Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 59 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Jakarta : Badan Standarisasi Nasional, 2006
R 666.894 HAN
Buku Referensi  Universitas Indonesia Library
cover
cover
Ratna Indriasti
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari kepemilikan sertifikasi terhadap produktivitas industri manufaktur di Indonesia. Produktivitas diukur dengan melihat nilai pertumbuhan Total Factor Productivity (TFP) dan sertifikasi diukur berdasarkan kepemilikan sertifikat SNI industri manufaktur. Penelitian ini menggunakan data panel dari Data Industri Besar dan Sedang periode tahun 2017 hingga 2019. Hasil estimasi menunjukkan bahwa kepemilikan sertifikasi SNI memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan produktivitas total industri manufaktur di Indonesia.

This study aims to analyze the effect of certification ownership on the productivity of the manufacturing industry in Indonesia. Productivity is measured by Total Factor Productivity (TFP) growth and certification is measured based on ownership of the SNI certificate in the manufacturing industry. This study uses panel data from Data Industri Besar dan Sedang (Large and Medium Industry Data) for the period 2017 to 2019. The estimation results show that ownership of SNI certification has a positive effect on the total productivity growth of the manufacturing industry in Indonesia."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2023
T-pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
"Ketidakakuratan dalam estimasi dapat memberikan efek negatif pada seluruh proses konstruksi dan semua pihak yang terlibat. Salah satu metode yang digunakan untuk melakukan estimasi biaya penawaran konstruksi adalah menghitung secara detail harga satuan pekerjaan berdasarka nilai indeks atau koefisien untuk analisis biaya bahan dan upah kerja."
UI-JURTEK 23:1 (2009)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Vifi Hafifah
"ABSTRAK
Pada saat ini gedung bertingkat tinggi semakin banyak diminati karena jumlah lahan yang tersedia semakin terbatas. Salah satu bentuk denah gedung yang sering digunakan adalah denah gedung berbentuk huruf U. Denah berbentuk
U ini sering digunakan pada gedung apartemen dan hotel karena dianggap efektif dalam menampung luas area bangunan yang diinginkan pada tanah yang tidak terlalu luas namun semua sisi ruang pada gedung tetap mendapatkan akses pemandangan ke arah luar. Gedung yang dianalisa pada tesis ini adalah gedung yang memiliki denah berbentuk U yang memiliki ketidakberaturan horizontalyang divariasikan terhadap perbandingan panjang dan lebar denah gedung serta juga terhadap ketinggiannya, yaitu H:D = 5:5, 4:5 dan 2,25:5 dengan ketinggian 20 dan 30 lantai. Variasi sudut dalam panjang dan lebar denah dibuat lebih dari 15% dari ukuran terbesar denah struktur gedung dalam arah sisi yang ditinjau. Pada SNI 03- 1726-2002 maupun SNI 1726:2012 terdapat penalti terhadap gedung yang memiliki ketidakberaturan horizontal. Pada SNI 03-1726-2002, gedung yang memiliki ketidakberaturan harus dianalisa berdasarkan analisa respons dinamik. Namun pada SNI 1726:2012, gedung yang memiliki ketidakberaturan horizontal harus memenuhi pasal - pasal yang direferensikan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan hasil analisa dan desain akibat ketidakberaturan
horizontal tersebut terhadap SNI 03-1726-2002 dan SNI 1726:2012 serta untuk mengetahui berat tulangan yang memiliki kenaikan berat tulangan yang paling kecil dari variasi yang ada. Dari hasil penelitian diketahui bahwa gaya gempa rencana SNI 1726:2012 lebih besar daripada SNI 03-1726-2002 dan
menghasilkan kenaikan berat tulangan yang cukup signifikan akibat hal tersebut serta akibat dari penalti ketidakberaturan horizontal. Dari keenam variasi pemodelan, presentase kenaikan berat tulangan yang paling kecil adalah model H:D = 2,25:5 30 Lantai sebesar 5,6%.

ABSTRACT
Multistories building is now become popular since the available space of
land is being limited. One type of shape are often used is U shapped plan.U
shapped plan usually applied for apartement and hotel building that considered effective to accommodate required building are on limited land space without reducing access to obtain landscape for all room on building. Building that will be analyzed on this thesis has horizontal irregularities of U shapped plan which is varying in term of length and with of plan and building hight, that is H:D = 5:5, 4:5 and 2,25:5 and height of 20 and 30 floor.Variation of reentrant corner in term of length and width of plan is 15% of greather plan dimension of building on considered side.Both SNI 03-1726-2002 and SNI 1726:2012 give penalty to building that has horizontal irregularities. In accordance of SNI 03-1726-2002, dynamic response analysis should apply to irregular building. However, SNI 1726:2012 irregular building should comply with references section. Purpose of this research is to obtain comparison of analysis result of horizontally irregular building based on SNI 03-1726-2002 and SNI 1726:2012 and to obtain which model will resulting minimum increase of reinforcement weight. Analysis has shown that SNI 1726:2012 resulting higher seismic design force than SNI 03-1726-2002 and producting significant increase of reinforcement weight due to horizontlly irregular penalty. The minimum incrase of reinforcement weight in percentage is shown to model H:D = 2,25:5 with 30 floor is 5,6%."
2016
T-Pdf
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Fatwa Yulianto
"ABSTRAK
Pada tanggal 01 Januari 2010, telah resmi diberlakukan ASEAN - China Free
Trade Agreement (ACFTA). ACFTA ini merupakan salah satu blok perdagangan
terbesar di dunia setelah Uni Eropa dan NAFTA. Enam negara anggota ASEAN,
yakni Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand
mulai menerapkan tarif nol persen untuk perdagangan ekspor impor antar negara.
Dan terhadap negara-negara yang baru menjadi pihak ASEAN, peijanjian ini bani
mulai berlaku pada tahun 2015. Terkait dengan diberlakukannya ACFTA, untuk
dapat meredam laju produk impor dan mengurangi peredaran barang palsu, serta
barang yang memiliki kualitas buruk di pasar nasional, sekaligus untuk
melindungi konsumen, salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah dengan
melakukan standardisasi melalui pelabelan Standar Nasional Indonesia (SNI)
yang dikeluarkan oleh Badan Standardisasi Nasional. Standardisasi barang atau
jasa oleh konsumen merupakan hak jaminan minimal dari suatu barang atau jasa
kepada konsumen yang sekaligus menjadi kewajiban dan larangan dari pelaku
usaha, sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang
Perlindungan Konsumen. SNI sejatinya bersifat non-diskriminatif, yang artinya
SNI tersebut berlaku untuk semua barang yang beredar pasar nasional, baik yang
berasal dari dalam maupun luar negeri. Dengan diterapkan hal tersebut maka
akan membuat konsumen menjadi lebih aman dalam memilih dan mengkonsumsi
barang. Dan sudah saatnya konsumen Indonesia tidak lagi menjadi objek atau
target pasar produk impor yang tidak layak dan sudah saatnya konsumen menjadi
subjek atau pelaku pasar yang cerdas, kritis, pandai memilih produk yang baik,
dan mengedepankan pembelian produk buatan Indonesia atau memilih produk
yang memiliki standar.;"
2011
T37685
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Tampubolon, Biatna Dulbert
"Planning of technical regulation must be done taken carefully to avoid incidence of negative impact for growth of climate is effort and the healthy emulation. There is indication in market a lot of circulating product become militant bone of concrete disagree with stadard. From survey of field as a whole mount accomplishment of sample become militant bone of concrete to conditions of SNI 07-2052-2002 still be very low (1,8%) so that need correction of denoting of standard, technical regulation and its mechanism, observation of pre-market and market and distribution. "
Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Standardisasi Badan Standardisasi Nasional, 2007
070 JS 9:1 (2007)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Rochani Nani Rahayu
"Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas abstrak jurnal bidang perpustakaan, dokumentasi dan informasi (Perpusdokinfo) tahun 2016. Sepuluh jurnal di Indonesia yang sudah menggunakan Open Jurnal System menjadi objek penelitian. Penelitian menggunakan metode assessment dengan acuan kriteria SNI 19-4192-2002. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: a) kualitas abstrak dari jurnal perpusdokinfo terbitan perguruan tinggu; b) kualitas abstrak dari jurnal perpusdokinfo terbitan perguruan tinggi Islam; c) kualitas abstrak jurnal perpusdokinfo terbitan non perguruan tinggi; d) kualitas abstrak perpusdokinfo yang diterbitkan di Jawa dan di luar Jawa. Metodologi yang dilakukan adalah asesmen terhadap abstrak sepuluh judul jurnal perpusdokinfo. Analisis dilakukan secara sederhana yang mengacu pada SNI 19-4192-2002. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas abstrak yang diterbitkan perguruan tinggi berada di posisi pertama adalah Jurnal Kajian Informasi Perpustakaan Unpad, dengan persentase nilai adalah 94,74% nilai berpredikat baik. Adapun kualitas abstrak terbitan perguruan tinggi Islam tidak ditemukan yang bernilai baik dengan nilai rata-rata 39,95%; berikutnya abstrak jurnal perpusdokinfo yang diterbitkan oleh non perguruan tinggi persentase nilai baik sebesar 100%. Abstrak jurnal yang diterbitkan di Jawa bernilai baik dengan persentase 71,27% dan untuk terbitan luar Jawa sebesar 51,28%. Kesimpulan yang diperoleh adalah kualitas abstrak jurnal terbitan non perguruan tinggi menduduki peringkat pertama dengan persentase nilai baik adalah 100%, di tempat ke dua adalah abstrak jurnal perguruan tinggi dan pada posisi ke tiga adalah abstrak jurnal terbitan perguruan tinggi Islam. Kualitas abstrak jurnal perpusdokinfo yang diterbitkan di Jawa lebih tinggi dibandingkan kualitas abstrak dari jurnal yang diterbitkan di luar Jawa."
Jakarta: Pusat Jasa Perpustakaan dan Informasi, 2018
020 VIS 20:2 (2018)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
cover
Jakarta: Badan Standarisasi Nasional (BSN),
070 SNIV
Majalah, Jurnal, Buletin  Universitas Indonesia Library
cover
Mangkuto, Rizki A.
"ABSTRAK
The current Indonesian standard for daylighting in buildings, SNI 03-2396-2001, recommends the use of sky component from a sky as the metric for indicating indoor daylight availability. To calculate sky component as a function of the relative position (L/D and H/D) of an unglazed, vertical daylight aperture, a reference table are provided; however, the accuracy of the tabulated values are unknown. This article reports the accuracy of the provided values compared to the analytical ones. It is found that 11 from 361 provided values have relative errors of 10% or larger. Comparisons between results of some worked examples obtained from interpolating the table values and from solving the analytical expression are also reported. based on analisis that recommended to use the reference table only if the L/D and H/D ratios are within the tabulated range of 0.1 ~ 6.0. otherwise, the use of analytical expression to determine the sky component is strongly suggested. "
Jakarta: Pusat Litbang Perumahan dan Permukiman, 2016
728 JURPEM 11:2 (2016)
Artikel Jurnal  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6   >>