Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 2 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Budhy Hidayat N
Abstrak :
ABSTRAK
Kecantikan dan kebersihan merupakan hal yang selalu menjadi perhatian bagi manusia umumnya, dan bagi kaum wanita khususnya dan meniadi suatu kebutuhan yang akan selalu dirasakan. Hal inilah yang membuat bisnis jasa salon akan terus berkembang dan menjadi suatu industri yang menarik karena barrier of entry-nya tidak terlalu tinggi. Menghadapi banyaknya pemain dalam industri salon, maka LUTUYE mencoba untuk melayani ceruk pasar (niche), yaitu mencoba untuk melayani pasar anak muda / ABG , yang selalu ingin tampil trendy, funky dan mengikuti mode-mode terbaru.

LUTUYE merupakan perusahaan jasa yang bergerak di bidang salon, yang mem-positioning-kan dirinya sebagal ?salon gaul?. Istilah ?Gaul? ini merupakan salah satu upaya LUTUYE untuk melayani ceruk pasar dengan target market-nya adalah kawula muda atau paling tidak semua orang yang berjiwa muda. Untuk itu ia menetapkan strategi harga (pricing) yang tidak terlalu tinggi jika dibandingkan dengan salon sejenis. Selama ini LUTUYE telah memiliki image yang cukup positif sebagal salon ?gaul?. Hal ini disebabkan karyawan LUTUYE dapat memberikan penampilan ?gaul? bagi pelanggannya. Di samping itu, interior dan eksterior yang berwama-wami ceria, fasilitas-fasilitas pendukung konsep ?gaul? seperti siaran MTV dan musik-musik yang sedang digandrungi anak muda saat ini terus memperkuat konsep ?gaul? yang dimiliki oleh LUTUYE.

Dalam menganalisis strategi pernasaran LUTUYE ini, penulis melakukan suatu riset pemasaran. dimulai dari proses mendesain. mengumpulkan, menganalisis dan terakhir menjabarkan informasi yang dìperoleh sehingga dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan yang yang sedang dihadapi oleh salon ini. Informasi- informasi yang diperoleh dari riset pemasaran ini, jelas akan amat berguna untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman yang dihadapi oleh LUTUYE, sehingga dapat ditentukan strategi pemasaran yang tepat untuk memecahkan masalah dengan memanfaatkan kekuatan dan kesempatan yang ada guna mengatasi segala kelemahan dan ancaman yang timbul.

Dari penelitian yang dilakukan terhadap 180 responden diperoleh temuan bahwa sebagian besar pengguna jasa salon LUTUYE adalah mahasiswa dan pelajar. yang umumnya memiliki pengeluaran per bulan yang relatif besar. Dalam hal ini pelayanan salon yang mereka butuhkan, sebagìan besar merupakan pelayanan untuk perawatan rambut, sementara pelayanan untuk perawatan tubuh dan perawatan muka tidak terlalu banyak mendapatkan permintaan dari konsumen. Umumnya konsumen LUTUYE memutuskan datang kembali ke sini karena mereka merasa puas dengan pelayanan yang diberikan, ketimbang adanya harga yang murah maupun faktor kenyamanan.

Berdasarkan hal tersebut maka untuk memenangkan persaingan dengan pemain lainnya maka penulis memberikan beberapa saran yang mungkin bisa dipikirkan oleh LUTUYE, seperti melakukan strategi diferensiasi (dIfferensiation) ketimbang strategi biaya rendah (low cosit. Di samping itu promosi harus terus dilakukan untuk mengingatkan keberadaan salon LUTUYE.
Fakultas Eknonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2000
T2621
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Nila Sari M.
Abstrak :
Penelitian ini menyelidiki pengaruh antara soft attributes and hard attributes terhadap loyalitas pelanggan melalui mediasi kepuasan dan kepercayaan pada konteks jasa yang memiliki hubungan kontak yang tinggi, yaitu pads industri salon. Berbagai penelitian mengenai loyalitas pelanggan pada industri jasa, hasilnya menunjukkan bahwa hanya 14% perpindahan pelanggan disebabkan karena masalah kualitas jasa yang ditawarkan. Lebih dari 60% pelanggan berpindah karena mereka memiliki pengalaman negatif dengan pelayanan dari penyedia jasa. Oleh karena itu para penyedia jasa berusaha untuk mencari penyebab dari kegagalan pegawai dalam menghantarkan jasa yang ditawarkan dengan mengembangkan hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan. Perusahaan-perusahaan bidang jasa yang mengutamakan kedekatan dengan pelanggan akan memberikan efektifitas jasa yang lebih tinggi dan mampu untuk melakukan sesuatu dengan Iebih balk. Adapun yang menjadi pokok masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana pengaruh atribut jasa terhadap loyalitas pelanggan pada industri salon. Obyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah industri salon, karena karakteristik industri salon dapat mewakili karakteristik industri jasa dengan ciri mempuyai hubungan kontak yang tinggi. Responden yang digunakan adalah mahasiswi di lingkungan Universitas Indonesia. Metode yang dipakai dalam pengolahan data adalah Structural Equation Modeling (SEM), dengan perangkat lunak LISREL 8.72. Penelitian ini membuktikan bahwa soft attributes berupa kualitas interaksi dan atmosfir salon memiliki pengaruh positif terhadap hard attribute (perceived performance excellence) sedangkan soft attribute lainnya berupa persamaan karakter tidak memiliki pengaruh positif terhadap hard attribute (perceived performance excellence). Perceived performance excellence memiliki pengaruh tidak langsung yang positif terhadap loyalitas melalui kepuasan dan kepercayaan. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kualitas interaksi dan atmosfir salon memiliki pengaruh positif terhadap loyalitas melalui perceived performance excellence, kepuasan dan kepercayaan sedangkan persamaan karakter tidak memiliki hubungan yang positif terhadap loyalitas melalui perceived performance excellence, kepuasan dan kepercayaan. Penelitian ini mempunyai implikasi penting bagi penyedia jasa. Bahwa kesuksesan hubungan bukan hanya dilihat dari keberhasilan dalam pemberian jasa inti yang ditawarkan (misalnya dalam industri salon pemotongan rambut dan pewarnaan rambut oleh penata rambut) tapi juga meliputi aspek personal dalam suatu hubungan. Membangun hubungan jangka panjang antara pelanggan dan penyedia jasa menjadi bagian yang sangat penting dalam sebuah bisnis. Selain itu atribut jasa seperti atmosfir salon hares diperhatikan oleh penyedia jasa karena dapat mempengaruhi perilaku pelanggan.
The purpose of this research is to explore the effect of soft attributes (e.g. social and relational attributes) on hard attributes (e.g. core attribute performance) in a high contact service context, namely in the hair care service environment. Recent research on customer loyalty in service industries, however, shows that only 14% of customers who defect from service business do so because of problems wih the quality of the services they offer. Greater than two-thirds defected because of negative experiences with service personnel. Service providers may seek to address the problem associated with the human side of service delivery by developing closer relationships with the customers. Service firm that value customer closeness are able to provide higher levels of service effectiveness, the ability to do the right things. The main problem of this research is hows the effect of service attributes on loyalty in beauty salon industry. This research use beauty salon industry in high contact service context, respandets are female college student in University of Indonesia. Stuctural equation modelling used to analised the data and used Lisrel 8.72. Results of this research: revelation of positif link between soft attributes such as interaction quality and store atmosphere on hard attributes (perceived performance excellence) but characteristic similarity does not have posit ?f effect on hard attributes (perceived performance excellence). Perceived performance excellence had an indirect effect on loyalty that was mediated by satisfaction and trust. Therefore, conclusion of the research is interaction quality and store atmosphere had an indirect effect on loyalty that was mediated by perceived performance excellence, satisfaction and trust while characteristic similarity does not have positif effect on loyalty through perceived performance excellence, satisfaction and trust. This reseach has important implications for service providers. Successful customer relationships are a function of not only the successful completion of the core service being offered (i.e the hair cut and color by the hair stylist), but also a function of the personal aspects of the relationship. Moreover, with the number of competitive offerings increasing in the various service industries, developing a lasting relationship with the customers has become even more important. Another service attribute such as store atmosphere should be noticed by providers cause it have effect on human behaviour.
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2007
T17848
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library