Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 8 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Dedi Koswara
"Caring adalah menjaga martabat dan memberi perlindungan terhadap klien dengan rasa tanggung jawab dan kemurahan hati. Caring diajarkan dan isosialisasikan di institusi pendidikan perawat. Melalui proses belajar caring di institusi pendidikan, diharapkan perawat dapat menerapkannya dilapallgan (rumah sakit). Sikap caring merupakan kecenderunga (predisposisi) perawat untuk berperilaku caring terhadap klien. Sedangkan perilaku caring adalah tindakan nyata (over behavior) perawat daiam menampilkan niiai-nilai caring. Tujuan penelitian adaiah unmk mengetahui apakah terdapat hubungan antara pengetahuan tentang caring dengan sikap caring perawat peiaksana di ruang rawat inap RSUD Tasikmalaya, tahun 2002. Metoda penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan desain crass sectional. Uji Chi-Square digunakan untuk melihat hubungan antara karakteristik pcrawat dengan sikap wing perawat pelaksann dan pengetahuan lentang caring dengan sikap caring perawat pelaksana. Analisis multivariat dengan regresi logistik ganda dilakukan untuk mengestimasi secara valid pcngaruh pengemahuan tentang caring (variabel utarna) terhadap sikap caring setelah diinteraksikan dengan karakteristilc perawat pelaksana (covarime). Populasi adalah perawat pelaksans di ruang rawat iuap (79 orang) dengan jumlah sampel sebanyak 57 orang. lntrumumen penelitian adalah Icuesioner yang terdiri dari : kuesioner pengetahuan caring (kuesioner A) dan kuesiouer siknp curing perawat pelaksana (kuesioner B). Hasii penelitian menunjukknn bahwa pengelahuan caring berhubimgan secam signiiilmn dengan sikap caring perawat pclaksana, Dari karakteristik perawat (umur, jenis kelamin, status perkawinan, dan lama kerja) hanyajenis kelamin yang berhubungan secara signiiikan dengan sikap caring. Penelitian ini hanya melihat hubungan antara pengetahuan temang caring dengan ?siknp" caring. Peneliti lain diharapkan dapat melihamya ke tingkat perilaku caring yaitu perilaku yang dapat diobservasi langsung berdasarkan nilai-nilai caring,

Caring are giving esteem and safe guarding to the client with responsible and pleasure. The Caring was tought and socialized in the nursing education. lt?s expected, the learning process in educational system will be applied in the field. The Caring attitude tend (predispotition) to present caring behaviors by the muse. The caring behavior is an overt behavior to promote caring values. The purpose of this research was to obtain the information about the correlation between caring knowledge with caring attitudes on nurse staff in the ward (hospital). Descriptive analytic and cross sectional design was used in this study. Chi-square test was used to correlate between nurse?s staff characteristics and caring knowledge with caring attitudes. Multivariate analysis was used to estimate the correlation between caring knowledge as a main variabel with caring attitudes, while nurse?s staff characteristics was controlled. The population were nurses staff in the ward, with 57 unit samples. There were two kinds of questionnaires. The caring knowledge questionnaire (questionnaire A) and the caring attitudes (questionnaire B) were used to obtain the information. Results of the research was found that caring knowledge is correlate to caring attitudes and there was significant correlation too, between gender with caring attitudes. This research just proved correlation between caring knowledge with caring attitudes. Another researcher was recommended to view of caring behaviors."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2002
T3711
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Nursing practices contain ethical assumptions and concepts embedded in the assumptions and principles of the theory that guide nurses'thinking and actions...."
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Srining Rahayu
"Caring. Timbuhnya koluhan pasien tmtang pelayanan perawat mauplm rumah salcit, bersumber pada tidak nerpenuhinya kebumhan ldien : bio~psiko-sosial-spiritual. Kondisi ini tidak perlu terjadi bila perawat atau pemg-as kesehatan caring nerhadap kebutuhan klien. Disisi lain perawat adalah individu, yang dalam bekerja dipengaruhi old: linglnmgan kerjanya, salah satunya adalah linglnmgan intgmal organisasi yang mexupakan konsekuensi metode penugasan yang cligrmaknn.
Tujuan. Membuktikan hipotesa adanya hubungan factor-factor di lingkungan kerja perawat : beban kerja perawat, otonomi perawat, hubrmgan interpersonal, kepemimpinan dan sistem pendukung sebagai kansekuaxsi metoda pmugasan yang digunakan, dengan sikap caring perawa: pelaksana di mang rawatinap RSUP Persahabatan Jakarta.
Metoda yang digunakan adalah penelitian eksplomtifl disain cross sectional. Uji Kai Kuadrat untuk menganalisa adanya hubungan mtara beban kelja perawag otonomi pemwzt, hubungan interpersonal, kepemimpinan dan sistem pmdukrmg dengan sikap caring perawat pelaksana dan anaiisa multi legresi logistik rmtuk mengidentifikasi faktor di lingkungan kerja yang berhubungan paling signifikan dengan variabel sikap caring perawat. Papulasi adalah perawat pelaksana di unit rawat inap dengan jumlah sampel 186 nsponden, diambil secara acak dan proporsional di 21 mangan.
Instrumen dibuat dalam bentuk daftar penauyaan, yang dikembangkan dari teori-teori manajemen keperawatan untuk mengukur beban kerja pemwat, otonomi kerja perawag hubungan interpersonal, kepemimpinan dan simm pendukung di unit kerja pemwzndan teori caring Watson urrtuk mengukursikap caring pcrawat rnmurut persepsi pcmwat pelaksana. Instnunen nelah diuji validirasdan reliabilitasnya.
Hasil penelitian. Proporsi respondm yang bersikap caring dan kurang carmg hampir sama. Tiga variabel mempunyai hubungan signiiikan dengan sikap caring yang dipersepsikan respcmden, yaitu beban kerja perawat, hubungan interpersonal dan kepemimpinan. Beban kerja perawat merupakan variabel utama yang berhubungan paling signifikan setelah dikontrol dengan variabel hubungan pensonal dan kepemimpinan
Rekomendnsi. Manajer perawaran RSUP Persahabatan Jakarta di semua tingkat manajemen agar meningkatkan sikap caring perawat pelaksana, karena bila tidak secepatnya diintervensi akan mengancam mutu pelayanan/asuhan keperawatan dan rumah sakit. Mempertimbangkan 3 variabel signifikan diatas dan variabel beban kerja sebagai variabel utama dalam menyusun tugas perawat pelaksana. Peneliti lain, diharapkan meneliti caring lebh luas, seperti bentuk caring perawat pada berbagai kasus In-iris; pengaruh pengajaran caring di institusi pendidikan dengan sikap caring perawat di lahan; pengalaman siswa tentang bentuk pembelajann caring yang paling bermakna baginya."
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2001
T6388
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Yani Indrastuti
"Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi hubungan perilaku caring dan motivasi dengan kinerja menerapkan prinsip etik keperawatan di RSUD Sragen. Desain penelitian deskripsi korelasi dengan rancangan cross sectional. Tempat penelitian di ruang IRNA dan ICU pada minggu ke-3 dan ke-4 April 2010. Sampel penelitian seluruh perawat pelaksana di IRNA RSUD Sragen, yaitu 100 perawat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku caring (p=0,000), dimensi respectful (p=0,000), dimensi assurance of human presence (p=0,000), motivasi (p=0,001), otonomi (p=0,006), tanggung jawab (p=0,000), dan kebijakan (p=0,004) berhubungan secara signifikan dengan kinerja menerapkan prinsip etik. Variabel yang paling dominan berhubungan adalah dimensi assurance of human presence.

This research aims to identify the relationship between caring behavior and motivation with performance in applying nurse ethics principles in nursing caring Public Hospital of Sragen (RSUD Sragen). The research design uses correlation description with cross sectional design. The place of research is hospitalized rooms and ICU in the third and the fourth week of April 2010. The research sample are all nurses in duty in Hospitalized Installation, they are 100 nurses.
The result shows caring behavior (p=0.000), respectful dimension (p=0,000), assurance of human presence dimension (p=0,000), motivation, autonomy (p=0,006), responsibility (p=0,000) and policy (p=0,004) related significantly with performance of nurse in duty in applying ethics principles. The dominant variable is assurance of human presence dimension caring behavior."
Depok: Universitas Indonesia, 2010
T28461
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Bowden, Peta, 1946-
London: Routledge, 1997
177.7 BOW c (1)
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Eva Supriatin
"This research is merely correlational descriptive design which purposed to identify on correlation of individual factor and organisation factor with nurse caring behaviour at Treatment Instalationt at RSUD Kota Bandung. The population of this research are thoroughly staff nurses at 4 treatment room unit. Number of research samples are 43 nurses totally conducted. Data analysis are initiated from univariat test, bivariat and proceeded with multivariate tests. The results describe that there is a significant correlation among individual factors (age and experience) and organisation factor (leadership, compensation, organisation structure, and job desain) with nurse caring behaviour. The Head of Room Unit as a leader should posses a high ability to empowering others, in line with that a responsibility. Organitation structure that must be see. Nurse as public service agents need to improve quality and quantity during performing their duty and responsible, they need to provide opportunity to attending skill development training. Further research recommendation should be conducted in depth review by nurse caring behaviours. "
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2009
T-Pdf
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Kuntarti
"Kepribadian caring merupakan atribut penting bagi perawat karena kepribadian bersifat menetap, relatif stabil sepanjang waktu dan pada berbagai situasi. Kepribadian caring dapat memprediksi perilaku caring. Saat ini belum ada instrumen yang khusus mengukur caring sebagai trait kepribadian. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen kepribadian caring. Penelitian dibagi menjadi dua tahap, yaitu pengembangan instrumen dan uji validitas secara empirik. Tahap pengembangan instrumen terdiri dari validasi konstrak oleh 10 pakar, merancang instrumen, dan uji validitas isi rancangan instrumen oleh sembilan pakar. Pada tahap uji validitas secara empirik, uji validitas konstruk dan validitas prediktif melibatkan 488 mahasiswa profesi ners dan perawat yang dipilih dengan convenience sampling. Hasil penelitian tahap I mendapatkan 118 butir
pernyataan (CVI 0,75) mencakup lima trait kepribadian caring, yaitu altruisme, kecerdasan emosional, kestabilan emosional, integritas diri, dan optimisme. Hasil uji Confirmatory Factor Analysis (CFA) menghasilkan dua set Inventori Kepribadian Untuk Ners (IKUN) berjumlah 53 dan 50 butir pernyataan yang fit unidimensional mengukur lima trait kepribadian caring. Hasil uji regresi linear berganda menunjukkan kepribadian caring secara bermakna memprediksi perilaku caring (p<0,001) dengan korelasi positif dan kekuatan sedang (r=0,588), serta berkontribusi sebesar 26% membentuk perilaku caring (r2=0,258). Instrumen ini direkomendasikan digunakan untuk melakukan seleksi calon perawat, penelitian dalam rangka pengembangan sumber daya keperawatan, dan untuk pengembangan serta penguatan kepribadian caring di institusi pendidikan dan pelayanan keperawatan.

Caring personality is an important attribute for nurses because personality is more relatively stable over time and various situations. The caring personality can predict caring behavior. Currently, the available tools are not specifically measures caring as a human trait. This study aimed to develop a caring personality instrument. The research was divided into two stages: the development of the instrument and the empirical validity
test. Development of the caring personality inventory included validating the construct by ten experts, developing the instrument, and testing the content validity by nine experts.
In the empirical validity test stage, the construct and predictive validity tests recruited 488 Indonesian nursing students and nurses selected by convenience sampling technique. The first stage results obtained 118 items (CVI 0.75) covering five traits in a caring personality: altruism, emotional intelligence, emotional stability, personal integrity, and optimisme. Confirmatory Factor Analysis test resulted in two sets of instruments, 53-
items & 50-items Inventori Kepribadian Untuk Ners (IKUN), that fits the data as a unidimensional model. The results of the multiple linear regression test showed that
caring personality significantly predicted caring behavior (p <0.001) with positive correlation and moderate strength (r = 0.588) and contributed 26% to forming caring behavior (r2 = 0.258). This instrument is recommended to select prospective nurses, research developing nursing resources, and develop and strengthen caring personalities in nursing education and services institutions.
"
Depok: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, 2021
D-pdf
UI - Disertasi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tronto, Joan C.
New York: Routledge , 1993
305.42 TRO m
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library