Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 9 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Gunawan Tjahjono
[Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
720.1 GUN m
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Gunawan Tjahjono
Jakarta: UI-Press, 2002
PGB 0408
UI - Pidato  Universitas Indonesia Library
cover
Gunawan Tjahjono
Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2000
LP-pdf
UI - Laporan Penelitian  Universitas Indonesia Library
cover
Gunawan Tjahjono
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2000
LP-pdf
UI - Laporan Penelitian  Universitas Indonesia Library
cover
Gunawan Tjahjono
"ABSTRAK
Pemukiman vernakular bertahan melampaui berbagai zaman yang penuh dengan perubahan teknologi, sosial, ekonomi. Jenis pemukiman ini menjadi komponen permukiman terbesar di negara-negara berkembang. Meski kehadiran mereka menarik perhatian para pakar sehingga ingin mempelajarinya, istilah venakuler selalu berada dalam posisi yang kurang bergema bila dibandingkan dengan pembangunan bergaya tinggi. Pemukiman verkuler sering diasosiasikan dengan primitif, miskin, dan tanpa pencipta. Mungkin pengkaji masalah vernakuler terlalu romatisasikan kenyataan fisik dan mengabaikan aspek tak teraga fenomena ini. Hal ini membuka suatu kesempatan untuk menjual citra vernakuler ke industri turisme dan menimbulkan masalah kontekstual dan makna tradisi kebudaannya.
Tulisan ini membahas mengenai masalah di sekitar permukiman vernakuler dalam beraneka konteks fisik dan sosial. Ia mencoba menjernihkan kerangka konsep yang timbul dalam telaahan permukiman vernakular untuk kemudian menyediakan pandangan lain tentang jenis kehidupan komunal yang tertua di dunia ini.
Untuk melakukan hal tersebut, penulis perlu meninjau gejala ini dari (sebagai orang) dalam dan dari luar. Pandangan dari luar sering memulai dengan suatu konsep awal dan meninjau gejalanya, sementara itu, pandangan dari dalam menampilkan harapan masyarakat yang menghasilkan jenis permukimannya. Berdasarkan pengamatan atas beberapa lokasi permukiman verkular ada indikasi kuat bahwa generasi mudanya telah siap merubah keadaan mereka, tetapi generasi tua masih ingin mempertahankan keadaan seperti apa adanya. Sikap-sikap demikian mungkin membuat permukiman jenis ini tidak berkembang dan cenderung tidak terurus. Hal ini juga dapat berkonsekuensi lebih jauh dengan gejala semakin terpunahnya pengetahuan tradisi lisan yang bernilai dalam waktu dekat. Dengan perubahan sebagai sesuatu yang tak terhindarkan dalam zaman informasi ini, suatu pandangan inklusive mungkin dapat menyiapkan tindakan-tindakan tepat untuk mengembangkan jenis permukiman ini."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2000
LP-pdf
UI - Laporan Penelitian  Universitas Indonesia Library
cover
Gunawan Tjahjono
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2000
LP-pdf
UI - Laporan Penelitian  Universitas Indonesia Library
cover
Gunawan Tjahjono
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2007
LP-pdf
UI - Laporan Penelitian  Universitas Indonesia Library
cover
Gunawan Tjahjono
[Place of publication not identified]: [publisher not identified], [date of publication not identified]
720.28 TJA m
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Gunawan Tjahjono
"This paper attempts to examine various aspects of urban space design to be considered for policy making. Based upon his personal experience in conducting research with anthropologists in traditional environment , the author suggest that architects and anthropologists can contribute considerably to overcoming urban problem...[...] urban spaces that are prone to riot and other mass acts of violence indicate problems in urban policy. In the past, the citizens' culture determined urban form; but large cities are marked by cultural diversity. Whereas urban space is a field studied by urban planners and architects, culture is focus of anthropologists, who have largely been excluded from the urban policy making process. As a result, policy makers determined urban form according to their own cultural biases, without considering the cultural tendencies of the citizens."
1999
PDF
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library