik dilakukan dengan mernbagi menjadi 4 truss cell dan 6 titik homologus (dengan 21 variabel truss). Analisis elektroforesis protein (protein electrophoresis) dilakukan pada 12 enzim dari 40 individu masing-masing populasi. Jaringan yang dianalisis berasal dari hati dan otot daging bagian dorso ventral di belakang insang sebelah kid. Waktu yang digunakan untuk proses elektroforesis adalah 4 jam pada kekuatan 80 mA.
Dengan menggunakan 21 variabel truss (P < 0,05) populasi Clarias batrachus di S. Musi dengan Clarias meladerma mempunyai kemiripan yang lebih tinggi dan terpisah dengan populasi C. batrachus dari B. Solo. Demikian pula dengan ukuran komersial konvensional yakni PK dan edible portion. Pengetahuan ini dapat digunakan untuk meningkatkan mutu genetik terutama untuk budidaya.
Dad 12 enzim yang dianalisis diperoleh 16 lokus dan 4 (25%) diantaranya heterozigot. Heterozigositas pada tingkat populasi (H) adalah 0,029 (populasi Bengawan Solo), 0,063 (populasi Sungai Musi), dan 0,167 untuk Clarias meladenna dari Sungai Musi. Jarak genetik C. batrachus dari S. Musi lebih dekat kepada populasi Bengawan Solo daripada populasi C. meladerma yang juga berasal dari Sungai Musi.

Clarias batrachus, or Catfish, is a popular fish, especially in java, where they serve as a natural food resources in most villages. Catfish comprises several species included in 30 families found world wide, with 7 families widely distributed throughout Asia, including Indonesia. At least four species are known in Indonesia, each having a different local name. Nevertheless, information concerning the genetic variation/diversity and phenotype of C. batrachus in Indonesia is not yet available.
The aim of these study is to established the relationship between morphometric and enzymatic haracters of C. batrachus from different geographic distribution, namely from the Musi river in Sumatra and Bengawan Solo river in Java. The results obtained from these studies will serve as a basic information for further research and development of this species.
The studies were conducted on two different populations of C. batrachus in the Musi and Bengawan Solo river, and a population of C. meladerma of Musi. The truss morphometric study was conducted on 100 fish from each species collected by fishing and trapping. The fish was divided into 6 truss length and 4 truss cells. Fourty fish were then frozen at -24°C for analysis of enzymes polymorphisms.
Genetic variation based on enzyme polymorphisms and multivariate analysis of truss morphometric characters suggest that catfish populations from Bengawan Solo and Musi river do not form panmictic population. Electrophoretic analysis of 12 enzymes using aqueous muscle and liver tissues revealed the product of 16 loci. Genetic variation among these enzymes in this species was observed in 4 loci (Mdh, Pgm, Gpi, and Me) at 25% of the total number of loci. Avarage heterozygosities for C. batrachus was 0.029 (Bengawan Solo) and 0.063 (Musi river), while avarage heterozygosity of C. meladerma (Musi river) was 0.167.
Truss morphometric measurement have successfully shown to be a good technique for distinguishing catfish originated from different geographic areas. Most of the significant variation in morphological shapes of catfish population were found in the anterior (head) rather than the posterior part of the body. The information obtained from these studies may be used in aquaculture for strain improvement through selection and testing.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 1997
T2704
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yani Aryati
"Flavobacterium columnare D. adalah bakteri penyebab penyakit columnaris yang menyebabkan kerugian besar pada produksi budidaya ikan seperti ikan lele (Clarias batrachus L.). Vaksin adalah pendekatan pilihan untuk mengontrol masalah penyakit yang berdasar pada kekebalan (selular dan humoral). Vaksin anti F. columnare dibuat dengan inaktivasi formalin 0,2% skala invitro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari potensi imunogenik vaksin anti Flavobacterium columnare dan menganalisis kekebalan selular dan humoral pada budidaya ikan lele (Clarias batrachus L.). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa vaksin anti Flavobacterium columnare dapat meningkatkan sintasan (survival rate) dari ikan lele (Clarias batrachus L.) hingga 30% dan booster tidak memberikan pengaruh yang besar terhadap sintasan (survival rate) dan relative percent survival (RPS). Analisis kekebalan selular antara ikan lele (Clarias batrachus L.) berfluktuasi sesuai dengan antigen yang diberikan. Kekebalan humoral dari ikan lele yang dibooster lebih tinggi dibandingkan ikan lele yang tidak dibooster. Penelitian mengindikasikan bahwa vaksin anti F. columnare dapat digunakan sebagai alternatif solusi untuk mengendalikan penyakit penyakit columnaris.

Flavobacterium columnare D. is an agent of columnaris disease makes a loss in aquaculture product such as catfish (Clarias batrachus L.). Vaccine is choice approach to control the problem basic on cellular and humoral immunity. The vaccine is made by inactivation bacteria with 0,2% of formalin with invitro scale. The aims of this study to investigate immunogenic potential of anti F. columnare vaccine and to analyse cellular and humoral immune on catfish (Clarias batrachus L.). The result revealed that anti of F. columnare vaccine could increased the survival rate of catfish product up to 30% , and the booster not gave influence for survival rate and relative percent survival. Cellular immune of Clarias batrachus L. were fluntuative depend on the antigen. Humoral immune on catfish (Clarias batrachus L.) was increased by anti F. columnare vaccination with booster compared by without booster. This study indicated that anti F. columnare vaccination could be used as alternative solutions to control columnaris disease."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2013
T35085
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Ambar Pramudyani
"Sungai Bengawan Solo adalah Sungai terpanjang di pulau Jawa,mengalir dari bagian selatan Jawa Tengah sampai ke bagian utara Tama Timur. merupakan sumber daya air yang cukup potensial cagi masyarakat daerah aliran sungai dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga, pertanian dan irigasi, industri dan wisata dan olah raga air. Walaupun sungai Bengawan Solo memiliki segi positif yang daps: dimanfaatkan sebagai sumber air untuk penyediaan air baku berbagai kebutuhan hidup, namun memiliki segi negatif yaitu banjir pada mu.stm hujan, pada musim kemarau mengalami kekeringan serta memiliki derajat erosi dan sedimentasi yang cukup tinggi_ Sejalan dengan era reformasi dan otonomi daerah ditetapkanlah Keputusan Presiden Nomor 129 Tabun 2000 tentang Penetapan PIPWS (Proyek lnduk Pengembangan Wilayah Sungai) Bengawan Solo, sebagai institusi yang bertanggung jawab dalam pengelolaan sumber air Bengawan Solo. Dengan telah beroperasinya PIPWS Bengawan Solo, segi negatif (kerugian) dari keberadaan sungai Bengawan Solo yaitu kelcurangan air clan kelebihan air bagi masyarakat daerah aliran sungai dapat ditanggulangi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kepentingan masyarakat terhadap sumber air sungai Bengawan Solo dan tingkat kinerja yang telah ditunjukkan oleh PIPWS Bengawan. Solo metode penelitian yang digunakan yaitu importance and performance analysis yaitu suatu pengukuran yang membandingkan tingkat kepentingan dengan tingkat kinerja. Pengukuran can pengumpulan data dengan skala liken (1 - 5).
Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa tingt-at kepentingan masyaraka. terhadap sumber air Sungai Bengawan Solo rata-rat.. cukup penting mengingat air diperlukan dalam berbagai sektor kehidupan dan keberadaannya tidak dapat diganikan oleh cumber daya yang lain, sedangkan kinerja yang ditunjukkar. aleh PrPWS Bengawan Solo rata-rata dalam kategc? ? cukup baik. Kecuali ada bebarapa hat yang dicernukan harapan masyarakat beluin cukup tinggi penting tetar, kinerja berlebih vaitu kebutuhan air untuk wisata dan -lab raga air nienunjukkan kinerja berlebih tetapi harapan atau keinginan masyarakat kurang penting. Perlu adanva evaluasi terhadap kinerja PIPWS Bengawan Solo se'ningga tingkat kepentingan masyarakat dapat disesuaikan dengan kinerja yang di tunjukkan.

Bengawan Solo River, the longest river in Java Island, flows from southern part of Central Java towards the northern part of East Java. It is quit potential as the water resource used by the people surrounding who live allong the riverside area in order to meet their household needs, agriculture, irrigation, industry, tourism and water sports. In one hand, Bengawan Solo river is beneficial for the people who use it as water resource of raw water supply for their daily needs; on the other hand, it also bring negative impact to the people, because the river floods at rainy season, and it dries out dry season. In addition, it also has a high level of erosion and sedimentation as well. In line with the development of reform era and the regional autonomy. the president has stipulated Presidential decree No: 129/2000 on the establishment of PIPWS (Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai= Main Project on the River Area Development) Bengawan Solo, as the formal institution who is responsible for managing water resource of Bengawan Solo river, that is the lack of water or the flood happened to the people who live along the river area can be reduced or overcome.
This research is aimed at studying and analyzing the importance of people's interest on water resource of Bengawan Solo River and of the performance played by PIPWS Bengawan Solo in managing the water resource. The method used in conducting this research is by collecting data using questionnaires with Liker scale, while processing and analyzing data are based on quantitative and qualitative approach with statstic model formula: " Importance and Performance Analysis" (Analisis tingkat kepentingan dan kinerja). The result of this research is supposed to be a useful contribution for the people along the riverside area. who need to maintain the perpetuation of the water resource and for the PIPWS Bengawan Solo as well. in improving a better performance in the future.
As the result of this research I may conclude that Bengawan Solo water resource has important role to the people's interest since the water of this river badly needed in various sectors of peoples life and other resources cannot replace it: while the performance played by PIPWS Bengawan Solo is in a good category. In order to anticipate the improvement or' the people's life as well as die development in all aspect of life. PIPWS Bengawan Solo needs to evaluate and to improve its performance. therefore. it could achieve its goal effectively and efficiently. especially in managing the water resource in the !inure. For the people who live along the riverside area. should actively be involved in making efforts for a better and healthier life by insuring a continuing water supply.
"
Jakarta: Program Pascasarjana Universitas Indonesia, 2006
T17948
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Beti Cahyaninng Astuti
"Air merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi kehidupan manusia, sehingga kualitas air menjadi suatu perhatian yang sungguh-sungguh. Pencemaran dalam kadar sangat sedikit pada air tidak diperbolehkan sama sekali. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi kualitas air sumur di desa bantaran Sungai Bengawan Solo Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen Propinsi Jawa Tengah, dan mengkaji pengetahuan masyarakat tentang air bersih. Kualitas air sumur dikaji berdasarkan pengetahuan masyarakat dan dianalisis dengan parameter fisika, kimia, dan mikrobiologi, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 416/Menkes/ Per/IX/1990 tentang Syarat-syarat dan Pengawasan Kualitas Air Bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air sumur enam desa di bantaran Sungai Bengawan Solo Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen Propinsi Jawa Tengah tidak memenuhi syarat baku mutu untuk air bersih."
Tanggerang: Lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Universitas Terbuka, 2015
520 JMSTUT 16:1 (2015)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
"A study to know the zonation, characteristics of water and kinds of fish was conducted in musi river from June to November 2002... "
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta : Badan Riset Kelautan dan Perikanan, 2006
639.2 JEN (1)
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Teguh Srinadi
"Pegunungan Kendeng, yang merupakan pegunungan lipatan, yang memanjang dari Semarang sampai Surabaya, tepat di utara Ngawi diterobos silang oleh Bengawan Solo sehingga membentuk lembah melintang. Pengangkatan Pegunungan Kendeng lebih lanjut menyebabkan Bengawan Solo menoreh alas lembahnya (erosi vertikal), untuk menjaga keseimbangannya. Proses tersebut dinamakan anteseden. Pada lembah anteseden ditemukan teras-teras sungai. Teras sungai pada dasarnya merupakan suatu sisa alas lembah yang terbentuk karena perubahan letak alas erosi, yang dapat dipengaruhi oleh eustasi, iklim, atau tektonik. Kenampakan-kenampakan yang terdapat di lembah melintang, dan khususnya lembah anteseden tidak terlepas dari pengaruh 2 kekuatan, endogen dan eksogen.
Yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik lembah melintang khüsusnya dengan penekanan pada karakteristik teras-teras sungai anteseden.
Adapun masalah yang hendak dibahas adalah bagaimana karakteristik geomorfologi lembah melintang dan karakteristik teras-teras sungai anteseden ?"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 1990
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Sutikno Pratikto
"
Seng dan kromium ernasuk dalam deretan unsur-unsur yang bersifat esensial bagi metabolisme tubuh manusia Dalam sistem metabolisme seng te peian sebagai kofaktor dan suatu enzim Hingga tahun .992 telah ditemukan kurang lebih 70 jenis cinc metalloenzyme yang berperan dalam berbagai reaksi biokimia sedangkan kromium c i dai tubuh bertindak sebagai faktifator dari hormon insulin untuk memelihara kenormalan metabolisme glukosa dan pengangkutan asam amino Untuk dapat memenuhi atau menjamin adanya masukan mineral Zn dan Cr m i dalam tubuh maka dicoba mengakumulasikan mineral ini ke dalam ikan lele dumbo (Clai ihs Ginepinus) Ikan ini merupakan salah satu lenis hewan yang dapat dikonsumsi dan cukup populer di Indonesia Akumulasi dilakukan melalui pakan ikan yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga diperoleh kandungan Zn dan Cr yang Dalam penelitian ini dilakukan akumulasi selama 28 hari pada ikan lele dumbo yang sudah berumur tiga bulan Hasil pengukuran kandungan Zn dan Cr yang dilakukan terhadap kepala, daging dan tulang ikan-ikan tersebut sebanyak 4 tahap ternyata tidak menunjukkan adanya perbedaan kandungan yang berarti antara kandungan logam dalam ikan dengan perlakuan dan ikan kontrol Namun demikian dari grafik yang dihasilkan ada suatu kecenderungan akumulasi walau secara statistik tidak berarti kesimpulannya akumulasi Zn dan Cr dalam ikan lele dumbo dapat terjadi tapi tidak dapat dilakukan secara terkendali."
1994
S29910
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>