Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 3 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Ahmad Salim
"Studi sebelumnya telah melaporkan bahwa keyakinan moral memprediksi keterlibatan dalam aksi kolektif. Namun, ada beberapa kasus di mana keterlibatan dalam aksi kolektif terkait dengan keyakinan moral cukup rendah. Kami berasumsi bahwa identitas sosial mempengaruhi efek ini, di mana individu dengan identifikasi kelompok yang kuat akan lebih sadar bahwa atribut kelompok mereka - norma dan kepercayaan moral - dilanggar, sehingga mereka lebih termotivasi untuk melakukan tindakan kolektif daripada individu dengan identifikasi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh identitas sosial terhadap pengaruh keyakinan moral terhadap tindakan kolektif. Sebuah studi eksperimental semu dengan desain kelompok non-setara, antara subjek, dengan 68 mahasiswa dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keyakinan moral mempengaruhi niat keterlibatan dalam tindakan kolektif. Namun demikian, efek itu tidak dipengaruhi oleh tingkat identifikasi dengan kelompok. Penelitian ini menunjukkan bahwa keyakinan moral memiliki efek otonom, di mana ia dapat memengaruhi tindakan kolektif tanpa bergantung pada identitas sosial.

Previous studies have reported that moral beliefs predict involvement in collective action. However, there are some cases where involvement in collective action related to moral beliefs is quite low. We assume that social identity influences this effect, where individuals with strong group identification will be more aware that their group attributes - norms and moral beliefs - are violated, so they are more motivated to take collective action than individuals with low identification. This study aims to examine the effect of social identity on the influence of moral beliefs on collective action. A pseudo experimental study with a non-equivalent group design, between subjects, with 68 students was conducted. The results of this study indicate that moral beliefs influence intention to engage in collective action. However, the effect was not influenced by the level of identification with the group. This research shows that moral belief has an autonomous effect, where it can influence collective action without relying on social identity."
Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia, 2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Bhekti Merina
"Tesis ini membahas tentang tindakan kolektif yang dilakukan oleh kelompok nelayan non rumpon di komunitas nelayan Puger. Tindakan kolektif ini merupakan hasil atau bagian dari konflik rumpon yang terjadi dikomunitas nelayan Puger, yaitu konflik antara nelayan yang tidak memiliki rumpon dengan yang memiliki rumpon. Tindakan kolektif yang dilakukan oleh kelompok nelayan non rumpon ini berupa aksi protes kepada pemerintahan lokal yaitu Dinas Perikanan dan Peternakan Jember. Dalam aksi protes tersebut nelayan mengorganisir diri kemudian melakukan suatu mobilisasi dengan mengumpulkan berbagai sumber daya yang ada. Tindakan protes tersebut dipicu oleh beberapa aspek yaitu aspek kepemilikan sumber daya laut, ekonomi, alat tangkap, iklim/cuaca, personal, keluarga, kepentingan, rumpon bantuan, serta ketidaktegasan Dinas Perikanan dan Peternakan kabupaten Jember. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Maksud pemilihan pendekatan ini adalah untuk memahami, mendalami, mengambarkan dan menganalisa bagaimana aksi kolektif dari konflik rumpon antara nelayan non rumpon dengan nelayan rumpon.

The focus of this study is about collective action that had done by fisherman as a collective group who does not have rumpon as their tools for fishing. Those collective actions are contributed by the conflict between non rumpon and rumpon fishermen concerning rumpon that took place in the community. Among other forms of collective actions is protest organized by the non-rumpon fishermen. The protest was directed to Dinas perikanan dan peternakan (fishery and agriculture office at the government level). By the protest, the non-rumpon fishermen organized and mobilized themselves using various kinds of resources. Various factors had stimulated the protest, such as property, access to resources in the fishing field, tools for fishing, climates, personal issues and rumpon aid. This study applied a qualitative research method to gain data in the field."
Depok: Universitas Indonesia, 2010
T28009
UI - Tesis Open  Universitas Indonesia Library
cover
Nandi Sihol
"ABSTRAK
Skripsi ini membahas tentang perlawanan serikat buruh terhadap praktek anti-serikat buruh yang terjadi dalam bisnis yang dijalankan oleh Fertitta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif karena dianggap dapat menjelaskan bentuk perlawanan yang dilakukan oleh Culinary Union. Ultimate Fighting Championship (UFC) merupakan perusahaan milik Fertitta yang hendak melakukan ekspansi ke Negara bagian terakhir di Amerika Serikat, New York. Di tahun 2011 merupakan proses awal terjadinya perlawanan oleh serikat buruh Culinary Union melalui upayanya mencegah pemerintah New York untuk mengesahkan RUU Mixed Martial Arts (MMA). Teori aksi kolektif yang dikemukakan oleh Yonatan Reshef (2004) digunakan untuk menjelaskan bentuk perlawanan yang dihasilkan oleh Culinary Union. Dalam perlawanan ini Culinary Union mampu mencegah RUU MMA untuk dilegalisasi hingga tahun 2016. Kemampuan memobilisasi massa dalam aksi dan afiliasi dengan partai politik menjadi kunci dari aksi kolektif Culinary Union. Selanjutnya, dengan melihat aksi kolektif yang dilakukan Culinary Union dapat memberikan gambaran bentuk perlawanan buruh yang dapat dilakukan di Amerika Serikat sekaligus bertujuan untuk melihat proses pembentukan kebijakan ditingkat Negara bagian.

ABSTRACT
This undergraduate thesis explains workers unions resistance against union bustling in Fertittas Business Company. Ultimate Fighting Championship is one of Fertittas company that intents to expand their capital to the State of New York as the last targeted states. The year of 2011 was the beginning of the battling process by the Culinary Union to prevent the New Yorks government from legalizing the Mixed Martial Arts (MMA) Bill. The theory of collective action written by Yonatan Reshef (2004) is used to explain the form of resistance produced by Culinary Union. In this battle, the Culinary Union was able to prevent the MMA Bill from being legalized until 2016. Using qualitative methods, this research shows the Culinary Unions ability to mobilize action and affiliation of its members to political parties as the key to its collective action. Furthermore, by looking at the collective action carried out by Culinary Union can provide an overview of the form of labor resistance that in the United States, while at the same time aiming to understand the process of policy making at the State level."
2019
S-Pdf
UI - Skripsi Membership  Universitas Indonesia Library