Hasil Pencarian  ::  Simpan CSV :: Kembali

Hasil Pencarian

Ditemukan 63 dokumen yang sesuai dengan query
cover
Bennet, Ruth
London: Hodder & Stoughton, 1992
R 646.726 BEN t
Buku Referensi  Universitas Indonesia Library
cover
Foster, Hall
Cambridge, UK: MIT Press, 1997
709.04 FOS c (1)
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Romanowski, Perry
"The average American spends approximately $588 on personal care products each year. People would like to know whether these expensive items work and whether they are safe to use. Cosmetic chemist Romanowski and the creators of thebeautybrains.com have compiled the most frequently asked questions from that website along with information about the history of cosmetics, how they work, and how cosmetic companies advertise. The Q&A format offers brief explanations with basic information about topics such as how hair dyes work, why lip balm seems to be addictive, and the pros and cons of products with fragrance. The authors include a list of other useful websites for further information, an explanation of cosmetic labels and how to read them, and references for each chapter."
Canada: Brains Publishing, 2011
646.72 ROM c
Buku Teks  Universitas Indonesia Library
cover
Rumaysha Gikha Nisrina
"Konstruksi kecantikan yang dibangun oleh media memunculkan standar-standar kecantikan yang dianut oleh para perempuan. Persepsi bahwa menjadi cantik harus memiliki kulit yang putih dan mulus melekat dalam definisi kecantikan. Dalam dunia digital, konstruksi kecantikan ini semakin diperkuat oleh kehadiran beauty influencer dengan presentasi diri yang memenuhi standar-standar yang telah dikonstruksi. Ketika ada seorang beauty influencer yang menampilkan presentasi diri yang berbeda, dengan wajah berjerawat dan tidak memenuhi standar yang dikonstruksi media, tentunya merupakan fenomena yang unik dan berpengaruh terhadap makna kecantikan yang selama ini dikonstruksi. Tulisan ini membahas mengenai bagaimana presentasi diri seorang beauty influencer yang berbeda dari mayoritas beauty influencer lainnya karena tidak menampilkan hal-hal yang menjadi standar kecantikan yang dikonstruksi oleh media sebagai upaya dekonstruksi terhadap makna kecantikan yang selama ini ada di media sosial.

The construction of beauty built by the media raises the standards of beauty that are adhered to by women. The perception of being beautiful should have white and smooth skin is inherent in the definition of beauty. In this digital world, beauty construction is further strengthened by the presence of beauty influencers with self-presentation that meets the standards which have been constructed. When a beauty influencer who presents a different self presentation, with a pimply face and does not meet the standards constructed by the media, it is certainly a unique phenomenon and influences the meaning of beauty that has been constructed. This paper discusses how the self-presentation of a beauty influencer is different from the majority of other beauty influencers because it does not display things that become the standard of beauty constructed by the media, as an effort to deconstruct the meaning of beauty that has been exist previously on social media."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2019
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Massaile, Funna Maulia
"Dewasa ini konsepsi kecantikan didefinisikan dalam berbagai cara, seseorang mengatakan konsepsi cantik itu adalah yang berwajah mulus bebas jerawat dan memiliki rambut panjang, Lainnya mengatakan cantik itu adalah jika memiliki tubuh yang kurus dan langsing, dengan payudara yang besar. Jawaban setiap orang akan berbeda, akan tetapi konsepsi kecantikan masa kini ditentukan oleh media massa, definisi-definisi yang beragam tersebut (kemudian) memang sudah diterima secara umum karena begitulah yang sering ditampilkan oleh media massa demi kepentingan penjualan produknya yang lebih sering ditampilkan seolah-olah demi kepentingan wanita. Sehingga kemudian menjadi pertanyaan yang cukup penting adalah bagaimana konsepsi kecantikan yang ditampilkan di media massa modern.
Menggunakan majalah Cosmopolitan sebagai obyek dari penelitian ini, alasan pemilihan majalah Cosmopolitan adalah karena majalah ini di Indonesia simbol dari majalah wanita modern, simbol modern ini dikarenakan majalah ini adalah majalah lisensi asing dan secara historis merupakan majalah lisensi asing pertama yang masuk ke Indonesia, dan secara ekonomis, sebagaimana seperti di negara asalnya Amerika, majalah ini menjadi best-selling. Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kosepsi kecantikan yang dihadirkan di media massa dan menggambarkan bagaimana majalah cosmopolitan membingkai konsep kecantikan, selain itu juga untuk menguak ideologi apa yang ada dibalik konsep kecantikan yang dihadirkan media.
Kerangka pemikiran yang melandasi penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan feminis dan kritis, kajian kritis berupaya membongkar realitas dari budaya kapitalis yang berasal dari pemikir dari aliran frankfurt school sedangkan pendekatan feminis yang digunakan adalah feminis sosialis yang menganggap bahwa penindasan terhadap perempuan bukan hanya didominasi patriarki tetapi juga kapitalis. Paradigma yang digunakan adalah paradigma kritis yang bersifat kualitatif dengan dengan metode analisis critical discourse analysis Norman Fairclogh yang terbagi menjadi tiga dimensi: analisa teks, analisa wacana dan analisa konsumsi teks. Adapun didalam analisa intertekstualnya digunakan konsep framing Gamson dan Modigliani.
Framing Gamson dan Modigliani dilakukan pada berita yang menampilkan konsepsi kecantikan. Setelah dilakukan pengamatan menyeluruh terhadap majalah Cosmo edisi 200-2003 maka dipilih berita isu kecantikan yang sering dimunculkan sebanyak tujuh buah, semuanya berasal dari rubrik tetap majalah Cosmopolitan.
Kesimpulan yang didapat adalah bahwa konsepsi kecantikan yang ditampilkan oleh media massa modern adalah dengan eksploitasi tubuh. Tubuh dijadikan komoditi dan dicitrakan sebagai sempurna, konsep kecantikan di majalah cosmo dibingkai dengan nilai-nilai sensualitas dan dalam rangka promosi produk, kecantikan pada majalah Cosmo adalah pelayanan terhadap konsumerisme akan produk kecantikan yang berasal dari luar negeri.
Perspektif feminis sosialis melihat bahwa karena majalah melayani kepentingan wanita pembaca dan kepentingan bisnis, maka majalah modern yang tadinya alih-alih membantu mengangkat posisi wanita justru malah sebaliknya menyebabkan wanita terdorong kedalam posisi yang lebih tertindas lagi didalam budaya patriarki, wanita disibukkan urusan mempercantik diri yang tujuannya hanya sebagai pajangan, disamping itu pembodohan ini dimanfaatkan oleh kapitalis, wanita sudah tidak lagi berpikir untuk terjun kedunia publik dikarenakan kesibukan berbelanja produk kapitalis."
Depok: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia, 2004
T14321
UI - Tesis Membership  Universitas Indonesia Library
cover
Wallace, Bill
New York: Aladdin Paperbacks, 2007
813 WAL b
Buku Teks SO  Universitas Indonesia Library
cover
Hobbs, Thomas
Singapore: Periplus, 1999
R 712 HOB s
Buku Referensi  Universitas Indonesia Library
cover
Yudistianty Syafril
"Univeler dalam memasarkan salah satu produknya andalannya Pond's, mereka menem patkan Beauty advisor (BA) di berbagai jenis ritel baik supermarket ataupun hypermarket untuk menjangkau lebih dekat konsumennya. SBA dibekali dengan pengetahun produk yang baik dan memadai serta penampilan yang baik untuk mendukung kinerja mereka di toko ketika memasarkan produk yang ditawarkan. Namun, keputusan pembelian memang berada ditangan konsumen. Dengan adanya BA ini, setidaknya membantu konsumen pada 2 tahap pertama yaitu pengenalan kebutuhan dan pencarian informasi. Dengan bekal pengetahuan produk baik baik, diharapkan keberadaan BA dapat membantu konsumen dalam melakukan keputusan pembelian. Hal ini merupakan salah satu strategi lain untuk mempertahankan dan memperoleh konsumen baru.
Tujuan penelitian ini adalah 1) untuk mengetahui oengaruh yang signifikan secara simultan dari Variable kualitas jasa beauty advisor jika dilihat dari indicator tangibles, reliability dan responsiveness terhadap keputusan pembelian produk Pond's, 2) untuk mengetahui pengaruh yang siginifikan secara parsial dari variable kualitas jasa beauty advisor jika dilihat dari indicator tangibles, reliability, dan responsiveness terhadap keputuasan pembelian produk Pond's."
Depok: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, 2012
S-Pdf
UI - Skripsi Open  Universitas Indonesia Library
cover
Eka Bhella Pertiwi
"ABSTRAK
Pada umumnya, iklan produk perawatan kulit menunjukkan sosok wanita muda dengan rentang umur dua puluhan sampai tiga puluhan yang memiliki kulit putih, halus, lembut, dan tanpa bekas luka serta ditunjang dengan perawakan tinggi dan langsing dengan rambut lurus panjang terurai indah yang dapat menaklukkan pria. Dengan menggunakan metode semiotik, penelitian ini memperlihatkan citra kecantikan yang ditunjukkan dalam iklan. Makna iklan dapat dilihat melalui tanda dalam iklan, seperti warna, pakaian, model, ekspresi wajah, dan slogan yang tertulis dalam iklan. Dari tanda-tanda itu terlihat bahwa representasi kecantikan yang diusung NIVEA adalah kecantikan yang tidak hanya mengenai perawakan dan apa yang terlihat dari luar. Kecantikan dapat juga berupa tindakan yang dilakukan untuk orang lain dan perasaan yang sedang dirasakan.

ABSTRACT
Generally, skin care product advertisement showed a figure of a young woman from twenties to thirties years old who have white, smooth, soft skin, without any stain. Supported by tall and slender body with long straight hair straggling wonderfully on her shoulders who can conquer men. By using a semiotic method, this article aims to show the beauty image shown in the advertisement. The purpose of the advertisement can be viewed through signs, such as color domination, clothes, models, facial expressions, and the slogans written in the advertisement. It would be noticeable from those signs that the representation of beauty that carried by NIVEA is not just about physique and appearance. Beauty can also be an act done for others and the feelings being felt."
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2017
MK-pdf
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
cover
Vini Mudsyandari
"[ABSTRAK
Kecantikan adalah hal yang sangat penting dalam dunia perempuan. Tidak ada parameter yang pasti untuk mengukur kecantikan, akan tetapi tolak ukur kecantikan dapat dipengaruhi oleh berbagai macam hal seperti lingkungan, budaya, pandangan sosial, dan media. Hal - hal tersebut seringkali menyebabkan perempuan terjebak dengan tolak ukur tersebut dimana media memberikan pengaruh yang sangat besar dalam konstruksi kecantikan. Makalah ini akan membahas mengenai bagaimana kecantikan dikonstruksi dalam video klip oleh Calvin Harris yang berjudul "Summer" (2014). Penelitian ini akan mencari jawaban apakah ada tolak ukur dalam menilai kecantikan, dan faktor apa saja yang mempengaruhi makna dan konsep dari kecantikan yang terdapat dalam masa kini.ABSTRACT Beauty is a very important thing for women world. There are no fixed parameters to define beauty, but it gets affected by various surroundings such as environment, culture, society, and media. It causes women commonly get trapped in the society where beauty get constructed with huge influence by media. This study will discuss about beauty construction that occurs in the famous music video by Calvin Harris which titled ?Summer? (2014). The research will look for the answer of is there any parameter to define beauty, and what factors that influences the meaning and concept of beauty that happen in the nowadays society.;Beauty is a very important thing for women world. There are no fixed parameters to define beauty, but it gets affected by various surroundings such as environment, culture, society, and media. It causes women commonly get trapped in the society where beauty get constructed with huge influence by media. This study will discuss about beauty construction that occurs in the famous music video by Calvin Harris which titled ?Summer? (2014). The research will look for the answer of is there any parameter to define beauty, and what factors that influences the meaning and concept of beauty that happen in the nowadays society., Beauty is a very important thing for women world. There are no fixed parameters to define beauty, but it gets affected by various surroundings such as environment, culture, society, and media. It causes women commonly get trapped in the society where beauty get constructed with huge influence by media. This study will discuss about beauty construction that occurs in the famous music video by Calvin Harris which titled “Summer” (2014). The research will look for the answer of is there any parameter to define beauty, and what factors that influences the meaning and concept of beauty that happen in the nowadays society.]"
Fakultas Ilmu Pengetahuan dan Budaya Universitas Indonesia, 2015
MK-PDF
UI - Makalah dan Kertas Kerja  Universitas Indonesia Library
<<   1 2 3 4 5 6 7   >>