Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 5 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Sondang Rinna M.
"Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang memerlukan penanganan yang baik. Pada penelitian sebelumnya terbukti bahwa campuran ekstrak herba seledri (Apium graveolens Linn) dan daun tempuyung (Sonchus arvensis Linn) dapat menurunkan tekanan darah tikus yang dibuat hipertensi. Terapi kombinasi obat dapat meningkatkan resiko terjadinya efek yang tidak dikehendaki dari obat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek yang tidak dikehendaki dari campuran ekstrak herba A. graveolens dan daun S. arvensis terhadap jumlah leukosit dan granulosit tikus.
Pada penelitian ini digunakan tujuh kelompok tikus putih jantan yang masing-masing kelompok terdiri dari enam ekor tikus. Induksi hipertensi dilakukan dengan memberikan larutan natrium klorida 2% sebagai air minum selama 52 hari. Pada hari ke-15 sampai 51 diberi dosis campuran ekstrak. Hitung leukosit dan granulosit dilakukan dengan menggunakan kamar hitung Improved Neubauer dan metode pewarnaan Giemsa sediaan apus darah. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan bermakna pada hitung leukosit dan tidak ada perbedaan bermakna pada hitung granulosit tikus."
Depok: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia, 2007
S32593
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Lifa Hanifah
"Hiperlipidemia merupakan salah satu faktor risiko untuk penyakit jantung koroner (PJK). Penurunan lipid telah terbukti dapat menurunkan risiko terjadinya PJK. Untuk mengatasinya dapat dilakukan diet sebagai terapi awal atau dengan menggunakan obat hipolipemik. Adanya sintesis obat baru golongan statin yang berkhasiat sebagai obat hipolipemik diharapkan dapat memberikan efek yang lebih baik. Untuk menjamin penggunaannya perlu diuji dengan penelitian ilmiah, yaitu dengan mengamati gejala toksik yang mungkin terjadi pada obyek uji dengan penggunaan dalam jangka waktu lama.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian obat LS secara oral selama 60 hari terhadap jumlah eritrosit, leukosit, trombosit dan kadar hemoglobin tikus putih galur Sprague Dawley. Tikus dibagi dalam tiga kelompok dosis uji, kelompok I, II, III adalah kelompok perlakuan yang diberi larutan uji dengan dosis 0,9; 1,8; dan 3,6 mg/200 g bb dan satu kelompok kontrol yang diberi larutan CMC 0,5%. Masing-masing kelompok terdiri dari 12 ekor tikus; 6 ekor tikus jantan dan 6 ekor tikus betina yang ditempatkan secara terpisah. Pemeriksaan jumlah eritrosit, leukosit, trombosit dan kadar hemoglobin dilakukan pada hari ke-0, 31 dan 61.
Berdasarkan hasil uji statistik (ANAVA) satu arah diperoleh bahwa pemberian obat LS tidak berpengaruh terhadap jumlah eritrosit, leukosit, trombosit dan kadar hemoglobin tikus putih (p>0,05).

Hyperlipidemia is one of the risk factor for coronary heart disease (CHD). The Reduction of lipid level has been proven to the declining of the coronary heart disease. The reduction can be done by dietary as an early therapy or by using hypolipemic agents. The existence of new synthetic drugs in statin group which is useful as hypolipemic drugs is expected to give better effect. To guarantee its usage needs to be examined by scientific research that is by observing the toxic symptom which maybe happened to experimental object in a long periode usage.
The study had an aim to observe the influence of LS drug orally for 60 days towards the total of erythrocyte, leucocyte, thrombocyte and the level of hemoglobin of albino rats strain Sprague Dawley. The experimental rats were divided into three groups of dosage, group I, II, III were given LS drugs with 0.9, 1.8 and 3.6 mg/200 g of body weight repeating and one group as control (group IV) was given CMC 0,5%. Each group consists of 12 rats, 6 male albino rats and 6 female albino rats, both of sex placed separetly. The examination of the total erythrocyte, leucocyte, thrombocyte and the level of hemoglobin were carried out on 0, 31st and 61st day.
Based on statistical analysis by one way ANOVA shows that giving LS drug doesn’t influence the total of erythrocyte, leucocyte, thrombocyte and the level of hemoglobin of The albino rat (p>0,05).
"
Depok: Fakultas Farmasi Universitas Indonesia, 2007
S33040
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Teguh Risesa Djufri
"Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan derajat hidronefrosis dan leukosit urin dengan kejadian komplikasi demam dan retropulsi pada pasien batu non-opaque yang menjalani URS. Penelitian ini bersifat prospektif, deskriptif analitik di RSUD dr. Fauziah Bireun Aceh selama Oktober-Desember 2016. Terdapat 42 pasien dengan didominasi laki-laki 73,8 , rata-rata berusia 47 tahun, 61,9 dengan batu di ureter proksimal, dan 76,2 diantaranya mengalami hidronefrosis sedang serta 28,5 mengalami leukosit urin ge;15/LPB. Komplikasi demam terjadi pada 11,9 pasien dan retropulsi batu sebanyak 7,1 . Derajat hidronefrosis dan leukosit urin merupakan faktor yang mempengaruhi terjadinya demam paska operasi. Kadar leukosit urin tidak mempengaruhi kejadian retropulsi.

The purpose of this research is to know the relationship between degree of hydronephrosis, urinary leukocytes with incidence of fever and retropulsion as complication of non opaque stone patients underwent URS. This was prospective, analytical descriptive research in dr.Fauziah Bireun Hospital Aceh during October December 2016. From 42 patients, 73.8 were male with mean age 47y.o, 61.9 had proximal ureter stone, 76.2 had moderate hydronephrosis, 28.5 had urinary leucocytes ge 15 HPF. Fever occurred in 11.9 and retropulsion in 7.1 patients. Degree of hydronephrosis and urine leukocyte affect the incidence of post operative fever significantly. Urine leukocyte levels do not affect the incidence of retropulsion."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2017
T57666
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Teguh Risesa Djufri
"Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan derajat hidronefrosis dan leukosit urin dengan kejadian komplikasi demam dan retropulsi pada pasien batu non-opaque yang menjalani URS. Penelitian ini bersifat prospektif, deskriptif analitik di RSUD dr. Fauziah Bireun Aceh selama Oktober-Desember 2016. Terdapat 42 pasien dengan didominasi laki-laki 73,8 , rata-rata berusia 47 tahun, 61,9 dengan batu di ureter proksimal, dan 76,2 diantaranya mengalami hidronefrosis sedang serta 28,5 mengalami leukosit urin ge;15/LPB. Komplikasi demam terjadi pada 11,9 pasien dan retropulsi batu sebanyak 7,1 . Derajat hidronefrosis dan leukosit urin merupakan faktor yang mempengaruhi terjadinya demam paska operasi. Kadar leukosit urin tidak mempengaruhi kejadian retropulsi.

The purpose of this research is to know the relationship between degree of hydronephrosis, urinary leukocytes with incidence of fever and retropulsion as complication of non opaque stone patients underwent URS. This was prospective, analytical descriptive research in dr.Fauziah Bireun Hospital Aceh during October December 2016. From 42 patients, 73.8 were male with mean age 47y.o, 61.9 had proximal ureter stone, 76.2 had moderate hydronephrosis, 28.5 had urinary leucocytes ge 15 HPF. Fever occurred in 11.9 and retropulsion in 7.1 patients. Degree of hydronephrosis and urine leukocyte affect the incidence of post operative fever significantly. Urine leukocyte levels do not affect the incidence of retropulsion."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2017
SP-pdf
UI - Tugas Akhir  Universitas Indonesia Library
cover
Srihartaty
"ABSTRAK
Latar belakang. Pelayanan transfusi darah merupakan penunjang pelayanan kesehatan yang sangat penting, karena hingga saat ini masih terdapat beberapa kondisi kesehatan yang hanya dapat diatasi dengan pemberian transfusi darah. Salah satu strategi World Health Organization (WHO) dalam pelayanan darah yang aman adalah transfusi darah atas indikasi medis secara rasional. Febrile non-haemolytic transfusion reaction (FNHTR) telah dilaporkan sebagai reaksi transfusi yang paling umum terjadi dengan insidensi 6,8% setelah transfusi produk komponen packed red cell (PRC). Data di Pusat Thalassemia Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, dari 73% pasien yang mendapat PRC leucoreduction, 15% di antaranya mengalami reaksi transfusi, sedangkan dari 14% pasien yang mendapat PRC biasa, 65% di antaranya mengalami reaksi transfusi. Di Indonesia, PRC yang tersedia umumnya adalah produk PRC leucoreduction dengan metoda buffy-coat depleted. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas penurunan jumlah leukosit dan sitokin pada produk PRC dari metoda buffy-coat depleted dibandingkan dengan metoda modifikasi bed-side leucocyte filtration. Metodologi. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang pada subjek berupa 30 produk PRC yang dibuat dengan metoda buffy-coat depleted dan 30 produk PRC yang dibuat dengan metoda modifikasi bed-side leucocyte filtration pada <48 jam masa penyimpanan. Pada semua produk dilakukan pemeriksaan hematologi dan pemeriksaan sitokin pirogen IL-6 dan TNF-α. Hasil. Satu (3,33%) subjek kantong komponen PRC yang dibuat dengan metoda buffy-coat depleted memenuhi standar leukoreduction (<5x108 leukosit/unit), dan 29 (96,7%) subjek kantong komponen PRC yang dibuat dengan metoda modifikasi bed-side leucocyte filtration pada waktu < 48 jam penyimpanan memenuhi standar leukodepleted (<5x106 leukosit/unit). Pada penelitian ini tidak didapatkan perbedaan bermakna kadar IL-6 dan TNF-α pada kedua kelompok komponen PRC ( p > 0,05 ). Simpulan. Terdapat penurunan jumlah leukosit komponen PRC yang dibuat dengan metoda modifikasi bed-side leucocyte filtration pada < 48 jam masa penyimpanan PRC sangat signifikan dibandingkan dengan metoda buffy-coat depleted. Hal ini disebabkan oleh peranan filter polyurethane yang selektif menyaring leukosit sedangkan penurunan jumlah leukosit pada metoda buffy-coat depleted dipengaruhi oleh kecepatan dan waktu putaran sentrifus serta pemisahan lapisan buffy coat dari komponen PRC. Tidak bermaknanya perbedaan kadar sitokin pirogenik IL-6 dan TNF α pada kedua kelompok PRC dikarenakan masa penyimpanan PRC < 48 jam tidak menyebabkan akumulasi sitokin pirogenik IL-6 dan dan TNF-α.

ABSTRACT
Background. Blood transfusion is an essential part of health services, that can safe lifes. One of the World Health Organization (WHO) strategy on safe blood. White blood cells/leukocytes are present in all cellular blood components that are prepared by standard technique. Febrile non-haemolytic transfusion reaction (FNHTR) has been reported as a common transfusion reaction with the incidence of 6,8% after Packed Red Cell (PRC) transfusion. Data in Thalassemia Center DR. Cipto Mangunkusumo Hospital in Jakarta, from 73% of patients who received PRC leucoreduced component, 15% of them had a transfusion reaction, whereas 14% of patients who received PRC component, 65% of them had a transfusion reaction. In Indonesia, the common PRC component available is a leucoreduced PRC developed by buffy-coat depleted method. The study is aim to evaluate the effectiveness of leucocyte reduction and cytokine on the PRC components developed by buffy-coat depleted method compare to the PRC products developed by modified bed-side leucocyte filtration method. Methodology. The study is a cross sectional study on the subject of 30 PRC components developed by buffy-coat depleted method and 30 PRC component developed by modified bed-side leucocyte filtration method in < 48 hour of storage. Haematology testing and pyrogenic cytokine of IL-6 and TNF-α titer was analyzed on all subjects.
Result. There was only one (3.33%) subject of PRC developed by buffy-coat depleted method showed to be leucoreduced (<5x108 leucocyte/unit), mean while there was 29 (96,7%) subject of PRC developed by modified bed-side leucocyte filtration method showed to be leukodepleted (<5x106 leucocyte/unit).No significant difference of IL-6 and TNF-α titer on both of PRC components. (p > 0,05 ).
Conclusion. Reduction of leucocyte on the PRC components developed by modified bed-side leucocyte filtration is more effective compare to that on the PRC components developed by buffy-coat depleted method. The adhesion principle of leucocyte into polyurethane filter was more effective in reducing the number of leucocyte compare to centrifugation principle. The leucocyte filtration that was run on the PRC components with the storage time of < 48 hour did not caused the accumulation of pyrogenic cytokine such as IL-6 and TNF-α."
Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2014
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library