Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 86 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Yulianto
"LATAR BELAKANG
Pembangunan Sub-Sektor Perikanan dilaksanakan secara bertahap melalui PELITA yang dimulai sejak tahun 1968. Pembangunan Jangka Panjang Tahap Pertama (P]PT I) telah berakhir pada tahun 1993 dilanjutkan dengan pembangunan Pembangunan Jangka Panjang Tahap H (199311994 - 2018/2019) dengan PELITA VI sebagai awalnya. Orientasi pembangunan perikanan dalam REPELITA VI (19911994 - 1998/1999) dilakukan melalui peningkatan sumberdaya manusia. Sehubungan dengan itu, sangat diperlukan peningkatan kualitas gizi pangan. masyarakat. Ikan dan udang adalah salah satu bahan makanan yang penting, sebagai salah satu sumber protein hewani untuk memenuhi kebutuhan gizi tersebut. Memperhatikan hal-hal tersebut di atas Pemerintah telah dan akan terns memberikan prioritas tinggi pada sub-sektor perikanan sebagai sumber pertumbuhan bare dalam PJPT II berdasar pada melimpahnya sumberdaya perikanan dan beralihnya pola konsumsi menuju protein tinggi dengan kandungan lemak yang relatif rendah (menu makan yang seimbang).
Indonesia memiliki garis pantai sepanjang 81000 km, memiliki potensi yang besar untuk budidaya tambak, budidaya laut, dan penangkapan ikan. Tambak, merupakan salah satu usaha budidaya ikan dan udang di Indonesia memiliki areal yang paling luas, dari 172.054 ha di tahun 1968 meningkat menjadi 332.365 ha di tahun 1995. Sedangkan luas areal kolam air tawar untuk budidaya ikan dan udang hanya meliputi areal 37.425 ha di tahun 1968 meningkat menjadi 65.545 ha tahun 1995.
"
1999
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yulianto
"Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan istilah umum yang menunjukkan adanya mikroorganisme dalam urin dan menjadi sangat berbahaya jika tidak diterapi dengan benar. Amoksilin, sulbenisilin dan tikarsilin merupakan merupakan beberapa antibiotik lini pertama yang dapat digunakan untuk pengobatan ISK dan menurunnya sensitifitas obat tersebut menjadi salah satu kendala dalam penanggulangan ISK di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menentukan pola kepekaan bakteri Gram negatif yaitu Escherchia coli, Enterobacter aerogenes, Klebsiella pneumonia, Proteus mirabilis, dan Pseudomonas aeruginosa terhadap amoksilin, sulbenisilin dan tikarsilin serta pertumbuhan pola kepekaan kuman terhadap antibiotik tersebut pada tahun 2001-2005. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis data sekunder sebanyak 1313 sampel dengan kultur positif dari Laboratorium Mikrobiologi Klinik FKUI dari Januari 2001 sampai Desember 2005 dan telah menjalani pemeriksaan resistensi sesuai dengan NCCLS. Dari hasil analisis didapatkan bahwa rata-rata kepekaan Escherichia coli terhadap amoksilin, sulbenisilin dan tikarsilin adalah 9,7%, 21% dan 16%; Enterobacter aerogenes terhadap amoksilin, sulbenisilin dan tikarsilin adalah 3,23%, 25 % dan 18,97%; Klebsiella pneumoniae terhadap amoksilin, sulbenisilin dan tikarsilin adalah 2,51%, 20,77% dan 6,89%; Proteus mirabilis terhadap amoksilin, sulbenisilin dan tikarsilin adalah 47,9%, 79,8% dan 59,07%; Pseudomonas aeruginosa terhadap amoksilin, sulbenisilin dan tikarsilin adalah 3,14 %, 57,95% dan 31,06%. Berdasarkan hasil analisis di atas dapat disimpulkan bahwa dari tahun 2001-2005 bakteri Gram negatif terhadap amoksilin cenderung telah resisten kecuali terhadap Proteus mirabilis, sedangkan terhadap sulbenisilin dan tikarsilin cenderung telah resisten kecuali terhadap bakteri Proteus mirabilis dan Pseudomonas aeruginosa.

Urinary tract infection (UTI) is a general term for the presence of microorganism in the urine that can very dangerous if it is not treated properly. Amoxicillin, sulbenicillin, and ticarcillin are among the first line therapy for the treatment of UTI. Decreasing sensitivity of these drugs is one of the obstacles in the management of UTI in Indonesia. This research is purposed to investigate the sensitivity patterns of the gram negative bacteria such as Escherichia coli, Enterobacter aerogenes, Klebsiella pneuomoniae, Proteus mirabilis, and Pseudomonas aeruginosa to amoxicillin, sulbenicillin, and ticarcillin. Another purpose of this study is to investigate the progress of sensitivity patterns of the microorganisms to the antibiotics from year of 2001 to 2005. This study was conducted by analyzing a secondary data of 1313 samples with positive cultures from Laboratory of Clinical Microbiology Faculty of Medicine University of Indonesia (FMUI) since January 2001 to December 2005. These samples had been checked for their resistance based on the guideline from NCCLS. Result of the analysis indicates that sensitivity patterns of Escherichia coli to amoxicillin, sulbenicillin, and ticarcillin are 9,7%, 21%, and 16%, respectively; Enterobacter aerogenes to amoxicillin, sulbenicillin, and ticarcillin are 3,23%, 25% and 18,97%; Klebsiella pneumonia sp to amoxicillin, sulbenicillin, and ticarcillin are 2,51%, 20,77%, and 6,89%; Proteus mirabilis to amoxicillin, sulbenicillin, and ticarcillin are 47,9%, 79,8% and 59,07%; Pseudomonas aeruginosa to amoxicillin, sulbenicillin, and ticarcillin are 3,14 %, 57,95% and 31,06%. Based on that analysis, it can be concluded that from 2001-2005, negative Gram bacteria tend to resistant to Amoxicillin except to Proteus mirabilis, meanwhile to sulbenicillin, and ticarcillin are resistant except to Proteus mirabilis and Pseudomonas aeruginosa."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2009
S-pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Yulianto
"ABSTRAK
Pemakaian energi dewasa ini semakin meningkat selaras dengan pertumbuhan
ekonomi yang cukup tinggi, namun hal ini tidak diimbangi oleh pertumbuhan
produksi minyak bumi yang mulai menipis. Sektor transportasi akan sangat
bergantung pada pemasokan energi, untuk itu salah satu jalan keluar adalah
diversifikasi energi. Dan hal ini sesuai dengan program pernerintah Indonesia. Untuk
itu perlu dikaji baik yang berhubungan dengan teknologi, ekonomi maupun
lingkungan.
CNG (Compressed Natural Gas) atau lebih dikenal dengan nama BBG, adalah
salah satu yang akan menjadi energi altematif untuk sektor transportasi jalan raya.
Pergantian bahan bakar minyak menjadi bahan bakar gas memerlukan penelitian dan
analisa yang mendalam khususnya dari segi teknis. Diantaranya adalah penelitian
tentang mixer (pencampur udara dengan bahan bakar gas).
Pengetahuan tentang mixer sekarang masih sedikit, oleh karena itu perlu
diketahui parameter-parameter apa saja yang turut mempengaruhi dalam proses
pencampuran udara dengan bahan bakar gas dan bagaimana dampaknya. Salah satu
parameter yang diamati adalah diameter ventpri mixer, bagaimananya pengaruhnya
terhadap kendaraan, antara Iain yaltu daya keluaran maksimum, eiisiensi voiurnetris,
laju aliran massa udara dan bahan bakar dan lain-lain.
Dalam penelitian ini, diuji pemakaian mixer dengan berbagai perubahan dimensi
mixer, salah satunya diameter Venturi mixer pada kendaraan Toyota Kijang tahun
1988, yang kemudian data-data yang diperoleh kemudian dianalisa dan dibandingkan
antara mixer yang sama dengan yang lainnya dan dengan kendaraan yang memakai
bahan bakar bensin, untuk mengetahui seberapa besar pengaruhnya.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa diameter venturi merupakan salah
satu parameter cukup berpengaruh terhadap perfomance kendaraan. Untuk itu perlu
diteliti juga parameter yang lainnya. Pada akhimya pemakalan BBG sebagai energi
alternatif sangat disarankan dan perlu didukung oleh semua pihak yang terkait.

"
1996
S36673
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yulianto
Jakarta: Konsorsium Reformasi Hukum Nasional (KRHN), 2010
324 YUL m
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Yulianto
"Ada beberapa kondisi yang diterima oleh guru dalam mengajar seperti: penghargaan terhadap profesi guru yang rendah, kesejahteraan yang masih pas-pasan, beban mengajar yang tinggi, kesempatan berinovasi yang terbatasi, dll. Kesenjangan ini yang mengakibatkan adanya perbedaan antara harapan yang ingin dicapai dengan kenyataan yang diterima oleh guru, hal ini bisa menimbulkan ketidakpuasan dalam bekerja, sesuai dengan teori discrepancy yang diungkapkan oleh Porter (1961) dan Locke (1969) bahwa kepuasan kerja adalah perbedaan apa yang ingin dicapai dengan kenyataan yang didapat, dengan kondisi ini sangat diperlukan hadirnya aspek penyeimbang yaitu, sifat sabar pada guru karena dengan sifat sabar ini diharapkan guru bisa mengendalikan dirinya dalam menerima segala kondisi yang tidak menyenangkan dan tetap berlapang dada tanpa berkeluh kesah dengan segala kesempitan ini. Apalagi ditambah sifat raja, dengan sifat raja seorang guru akan sungguh-sungguh berusaha untuk mengubah segala kondisi yang tidak menyenangkan dan optimis dengan usahanya karena Allah SWT akan menolongnya keluar dari segala yang tidak menyenangkan.
Berdasarkan alasan ini penulis merasa perlu untuk meneliti, apakah terdapat hubungan sabar dan raja secara bersama-sama dengan kepuasan kerja guru? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sabar dan raja secara bersama-sama dengan kepuasan kerja guru SMK di Jakarta. Populasi adalah guru-guru SMK di Jakarta pusat dengan sampelnya guru-guru di SMKN 39 dan SMKN 1 Jakarta sebanyak 73 guru.
Metode penelitian menggunakan metode survey dengan teknik korelasional. Metode pengumpulan data menggunakan questioner dengan skala likert. Uji instrumen validitas dengan menggunakan rumus Pearson dan reliabilitas menggunakan rumus Alpha Cronbach dari hasil uji instrumen semua variabel valid dan reliabel. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data regresi linier ganda.
Hasil penelitian, terdapat hubungan positip antara sabar dan raja secara bersama-sama dengan kepuasan kerja guru SMK di Jakarta dengan F hitung sebesar 110,186 dan probabilitasnya 0,000. Nilai R Square sebesar 0,759 yang menunjukkan bahwa variabel sabar secara bersama-sama dengan raja memberikan kontribusi untuk meningkatkan kepuasan kerja guru sebesar 75,9%. Sedangkan nilai persen sisanya (l00%-75,9%= 24,1%) dijelaskan oleh sebab-sebab yang lain diluar model. Oleh karena itu perlunya meningkatkan sabar dan raja pada guru dengan cara lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, agar mampu mewujudkan nilai-nilai sabar dan raja yaitu dengan mengikuti tarbiyah agama Islam (liga), ta?1im (pengajian) berkala dan mengkaji ke-islaman secara mandiri dengan membaca literatur ke-Islaman.

There are several conditions that received by teachers in teaching such as: respect for the teaching profession is low, welfare is still a madiocre, high teaching loads, which limited the opportunity to innovate, etc. This gap resulting in the discrepancy between expectations to be achieved by the fact that received by teachers, this can lead to dissatisfaction at work, according to the discrepancy theory expressed by Porter (1961) and Locke (1969) that job satisfaction is the difference in what you want achieved by the fact that to get, with the presence of this condition is necessary balancing aspects namely, the nature of patience on the teacher because the teacher expected the nature of this patient can control himself in accepting all conditions and remained unpleasant without complaining chest charitable premises of all this narrowness. Not to mention the natura of the hope, with a regal bearing a teacher would really try to change any conditions that are not pleasant and optimistic about their business because Allah SWT will help him out from all the unpleasantness. Based on this reason the author felt the need to examine, whether there is a relationship patience and the king together with the teachers job satisfaction?
The purpose of this research is to study the relationship patience and hope with teacher job satisfaction SMK in Jakarta. Population teacher SMK in centre Jakarta with sampel SMKN 39 and SMKN 1 Jakarta, amount of 73 teachers. Reserch method use survey correlational. Method of collecting data applies questionare with likert scale. Instrument test of validity applies formula Pearson and reliability applies formula Alpha Cronbach, and valid up to standard and reliable. Analyze data applies doubled linier regresion.
Result of research is there are positive relationship among patience and hope joinly to teacher job satisfacton SMK in Jakarta by obtained value F product 110,186 with probability 0,000. Value R Square is 0,759 meaning variable patient and hope joinly give contribution to increase teacher job satisfaction value 75,9%. While the rest (100%-75,9%= 24,1%) explained by other variable. Hence the need to improve the patient and the hope to the teacher with ways to get closer to God Almighty, to be able to implementation the values of patience and the hope is to follow the Islamic religion tarbiyah (Liqa), study groups and periodic review the Islamization independently by reading literature to Islamization."
Depok: Universitas Indonesia, 2010
T33332
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Yulianto
"This study is to analyse the propered of Magnetic Resonance Imaging 1.5 Tesla in Radiology Departement of Dr Cipto Mangunkusumo General Hospital, analysis to present market aspect, management aspect, technology aspect, legal and finance aspect. Using Internal External Matrix and SWOT analysis, be continued to analyse finance aspect by cash flow projection, Net Present Value analysis and Internal Rate Of Return analysis. The result of this research presented Magnetic Resonance Imaging 1.5 Tesla service in Radiology Departement Of Dr Cipto Mangunkusumo General Hospital with NPV positive value and IRR above bank rate is proper, and be able to be existence.

Tesis ini menganalisis kelayakan dari Pelayanan MRI 1,5 Tesla yang akan diadakan di RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo, pada aspek pasar, manajemen organisasi, teknologi alat, hukum/ legalitas dan keuangan. Penelitian kualitatif pada desain deskriptif dengan melakukan analisis aspek-aspek kelayakan dan keuangan. Menggunakan alat analisis Matriks Internal Eksternal dan Diagram SWOT, dilanjutkan dengan analisis aspek keuangan menggunakan proyeksi Cash Flow serta analisis Net Present Value dan Internal Rate Of Return. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa Pelayanan Magnetic Resonance Imaging 1,5 Tesla di Departemen Radiologi RSUPN CM, dengan hasil Nilai NPV positip dan nilai IRR di atas suku bunga Bank, sudah layak untuk direalisasikan."
Depok: Universitas Indonesia, 2009
T41295
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Yulianto
"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan kerja, gaya kepemimpinan dan pengaruh gaya kepemimpinan terhadap kepuasan kerja pegawai pajak. Gaya kepemimpinan menggunakan full-range leadership yang terdiri dari kepemimpinan transformasional, transaksional, dan laissez-faire. Penelitian dilakukan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, dengan jumlah responden sebanyak 101 orang. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, regresi linear berganda, dan general linear model multivariate. Hasil penelitian menunjukkan kepuasan kerja secara keseluruhan termasuk kategori tinggi sedangkan gaya kepemimpinan termasuk kategori sedang. Selain itu, hasil penelitian ini menunjukkan kepemimpinan laissez-faire berpengaruh negatif signifikan terhadap kepuasan kerja dan dimensi kepemimpinan idealized influence behavior dan contingent reward berpengaruh positif. Sedangkan dimensi kepemimpinan inspirational motivation dan individualized consideration berpengaruh negatif.;This study aims to determine the level of job satisfaction, leadership style and influence of leadership style towards job satisfaction tax employees. Leadership style using full-range leadership consisting of transformational leadership, transactional, and laissez-faire. The study was conducted in Directorate General of Tax Headquarter, the number of respondents were 101 people. This study uses descriptive analysis, multiple linear regression, and general linear model multivariate. The results showed overall job satisfaction were high category while leadership styles including medium category. In addition, the results of this study found that laissez-faire leadership has significant negative influence towards job satisfaction and leadership dimensions of idealized influence behavior and contingent reward have positive effect. While the leadership dimensions of inspirational motivation and individualized consideration have negative effect.;This study aims to determine the level of job satisfaction, leadership style and influence of leadership style towards job satisfaction tax employees. Leadership style using full-range leadership consisting of transformational leadership, transactional, and laissez-faire. The study was conducted in Directorate General of Tax Headquarter, the number of respondents were 101 people. This study uses descriptive analysis, multiple linear regression, and general linear model multivariate. The results showed overall job satisfaction were high category while leadership styles including medium category. In addition, the results of this study found that laissez-faire leadership has significant negative influence towards job satisfaction and leadership dimensions of idealized influence behavior and contingent reward have positive effect. While the leadership dimensions of inspirational motivation and individualized consideration have negative effect."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2014
S58401
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yulianto
"Konsumsi plastik di Indonesia sebesar 3,8 juta ton pertahun namun plastik yang ada sekarang ini terbuat dari minyak bumi sehingga tidak dapat diperbaharui dan terurai oleh alam. Pemanfaatan bahan alam pun gencar dilakukan maka dalam penelitian ini akan dibuat biokomposit dengan matriks PLA dan reinforcement agent serat bagas sorgum dimana serat bagas sorgum belum pernah digunakan dalam penelitian manapun serta gliserol sebagai plasticizer.
Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki sifat getas dan biodegradability dari PLA. Serat selulosa dari bagas kering sorgum dihasilkan dari proses ekstraksi, menggunakan basa KOH untuk menghilangkan senyawa lignin dan hemiselulosa dan bleaching dengan natrium klorit. Selanjutnya, serat selulosa dibuat menjadi ukuran nano dengan proses hidrolisis. Biokomposit dibuat dari PLA dengan serat mikroselulosa dan serat nanoselulosa dibuat dengan metode casting film menggunakan pelarut aseton. Film biokomposit diuji kekuatan mekanisnya dengan menggunakan Universal Testing Machine (UTM) dan biodegradabilitas dengan soil burial test.
Hasil uji mekanis pada film biokomposit menunjukkan bahwa ukuran yang lebih kecil menghasilkan biokomposit dengan kekuatan mekanis yang lebih baik dan seiring bertambahnya konsentrasi serat nanoselulosa modulus elastisitas dan biodegradability dari PLA juga meningkat. Penambahan serat nanoselulosa sebanyak 2,5% meningkatkan regangan maksimum dari 5,19% menjadi 11,59% dan sifat biodegradable meningkat dengan penambahan serat nanoselulosa sebanyak 15% menjadi 54%.

Plastic consumption has been reached 3.8 billion tons, however it made from crude oil which mean not renewable resources and degradable. Usage of natural resources has been studied for replace conventional plastic therefore this research made bicomposites from PLA as the matix, sorghum bagasse which never been used in other experiments as reinforcement agent and glycerol as plasticizer.
Main objective of this study was to improve the brittleness and biodegradability from PLA. Cellulose fiber from sorghum bagasse is produced from extraction process, by using KOH for dissolving lignin and hemicellulose followed by bleaching with sodium chloride. Cellulose nanofiber is produced by hydrolysis using sulfuric acid 64%. Biocomposite from PLA and cellulose microfiber and cellulose nanofiber are made by casting film method using acetone as solvent. Mechanical properties of biocomposite film is tested using Universal Testing Machine (UTM) and the biodegradability is tested using soil burial method.
Biocomposite's mechanical testing result is shown smaller fiber size gives better mechanical properties of biocomposite and as long as the concentration of celluloses nanofiber are increased the tensile modulus and biodegradability of PLA are increased as well. The addition of 2,5% cellulose nanofiber improved strain at break from 5,19% to 11,59% and biodegradable properties becoming 54% by adding 15% cellulose nanofiber.
"
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2014
S58328
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yulianto
"Formasi Patchawarra terdapat pada Cekungan Cooper, Australia, merupakan salah satu formasi yang memiliki reservoir untuk gas dan minyak. Pertimbangan dilakukannya penelitian dalam formasi ini adanya data yang memberikan petunjuk mengenai keberadaan reservoir, khususnya batupasir untuk didapatkan pemodelan fasies untuk batupasir itu sendiri.
Proses yang dilakukan dalam tahapan penelitian dimulai dengan evaluasi formasi secara vertikal dengan datadata sumur bor, yang kemudian di hubungkan dengan data lateral berupa atribut seismik, dalam hal ini digunakan 4 atribut, yaitu, RMS Amplitude, Relative Acoustic Impedance, Thin Bed Indicator, Instantaneous Frequency, yang masing masing memiliki karakteristik dan fungsi masing masing.
Inversi seismik dilakukan untuk memberi pengamatan lebih detil mengenai penyebaran (kemenerusan horison) dan membandingkan nilai impedansi reservoir data sumur dengan data seismik secara lateral. Selain itu evaluasi formasi dilakukan untuk mendapatkan nilai properties bawah permukaan yang nantinya digunakan juga dalam pemodelan.
Kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian ini, Reservoir yang menjadi target penelitian ini memiliki lingkungan pengendapan yaitu fluvial dengan tipe sungai meandering, sedangkan bagian lain yang memiliki kandungan batubara yang cukup tebal merupakan back swamp bagian dari sistem fluvial yaitu meandering. Jadi Fungsi seismik atribut, inversi seismik, dan dikombinasikan dengan evaluasi formasi, dapat dipakai sebagai dasar dalam pemodelan fasies dan properties.

Patchawarra formation is part of Cooper Basin, Australia, is one that has a reservoir for gas and oil. Consideration of doing research in this formation for the data that give clues about the presence of the reservoir, particularly sandstones to be obtained for facies modeling itself.
Processes are carried out in the research stage begins with the formation of vertically evaluation with drill wells data, which are then connected with the data in the form of lateral seismic attributes, in this case using four attributes, RMS amplitude, Relative Acoustic Impedance, Thin Bed Indicator, Instantaneous Frequency, which each have their own characteristics and functions.
Seismic inversion is done to provide more detailed observations about the spread (continuity of the horizon) and comparing the impedance values reservoir the well data with seismic data laterally. Besides formation evaluation done to get the value of properties below the surface that will be used also in modeling.
The conclusion of this study, reservoir target of this research has fluvial depositional environment is the type of meandering rivers, while other parts have a fairly thick coal deposits is back swamp is part of a meandering fluvial system. So the function of seismic attributes, seismic inversion, and combined with the formation evaluation, can be used as a basis for facies modeling and properties.
"
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2015
T44691
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yulianto
Jakarta: Konsorsium Reformasi Hukum Nasional (KRHN), 2010
324YULM001
Multimedia  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7 8 9   >>