Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 30698 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Nissa Dinar Khendini
"Dalam produksi film, tokoh utama memegang peranan sentral sebagai penggerak narasi dan pencipta keterikatan emosional dengan penonton. Oleh karena itu, strategi personal branding menjadi krusial dalam membentuk karakter yang kuat dan berkesan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan konsep komunikasi visual dan naratif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter utama dibentuk melalui simbolisme visual dan narasi otentik yang mencerminkan realitas sosial. Strategi personal branding yang konsisten dan emosional terbukti efektif dalam memperkuat identitas karakter fiksi dalam film pendek.

In film production, the main character plays a crucial role as the narrative driver and emotional anchor for the audience. Therefore, personal branding strategies are essential to create strong and memorable characters. This study employs a qualitative descriptive approach grounded in visual and narrative communication theories. Data collection techniques include in-depth interviews, participatory observation, documentation, and literature review. The findings reveal that the main character is constructed through visual symbolism and authentic storytelling that reflects social realities. A consistent and emotionally resonant personal branding strategy effectively strengthens the identity of fictional characters in short films."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fathan Anindito
"Skripsi terapan ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produksi film terhadap attention span (rentang perhatian) penonton, dengan studi kasus pada videoboard film pendek “PT Yak, Op!” yang ditayangkan melalui komunitas Orang Film UI. Di era digital yang sarat distraksi, industri film menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan perhatian audiens, khususnya Generasi Z. Kualitas produksi film; termasuk aspek sinematografi, tata suara, dan editing, diyakini memegang peranan penting dalam menarik serta mempertahankan perhatian penonton. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif inferensial, melibatkan penyebaran kuesioner kepada 40 responden dari Program Vokasi Universitas Indonesia. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, analisis korelasi, dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam kajian psikologi perhatian dan seni audiovisual, serta rekomendasi praktis bagi pembuat film untuk meningkatkan keterlibatan audiens melalui peningkatan kualitas produksi.

This applied thesis aims to analyze the influence of film production quality on viewers’ attention span, using the short videoboard film PT Yak, Op!, screened by the Orang Film UI community, as a case study. In today’s distraction-heavy digital era, the film industry faces significant challenges in maintaining audience attention, particularly among Generation Z. The quality of film production; including cinematography, sound design, and editing, is believed to play a crucial role in capturing and sustaining viewers' attention. This study employs an inferential quantitative method, involving the distribution of questionnaires to 40 respondents from the Vocational Program of Universitas Indonesia. The data is analyzed using descriptive statistics, correlation analysis, and hypothesis testing. The findings of this research are expected to contribute theoretically to the study of attention psychology and audiovisual arts, as well as provide practical recommendations for filmmakers to enhance audience engagement through improved production quality."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fitri E. Wallad
"Skripsi ini menceritakan tentang perjalanan tokoh kartun Mickey Mouse yang dibuat oleh Walt Disney pada tahun 1928. Penulisan sejarah film di AS khususnya mengenai film kartun yang muncul di AS pada tahun 1920-1930an, saat ini belum terlalu banyak dilakukan. Untuk itu tema yang menceritakan perkembangan film kartun tersebut, khususnya tokoh kartun Mickey Mouse menarik untuk diteliti. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah. Pencarian data berupa film kartun saat itu, wawancara dan artikel yang dibuat oleh Disneymerupakan sasaran utama dalm penelitian ini. Selanjutnya untuk melengkapi data-data tersebut, maka digunakanlah studi kepustakaan untuk mencari sumber-sumber tertulis yang berkaitan dengan penelitian. Setelah data-data didapatkan, dilakukan kritik dan interpretasi terhadap data-data tersebut, dan kemudian disusun secara kronologis yang menceritakan perkembangan film kartun Mickey Mouse didalam industri film AS sejak 1928-1936. Mickey Mouse pada awalnya dibuat oleh Disney sebagai tokoh kartun yang ditujukan untuk seluruh usia masyarakat. Seiring dengan kemunculannya yang menarik perhatian orang dengan penggunaan suara maka tokoh kartun itu semakin diminati oleh masyarakat khususnya anak-anak. Menyadari kehadiran anak-anak maka Disney membentuk Klub yang dijadikan tempat untuk perkumpulan penyuka Mickey Mouse. Selain itu klub juga dimanfaatkan sebagai tempat bagi anak untuk belajar.keberadaan klub tersebut membuat film kartun Mickey Mouse menjadi terfokus untuk anak-anak. Sehingga Mickey Mouse mendapatkan perhatian ekstra dari orang tua yang anaknya menyaksikan film itu. Maka saat Mickey Mouse melakukan tindakan negatif Disney mendapatkan reaksi keras dari orang tua, perhatian yang ada membuat film Mickey menjadi stagnan dan tidak menarik lagi. Sehingga pembuatnya Disney memutuskan membuat tokoh-tokoh baru yang akan membuat film Mickey menjadi lebih menarik. Tokoh-tokoh baru yaitu Donald, Goofy dan Pluto tidak terikat dengan perhatian orang tua sehingga bisa melakukan adegan yang konyol, aneh atau terkesan berbahaya, yang saat itu tidak bisa lagi dilakukan oleh Mickey Mouse. Kehadiran tokoh baru itulah yang akhirnya menutup karir Mickey yang sebelumnya merupakan tokoh utama satu-satunya di dalam produksi film Walt Disney Studio. Perkembangan Film kartun Mickey Mouse pada tahun 1928-1936 mengalami fase yang cukup cepat di awal kemunculannya, dan mengalami perkembangan yang lebih pesat saat Walt Disney Studio mengadakan kerjasama dengan dengan Columbia Pictures. Pada beberapa faktor yang mempengaruhi perkembangan film kartun Mickey Mouse pada waktu itu, antara lain peranan Disney sebagai pemimpin studio, Mickey Mouse Club sebagai tempat untuk mewadahi penggemar Mickey, dan anak-anak sebagai konsumen dari film kartun Mickey Mouse. Demi untuk memuaskan anak-anak dan orang tuanya maka Mickey Mouse mengalami banyak perubahan yang ditujukan untuk menghasilkan film yang lebih baik. Perubahan utama yang dilakukan adalah penambahan karakter yaitu Donald, Goofy, dan Pluto."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2007
S12321
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Abya Zara Ayesha
"Film Kimssi Pyoryugi (2009) karya Lee Hae-jun menceritakan kisah antara dua tokoh korban modernisasi perkotaan yang ter-alienasi dari kehidupan sosial mereka masing-masing. Penelitian ini membahas mengenai unsur intrinsik penokohan dan perubahan makna alienasi oleh kedua tokoh utama dalam film Kimssi Pyoryugi karya sutradara Lee Hae-jun. Dalam menganalisis penokohan dan analisis perubahan makna, metode yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan sumber data primer, yaitu film Kimssi Pyoryugi. Hasil temuan menunjukkan bahwa Kim laki-laki mengalami perkembangan karakter menjadi berwatak terbuka dan bertekad kuat. Sementara Kim perempuan menjadi berwatak peduli dan pemberani. Kedua tokoh mengalami perubahan bentuk alienasi dari alienasi psikis menjadi alienasi fisik. Perubahan ini kemudian mengubah pemaknaan alienasi kedua tokoh Kim menjadi suatu alternatif pilihan dalam usaha memenuhi esensi, hakikat dan martabat mereka sebagai manusia.

Kimssi Pyoryugi (2009), a film directed by Lee Hae-jun tells the story of two characters as a victim of modernization who are alienized from their respective social lives. This study analyzes the intrinsic factor of characterization and the characters’ understanding of alienation. The research method used in this study is descriptive analyzation with the primary data of the film Kimssi Pyoryugi (2009) directed by Lee Hae-jun. The result of this research proofs that male Kim has developed a character that is independent and determined. Meanwhile, female Kim has developed a character that is caring and brave. The two Kim characters experienced a change of alienation from psychological alienation to physical alienation. This change affects their understanding on the concept of alienation. Alienation has become an alternative to fulfil their essence, nature, and dignity as human beings."
Depok: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2021
TA-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Daffa Fadillah Suharmadji
"Penelitian ini menganalisis pengaruh teknik sinematografi dalam film PT. YAK, OP! terhadap empati penonton dewasa muda terhadap isu pengangguran. Menggunakan metode kuantitatif dengan survei terhadap 133 responden, penelitian ini menguji hubungan antara elemen sinematografi (jenis shot, angle kamera, pergerakan kamera, dan pencahayaan) dengan persepsi penonton. Hasil menunjukkan bahwa teknik sinematografi berperan signifikan dalam membangun empati dan meningkatkan pemahaman terhadap isu sosial.

This study analyzes the influence of cinematography techniques in the film PT. YAK, OP! on young adult viewers’ empathy toward the issue of unemployment. Using a quantitative method with a survey of 133 respondents, this research investigates the relationship between cinematic elements (type of shot, camera angle, camera movement, and lighting) and the audience’s perception. The results show that cinematography techniques play a significant role in developing empathy and increasing understanding of social issues."
Depok: Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Phelps, Guy
London: Victor Gollanez, 1975
791.43 Phe f
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Phelps, Guy
London: Victor Gollanez, 1975
791.43 Phe f
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Budi Irawanto
Yogyakarta: Media Pressindo, 1999
791.43 Ira f
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Zainul Fikri
"Penelitian ini meneliti tentang faktor-faktor yang mempengaruhi strategi co-branding antara entitas komersial dengan entitas non-profit. Pada satu sisi entitas komersial ingin mendapatkan citra positif entitas non-profit, disisi lain entitas non-profit membutuhkan pendanaan. Kerjasama antara kedua entitas dapat menguntungkan, namun karena tidak semua strategi dapat berjalan sesuai dengan rencana begitu pula strategi co-branding tidak selamanya efektif malah dapat menimbulkan risiko bagi citra suatu merek. Penelitian ini menemukan bahwa familiaritas konsumen terhadap suatu merek bukan berarti akan menimbulkan penilaian positif terhadap aliansi merek yang dilakukan.

This study examines the factors that influence the strategy of co-branding between commercial entities with non-profit entities. The commercial entities wants to obtain a positive brand image of non-profit entities, vice versa the nonprofit entities in need of funding. The cooperation between the two entities can be profitable, but not all strategies can be implemented as planned as did co-branding strategy is not always effective even may pose a risk to the image of a brand. This study found that the consumers brand familiarity does not mean that will lead to a positive assessment of the brand alliance evaluation.
"
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2015
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Hikmah Ayu Cahyati
"ABSTRAK
Film Fucking Berlin merupakan film yang menggambarkan potret kehidupan kota Berlin pada masa ini. Melalui film ini, peneliti akan menganalisis penokohan tokoh Sonia Rossi serta memaparkan perubahan karakter yang terlihat pada tokoh Sonia Rossi dalam film Fucking Berlin. Sonia Rossi merupakan tokoh utama dalam film ini dan berperan penting dalam membangun cerita pada film ini. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis tekstual. Teks yang dianalisis adalah adegan dan narasi dalam film. Penelitian dilakukan dengan menggunakan unsur intrinsik yang merupakan landasan penulis untuk menganalisis penokohan tokoh Sonia Rossi.

ABSTRACT
Fucking Berlin is a movie that portrays a portrait of Berlin s city life at this modern time. On this film, researcher will analyze the characterization of the character Sonia Rossi and explain the character changes seen in the character Sonia Rossi in the film Fucking Berlin.Sonia Rossi is the main character in this film and plays an important role in building the story of this film. A textual analysis method used is intellectual. The analyzed texts are scenes and narration of the film. The study was conducted using intrinsic elements which is the basis of the author to analyze the characterization of Sonia Rossi's character.
"
Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia, 2019
MK-Pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9 10   >>