Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Siahaan, Jornal E.
"ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas pelatihan dalam meningkatkan kualitas SDM dibidang Ketenteraman dan Ketertiban DKI Jakarta. Penelitian ini membahas manajemen pelatihan dalam konteks manajemen SDM, sehingga fokus penelitian ditujukan untuk menguji persepsi responden terhadap pelaksanaan pelatihan dan pengaruh pelatihan dalam meningkatkan pengetahuan aparatur dibidang Ketenteraman dan Ketertiban di DKI Jakarta. Unit analisis penelitian ini adalah peningkatan pengetahuan individu pegawai selama mengikuti pelatihan.
Peningkatan pengetahuan responden menggunakan indikator skor pretes dan postes yang diperoleh masing-masing responden selama mengikuti pelatihan. Skor pretes dan postes selama 3 tahun (1995-1997) digunakan untuk menganalisis konsistensi pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan pegawai dibidang Ketenteraman dan Ketertiban.
Analisis statistik t-tes dipakai untuk menguji pengaruh pelatihan terhadap peningkatan pengetahuan pegawai bidang Ketenteraman dan Ketertiban. Analisis frekuensi prosentase digunakan untuk mengkaji persepsi responden terhadap pelaksanaan program
pelatihan. Sedangkan analisis regresi berganda digunakan untuk mengkaji kontribusi 5 (lima) variabel prediktor terhadap prestasi pelatihan.
Koefisiensi determinasi (R2) menjelaskan kontribusi variabel prediktor terhadap prestasi pelatihan bagi pegawai bidang Ketenteraman dan Ketertiban. F-tes akan menguji sikniflkansi R2 didalam menjelaskan sumbangan kelima prediktor variabel terhadap prestasi pelatihan.
Studi ini menunjukkan bahwa persepsi responden terhadap dimensi efektivitas pelatihan cukup baik sehingga dapat disimpulkan program pelatihan telah cukup efektif. Program pelatihan secara konsisten mempengaruhi peningkatan pengetahuan dan Ketrampilan pegawai dibidang Ketenteraman dan Ketertiban. Kelima variabel prediktor memberikan kontribusi sebesar 79% terhadap prestasi responden pada program pelatihan."
1999
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Tuirin Budhy Yasin
"Dalam upaya antisipasi menghadapi perdagangan bebas Pemerintah Daerah Tingkat II khususnya perlu semakin mandiri dalam penyediaan dana guna pembangunan infrastruktur, sehingga mempunyai daya tarik bagi investor. Salah satu sumber dana yang paling potensial adalah dari penerimaan Pajak Daerah khususnya Pajak Pembangunan I (P.Pb. I). Penerimaan P.Pb. I di Suku Dinas Pendapatan Daerah Wilayah Jakarta Barat mempunyai urutan pertama dari jenis-jenis Pajak lainnya. Pada tahunT1995/1995 ada gejala bahwa penerimaan masih belum sesuai dengan rencana yang diharapkan sehingga perlu dicari permasalahan. Sebagai perumusan permasalahan sementara dilihat dari sistem perpajakan yang ada yang menyangkut masalah kebijaksanaan perpajakan, Undang-undang Perpajakan dan administrasi perpajakan.
Dengan methode penelitian deskriptif analisis telah dilakukan pengumpulan data dengan teknik wawancara secara mendalam terhadap informan potensial, serta mengkaji peraturan-peraturan yang berlaku yang diharapkan dapat diperoleh data dan informasi yang dapat dipergunakan untuk menganalisis permasalahan tersebut di atas.
Dari hasil analisis ditemukan berbagai hal yang terdiri antara lain sebagai berikut :
1. Adanya kasus obyek pemajakan yang memasuki lapangan Pajak Pertambahan Nilai.
2. Obyek pemajakannya tidak memenuhi prinsip kepastian (certainty)
3. Beberapa hal masih perlu penyempurnaan yang menyangkut pelimpahan wewenang dan lain-lain.
Dengan mengkaji berbagai konsep serta teori yang lazim berlaku kiranya dikemukakan saran-saran yang dapat dipakai sebagai pertimbangan untuk mengatasi temuan-temuan di atas, sehingga diharapkan ada manfaat dalam rangka perbaikan-perbaikan lebih lanjut."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 1997
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Mochammad Razaan Daniswara Mulyadi
"Pelayanan publik merupakan cerminan dari hubungan antara negara dan warganya, di mana negara memiliki kewajiban untuk menyediakan layanan yang efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Di tengah transformasi digital, pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan aplikasi ALPUKAT Betawi sebagai platform layanan administrasi kependudukan yang terintegrasi secara daring. Namun, pelayanan publik digital masih menghadapi berbagai tantangan, seperti banyaknya keluhan masyarakat yang belum terselesaikan (Ombudsman RI, 2023) dan skor Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang masih rendah, yaitu 2,34 dari skala 5 (PANRB, 2022). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan aplikasi ALPUKAT Betawi di Jakarta Timur berdasarkan persepsi Generasi Z sebagai kelompok pengguna dominan, dengan menggunakan model E-GovQual yang mencakup empat dimensi: Efficiency, Trust, Reliability, dan Citizen Support. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan desain cross-sectional, serta teknik pengumpulan data mix methods melalui survei terhadap 103 responden dan wawancara mendalam sebagai data kualitatif pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan aplikasi ALPUKAT Betawi secara umum berada pada kategori sedang, dengan kelemahan yang menonjol pada dimensi reliability dan citizen support, namun menunjukkan kecenderungan positif menuju baik. Hal ini mengindikasikan bahwa meskipun aplikasi telah mampu memenuhi sebagian besar kebutuhan administrasi digital, masih dibutuhkan peningkatan dalam hal performa teknis, keandalan layanan, serta sistem dukungan pengguna. Temuan ini menjadi refleksi penting bagi pemerintah daerah dan pengembang sistem untuk terus mengembangkan layanan yang berorientasi pada pengalaman pengguna (user-centered service design) guna mendorong pelayanan publik digital yang inklusif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat digital, khususnya Generasi Z.

Public service represents the relationship between the state and its citizens, wherein the government has the obligation to provide services that are effective, efficient, and adaptive to technological advancements. Amid digital transformation, the Provincial Government of DKI Jakarta launched the ALPUKAT Betawi application as an integrated digital platform for civil administration services. However, public digital services in Indonesia still face various challenges, such as the high number of unresolved public complaints (Ombudsman RI, 2023) and a relatively low Electronic-Based Government System (SPBE) score of 2.34 out of 5 (Ministry of Administrative and Bureaucratic Reform, 2022). This study aims to analyze the service quality of the ALPUKAT Betawi application in East Jakarta from the perspective of Generation Z as the dominant user group, using the E-GovQual model which consists of four dimensions: Efficiency, Trust, Reliability, and Citizen Support. The study applies a quantitative approach with a descriptive research type and a cross-sectional design, employing mixed methods for data collection through surveys of 103 respondents and in-depth interviews as qualitative support. The findings indicate that the overall service quality of the ALPUKAT Betawi application falls into the moderate category, with notable weaknesses in the dimensions of reliability and citizen support, though showing a positive trend toward improvement. This suggests that while the application has been able to meet most digital administrative needs, further improvements are required in terms of technical performance, service reliability, and user support systems. These findings offer critical insights for local government and system developers to continue enhancing services that prioritize user experience (user-centered service design) in order to promote a more inclusive, adaptive, and responsive digital public service for the modern society, particularly Generation Z."
Depok: Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia, 2025
S-pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library