Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 10 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Bandung: Idea Dharma, 1981
625.1 IMA j
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Hay, William W.
New York: John Wiley & Sons, 1982
625.1 HAY r
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Deni Moh. Armand R.
"Kereta api merupakan salah satu bagian dari infrastruktur di Indonesia dan merupakan sistem transportasi yang sudah mengakar sejak lama. Keberadaan jaringan infrastruktur transportasi dalam hal ini kereta api dipandang sebagai pemicu/penggerak perkembangan ekonomi di daerah tersebut. Sebagai alat transportasi kereta api telah banyak membantu kegiatan ekonomi masyarakat yang pada akhirnya meningkatkan pendapatan dan pembangunan (Infrastructure driven economic growth). Di sisi lain pengelolaan dan pengembangan jaringan kereta api memerlukan biaya yang sangat besar sedangkan dana yang tersedia dari pemerintah terbatas dan penyelenggaraan kereta api cenderung dimonopoli sehingga terjadi penurunan aset dan pelayanan. Oleh karena itulah untuk meningkatkan pelayanan dan kinerja perekeretaapian serta memacu pertumbuhan ekonomi (PAD dan APBD) dalam konteks otonomi daerah perlu dilakukan suatu terobosan dengan mengelola kereta api secara terbuka baik dari sistem pengelolaan termasuk kelembagaan maupun sumber pendanannya.
Dalam rangka memacu perkembangan perkeretaapian dan pertumbuhan ekonomi daerah, peningkatan profit merupakan bagian dari kinerja dan hasil akhir yang ingin dicapai dari pengelolaan kereta api secara keseluruhan. Untuk mencapai peningkatan tersebut diperlukan pola pendanaan yang diperkuat dengan bentuk kelembagaan yang optimal dimana di dalam pola kelembagaan ini akan dilakukan kerjasama antara pihak-pihak yang terlibat dalam pengelolaan kereta api. Untuk itu maka dilakukanlah penelitian ini dengan tujuan mengidentifikasi pola kelembagaan dan pendanaan yang mampu meningkatkan profit perusahaan pengelola kereta api.
Dalam penelitian ini, untuk mendapatkan bentuk pola kelembagaan yang optimal maka digunakan 3 (tiga) macam metode analisis yaitu analisis AHP (untuk melihat peringkat faktor yang berpengaruh pada pola kelembagaan dan pendanaan), analisis deskriptif (untuk mencari tingkat pengaruh variabel penelitian terhadap profit), dan yang terakhir adalah analisis sensitivitas (mensimulasi Net Present Value/NPV dengan simulasi Monte Carlo yang bertujuan mencari NPV yang paling tinggi).
Setelah ketiga metode tersebut dilaksanakan, maka diperoleh hasil penelitian bahwa bentuk pola kelembagaan yang paling optimum adalah Joint Venture dengan masa konsesi 54 tahun (dilihat dari NPV dan profit yang paling tinggi) serta pihak yang terlibat adalah Pemerintah Pusat dan Daerah, PT. KA, Developer dan Kalangan Industri."
Depok: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2004
T14809
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Pearson, H.M.
London: Odham Press, 1960
627.17 Pea r
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Bonnett, Clifford F.
London: Imperial College Press, 1996
625.1 BON p
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Searles, William H.
New York: John Wiley & Sons, 1949
R 625.1 I SEA f
Buku Referensi  Universitas Indonesia Library
cover
Lao, Keng-Weng
"This book offers a brief review of and investigations into the power quality problem in the new technology of co-phase high-speed traction power supplies, which benefits for higher locomotive speed. In addition, it presents detailed design procedures and discusses the chief concerns in connection with a newly proposed solution: compensation in co-phase traction power using a co-phase railway hybrid power quality conditioner (Railway HPQC). Further, it provides essential information on the modeling of power quality in co-phase, high-speed traction power supplies, and on power quality compensation algorithm derivations. Lastly, it delineates the design of railway HPQC and analyzes the effect of different parameters on its performance to accommodate different priorities. All design is supported by simulations and the results of experimental verification."
Singapore: Springer, 2019
e20501250
eBooks  Universitas Indonesia Library
cover
Radeta Effendi
"Pembangunan proyek prasarana kereta api dalam pembangunan Negara sangat penting, namun tampaknya pembangunan konstruksi prasarana kereta api masih diwarnasi dengan permasalahan keterlambatan. Salah satu penyebab keterlambatan adalah kurang optimalnya rencana kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi proses dalam rencana kerja pada tahap pengendalian yang dapat dilakukan secara terdigitalisasi, mengidentifikasi faktor risiko pada setiap kegiatan rencana kerja tahap pengendalian untuk pembangunan prasarana perkeretaapian terdigitalisasi dan mengembangkan Rencana Kerja pada tahap pengendalian terdigitalisasi yang berbasis risiko. Metode penelitian yang digunakan adalah pilot survey kemudian wawancara mendalam kepada setiap responden, selanjutnya dilakukan pengolahan dan analisa data. Penelitian ini dilakukan untuk menjadi improvement terhadap rencana kerja, sehingga menjadikan rencana kerja tahap pengendalian terdigitalisasi yang berbasis risiko dapat meningkatkan kinerja waktu dalam pembangunan prasarana perkeretaapian.

The construction of railway infrastructure projects in the development of the State is very important, however, it seems that the construction of railway infrastructure is still marked by the problem of delays. One of the causes of the delay is the less than optimal work plan. This study aims to identify processes in the work plan at the control stage that can be digitized, identify risk factors in each control stage work plan activity for the development of digitalized railway infrastructure and develop a work plan at the digitalized risk-based control stage. The research method used was a pilot survey then in-depth interviews with each respondent, then the data was processed and analyzed. This research was conducted to become an improvement to the work plan, so as to make a risk-based digitalized control stage work plan to improve time performance in the construction of railway infrastructure."
Jakarta: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2021
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Dhimas Satibi Adiputra
"Pembangunan infrastruktur khususnya kereta api merupakan salah satu aspek krusial dalam meningkatkan konektivitas dan mobilitas baik perpindahan masyarakat maupun logistik. Dalam Rencana Jangka Menengah Indonesia 2025-2029, sebagai upaya pencapaian sasaran prioritas nasional dilakukan serangkaian intervensi kebijakan salah satunya adalah pengembangan kereta api penumpang antar kota dan penguatan kereta api angkutan barang. Konstruksi mega project umumnya mengalami keterlambatan sebesar 20% dari rencana dan menyebabkan lebih dari 80% over budget. Hal tersebut juga dirasakan pada PT. XYZ khususnya di departemen perkeretaapian yang dimana proyek yang berjalan dapat dikatakan termasuk kepada mega proyek. Dimana dari 7 mega proyek yang dijalankan, sudah terdapat 2 proyek yang sudah selesai dan mengalami keterlambatan. Sedangkan, sisa 4 proyek lainnya masih dalam proses pengerjaan dimana 1 dari proyek tersebut sedang dalam proses pengajuan perpanjangan waktu dikarenakan permasalahan eksternal. Oleh karena itu, penelitian ini akan mengevaluasi dari faktor keterlambatan yang didapatkan dari kajian literatur dan data eksisting dari PT. XYZ dengan menggunakan metode kuesioner dan in-depth interview yang dimana akan diolah dengan analisis deskriptif, statistic dan kualitatif untuk menentukan tingkatan faktor risiko keterlambatan. Hasil penelitian berupa evaluasi dari tingkat risiko keterlambatan penyelesaian proyek dan juga rekomendasi yang dapat dilakukan untuk mitigasi dan preventif.

Infrastructure development, especially railways, is one of the crucial aspects in improving connectivity and mobility, both for community movement and logistics. In the 2025-2029 Indonesian Medium-Term Plan, as an effort to achieve national priority targets, a series of policy interventions were carried out, one of which was the development of intercity passenger trains and the strengthening of freight trains. Mega project construction generally experiences a delay of 20% from the plan and exceeds the budget by more than 80%. This is also felt at PT. XYZ, especially in the railway department, where the ongoing projects can be said to be included in mega projects. Where, out of 7 mega projects being run, there are already 2 projects that have been completed and have experienced delays. Meanwhile, the remaining 4 projects are still in the process of being worked on, where 1 of the projects is in the process of submitting an extension of time due to external problems. Therefore, this study will evaluate the delay factors obtained from literature reviews and existing data from PT. XYZ using the questionnaire method and in-depth interviews, which will be processed with descriptive, statistical, and qualitative analysis to obtain the level of delays factor. The results of the study are in the form of an evaluation of the risk level of project completion delays and also recommendations that can be made for mitigation and prevention."
Jakarta: Fakultas Teknik Universitas Indonesia, 2025
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"These conference proceedings include a collection of articles presented at the RailExchange conference in October 2017 at Newcastle University, UK. They will be useful for researchers in developing countries looking for opportunities of knowledge exchange. The RailExchange project aimed to develop sustainable railway education in Thailand, via international partnerships and industry collaborations based around stakeholders' expertise and experiences. It involved staff exchange (academics and researchers) between Mahidol and Newcastle University for joint research and curriculum development and also organizing railway conferences and workshops in both Thailand and the UK.
The papers published here focus on rail-related issues and present a perspective of a widely understood 'exchange' in academia and industry environments. 'Exchange' is perceived as rail knowledge exchange between partners, rail staff exchange between academia and/or industry, research exchange between teams, student-lecturer knowledge exchange, academia-industry collaboration, etc. In addition, more general rail-related papers are also included."
Switzerland: Springer Cham, 2019
e20501497
eBooks  Universitas Indonesia Library