Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 6 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Ingka Nila Wardani
"Tatalaksana nutrisi pada pasien cedera kepala sedang dan berat mencakup pemberian makronutrien mikronutrien nutrien spesifik pengelolaan cairan dan elektrolit serta pemantauan dan evaluasi Dukungan nutrisi yang adekuat perlu diberikan pada pasien cedera kepala agar meningkatkan perbaikan kondisi optimal pasien Sebagian besar pasien cedera kepala memiliki status gizi yang baik sebelum terjadinya trauma Pemenuhan nutrisi yang optimal dapat turut menunjang perbaikan inflamasi metabolisme dan menjaga tidak terjadi penurunan status gizi Pasien pada serial kasus ini seluruh pasien laki laki mempunyai rentang usia 19 sampai 49 tahun Adanya penyakit penyerta mempengaruhi luaran akhir pasien cedera kepala Terapi nutrisi diberikan sesuai dengan kebutuhan setiap pasien Kebutuhan energi total dihitung berdasarkan perkiraan kebutuhan energi basal menggunakan persamaan Harris Benedict dikalikan faktor stres 1 4 1 6 dan pemberiannya disesuaikan dengan kondisi klinis pasien Kebutuhan protein 1 5 2 g kg BB hari dan lemak 20 30 Pemantauan mencakup tanda klinis toleransi asupan makanan kapasitas fungsional keseimbangan cairan parameter laboratorium dan antropometri Pemberian nutrisi pada pasien cedera kepala berat dengan sakit kritis bersifat individual dan mencakup semua aspek Tatalaksana nutrisi yang baik dan dilanjutkan dengan edukasi pada pasien dan keluarga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien cedera kepala dengan meminimalkan komplikasi yang dapat terjadi

Nutrition therapy in patients with moderate and severe traumatic brain injury includes the provision of macronutrient micronutrient specific nutrition fluid and electrolyte management with monitoring and evaluation Adequate nutrition support should be given in traumatic brain injury to optmalyze outcome patient Three from four this case series have a normoweight before trauma Nutritional support can improve metabolism decrease inflammation and manage nutritional status Patients in this case series all male have an age range from 19 to 49 kg years Their comorbid condition influence outcome of traumatic brain injury patient Nutritional support is given according to each patient rsquo s requirement which is calculated with basal energy requirement using Harris Benedict equation with stress factor 1 4 1 6 and the administration starts with individual condition which gradually increased to reach the total energy expenditure Protein requirement 1 5 2 g kg day and lipid requirement is calculated 20 30 total energy requirement Patient rsquo s monitoring include clinical signs food intake tolerance functional capacity fluid balance laboratory and anthropometric parameter were taken With the management of good nutrition expected quality of life of patients with moderate and severe traumatic brain injury various comorbidities would be better
"
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2013
SP-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Fina Devy Aryanti
"Cedera kepala pada anak akibat dari kecelakaan merupakan salah satu masalah pada masyarakat perkotaan. Salah satu penanganan pada cedera kepala yaitu dengan pembedahan yang dapat mengakibatkan gangguan rasa nyaman berupa nyeri. Karya ilmiah akhir ini bertujuan untuk memberikan gambaran asuhan keperawatan cedera kepala pada anak dengan menerapkan terapi musik audio visual untuk mengatasi nyeri paska pembedahan. Penerapan terapi musik audio visual ini diterapkan selama lima hari diperoleh hasil penurunan skala nyeri dari 6 menjadi 1. Selain itu, terapi musik audio visual juga efektif menurunkan nyeri pada prosedur lainnya seperti perawatan luka, pelesasan drainase dan jahitan operasi. Terapi musik audio visual ini sangat direkomendasikan untuk mengurangi nyeri pada anak paska pembedahan. Oleh karena itu, diharapkan ruang rawat dapat menerapkan terapi musik audio visual dengan menyediakan DVD musik anak-anak.

Head injury among children caused by accident is one of the urban problems. One of the treatments for this injury is by performing surgery which can cause discomfort, specifically pain. This paper aims to show how to care children experiencing head injury by playing audio visual music therapy to reduce the pain after the surgery. After giving this audio visual music therapy for 5 days, the scale of the pain decreases from 6 to 1. Moreover, the children do not feel pain or worry when the surgical dressing is changed or when the drainage and suture are taken off if the music is played."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2014
PR-Pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Podd, Marvin H.
"This book teaches psychologists with a neuropsychology background about cognitive remediation. It identifies the most commonly used neuropsychological test instruments for evaluating cognitive deficits, with emphasis on their input and output characteristics.;"
New York: [Springer, Springer], 2012
e20396001
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Hendra
"ABSTRAK
Cedera kepala traumatik merupakan penyebab kematian tersering pada kecelakaan. Trauma tumpul pada kepala dapat menimbulkan contusio cerebri berupa lesi coup dan contrecoup. Namun, mekanisme dari terjadinya lesi coup dan contrecoup belum diketahui dengan jelas. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara letak trauma tumpul pada kepala dengan terjadinya lesi coup dan contrecoup.Metode: Sampel penelitian diambil dari rekam medis jenazah dengan trauma tumpul pada kepala yang diotopsi di Departemen Forensik dan Medikolegal RSCM pada tahun 2012-2016. Peneliti kemudian mencari tahu mengenai letak trauma tumpul dan temuan contusio cerebri pada rekam medis jenazah.Hasil: Dari 97 sampel dengan trauma tumpul pada kepala, didapatkan proporsi lesi coup sebesar 5,2 , 11,3 , dan 2,1 , dan proporsi lesi contrecoup sebesar 1,0 , 15,5 , dan 2,1 pada trauma tumpul yang terjadi di depan, samping, dan belakang kepala secara berturut-turut. Hasil uji chi square menunjukkan hubungan yang bermakna antara trauma tumpul pada sisi depan p=0,005 dan samping p=0,002 kepala dengan lesi contrecoup.Pembahasan: Terjadinya lesi coup tidak selalu diikuti oleh terjadinya lesi contrecoup, dan berlaku juga sebaliknya. Hubungan bermakna antara trauma tumpul pada sisi samping kepala dengan lesi contrecoup secara teori dapat dikaitkan dengan teori sistem suspensori otak.Kesimpulan: Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara trauma tumpul pada sisi depan dan samping kepala dengan lesi contrecoup.

ABSTRACT
Traumatic brain injury remains the most common cause of mortality in accidents. Blunt trauma in the head may cause cerebral contusion, which includes coup and contrecoup contusion. However, the mechanism of coup and contrecoup contusion formation remains unknown. This research aims to know the relationship between the position of head blunt trauma with coup and contrecoup contusion.Methods Research samples were taken from corpse medical records with head blunt trauma who had undergone autopsy in Forensics and Medicolegal Department of Cipto Mangunkusumo Hospital from 2012 2016. The position of head blunt trauma and findings of cerebral contusions were recorded.Results Out of 97 samples with head blunt trauma, the proportions for coup contusion were 5,2 , 11,3 , and 2,1 , while the proportions for contrecoup contusion were 1,0 , 15,5 , and 2,1 in blunt trauma happening at the front, side, and back part of the head respectively. Chi square tests showed significant relationships between blunt trauma of front p 0,005 and side p 0,002 part of the head with contrecoup contusion.Discussion Coup contusion is not always followed by contrecoup contusion, and vice versa. The significant relationship between blunt trauma of the side part of the head and contrecoup contusion can be explained by the theory of brain suspensory system.Conclusion This research concludes that blunt trauma of the front and side part of the head is related to contrecoup contusion."
2017
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Riyadh Firdaus
"Latar Belakang Neuroinflamasi adalah kaskade pada cedera otak traumatik (COT) yang memiliki waktu lebih panjang dibandingkan kaskade lain sehingga memberikan kesempatan intervensi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengetahui patofisiologi neuroinflamasi COT, namun belum semua diketahui dengan jelas. Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan alur kaskade neuroinflamasi akibat COT dengan mempelajari ekspresi dan konsentrasi HIF-1α, IL-1β, dan IL-6 di otak tikus COT yang diberi intervensi propofol. Metode Studi eksperimental in vivo ini menggunakan 51 tikus Sprague Dawley (SD) dan dilakukan pada bulan Maret 2019 – Maret 2021 di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) dan Fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor (FKH IPB). Tikus dibagi 5 kelompok perlakuan (kontrol negatif/KN, Sham/S, propofol/P, COT/C dan COT yang diberi propofol/CP). Kelompok KN tidak diberi perlakukan dan Kelompok S diberi plasebo (NaCl). Manipulasi COT menggunakan model Marmarou weight-drop. Pada Kelompok P dan CP, tikus diberi propofol secara kontinu. Fungsi neurologis dan gangguan biokimia diperiksa dengan revised neurobehavioral severity scale/NSS-R. Ekspresi serta konsentrasi HIF-1α, IL-1β, IL-6 diperiksa dengan qRT-PCR, ELISA, dan imunohistokimia. Hasil Pada observasi hingga 5 hari, penurunan NSS-R lebih cepat pada Kelompok CP dibandingkan kelompok C. Uji Kruskal-Wallis pada ekspresi IL-6 Subkelompok Observasi 24 Jam menunjukkan perbedaan bermakna dan dengan post hoc Mann-Whitney didapatkan perbedaan bermakna pada Kelompok S dengan CP (1,48±0,52 vs. 3,29±0,7; p=0,011), P dengan CP (1,83±0,55 vs. 3,29±0,7; p=0,001), dan C dengan CP (1,81±0,49 vs. 3,29±0,7; p<0,001). Pada uji statistik, HIF-1α dan IL-1β tidak berbeda bermakna antar kelompok. Terdapat korelasi positif antara ekspresi dan konsentrasi HIF-1α dengan IL-1β dan IL-6 terutama di jaringan otak tikus kelompok P, C, dan CP. Kesimpulan Propofol memperbaiki fungsi neurologis model tikus COT, meningkatkan ekspresi IL-6 namun tidak memengaruhi ekspresi serta konsentrasi HIF-1α dan IL-1β.

Background Neuroinflammatory is the cascades in TBI that has a longer time than other cascades, thus providing an opportunity for intervention to prevent further damage. Various studies have been conducted to investigate the pathophysiology of TBI and the management, but none have been clarified. The purpose of this study was to investigate changes in neurological function, expression, and concentration of HIF-1α, IL-1β, and IL-6 in the brain tissue of TBI rats given propofol intervention. Methods This was an in vivo experimental study using 51 Sprague Dawley (SD) rats in March 2020 – March 2021 at the Faculty of Medicine, University of Indonesia and the Faculty of Veterinary, Bogor Agricultural University. Rats were divided into five groups (negative control/NC, Sham/S, propofol/P, TBI/T, and TBI given propofol/TP). TBI manipulation using the Marmarou weight-drop model. The KN group was not treated. Group S was given placebo treatment. In the P and TP groups, the rats were given propofol continuously. Neurological function and biochemical alterations of the experimental animal were examined using NSS-R; HIF-1α, IL-1β, and IL-6 expression and contents by means of qRT-PCR, ELISA, and immunohistochemistry. Result In the 5-day Observation Sub-group, the improvement in the NSS-R value in the TP group occurred faster than in the T group. The results of Kruskal-Wallis test on the IL-6 expression of the 24-hour Observation Subgroup showed a significant difference, then continued with Mann-Whitney post hoc, the results obtained group S with TP (1.48±0.52 vs. 3.29±0.7; p=0.011), P with TP (1.83±0.55 vs. 3.29±0.7; p=0.001), and T with TP (1.81±0.49 vs. 3.29±0.7; p<0.001). In the statistical analysis of HIF-1α and IL-1, no significant differences were found between groups. There was a positive correlation between the expression and concentration of HIF-1α with IL-1β and IL-6, especially in the brain tissue of rats in groups P, T, and TP. Conclusion Propofol improves neurological function in TBI rats, causing increased IL-6 expression but it does not affect expression and concentration of HIF-1α and IL-1β."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2021
D-pdf
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Brain plasticity is the focus of a growing body of research with significant implications for neurorehabilitation. This state-of-the-art volume explores ways in which brain-injured individuals may be helped not only to compensate for their loss of cognitive abilities, but also possibly to restore those abilities. Expert contributors examine the extent to which damaged cortical regions can actually recover and resume previous functions, as well as how intact regions are recruited to take on tasks once mediated by the damaged region. Evidence-based rehabilitation approaches are reviewed for a range of impairments and clinical populations, including both children and adults."
New York : Guilford Press, 2011
617.481 NEU
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library