Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
Winda Syafitrah
"Perilaku perawat dalam pencegahan Hospital Acquired Pneumonia (HAP) mempengaruhi kejadian HAP di rumah sakit. Hasil observasi beberapa perawat belum menjalankan praktik pencegahan HAP dengan benar. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi determinan perilaku perawat dalam pencegahan HAP. Penelitian deskriptif dengan desain cross sectional ini menggunakan sampel 107 perawat. Hasil penelitian menunjukkan jenis kelamin (p꞊0.001; 95%CI꞊0.047;0.431), fasilitas (p꞊0.001; 95%CI꞊1.902;11.11), sikap (p꞊0.036; 95%CI꞊1.138;5.625), dan pengetahuan (p꞊0.001; 95%CI꞊2.105;11.66) mempengaruhi perilaku perawat dalam pencegahan HAP. Sementara usia (p꞊0.110; 95%CI꞊0.933;4.505), masa kerja (p꞊0.067; 95%CI꞊1.023;4.958), pelatihan (p꞊1.00; 95%CI꞊0.332;2.483), motivasi (p꞊0.118; 95%CI꞊0.916;5.975), dan supervisi kepala ruang (p꞊0.203; 95%CI꞊0.821;3.921) tidak mempengaruhi perilaku perawat dalam pencegahan HAP. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pengetahuan, sikap, dan fasilitas untuk meningkatkan perilaku perawat dalam pencegahan HAP.
Nurses behaviors on the prevention of Hospital Acquired Pneumonia (HAP) may affect the incidence of HAP. Our observations showed that some nurses did not perform HAP prevention properly. This study aimed to identify determinants of nurses’ behaviors on the prevention of HAP. The study employed a descriptive cross- sectional design. A sample of 107 nurses took part in the study. Results revealed that nurses’ sex (p꞊0.001; 95%CI꞊0.047;0.431), attitude (p꞊0.036; 95%CI꞊1.138;5.625), knowledge (p꞊0.001; 95%CI꞊2.105;11.66) and hospital facilities (p꞊0.001; 95%CI꞊1.902;11.11), affected nurses’ behaviors on the prevention of HAP. On contrary, nurses’ age (p꞊0.110; 95%CI꞊0.933;4.505), motivation (p꞊0.118; 95%CI꞊0.916;5.975), job tenure (p꞊0.067; 95%CI꞊1.023;4.958), trainings (p꞊1.00; 95%CI꞊0.332;2.483), and head nurse oversight (p꞊0.203; 95%CI꞊0.821;3.921) did not affect nurses’ behaviors on the prevention of HAP. This study recommended the enhancement of nurses behavior and attitude as well as hospital facilites in order to improve nurses’ behaviors on the prevention of HAP."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
S61618
UI - Skripsi Membership Universitas Indonesia Library
Winda Syafitrah
"Nefrolitiasis merupakan salah satu penyakit yang menjadi masalah di masyarakat perkotaan. Nefrolitiasis menyebabkan beberapa komplikasi, salah satunya adalah pembentukan batu berulang dan gagal ginjal kronik. Pembentukan batu berulang dapat dicegah melalui perubahan gaya hidup dan pola diet sehat. Perawat berperan penting menjalankan intervensi unggulan edukasi kesehatan pada klien Nefrolitiasis Pasca Pyelolithotomy agar dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap klien dalam menerapkan perilaku hidup sehat.
Karya ilmiah ini bertujuan untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan pada klien dengan Nefrolitiasis, khususnya mengenai penerapan edukasi kesehatan untuk mencegah pembentukan batu berulang. Edukasi yang diberikan kepada klien meliputi definisi batu ginjal, penyebab dan faktor risiko, tanda dan gejala, dan pencegahannya.
Nephrolithiasis was the one problem in urban communities. Nephrolithiasis cause some complications, one of which is a recurrent stone formation and chronic renal failure. Recurrent stone formation can be prevented through changes in lifestyle and a healthy diet. Nurses have an important role to provide health education interventions featured on the client Nephrolithiasis Post Pyelolithotomy to improve the knowledge and attitudes of clients in implementing healthy behavior.This paper aims to provide an overview of nursing care to clients with Nephrolithiasis, particularly regarding implementation of health education to prevent recurrent stone formation. Education provided to clients include a definition of kidney stones, the causes and risk factors, signs and symptoms, and prevention management."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2016
PR-pdf
UI - Tugas Akhir Universitas Indonesia Library