Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
Shinta Citra Lestari
"
ABSTRAKSampah makanan atau sampah organik merupakan kontributor terbesar timbulan sampah rumah tangga di Indonesia. Besarnya dampak yang disebabkan sampah makanan memerlukan pergeseran fokus penanganan yang mengarah pada peningkatan kesadaran masyarakat. Penelitian terdahulu menyebutkan bahwa rumah tangga sebagai konsumen akhir dalam rantai pasok makanan adalah penghasil utama sampah makanan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi berbagai faktor potensial yang mempengaruhi timbulan sampah makanan rumah tangga, dengan menganalisis aktivitas sehari-hari seperti kebiasaan perencanaan dan belanja, motivasi yang mendorong mengurangi timbulan sampah makanan, serta kebiasaan mengelola sampah. Dengan menggabungkan metode analisis deskriptif yang didukung dengan analisis regresi, penelitian dilakukan dengan menyebarkan kuisioner kepada 277 responden rumah tangga di kota Depok. Penelitian ini menemukan bahwa kebiasaan pemilahan sampah, perencanaan dalam penyediaan makanan, serta motivasi ekonomi berpengaruh terhadap timbulan sampah makanan yang dihasilkan rumah tangga.
ABSTRACTOrganic waste, which include food waste, are the biggest contributor of Indonesias waste generation. Many previous studies reported that household as the last downstream tier of food chain supply were the biggest contributor of food waste generation. This study attempts to identified various factors which affecting household food waste generation by analyzing household socio-demographic characteristics, motivations, food provision practices including planning and shopping habits, and waste management activities. By combining descriptive and regression analysis, a survey held in Depok municipality, by interviewing 257 households through questionnaires. The result showed that indeed waste sorting, economic motivation, planning habit in household are important determinants to how much food being wasted at home."
2019
T52628
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Citra Lestari
"Tesis ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan investasi pada pembangunan sebuah hotel baru bintang tiga di Bandung dan mengidentifikasi potensi risiko yang dapat terjadi pada investasi tersebut. Analisis yang digunakan adalah analisis keuangan menggunakan empat metode Capital Budgeting diantaranya Net Present Value, Internal Rate of Return, Profitability Index, dan Discounted Payback Period. Perhitungan ini menghasilkan NPV yang positif, IRR diatas WACC, dan PI > 1.
Perhitungan risiko dilakukan mengguanakan simulasi monte carlo. Selain itu, untuk melengkapi analisis keuangan, faktor-faktor non finansial akan diperhitungkan yang diantaranya terdiri dari analisis makroekonomi, analisis industri, aspek pasar, aspek teknis, dan aspek manajemen. secara umum dapat disimpulkan proyek tersebut layak untuk dilaksanakan dengan asumsi bahwa perekonomian Indonesia secara keseluruhan tetap baik.
The purpose of this Thesis is to analyze the feasibility of investment and identify potential risks of Three Star Hotel Construction in Bandung. The Feasibility Study is conduct by financial analysis using four methods of Capital Budgeting such as Net Present Value, Internal Rate of Return, Profitability Index, and Discounted Payback Period. The calculation of Capital Budgeting generate positive NPV, IRR above WACC and PI >1. Risk Calculation is conduct by monte carlo simulation. In addition, to complete the analysis of financial, non-financial factors should be considered that consist of macroeconomic analysis, industry analysis, market aspects, technical aspects, and aspects of management. In general it can be concluded, the project is feasible to be implemented with the assumption that the overall Indonesian economy remains good."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2013
T34702
UI - Tesis Membership Universitas Indonesia Library
Eka Rahma Citra Lestari
"Masalah kebakaran hutan dan lahan telah menjadi isu nasional yang patut mendapat perhatian serius dari pemerintah. Kejadian ini terjadi setiap tahun secara berulang, khususnya pada lahan gambut. Perlu dipahami bahwa, instansi pemerintah dan masyarakat, termasuk petani, perusahaan-perusahaan perkebunan dan HTI, merupakan mata rantai yang tidak terputus yang terkait langsung dengan kebakaran hutan dan lahan ini. Pada penelitian ini dibuat sebuah hubungan antara kebakaran hutan yang dilihat dari parameter hotspot terhadap nilai parameter pencemar udara (ISPU) dan tingkat kesehatan masyarakat kota Pekanbaru. Parameter hotspot yang diteliti adalah semua lokasi yang terdapat di provinsi Riau dari tahun 2005 sampai tahun 2009. Sedangkan resiko pencemaran kualitas udara dan kesehatan masyarakat yang diteliti adalah di kota Pekanbaru pada tahun 2009. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa data sekunder. Penelitian ini menghasilkan hubungan yang erat antara jumlah hotspot yang terdapat di berbagai daerah di provinsi Riau terhadap peningkatan nilai ISPU di kota Pekanbaru. Peningkatan nilai ISPU di kota Pekanbaru seiring dengan peningkatan jumlah hotspot yang terdapat di provinsi Riau. Peningkatan nilai ISPU ini juga berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat kota Pekanbaru. Jumlah penderita penyakit meningkat 1 bulan sampai 2 bulan setelah kenaikan nilai ISPU di kota Pekanbaru.
Problem of land and forest fires have become national issues that deserve serious attention from the government. This event happens every year, especially on peatlands. It should be understood that, government agencies and communities, including farmers, companies and timber plantations, is an unbroken chain which is directly related to this land and forest fires. This study is to learn a relationship between forest fire from the hotspots parameters against the value of air pollutant parameters (ISPU) and the level of public health in Pekanbaru city. Hotspot parameters studied are all the locations contained in Riau province from 2005 until the year 2009. While the risk of pollution of air quality and public health research is in the Pekanbaru city in the year 2009. The method used in this research is secondary data analysis. This research produced a strong correlation between the number of hotspots in the various regions in the Riau province on the increase of the value of ISPU in the Pekanbaru city. Increasing the value of ISPU in the Pekanabaru city along with the increasing number of hotspots located in Riau province. Increasing the value of ISPU is also an effect on people's health in Pekanbaru city. The number of patients increased by one month until two months after the increase in value of ISPU in the Pekanbaru city."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2010
S50493
UI - Skripsi Open Universitas Indonesia Library